WhatsApp Icon
BAZNAS dan ICMI Jajaki Kerja Sama Program Inovasi Lingkungan Hingga Riset

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) menjajaki kerja sama berbagai program strategis, mulai dari inovasi lingkungan hingga bidang riset zakat, dalam agenda audiensi di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana kolaborasi yang mencakup 13 program prioritas, mulai dari penerapan teknologi penyediaan air bersih dan pengolahan sampah karya para ilmuwan ICMI, pemberdayaan ekonomi umat, riset bersama terkait pengelolaan zakat, hingga kerja sama program pemberdayaan masyarakat.

"Ada 13 program prioritas, mulai dari BAZNAS Siaga Kemiskinan, BAZNAS Tanggap Bencana, Beasiswa Cendikia BAZNAS, Lumbung Pangan BAZNAS, Balai Ternak BAZNAS, hingga Rumah Terang BAZNAS untuk tempat yang belum berlistrik," jelas Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. yang menghadiri agenda tersebut.

Sodik menegaskan kesiapan BAZNAS RI untuk mendukung program ICMI yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan para mustahik serta sejalan dengan 13 program prioritas yang dimiliki BAZNAS RI.

Ia juga membahas peluang kolaborasi program penyediaan air bersih, pengolahan sampah berbasis teknologi ilmuwan ICMI, serta penguatan modal usaha berbasis masjid dan Mualaf Center yang berada dalam bimbingan ICMI.

"Kami juga membuka peluang sinergi dalam penggunaan teknologi pengolahan sampah maupun bantuan langsung kepada para pemulung sampah bersama ICMI," ujar Sodik Mudjahid.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang IPTEK, Agromaritim, dan Lingkungan Hidup Mohammad Jafar Hafsah menyambut baik dan mengapresiasi rencana kerja sama yang berfokus pada kolaborasi program nyata serta rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarkedua lembaga.

"Alhamdulillah dengan rencana MoU ini juga berarti hubungan kita dengan BAZNAS dalam bentuk program-program itu akan lebih baik. Dan program-program semuanya yang dikemukakan itu semua ada di ICMI, jadi tinggal kita sinergikan," tuturnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut dari pihak BAZNAS RI, yaitu Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Deputi I Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM.

Sementara itu, jajaran pengurus ICMI yang hadir meliputi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kerja Sama Antar Lembaga Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Umat Teuku Abdullah Sanny, Bendahara Umum Andi Irman, Ketua Panitia Muktamar Ismail Rumadhan, Sekretaris Panitia Muktamar Ina Marlina, serta Bendahara Panitia Muktamar Andi Ida Nursanti.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 266/HUM-BAZ/IX/2026

 

Rabu, 30 September 2026

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bangun Huntara untuk Penyintas Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun 10 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas gempa bumi yang tersebar di Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini masih terus bertambah menyesuaikan dengan kebutuhan warga setempat. 

Pembangunan huntara tersebut tersebar di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak sembilan unit, meliputi lima unit di Desa Gololijun, tiga unit di Desa Satar Kampas, dan satu unit di Desa Satar Punda Barat, serta satu unit di Kabupaten Ngada, tepatnya di Kelurahan Ite Jaya.

"Huntara ini kami bangun agar para penyintas punya tempat tinggal yang layak dan aman selama menunggu pemulihan hunian permanen," jelas Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, sejak awal terjadinya bencana, BAZNAS RI bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan tanggap darurat, mulai dari makanan, layanan kesehatan, air bersih, hingga pembangunan fasilitas penunjang bagi para penyintas.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita di NTT agar mereka dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya," ujarnya.

Selain 10 unit huntara, BAZNAS RI juga telah mendistribusikan 145.100 liter air bersih, 84.250 porsi makanan dapur umum, memberi layanan kesehatan untuk 821 pasien, mendirikan empat masjid darurat hingga tiga sekolah darurat untuk membantu penyintas gempa bumi di NTT.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 261/HUM-BAZ/IX/2026

Senin, 28 September 2026

29/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalukan bantuan sebesar Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 yang diarahkan untuk memastikan dana zakat memberikan manfaat bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. 

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman. 

Menag Nasaruddin menilai,  kebutuhan pesantren masih sangat besar sehingga diperlukan gotong royong antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, dunia usaha, pemerintah daerah, muzaki, dan masyarakat. Menag Nasaruddin berharap program tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data dan informasi pesantren dari Kementerian Agama.

Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan ikhtiar BAZNAS untuk turut serta menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan aman sehingga proses pembelajaran santri bisa berjalan lebih optimal. Program ini memprioritaskan pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren yang berada di wilayah 3T dan kawasan rawan bencana.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 337/HUM-BAZ/IX/2026

 

Rabu, 16 September 2026

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI resmi membuka Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 di 246 perguruan tinggi bagi mahasiswa aktif program D4/S1.

Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 ini dibuka di 246 perguruan tinggi yang tersebar di 35 provinsi. Sebanyak 112 perguruan tinggi merupakan kampus di bawah Kemendiktisaintek, sedangkan 134 lainnya berada di bawah Kementerian Agama, termasuk Ma’had Aly. 

Peluncuran Beasiswa Cendekia Dalam Negeri 2026 diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., di Gedung Kemendiktisaintek RI, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kolaborasi strategis dengan Kemendiktisaintek merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pemerataan dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

"Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden nomor 4 untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045," kata Sodik. 

Sodik menyampaikan, pendidikan salah satu sektor penting dalam pengentasan kemiskinan, karena itu BAZNAS menaruh perhatian besar pada pendidikan. "Untuk pendidikan kami (BAZNAS) alokasi  sebesar 27 persen," ujar Sodik.

"Kami ingin memperkuat tiga hal, yakni memperluas akses, meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta memastikan keberlanjutan kontribusi alumni. Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., mengapresiasi kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa yang terus diberikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan.

"Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Tidak ada yang lebih baik lagi. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya melalui BAZNAS," ujarnya.

Ia berharap sinergi pemerintah, BAZNAS, perguruan tinggi, dan lembaga filantropi dapat terus diperkuat sehingga akses pendidikan tinggi semakin luas dan mampu membuka peluang bagi anak bangsa untuk memperbaiki kondisi sosial, masa depan, dan kesejahteraan keluarganya.

Dalam kesempatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan perluasan akses pendidikan menjadi salah satu fokus BAZNAS melalui pengembangan program beasiswa dan pembinaan mahasiswa.

Idy menyampaikan, pada 2025, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional untuk bidang pendidikan mencapai Rp1,56 triliun dengan penerima manfaat sebanyak 2.870.976 orang. BAZNAS juga memproyeksikan potensi zakat dari ekosistem perguruan tinggi sekitar Rp220 miliar per tahun.

Idy mengatakan program tersebut telah berkembang menjadi ekosistem yang besar. Hingga kini tercatat 8.672 peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri dan 2.529 peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly.

“Alhamdulillah, dari program ini kita telah melihat dampak yang nyata. Para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS telah berkiprah di berbagai sektor, baik sektor publik, swasta, maupun sosial. Bahkan, sebagian dari mereka telah bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Idy.

Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa mulai semester 5 dengan prioritas bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM), serta Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, dan Education (SHARE). Program ini juga menyasar mahasiswa berprestasi, aktivis, dan penyandang disabilitas.

Adapun bantuan pendidikan yang diberikan, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester untuk perguruaan tinggi prioritas dan Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler. Bantuan diberikan selama empat semester.

Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan riset tugas akhir sebesar Rp3 juta per mahasiswa, pembinaan dan pengembangan diri, serta bantuan prestasi bagi mahasiswa yang mewakili kampus dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Turut hadir Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berikut alur seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri tahun 2026 

- Pendaftaran Melalui Website Pendaftaran beasiswa.baznas.go.id : 9–27 September 2026

- Seleksi Administrasi Kampus : 28 September – 4 Oktober 2026

- Pengumuman Lulus Administrasi : 4 Oktober 2026

- Wawancara oleh Tim Seleksi Kampus : 5–18 Oktober 2026

- Masa Sanggah : 19–25 Oktober 2026

- Pengumuman Akhir : 28 Oktober 2026

Sumber: 

SIARAN PERS

Nomor: 321/HUM-BAZ/IX/2026

Kamis, 10 September 2026

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih penghargaan Indonesia Most Reputable Companies Award 2026 dengan nilai 81,8 dan predikat Very Good dari Majalah SWA Group dan Business Digest di Jakarta, Kamis (10/9/2026). 

Penghargaan tersebut merupakan penghargaan kedua yang diraih BAZNAS setelah melalui proses penilaian yang ketat. Dalam penilaian tersebut, BAZNAS dinilai sangat baik dalam mengidentifikasi masalah, menyusun konsep program dan strategi, serta menghasilkan dampak dan keberlanjutan dari program yang dijalankan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., yang menerima langsung penghargaan tersebut, mengatakan capaian itu merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi BAZNAS dalam menjaga reputasi serta kepercayaan masyarakat melalui kerja-kerja terbaik dalam pengelolaan zakat.

"Ini tentu merupakan apresiasi dari luar yang patut kita syukuri. BAZNAS pada 2024 juga sempat meraih penghargaan ini, dan alhamdulillah pada 2026 kita kembali mendapatkannya. Artinya, BAZNAS mendapat kepercayaan dari publik sebagai lembaga yang bereputasi, memiliki citra positif, dan berkelanjutan dalam menjalankan manajemen perusahaan," kata Rizaludin.

Menurut Rizaludin, capaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bagi BAZNAS untuk terus menjaga reputasi dan kepercayaan yang telah diberikan publik.

"Mempertahankan reputasi tersebut tentu tidak mudah. Karena itu, kami mengajak kepada seluruh tim manajemen BAZNAS, amilin dan amilat BAZNAS, semuanya, untuk terus menjaga reputasi dan citra positif BAZNAS ini. Sekecil apa pun, harus terus kita jaga. Poinnya adalah bagaimana keberlanjutan BAZNAS sendiri," ujarnya.

Menurut Rizaludin, menjaga kepercayaan publik harus dijawab dengan pengelolaan zakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "BAZNAS harus tetap memberikan manfaat dan kebaikan untuk umat, baik kepada muzakinya maupun kepada mustahiknya," ujarnya.

Rizaludin juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang terus mempercayakan donasinya kepada BAZNAS.

"Tentu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mustahik yang mau terus bekerja sama dan berjuang bersama BAZNAS menciptakan momen-momen terbaik serta menciptakan kemandirian-kemandirian yang tentunya akan bermanfaat bagi warga dan lingkungan, serta memperkokoh dan memperkuat Indonesia," ucap Rizaludin

Rizaludin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, amil dan amilat BAZNAS yang selama ini bekerja bahu-membahu membangun citra positif dan reputasi BAZNAS.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS untuk terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat keberlanjutan pengelolaan zakat di Indonesia.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 323/HUM-BAZ/IX/2026

 

Jumat, 11 September 2026

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan dalam Program Baznas Kulon Progo Sehat sebagai upaya mendukung penurunan angka stunting di wilayah Kulon Progo. Bantuan yang diserahkan berupa 2.000 botol sirup penunjang gizi dan 89 paket Pemenuhan Kebutuhan Makanan Keluarga (PKMK). Acara penyaluran berlangsung di Aula Adikarto, Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulon Progo pada Rabu, 12 November 2025, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus berinovasi melalui program kesehatan berbasis pemberdayaan dan kepedulian sosial. “Penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi semua pihak, termasuk lembaga keagamaan seperti BAZNAS. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian umat untuk menciptakan generasi Kulon Progo yang sehat dan unggul,” ujar Wakil Bupati. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I menjelaskan bahwa program Baznas Kulon Progo Sehat merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program prioritas daerah, terutama penanggulangan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi bagi keluarga penerima manfaat, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” ungkapnya. Dengan adanya penyaluran ini, BAZNAS Kulon Progo berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup warga Kulon Progo.
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang rutin dilaksanakan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat kecil meningkatkan kesejahteraan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Kalurahan Ngentakrejo dan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo, pemerintah kalurahan, serta penerima manfaat. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2025, adapun bantuan yang diberikan berupa payung. Kegiatan penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus berusaha dan memperbaiki taraf hidup.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Respon Bencana
BAZNAS Salurkan Bantuan Respon Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak bencana tanah longsor dan hujan deras yang terjadi di wilayah Kokap dan Galur. Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejak beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di beberapa titik di Kecamatan Kokap serta genangan air dan kerusakan rumah di wilayah Galur. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang siap membantu masyarakat dalam situasi darurat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak serta membantu pemulihan kondisi pascabencana,” ujarnya.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Bantuan RTLH dan ALADIN di Kalurahan Sukoreno, Sentolo.
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Bantuan RTLH dan ALADIN di Kalurahan Sukoreno, Sentolo.
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dan Program ALADIN (Atap, Lantai, dan Dinding). Pada kesempatan ini, Baznas Kulon Progo menyerahkan bantuan kepada Msayarakat Kulon Progo 8 orang penerima RTLH dan 5 orang penerima bantuan ALADIN yang diberikan secara simbolis di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, didampingi oleh Panewu Sentolo, Lurah Sukoreno, serta jajaran pengurus Baznas Kulon Progo. Dalam sambutannya, Lurah Sukoreno menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas Kulon Progo dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo atas dukungan dan perhatian terhadap masyarakat di wilayahnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga kami. Program RTLH dan ALADIN ini sangat membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” ujar Lurah Sukoreno. Sementara itu, Asisten Daerah I Setda Kulon Progo dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Baznas tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan. Program RTLH dan ALADIN ini menjadi bukti bahwa zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mewujudkan hunian yang layak dan lingkungan yang sehat,” tutur Asda I Setda Kulon Progo. Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan pendistribusian Baznas Kabupaten Kulon Progo menambahkan bahwa bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kulon Progo. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas. InsyaAllah amanah ini kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. Para penerima bantuan tampak bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu dalam memperbaiki kondisi tempat tinggalnya. Kegiatan penyerahan bantuan berjalan lancar dan penuh keakraban. Pemerintah Kalurahan Sukoreno berharap sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat dapat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan bersama di wilayah Kapanewon Sentolo.
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS, Saatnya Pemuda Menjadi Pelopor Zakat untuk Mensejahterakan Umat
BAZNAS, Saatnya Pemuda Menjadi Pelopor Zakat untuk Mensejahterakan Umat
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh wilayah Kulon Progo untuk menjadi pelopor gerakan zakat, sebagai bentuk pengamalan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H.Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa semangat yang diwariskan para pemuda tahun 1928 hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan umat. “Jika pada 1928 para pemuda berikrar menyatukan bangsa melalui Sumpah Pemuda, maka hari ini kita lanjutkan semangat itu dengan bersatu dalam kebaikan dan kepedulian sosial. Pemuda harus menjadi pelopor zakat, infak, dan sedekah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Alfanuha. BAZNAS Kulon Progo selama ini terus mendorong partisipasi masyarakat, termasuk kalangan muda, dalam 5 program. Melalui berbagai program tersebut, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga sarana strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemuda hari ini harus menjadi penggerak, bukan sekadar pengikut. Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita wujudkan perubahan sosial melalui zakat. Karena dengan zakat, kita bisa membangun masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan berkeadilan,” tambah Alfanuha.
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS KP
Top Excellent Award 2025 BAZNAS RI
Top Excellent Award 2025 BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan “Top Excellent Award 2025 - 5 Pilar Media” sebagai Trusted Zakat Fundraising in Innovative Social Responsibility Programs. Top Excellence Award 2025 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Five Pilar Event Management dan 5 Pilar Media Communication, bekerja sama dengan National Awarding Research Center serta diliput oleh 5 Pilar YouTube Channel. Penghargaan ini ditujukan bagi lembaga pendidikan, perusahaan, dan profesional yang berhasil menciptakan inovasi serta menjaga kredibilitas dan integritas di bidangnya masing-masing. Tujuannya, untuk mendorong para pelaku pendidikan dan profesional di Indonesia agar terus meningkatkan kualitas dan kepercayaan publik. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta dukungan para muzaki yang terus mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa tata kelola zakat di BAZNAS semakin diakui publik, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan inovasi program sosial. Kami terus berkomitmen agar setiap rupiah zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/10/2025). Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci penting dalam menjaga relevansi dan efektivitas pengelolaan zakat di era modern. Menurutnya, BAZNAS terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk dunia usaha dan komunitas, melalui pendekatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan program zakat. “Kolaborasi dengan mitra strategis merupakan langkah nyata dalam memperluas dampak zakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS tidak hanya menjadi lembaga penyalur dana sosial, tetapi juga motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan,” imbuhnya. Penghargaan ini diserahkan dalam acara yang berlangsung di Sunlake Waterfront Sunter Hotel, Jakarta, dan diterima oleh Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI. Apa yang kita lakukan semata-mata untuk kemaslahatan umat dan menjalankan tanggung jawab moral dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran. Penghargaan ini menjadi penyemangat agar kami terus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya. BAZNAS RI dalam beberapa tahun terakhir secara aktif menghadirkan berbagai inovasi program seperti Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Layanan Kesehatan Kapal Bergerak RSB, Santripreneur, Balai Ternak, ZChicken, Zmart, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), juga berbagai program lainnya. Seluruh program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Sumber: SIARAN PERS Nomor: 399/HUM-BAZ/X/2025 Senin, 27 Oktober 2025
BERITA27/10/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY Gelar Bakti Sosial di PESAWAT
BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY Gelar Bakti Sosial di PESAWAT
Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten Kulon Progo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Rumah Sehat Baznas (RSB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di Pesantren Al-Quran Wates (PESAWAT), Selasa (21/10). Kegiatan bakti sosial ini diikuti oleh sekitar 120 santri dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan pondok. Rangkaian kegiatan meliputi pembinaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) diikuti 20 santri dan pemeriksaan kesehatan umum bagi 100 santri. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial serta bentuk sinergi antara lembaga zakat dan layanan kesehatan umat. “Kami ingin memastikan bahwa para santri, sebagai generasi penerus bangsa, mendapatkan perhatian yang layak dalam hal kesehatan dan pembinaan lingkungan pesantren yang sehat,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari RSB DIY, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen terus mendukung kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah DIY, termasuk pesantren-pesantren yang membutuhkan pendampingan kesehatan. “Melalui kegiatan seperti ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi agar para santri mampu menjaga kebersihan dan kesehatan diri di lingkungan pesantren,” katanya. Para santri terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan umum, serta penyuluhan kesehatan. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan dasar kepada pengelola Poskestren agar dapat melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program kesehatan berbasis pesantren.
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Resmi Kantongi Kekancingan Tanah dari Kadipaten Pakualaman
BAZNAS Kulon Progo Resmi Kantongi Kekancingan Tanah dari Kadipaten Pakualaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kini resmi memiliki kekancingan atas tanah yang digunakan sebagai kantor operasional. Penandatanganan surat kekancingan dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, antara Kadipaten Pakualaman dan BAZNAS Kulon Progo, bertempat di kantor BAZNAS Kulon Progo. Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Penghageng Kawedanan Hageng Kesentanan Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta, G.P.H. Wijoyo Harumurti, beserta tim dari Kadipaten. Dari pihak BAZNAS Kulon Progo, hadir Ketua BAZNAS H. Alfanuha Yushida, M.PMat didampingi pelaksana Bidang IV Edi Kurniawan, S.Th.I., M.M. Penandatanganan surat kekancingan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah kelembagaan BAZNAS Kulon Progo, karena memberikan kepastian hukum atas penggunaan tanah yang selama ini digunakan sebagai pusat kegiatan lembaga. Dalam sambutannya, G.P.H. Wijoyo Harumurti menyampaikan bahwa kekancingan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Kadipaten Pakualaman terhadap kegiatan sosial-keagamaan yang dijalankan BAZNAS. “Kadipaten Pakualaman memiliki komitmen untuk mendukung lembaga-lembaga yang berperan aktif dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kekancingan ini dapat menjadi landasan yang kuat bagi BAZNAS Kulon Progo dalam mengoptimalkan peran dan pelayanannya,” ujar beliau. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kadipaten Pakualaman. “Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan umat. Semoga dengan status kekancingan ini, BAZNAS Kulon Progo dapat semakin memperkuat kiprah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan akuntabel,” ungkapnya. Penandatanganan ini juga menjadi simbol sinergi antara Kadipaten Pakualaman dan BAZNAS Kulon Progo dalam upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Dengan status kekancingan yang telah sah, BAZNAS Kulon Progo kini memiliki dasar hukum yang kuat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial berbasis zakat.
BERITA20/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Ikuti Rakorda BAZNAS se-DIY
BAZNAS Kulon Progo Ikuti Rakorda BAZNAS se-DIY
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo turut hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar pada Selasa s.d Kamis, 7-9 Oktober 2025 di Hotel Crystal Lotus, Jalan Magelang, Yogyakarta. Kegiatan Rakorda ini dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia, menandai komitmen kuat dalam memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah dan pusat guna optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah DIY. Salah satu agenda utama dalam Rakorda ini adalah sesi pembinaan dan pendampingan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2026. Sesi ini dipandu langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Bidang Pembinaan dan Pengawasan Wilayah, Ibu Saidah Sakwan, M.A. Dalam sambutannya, Ibu Saidah menekankan pentingnya penyusunan RKAT yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan prioritas program nasional serta kebutuhan mustahik di masing-masing wilayah. Beliau juga mendorong BAZNAS daerah untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, transparansi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. BAZNAS Kulon Progo menyambut baik kegiatan ini sebagai sarana strategis untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas perencanaan program zakat tahun depan. Melalui Rakorda ini, diharapkan setiap BAZNAS kabupaten/kota di DIY mampu menyusun RKAT 2026 yang lebih tepat sasaran, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Studi Tiru Pengelolaan UPZ Desa/Kalurahan ke Baznas Ciamis
BAZNAS Kulon Progo Studi Tiru Pengelolaan UPZ Desa/Kalurahan ke Baznas Ciamis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kunjungan kerja (studi tiru) ke BAZNAS Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Selasa, 1 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari praktik baik (best practice) dalam manajemen pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa atau kalurahan. Rombongan dari Kulon Progo dipimpin oleh jajaran BAZNAS Kulon Progo dan terdiri dari para pengurus UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini juga didampingi oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Kulon Progo, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kulon Progo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMD Dalduk KB), serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulon Progo. Ketua BAZNAS Kulon Progo H.Alfanuha Yushida, M.PMat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan efektivitas pengelolaan zakat di tingkat bawah, khususnya UPZ di desa dan kalurahan. “Kami ingin belajar langsung dari BAZNAS Ciamis yang telah berhasil membangun sinergi kuat dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam pengelolaan UPZ. Harapannya, setelah kunjungan ini, kita bisa menerapkan hal serupa di Kulon Progo,” ujarnya. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Ciamis menyambut hangat kedatangan rombongan dan memaparkan strategi-strategi yang telah dijalankan dalam pembentukan, pembinaan, serta pelaporan keuangan UPZ tingkat desa yang akuntabel dan transparan. Diskusi interaktif dan sesi tanya-jawab berlangsung antusias, memperlihatkan komitmen dari kedua pihak untuk memperkuat pengelolaan zakat sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin sinergi dan transfer pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kulon Progo, sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat, infak, dan sedekah.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Perluas Program Z-Auto di Kulonprogo untuk Dorong Kemandirian Mustahik
BAZNAS Perluas Program Z-Auto di Kulonprogo untuk Dorong Kemandirian Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonominya melalui peluncuran program Z-Auto di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini fokus pada pengembangan usaha bengkel motor sebagai sarana peningkatan kesejahteraan dan kemandirian bagi para mustahik. Acara peluncuran berlangsung pada Rabu (24/9/2025) di Kantor Kelurahan Wates, Kulonprogo, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Bupati Kulonprogo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc. serta pejabat daerah dan pimpinan BAZNAS DIY. Menurut Saidah Sakwan, program Z-Auto bertujuan mempercepat proses transisi mustahik menjadi muzaki (pemberi zakat). Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya bentuk kebaikan sosial, tetapi juga amanah yang harus dikelola dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. “Dana yang diterima harus dikelola dengan keikhlasan dan kesungguhan. Harapan kami, usaha bengkel yang dimulai dari skala kecil ini bisa terus berkembang,” ujarnya. Saidah juga menargetkan agar Z-Auto tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis di bidang otomotif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan di masyarakat. Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc. menyambut baik kehadiran Z-Auto. Ia menilai program ini sejalan dengan kebutuhan generasi muda dalam mengembangkan minat dan keterampilan mereka, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah. "Program ini adalah peluang emas untuk menyiapkan masyarakat menjadi mandiri, sesuai dengan passion mereka. Semoga membawa manfaat luas," ungkapnya. Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program Z-Auto telah menjangkau 577 mustahik di 18 provinsi dan 77 kota/kabupaten di Indonesia. Data BAZNAS menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pendapatan peserta sebesar 42,4% setelah mengikuti program. Khusus di Kulonprogo, sebanyak 15 mustahik menerima bantuan berupa modal usaha, pelatihan mekanik, serta pendampingan intensif untuk mendukung pengembangan bengkel motor yang mereka rintis.
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS KP
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan: BAZNAS Kulon Progo Gelar Rapat Koordinasi Bersama UPZ
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan: BAZNAS Kulon Progo Gelar Rapat Koordinasi Bersama UPZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar Rapat Koordinasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan, BUMD, serta instansi vertikal di wilayah Kulon Progo, bertempat di RM Omah Mbeji Wates pada 11 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, serta mendorong sinergi yang lebih erat antara BAZNAS dan UPZ dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan di Kulon Progo. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, Amd, yang memberikan arahan sekaligus dukungan terhadap upaya BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat miskin agar dapat naik kelas menjadi muzaki (pembayar zakat). "Sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan seluruh elemen pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS yang telah menunjukkan tata kelola yang akuntabel," ujar Wakil Bupati dalam sambutannya. Wakil Bupati juga memberikan apresiasi atas capaian BAZNAS Kulon Progo yang meraih BAZNAS Award 2025 untuk kategori Laporan Keuangan Terbaik tingkat Baznas Kabupaten/Kota. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana zakat di Kulon Progo dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Waka I BAZNAS Kulon Progo Bidang Pengumpulan, H. Jumanto, S.H, menyampaikan bahwa penguatan peran UPZ di masing-masing instansi menjadi kunci dalam meningkatkan pengumpulan zakat yang optimal dan berkelanjutan. "Dengan sinergi dan koordinasi yang baik, kita tidak hanya menguatkan sistem pengumpulan zakat, tetapi juga memperluas manfaatnya untuk program-program pemberdayaan masyarakat. Harapannya, mustahik yang kita bantu hari ini dapat menjadi muzaki di masa depan," jelasnya. Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin strategis, di antaranya penyamaan persepsi tentang peran dan fungsi UPZ, peningkatan transparansi pelaporan, serta penguatan program-program produktif yang langsung menyasar pada peningkatan ekonomi masyarakat miskin. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas KP
RAKOR UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo: Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
RAKOR UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo: Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan efektivitas pengelolaan zakat di tingkat kapanewon, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan Rapat Koordinasi UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo pada hari ini, Rabu (10/09), bertempat di RM Dapur Semar, Wates. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh UPZ Kapanewon di wilayah Kabupaten Kulon Progo, masing-masing sebanyak dua orang peserta. Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja UPZ, memperkuat pelaporan, serta menyusun rencana kerja ke depan yang lebih terarah dan berdampak. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan pentingnya kolaborasi BAZNAS dengan UPZ untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. "UPZ Kapanewon memiliki peran vital dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin memastikan setiap unit memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam mengelola zakat secara amanah dan transparan," Imbuhnya. Adapun agenda utama yang dibahas dalam rapat ini meliputi: 1. Evaluasi realisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat tahun berjalan; 2. Strategi peningkatan partisipasi muzaki; 3. Penguatan sistem pelaporan dan tata kelola UPZ yang akuntabel. 4. Penyusunan RKAT tahun 2026 Melalui kegiatan ini, UPZ Kapnewon se-Kulon Progo diharapkan dapat memperkuat sinergi dan soliditas untuk mendukung visi besar Kabupaten Kulon Progo sebagai daerah dengan pengelolaan zakat yang transparan, efektif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA10/09/2025 | Humas Baznas KP
Kemenko PMK: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pemerataan Sosial
Kemenko PMK: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pemerataan Sosial
Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Prof. Warsito, S.Si., DEA, Ph.D., menegaskan bahwa BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pemerataan sosial sekaligus transformasi bangsa. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional dan UPZ Award 2025 di Jakarta, Selasa (8/9/2025). Menurutnya, BAZNAS bukan sekadar lembaga pengumpul zakat, tetapi motor perubahan yang menjawab tantangan Indonesia menuju 2045. Ia menyebut pilar utama pembangunan manusia yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dapat diperkuat melalui program-program zakat. “Kalau kita bicara kualitas manusia, pilarnya selalu tiga: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Maka Kemenko PMK tugasnya mengurusi itu, dan zakat bisa hadir di semua pilar tersebut,” jelasnya. Lebih jauh, ia menilai BAZNAS memiliki peluang besar menjadi pelopor transformasi zakat digital. Di era teknologi, transparansi dan kecepatan layanan menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga pengelolaan zakat juga harus adaptif. “Masa kita kalah dengan penarik bank yang tiap bulan mengingatkan nasabah? Kita mengajak pada kebaikan, maka amil zakat harus proaktif menyapa, melaporkan, dan berterima kasih kepada muzaki. Sistem digital bisa membantu semua itu,” paparnya. Ia pun mengusulkan lahirnya satu aplikasi zakat nasional yang memungkinkan masyarakat memantau secara real-time penyaluran zakat. Dengan begitu, kepercayaan publik semakin meningkat dan zakat makin dirasakan manfaatnya oleh umat. “Satu aplikasi terpadu ini tentu bisa diinisiasi oleh BAZNAS. Real-time, transparan, dan menjadi model nasional,” tambahnya. Selain itu, Prof. Warsito menekankan agar zakat tidak hanya hadir di hilir saat muncul masalah sosial, tetapi juga di hulu untuk membangun moral dan mental bangsa. “Bisakah zakat hadir di hulu? Bagaimana zakat digunakan untuk pembangunan moral dan mental bangsa, membentuk jiwa pejuang, kerja keras, dan karakter unggul? Karena kadang masalah sosial muncul dari lemahnya moral dan mental,” jelasnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 319/HUM-BAZ/IX/2025 Selasa, 9 September 2025
BERITA10/09/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS serahkan bantuan untuk korban kebakaran
BAZNAS serahkan bantuan untuk korban kebakaran
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran atas nama Trisno Sutaryo, warga Dusun Sangkrek RT 046/RW 012, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap. Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu telah menghanguskan sebagian besar bangunan rumah milik Trisno Sutaryo, menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Menyikapi hal tersebut, Baznas bersama Kesra Kabupaten segera menindaklanjuti dengan menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap warga yang tertimpa musibah. Penyerahan bantuan dilaksanakan langsung di lokasi kejadian, dengan dihadiri perwakilan dari Baznas Kulon Progo, staf Kesra Kabupaten, pihak kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang sedang mengalami musibah. Semoga dapat sedikit meringankan beban dan membantu proses pemulihan pasca kebakaran," ujar perwakilan dari Baznas saat menyerahkan bantuan. Trisno Sutaryo mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama untuk lebih waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran rumah tinggal. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus mendorong sinergi antara berbagai pihak dalam penanganan bencana serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/09/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 308/HUM-BAZ/IX/2025 Selasa, 2 September 2025
BERITA03/09/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI dan BPS Kerja Sama Sinergi Data Penyaluran Tepat Sasaran
BAZNAS RI dan BPS Kerja Sama Sinergi Data Penyaluran Tepat Sasaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan data dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat basis data agar pendistribusian dan penghimpunan zakat lebih efektif, akurat, serta tepat sasaran. Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (29/8/2025). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menekankan, kerja sama dengan BPS sangat strategis, mengingat lembaga tersebut memiliki kompetensi mendalam di bidang statistik. Menurutnya, penguasaan BPS terhadap data akan sangat membantu BAZNAS dalam menjalankan amanah. “Ini manfaat besar bagi kita semuanya. Dan insyaallah juga menjadi bagian penting dari kita semuanya yang akan melakukan pendistribusian khususnya, maupun nanti pengumpulan berdasarkan pada data-data yang ada,” ujar Prof. Noor. Lebih lanjut, Prof. Noor menyoroti pentingnya data statistik untuk mencegah tumpang tindih pemberian bantuan. Dengan data yang detail dan terstruktur, BAZNAS dapat memastikan zakat sampai kepada mereka yang benar-benar berhak menerima. “Sehingga ke depan kita akan lebih efektif. Jangan sampai ada pemberian yang bertumpuk, termasuk yang diberikan oleh pemerintah. Sehingga dengan demikian, berdasarkan pada statistik misalnya saja tentang bagaimana orang miskin ada di mana, mereka didesil berapa, itu ada semuanya, by name, by trace,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, ia juga mencontohkan bagaimana data BPS mencatat fenomena sosial yang menarik, termasuk penurunan kemiskinan yang berjalan seiring dengan meningkatnya jumlah keluarga. Menurutnya, hal ini bisa jadi dipengaruhi oleh program BAZNAS seperti pernikahan massal. “Jangan-jangan orang yang meningkat ekonominya itu karena bantuan BAZNAS dinikahkan masal itu. Jadi ini korelasi, walaupun kemarin agak gurau, tetapi ini serius. Analisa statistik saya di situ,” ungkapnya. Prof. Noor juga tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada BPS atas terwujudnya kerja sama strategis ini. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada BPS yang telah menyediakan diri untuk melakukan MoU dengan BAZNAS Republik Indonesia. Ini adalah satu proses yang baik,” ujarnya. Sementara itu, Kepala BPS RI, Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan, kolaborasi dengan BAZNAS akan memperkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) yang dikelola BPS. Ia menegaskan, data BAZNAS yang mencakup sekitar 26 juta mustahik sangat relevan untuk dipadankan dengan DTSN. “Artinya BAZNAS menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemutahiran data tunggal sosial ekonomi nasional, kalau nanti mustahik yang 26 juta itu kemudian bisa kita padankan dengan data tunggal sosial ekonomi nasional, sehingga nanti kita bersama, bisa sama-sama tahu apakah memang orang itu betul-betul masuk kepada desil 1 atau desil 2 dari DTSN,” ujar Amalia. Amalia menambahkan, kerja sama ini juga sejalan dengan amanat Inpres Nomor 4 Tahun 2025. Melalui integrasi data, BAZNAS dan BPS akan saling mendukung dalam memutakhirkan DTSN secara digital dan berkelanjutan untuk memastikan keakuratan data sosial ekonomi. “Mekanismenya Bapak/Ibu nanti adalah, kami perlu menerima data dulu dari BAZNAS, karena nanti sesuai dengan Inpres nomor 4 tahun 2025, BPS memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pemutahiran dan pengelolaan data tunggal sosial ekonomi nasional. Ini sesuatu peran yang strategis, dan peran BAZNAS menjadi sangat kritikal dan penting,” tegasnya. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS RI pada kesempatan ini juga menganugerahkan BAZNAS Award 2025 kategori Lembaga Pendukung Ekosistem Zakat kepada BPS atas kontribusinya dalam mendukung pengelolaan zakat berbasis data. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 304/HUM-BAZ/VIII/2025 Jum'at, 29 Agustus 2025
BERITA01/09/2025 | Humas Baznas RI
Wamenlu RI Anis Matta Apresiasi Kinerja BAZNAS
Wamenlu RI Anis Matta Apresiasi Kinerja BAZNAS
Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam penghimpunan zakat yang semakin membaik. Terutama dalam menggerakkan hati masyarakat sehingga mempercayakan zakatnya dilakukan melalui BAZNAS RI. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri acara Rakornas BAZNAS RI di Jakarta, Kamis (28/08/2025). “Dari sisi output ada peningkatan yang luar biasa dalam kemampuan penggalangan zakatnya dan ini adalah indikator kerja yang sangat bagus. Kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS saat ini juga semakin baik dan meningkat, ini menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah hari ini kita saling memiliki rasa percaya yang bagus,” kata Anis. Anis juga mengaku bersyukur dan berterima kasih karena Indonesia memiliki BAZNAS sebagai lembaga yang mewakili pemerintah dalam membantu masyarakat miskin dan mereka yang berada di pelosok-pelosok pedesaan. BAZNAS selalu sigap dan menjadi yang terdepan untuk hadir membantu para korban bencana yang terjadi di Indonesia. Menurut Anis, apa yang dilakukan BAZNAS selama ini dalam membantu masyarakat di manapun berada telah mencuri perhatian, bahkan ke negara konflik seperti Palestina yang sejak 2023 hingga 2025 masih dibombardir oleh Israel, tidak luput mendapatkan perhatian BAZNAS. Masyarakat jadi tahu bahwa BAZNAS selalu hadir di tengah-tengah mereka dan siap membantu. “BAZNAS melakukan pendistribusian sebagian besar zakat dari masyarakat secara tepat sasaran, seperti yang kita lihat bersama-sama masalah Palestina juga BAZNAS terus menerus memberikan bantuan,” tutur Anis. Karenanya Anis mendorong masyarakat untuk mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS. Tidak hanya zakat, tetapi infak dan sedekah juga dapat disalurkan melalui BAZNAS. “Saya mendorong masyarakat untuk menyalurkan zakatnya, bantuannya sedekahnya melalui BAZNAS,” kata Anis. Anis Matta juga menjadi salah satu penerima penghargaan pada ajang BAZNAS Awards 2025 sebagai Menteri Pendukung Gerakan Zakat. Karenanya Anis menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS. “Saya juga berterima kasih kepada BAZNAS atas penghargaan ini walaupun saya merasa sebenarnya apa yang kita lakukan ini memang kewajiban kita semua,” tutup Anis. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 302/HUM-BAZ/VIII/2025 Jum'at, 29 Agustus 2025
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas RI
Komeng Ajak Masyarakat Salurkan Zakat Lewat BAZNAS saat Terima BAZNAS Awards 2025
Komeng Ajak Masyarakat Salurkan Zakat Lewat BAZNAS saat Terima BAZNAS Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar BAZNAS Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penguatan gerakan zakat di Indonesia, salah satunya adalah komedian senior Alfiansyah Bustami atau Komeng. Acara BAZNAS Awards 2025 ini menjadi rangkaian dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Acara tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI. Dalam kesempatan itu, Komeng mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS RI yang dinilainya memiliki banyak program nyata untuk membantu masyarakat. Ia juga menilai zakat yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya untuk mustahik tetapi juga bagi pembangunan bangsa. “Jangan lupa berzakat ya. Banyak program-program BAZNAS yang bermanfaat. Tadi saya baru mendengar ada satu pekerja di luar negeri itu satu sarjana. Wah itu top lah. Pokoknya zakat banyak membantu menyejahterakan dan menjadikan orang biasa menjadi orang,” ujar Komeng. Komeng menjadi salah satu dari sejumlah publik figur yang menerima penghargaan dalam BAZNAS Awards 2025. Selain Komeng, nama-nama lain seperti Harabdu Tohar alias Bedu hingga Ivan Gunawan juga turut mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut. BAZNAS Awards merupakan ajang tahunan yang digelar BAZNAS RI untuk memberikan penghargaan kepada individu, lembaga, pemerintah daerah, hingga mitra strategis yang dinilai berkontribusi besar dalam penguatan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Acara BAZNAS Awards 2025 tidak hanya memberikan apresiasi kepada artis yang peduli terhadap gerakan zakat, tetapi juga kepada pemerintah daerah, lembaga amil zakat, insan media, tokoh masyarakat, hingga mitra strategis yang selama ini mendukung program-program BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 301/HUM-BAZ/VIII/2025 Jum'at, 29 Agustus 2025
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS dan Pemda Kulon Progo Salurkan Bantuan RTLH, Aladin, dan Jamban
BAZNAS dan Pemda Kulon Progo Salurkan Bantuan RTLH, Aladin, dan Jamban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kulon Progo bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial kepada warga kurang mampu. Bantuan tersebut meliputi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan Atap, Lantai, dan Dinding (Aladin), serta program jambanisasi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di satu titik lokasi, yaitu di Padukuhan Boro, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, pada Kamis, 28 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo, Pemerintah Kapanewon Galur, pamong kalurahan, serta tokoh masyarakat setempat. Berikut ini adalah daftar penerima bantuan: Bantuan RTLH 1. Suparman, warga Boro I RT 2 RW 1, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur 2. Wagilah, warga Kalibuko RT 12 RW 4, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap 3. Ngadiran, warga Kalibuko RT 9 RW 3, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap 4. Yudi Prastiyo, warga Nglengkong RT 13 RW 4, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo Bantuan Aladin Nariman, warga Wonopeti RT 27 RW 13, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur Bantuan Jambanisasi Basro Atmojo, warga Pulo Pedukuhan III RT 12 RW 6, Kalurahan Brosot, Kapanewon Galur Bantuan Aladin dan Jamban Miskinem, warga Bonorejo RT 5 RW 3, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa seluruh bantuan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola secara akuntabel dan transparan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan taraf hunian warga kurang mampu di wilayah Kulon Progo. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BAZNAS dan lembaga lainnya guna mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendukung pencapaian target-target pembangunan daerah, khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan lingkungan. Melalui program ini, diharapkan para penerima manfaat dapat merasakan perubahan nyata dalam kehidupan mereka, serta semakin termotivasi untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi dan sosial.
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →