WhatsApp Icon
BAZNAS Kulon Progo Buka Pos Siaga Mudik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan Pos Siaga Mudik untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik. Program ini menjadi wujud kolaborasi lintas daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Salah satu Pos Siaga Mudik BAZNAS DIY berlokasi di Masjid Al-Amin, Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, dan telah beroperasi sejak 15 Maret 2026. Posko ini direncanakan melayani pemudik hingga 19 Maret 2026, serta akan kembali dibuka saat arus balik pada 22 hingga 26 Maret 2026.

Selain itu, BAZNAS Kulon Progo juga membuka posko mudik tambahan di Masjid Agung Kulon Progo guna memperluas jangkauan pelayanan bagi para musafir yang melintas di wilayah tersebut.

Tidak hanya menghadirkan posko, BAZNAS Kulon Progo turut mendukung program “Masjid Ramah Musafir” di 27 masjid strategis yang tersebar di wilayah Kulon Progo. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo sebagai upaya menyediakan tempat istirahat yang layak dan nyaman bagi para pemudik.

Dalam pelaksanaannya, relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman dikerahkan untuk siaga di lapangan. Dukungan layanan kesehatan juga diberikan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta.

Beragam fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik, di antaranya layanan hidangan berbuka (takjil), dapur air, layanan kesehatan, tempat istirahat, tempat salat, layanan tambal ban, pengisian daya ponsel, toilet, serta akses WiFi gratis.

Kehadiran posko dan dukungan masjid ramah musafir ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Selain memberikan layanan bagi pemudik, BAZNAS Kulon Progo juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Partisipasi masyarakat dalam berzakat akan sangat membantu berbagai program kemanusiaan, termasuk layanan sosial seperti Pos Siaga Mudik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

BAZNAS mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan tidak memaksakan diri saat lelah. Dengan beristirahat yang cukup, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

19/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan lembaga. Berdasarkan hasil audit atas laporan keuangan Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP merupakan bentuk opini tertinggi dalam audit laporan keuangan yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola kelembagaan yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa pencapaian opini WTP ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kulon Progo dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas sistem pengelolaan keuangan lembaga.

“Capaian opini WTP ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga amanah para muzaki serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, para muzaki, mitra kerja, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penguatan pengelolaan zakat melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, penguatan sistem pelaporan keuangan, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan dana ZIS dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik.

Melalui berbagai program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah advokasi, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan diraihnya opini WTP atas laporan keuangan Tahun Buku 2025 ini, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat.

13/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Ikuti Safari Tarawih 1447H Bantu Rp 104,4 Juta
Pemkab Kulon Progo melakukan kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1447 H/2026 M tingkat kabupaten sebanyak 14 putaran. Pembukaan di Gedung DPRD Senin (23/2/2026) dan 12 Masjid di setiap kapanewon, serta penutupan Kamis (12/3/2026) Rumah Dinas Bupati.
 
Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat menuturkan, dalam putaran di 12 masjid kapanewon, BAZNAS memberikan bantuan masing-masing Rp 8,7 juta, terdiri masjid Rp 4 juta, duafa Rp4,5 juta, dan ustadz Rp 200 ribu.
 
Bupati Kulon Progo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM menuturkan, Safari Tarawih bukan sekadar kegiatan formalitas, tapi media silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah melalui momentum bulan suci ini. "Saya mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan diri selama menjalankan ibadah puasa. Diharapkan momentum ini bisa jadi ajang memperkuat kesatuan dan persatuan," ujarnya. 
11/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Dana ZIS Rp3,55 Miliar untuk 8.149 Mustahik di Ramadan 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp3.558.800.000 kepada 8.149 mustahik yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo pada Ramadan 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, di halaman depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Alfanuha, menyampaikan bahwa pendistribusian dana ZIS tahun ini dilaksanakan melalui sejumlah program unggulan daerah, yakni Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur.

Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok mustahik, mulai dari bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, dukungan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain melaksanakan program daerah, BAZNAS Kulon Progo juga bersinergi dengan BAZNAS RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar. Pada program Z-Auto, Kabupaten Kulon Progo memperoleh alokasi 100 titik layanan servis sepeda motor gratis dari target nasional sebanyak 5.000 layanan. Sebanyak 70 layanan servis diberikan langsung di lokasi kegiatan, sementara 30 layanan lainnya disalurkan melalui 15 mekanik binaan BAZNAS yang melayani para mustahik di sekitar bengkel masing-masing.

BAZNAS Kulon Progo juga melaksanakan program Z-Iftar yang dipusatkan di Kapanewon Wates sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain itu, menjelang akhir Ramadan BAZNAS berencana mendirikan Posko Mudik di wilayah Sentolo untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS turut memberikan perhatian khusus kepada para pengayuh becak. Sebanyak 75 tukang becak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp200.000. Selain bantuan tunai, BAZNAS juga menyediakan layanan servis gratis bagi 70 kendaraan, yang meliputi penggantian oli serta perbaikan ringan seperti rantai.

Alfanuha menyampaikan bahwa jumlah penyaluran dana pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Ramadan 2026, BAZNAS Kulon Progo menargetkan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kulon Progo berkomitmen untuk menjaga amanah para muzaki dengan memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan sesuai dengan prinsip “Tiga Aman”, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan hak bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal agar dapat memberikan manfaat yang luas.

Ambar juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.

05/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan kinerja pengelolaan zakat nasional tahun 2025 berdasarkan Indeks Zakat Nasional (IZN) versi 3.0 semakin meningkat baik dengan nilai 0,57 atau berada pada kategori stabil.

Capaian tersebut menegaskan peran nyata zakat dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka pada Public Expose Hasil Perhitungan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat 2026,secara daring, Selasa (3/3/2026), yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal.

Secara nasional, pengelolaan zakat sepanjang 2025 tercatat mampu mengentaskan 302.994 jiwa dari kemiskinan. Dari jumlah tersebut, 113.134 jiwa berasal dari kelompok miskin ekstrem. Angka itu memberikan kontribusi sebesar 5,84 persen terhadap total pengentasan kemiskinan nasional pada tahun yang sama.

Dari total capaian tersebut, BAZNAS RI secara langsung turut menyumbang pengentasan 18.035 jiwa dari kemiskinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (Assoc). Dr. Zainulbahar Noor., SE., MEc mengatakan, pengelolaan zakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 memiliki tujuan utama pencegahan dan pengentasan kemiskinan. Karena itu, menurutnya, pengukuran dampak menjadi bagian penting untuk memastikan fungsi tersebut berjalan efektif dan terukur.

“Melalui Indeks Zakat Nasional ini, kita tidak hanya mengukur penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sistem yang kita miliki serta dampaknya secara terukur. Setiap rupiah dana muzaki harus dapat dipertanggungjawabkan secara syariah, profesional, serta memberikan perubahan nyata secara sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa instrumen seperti IZN, lembaga zakat akan kesulitan menjelaskan secara tepat dan sederhana kepada publik mengenai peran dan dampak konkret zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Zainulbahar berharap IZN bisa semakin dikenal luas dan menjadi rujukan penting, bukan hanya di internal BAZNAS tetapi juga di kalangan pemerintah, akademisi, dan lembaga lain. Ia bahkan berharap IZN dipertimbangkan dalam penyusunan indeks pembangunan ekonomi syariah nasional.

Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, menjelaskan IZN merupakan satu-satunya instrumen resmi yang digunakan BAZNAS untuk memotret kualitas dan performa pengelolaan zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, nilai IZN disusun mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga agregasi nasional. “Nilai IZN nasional adalah hasil akumulasi dari seluruh nilai IZN kabupaten, kota, dan provinsi. Dari hasil tersebut, kita dapat melihat wilayah yang nilainya baik, sedang, maupun masih rendah sebagai gambaran kualitas pengelolaan zakat di masing-masing daerah,” kata Hasbi.

Pada 2025, Hasbi menyampaikan, partisipasi pengisian IZN mencapai 426 lembaga, menjadi capaian tertinggi sejak implementasi IZN dimulai sejak tahun 2016. "Semakin banyaknya partisipasi lembaga maka hasil pengukuran, maka semakin dapat menggambarkan kondisi sebenarnya," ujarnya.

Hasbi berharap, hasil IZN 2025 dapat menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan dan memperkuat peran zakat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia pada tahun 2026 dan selanjutnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 131/HUM-BAZ/III/2026

Selasa, 3 Maret 2026

 

04/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

Entaskan Kemiskinan, BAZNAS RI Siapkan 10 Program Prioritas Tahun 2025
Entaskan Kemiskinan, BAZNAS RI Siapkan 10 Program Prioritas Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah menyiapkan 10 program prioritas untuk tahun 2025 sebagai upaya membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., dalam Sesi Pleno III "Penyaluran" Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS se-Indonesia tahun 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis malam (26/9/2024). "Pada tahun 2025, BAZNAS telah menyiapkan 10 program prioritas yang diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi perekonomian masyarakat," ujar Imdadun. Dia menjelaskan, program-program tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga program-program berbasis teknologi yang akan meningkatkan efisiensi dan cakupan distribusi zakat kepada yang berhak menerimanya. "Melalui program-program prioritas ini, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan material, namun juga pada pemberdayaan yang berkelanjutan," katanya. Imdadun menegaskan, BAZNAS ingin memastikan bahwa masyarakat yang menerima bantuan zakat, infak, dan sedekah dapat mandiri secara ekonomi, sehat secara jasmani, dan memiliki akses pendidikan yang layak. "Dengan demikian, kita tidak hanya membantu mereka untuk bertahan, tapi juga memberikan mereka peluang untuk berkembang," katanya. Dalam kesempatan itu, Imdadun mengungkapkan 10 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2025 yaitu, Rumah Sehat BAZNAS (RSB), BAZNAS Microfinance, Kampung Zakat, Santripreneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). "Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, kami optimis, target pengentasan kemiskinan dapat tercapai. Mari kita jadikan zakat sebagai solusi efektif dalam menciptakan keadilan sosial," pungkasnya. Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman, M.S, M.Ec, Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota beserta jajarannya. Rakornas BAZNAS 2024 diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber: SIARAN PERS Nomor: 472/HUM-BAZ/IX/2024 Jum'at, 27 September 2024
BERITA27/09/2024 | Humas Baznas RI
Hadiri Rakornas BAZNAS 2024, Menko PMK Tekankan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Hadiri Rakornas BAZNAS 2024, Menko PMK Tekankan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran berzakat di tengah masyarakat untuk dapat mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Hal tersebut dikemukakan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu malam (25/9/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS. "Kesadaran berzakat ini harus betul-betul ditumbuhkan, harus dipegang betul karena kalau tidak, suatu saat nanti orang-orang akan berzakat karena dipaksa, dan itu tidak bagus," katanya. Muhadjir menjelaskan, zakat semestinya tidak hanya dilakukan sebagai kewajiban yang dipaksakan, tapi betul-betul berasal dari keikhlasan dan keimanan. Menurutnya, zakat yang timbul dari kesadaran pribadi lebih utama daripada zakat yang dipaksakan. "Zakat itu kalau tidak salah artinya kan mensucikan, membersihkan, mensucikan harta kita diantaranya ya itu, kemungkinan ada unsur-unsur riba di dalam setiap transaksi yang kita lakukan, maka kita sucikan, kita bersihkan dengan zakat," tuturnya. "Intinya zakat itu adalah alat untuk membersihkan berbagai macam transaksi, berbagai macam hal yang ada di dalam harta kita, karena itu mestinya karena iman, masing-masing orang punya kesadaran sendiri-sendiri, terutama termasuk jumlah zakatnya," imbuh Muhadjir. Lebih lanjut Muhadjir menambahkan, zakat merupakan mekanisme yang paling efektif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di setiap wilayah untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. "Zakat adalah mekanisme yang paling efektif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di setiap tempat untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan inti dari keadilan sosial adalah kesetaraan," ucapnya. Sebelumnya, Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber: SIARAN PERS Nomor: 470/HUM-BAZ/IX/2024 Kamis, 26 September 2024
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas RI
Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS
Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) memuji langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah selalu melampaui target. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang dihadiri sebanyak 1.200 peserta di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024). "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Menurut Presiden Jokowi, pemanfaatan teknologi digital membuat pengumpulan zakat, infak, sedekah di Indonesia selalu melampaui target dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak digulirkannya Gerakan Cinta Zakat pada 2021 lalu. "Sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, prestasi yang ditorehkan BAZNAS selama ini harus terus ditingkatkan melalui terobosan-terobosan baru, mengingat populasi Muslim di Indonesia termasuk yang paling besar di Indonesia. "Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekarang penduduk kita 236 juta penduduk adalah Muslim, sebuah jumlah yang sangat besar, tentu saja potensi zakat kita juga masih sangat besar untuk bisa kita gali dan kita kelola dengan baik. Sebab itu saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan terobosan-terobosan melalui edukasi kepada masyarakat," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber SIARAN PERS Nomor: 468/HUM-BAZ/IX/2024 Rabu, 25 September 2024
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas RI
Pertama dalam Sejarah, Pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 Digelar di IKN
Pertama dalam Sejarah, Pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 Digelar di IKN
Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). Acara ini merupakan yang pertama dalam sejarah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN adalah tonggak sejarah yang patut disyukuri dan dibanggakan. "Ini bukan hanya momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk mendukung agenda pembangunan nasional, sejalan dengan semangat kebangkitan Indonesia melalui keberadaan Ibu Kota Negara yang baru," kata Kiai Noor dalam sambutannya. Kiai Noor mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi antara Pemerintah dan BAZNAS. "Kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi yang baik antara Pemerintah dan BAZNAS," katanya. Menurut Kiai Noor, penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN sangat membanggakan, sebab pembangunan IKN yang sedang berlangsung merupakan yang paling unik di dunia. "Ini membuktikan bahwa BAZNAS adalah sahabat Bapak Presiden Joko Widodo. Kami berterima kasih kepada Bapak Jokowi karena telah membawa kemajuan yang signifikan bagi Indonesia di mata dunia," jelasnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota. "Tujuan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan tata kelola kinerja pengelolaan ZIS-DSKL secara nasional dalam rangka mencapai visi dan misi BAZNAS tahun 2025, sehingga ZIS-DSKL dapat menyejahterakan mustahik secara nasional melalui BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dari dua ormas besar Islam di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota, dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita." Sumber: SIARAN PERS Nomor: 467/HUM-BAZ/IX/2024 Rabu, 25 September 2024
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas RI
Baznas Kulon Progo Sinergi dengan Panewu dan Lurah se Kulon Progo
Baznas Kulon Progo Sinergi dengan Panewu dan Lurah se Kulon Progo
Senin, 23 September 2024. Baznas Kabupaten Kulon Progo mengadakan sosialisasi dan optimalisasi ZIS kepada Panewu dan Lurah Se Kabupaten kulon Progo yang bertempat di gedung Adikarto Komplek Pemkab. Kulon Progo. Ketua Baznas H. Alfanuha Yushida, M.PMat Dalam sambutannya menyampaikan bahwa rakor ini diselenggarakan sebagai media informasi program Baznas yang sudah ataupun belum terealisasi. selain itu juga sebagai motifasi para pamong kalurahan dan UPZ kapanewon untuk mengoptimalkan potensi perolehan ZIS dan peningkatan data muzaki/munfik. Setiap kalurahan dan Kapanewon diharapkan untuk dapat memfasilitasi warganya yang layak untuk mengajukan bantuan ke baznas sesuai dengan program-program yang ada, Imbuh Alfan. Menurut Kabag Kesra, Drs Agus Hidayat, MSi dalam sambutannya bahwa keberadaan baznas dengan 5 programnya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara umum dan secara kusus dapat mendukung program-program pemda. Oleh karena itu mohon dukungan untuk optimalisasi dalam penghimpunan agar semakin luas masyarakat yang menerima manfaatnya.
BERITA23/09/2024 | Humas Baznas KP
Operator SiMBA Kulon Progo Hadiri RAKERNIS IT 2024
Operator SiMBA Kulon Progo Hadiri RAKERNIS IT 2024
Selasa, 17 September 2024. Alex Kurniawan dan Ghufron Fauzi, S.E pelaksana Bidang I sekaligus operator SiMBA Baznas Kabupaten Kulon Progo mengahadiri Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS) IT 2024 bidang Trasformasi Digital Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional RI. Rakernis ini dilaksankan selama tiga hari, sejak 17-19 September 2024, berlokasi di Hotel Novotel Gajah Mada Jakarta. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS RI, pada Selasa 17/09/2024. Kegiatan RAKERNIS IT 2024 merupakan tahun kedua yang digelar oleh BAZNAS RI. Rakernis IT 2024 ini di ikuti oleh sekitar 230 Amil Pelaksana (operator SiMBA) BAZNAS se Indonesia dan juga dihadiri langsung oleh unsur pimpinan BAZNAS RI dan para Direktur BAZNAS RI. Ketua BAZNAS RI Noor Achmad saat membuka kegiatan RAKERNIS IT 2024 menyampaikan bahwa digitalisasi dan teknologi harus menjadi satu keharusan di BAZNAS. “Digitalisasi ini di merupakan instruksi dari Presiden sejak awal periode kepemimpinan kami dan kami sambut dengan baik dan terus di perbaiki salah satunya dengan mengoptimalkan SiMBA”, jelasnya. “IT dalam pengelolaan zakat harus dijalankan oleh semua BAZNAS dan LAZ dan juga sampai ke UPZ-UPZ”, tambahnya.
BERITA17/09/2024 | Humas Baznas KP
Payung dan Tenda untuk PKL dan KWT
Payung dan Tenda untuk PKL dan KWT
Ahad 8 September 2024, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I (Waka II), di dampingi pelaksana Ghufron Fauzi, SE. menyerahan secara simbolis bantuan payung dan tenda untuk PKL dan KWT oleh PJ Bupati Kulon Progo dalam acara kick off & launching logo hari jadi Kulon Progo ke 73.
BERITA09/09/2024 | Humas Baznas KP
Rapat Koordinasi UPZ Kapanewon
Rapat Koordinasi UPZ Kapanewon
Selasa, 30 Juli 2024. Baznas Kabupaten Kulon Progo mengadakan rapat koordinasi UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Kapanewon Se Kabupaten kulon Progo yang bertempat di RM Dapur semar. Ketua Baznas H. Alfanuha Yushida, M.PMat Dalam sambutannya bahwa rakor ini diselenggarakan sebagai media evaluasi dan merencanakan program tahun yang akan datang. selain itu juga sebagai motifasi para UPZ kapanewon untuk mengoptimalkan potensi perolehan ZIS dan peningkatan data muzaki/ munfik di setiap Kapanewon tersebut dengan menampilkan data pengumpulan dan penyaluran ZIS di Kalurahan dan Kapanewon, Imbuh Alfan. Dalam rakor disampaikan juga teknis pengisian Rencana Kerja Anggaran Tahunan tiap kapanewon agar segera dikumpulkan maksimal di 31 Agustus 2024 ungkap H.Agus Nuryanto, Waka III Baznas Kabupaten Kulon Progo.
BERITA30/08/2024 | Humas Baznas KP
Penyerahan bantuan RTLH
Penyerahan bantuan RTLH
Sabtu, 27 Juli 2024. Badan Amil Zakat Nasional bersama Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan RTLH (Bedah Rumah, Aladin dan Jamban) di Kapanewon Pemhasih kepada 5 penerima yang terdiri dari 3 Penerima bedah rumah dan 1 penerima aladin serta 1 orang penerima bantuan jamban. Penyerahan dilakukan oleh Sugiyanta, S.Pd.I Waka II dan Kabag Kesra didamping 1 pelaksana. Adapun penerima bantuan tersebut adalah: penerima bedah rumah yakni Sutrismadi, Jemali, Tri Wahyudi, dan Eko Waluyo (penerima aladin). Adapun penerima Jambanisasi adalah Sariman.
BERITA29/07/2024 | Humas Baznas KP
Lebaran Yatim, Baznas Santuni 480 Yapitu 
Lebaran Yatim, Baznas Santuni 480 Yapitu 
Dalam 10 Muharam atau Lebaran Yatim, Baznas Kabupaten Kulonprogo menyantuni anak yatim piatu (yapitu) sebanyak 480 anak dengan nominal total sejumlah Rp 240 juta atau per anak Rp 500 ribu. Saat penyerahan simbolis bersama Kemenag Kulonprogo, LAZ masing-masing Lazisnu, Lazismu, dan Agen Sedekah, Baznas memberikan perlengkapan alat tulis (ATK) dan uang untuk lima anak kepada 5 penerima. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Baznas Kulonprogo Sugiyanta SPdI menuturkan, acara "Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah" pada Selasa (16/07/2024) simbolis dilakukan di PLHUT Kankemenag setempat bersama LAZ dan Kemenag. "Penyaluran santunan untuk anak yapitu yang lain, Baznas bekerja sama dengan UPZ Kapanewon. Sehingga UPZ Kapanewon yang menyerahkan kepada yapitu di masing-masing kapanewon," ucapnya.
BERITA22/07/2024 | Humas Baznas KP
Infak Balai Ternak Berkah Harjo
Infak Balai Ternak Berkah Harjo
Jumat, 22 Juli 2024. Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo menerima infak dari kelompok ternak Berkah harjo Rp. 1000.000 Penyerahan dilakukan langsung oleh anggota kelompok ternak bersama pendamping Balai ternak.
BERITA22/07/2024 | Humas Baznas KP
Penyerahan bantuan RTLH
Penyerahan bantuan RTLH
Jumat, 19 Juli 2024. Badan Amil Zakat Nasional bersama Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan RTLH (Bedah Rumah dan Aladin) di Kapanewon Panjatan kepada 5 penerima yang terdiri dari 4 Penerima bedah rumah dan 1 penerima aladin. Penyerahan dilakukan oleh Sugiyanta, S.Pd.I Waka II dan Kabag Kesra didamping 2 pelaksana. Adapun penerima bantuan tersebut adalah: penerima bedah rumah yakni Sumija, Kirah, (Ngadiran, Kardoyo warga nanggulan), dan Sudarmanto (penerima aladin).
BERITA19/07/2024 | Humas Baznas KP
Baznas KP jadi Objek Observasi Simba 
Baznas KP jadi Objek Observasi Simba 
Dalam rangka pengembangan standar tata kelola dan sistem pelaporan untuk Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota, Baznas RI mengadakan program "Observasi Standar Tata Kelola dan Sistem Pelaporan". Untuk pelaksanaan awal, Baznas Kabupaten Kulonprogo menjadi objek observasi standar tata kelola dan sistem pelaporan terkait penggunaan Sistem Manajemen Informasi (Simba) tersebut bersama Kabupaten Siak Riau dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Observasi di Kulonprogo dilaksanakan pada 8 hingga 12 Juli 1024. Diungkapkan Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida, kenapa kita menjadi objek observasi, karena Baznas Kulonprogo telah menggunakan aplikasi Simba secara aktif selaku koordinator pengelolaan zakat. "Di DIY, baru Kulonprogo yang diobservasi," ujar Alfan, belum lama ini.
BERITA15/07/2024 | Humas Baznas KP
Baznas Dua Audit Dalam Satu Tahun
Baznas Dua Audit Dalam Satu Tahun
Tahun 2024 ini, audit Baznas Kabupaten Kulonprogo berlangsung dua kali. Bila tahun-tahun sebelumnya hanya satu kali yakni hanya dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dan berturut-turut dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Kita jadi dua audit, selain dari KAP yang setiap tahun sudah berlangsung, bulan Juni kemarin ada Audit Syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kantor Kementerian Agama RI," ujar Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, beberapa waktu lalu. Dijelaskan Alfanuha, Audit Syariah berlangsung enam hari, Senin hingga Jumat pengecekan administrasi dan sebagainya. Sedangkan Sabtu ada Exit Meeting atau paparan hasil audit. "Saat paparan hasil, adapula dari Pemkab (diwakili Bagian Kesra), Kanwil Kemenag DIY dan Kemenag Kulonprogo. Hasil dari audit adalah baik," imbuh Alfan.
BERITA15/07/2024 | Humas Baznas KP
Kemenag-Baznas KP Gelar Basic Traning Juleha bagi Takmir 
Kemenag-Baznas KP Gelar Basic Traning Juleha bagi Takmir 
Kankemenag Kulonprogo bekerja sama dengan Baznas setempat menggelar Basic Training Singkat Juru Sembelih Halal (Juleha) bagi takmir masjid/musala. Ini dalam upaya meningkatkan kualitas dan pemahaman penyembelihan hewan berkaki empat. Selain teori juga dilakukan praktik penyembelihan hewan yakni dua ekor domba. "Harapan jangka dekat, mereka bisa melaksanakan penyembelihan hewan kurban sesuai dengan ketentuan syariat Islam, dan ketentuan kesehatan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan," ungkap Kepala Kankemenag Kabupaten Kulonprogo HM Wahib Jamil SAg MPd saat membuka acara, di Aula PLHUT Kankemenag setempat, Kamis (13/06/2024). Jangka menengahnya, bisa menjadi bagian dari juru sembelih halal di rumah pemotongan hewan atau tempat personal yang nantinya akan mensupport pengadaan daging beberapa rumah makan atau pengusaha-pengusaha. Sehingga pada saatnya akan dilakukan persertifikatan halal. "Kemenag nanti akan mengeluarkan Sertifikat Basic Training Juru Sembelih. Ini bisa menjadi tanda bahwa para peserta sudah mendapatkan bekal pemahaman teknis terkait dengan tata cara penyembelihan hewan sesuai dengan Standar Kompetensi," kata Jamil. Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat berterima kasih kepada Kemenag atas fasilitasinya. "Kami berterima kasih pula kepada Muzaki atas donasinya, sehingga acara berkaitan juru sembelih sesuai syariah ini bisa dibiayai oleh Baznas Kulonprogo," sembari menambahkan bahwa suplai hewan kurban dari Baznas Kulonprogo yakni dari Balai Ternak ada 65 kambing, nanti sebanyak 30 ekor masuk Baznas DIY, dan 35 ekor di Kulonprogo, namun masih menunggu juga dari Baznas RI ada tambahan. Ditambahkan Putut Proboseto AN Ketua Juru Sembelih Halal Kulonprogo sebagai narasumber, penyelenggaraan ini untuk mempersiapkan juru sembelih halal di tingkat masjid-masjid, sehingga yang diharapkan penyembelihan pada Idul Adha menjadi terstandarisasi tata cara penyembelihannya. Yaitu, higienis, sanitasi, agar daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat bermutu tinggi. "Kalau masalah kendala selama ini, di lapangan yakni dari penyembelih adalah alat. Peralatan yang mereka gunakan ada yang belum standar. Kalau kita melaksanakan penyembelihan dan pengelolaan daging maka alatnya harus standar. Misalkan, pisau harus terbuat dari stainless steel yang nomor satu, sehingga menjamin higiene dan sanitasi dalam tata laksananya. Sehingga dagingnya bersih atau tidak kotor," ujarnya.
BERITA13/06/2024 | Humas Baznas KP
Safari Jumat
Safari Jumat
Jumat 31 Mei 2024, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Agus Nuryanto, SM (Waka III), di dampingi pelaksana Isrodin Musthofa, S.Tr.S.I dan Ghufron Fauzi, SE. menghadiri kegiatan safari jumat tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemkab kabupaten Kulon progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Miftahul Huda, Trukan, Kulur, Temon. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pentasyarufan bantuan untuk pedagang/dhuafa sekitar masjid dan bantuan untuk pembangunan/renovasi masjid.
BERITA31/05/2024 | Humas Baznas KP
Penyerahan bantuan RTLH
Penyerahan bantuan RTLH
Selasa, 28 Mei 2024. Badan Amil Zakat Nasional bersama Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan RTLH (Bedah Rumah dan Aladin) di Kapanewon Lendah dan Pengasih kepada 8 penerima yang terdiri dari 5 Penerima bedah rumah dan 3 penerima aladin. Penyerahan dilakukan oleh Sugiyanta, S.Pd.I Waka II dan Kabag Kesra didamping 2 pelaksana. Adapun penerima bantuan tersebut adalah: Harman, Beja, Wagimin, Samiran, dan Nuryanto (penerima bedah rumah), Kadar, Wayan Sri Setia. M, Sutrisno (penerima aladin)
BERITA28/05/2024 | Humas Baznas KP
Pentasyarufan Bantuan Aladin
Pentasyarufan Bantuan Aladin
Senin 20 Mei 2024, Sugiyanta, S.Pd.I Waka II Baznas Kabupaten Kulon Progo Menyerahkan Bantuan Aladin & Jambanisasi AN Sugiyem, Garang, Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo
BERITA20/05/2024 | Humas Baznas KP
Penyaluran Bantuan Biaya Pendidikan
Penyaluran Bantuan Biaya Pendidikan
Baznas Kabupaten Kulon Progo Tasyarufkan bantuan biaya pendidikan siswa kelas IX MTs/SMP
BERITA15/05/2024 | Humas Baznas KP
Baznas Tasyarufkan Bantuan Aladin pada pembukaan BBGRM
Baznas Tasyarufkan Bantuan Aladin pada pembukaan BBGRM
Baznas Kabupaten Kulon Progo mentasyarufkan Bantuan Aladin pada pembukaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2024 di kapanewon sentolo
BERITA15/05/2024 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →