Berita Terkini
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS RI Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Mutu Berstandar Internasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menyempurnakan sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui penerapan Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 secara konsisten di seluruh unit BAZNAS di Indonesia.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga profesionalitas lembaga, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan BAZNAS RI.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Refreshment Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Konsultan ISO BAZNAS Ir. Boby IM Sibarani, Kepala Divisi Sistem dan Prosedur BAZNAS RI Resti Vurwarin, S.E., Ak., serta para kepala divisi dan kepala bagian dari seluruh unit kerja BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, penerapan standar ISO di seluruh unit kerja BAZNAS tidak hanya berfungsi untuk menjamin kualitas layanan, tetapi juga mendorong efisiensi dalam tata kelola organisasi. Dengan demikian, peningkatan mutu dapat berjalan beriringan dengan penguatan efektivitas dan efisiensi kerja.
"Kita harus bertumpu pada mutu dan pada kualitas. Karena saat ini orientasi masyarakat adalah pada kualitas layanan yang diberikan," ujar Sodik.
Sodik menilai, penerapan standar mutu juga perlu diperluas ke berbagai unit layanan dan program pemberdayaan BAZNAS. Menurutnya, setiap sektor memiliki standar yang harus dipenuhi untuk memastikan kualitas layanan yang optimal, baik di bidang kesehatan, pertanian, peternakan, maupun sektor lainnya.
Sodik menyampaikan, saat ini BAZNAS menerapkan ISO 9001:2015 sebagai kerangka utama sistem manajemen mutu. Namun, ke depan BAZNAS perlu mengembangkan penerapan standar mutu lainnya yang relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan program dan layanan di berbagai unit kerja, termasuk program-program pemberdayaan mustahik.
"Dengan mutu yang baik dan efisiensi yang semakin meningkat, Insyaallah para muzaki dan para donatur akan semakin percaya dan semakin puas terhadap kinerja yang kita (BAZNAS) lakukan," ujar Sodik.
Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menegaskan, BAZNAS sebagai lembaga utama pengelolaan zakat nasional terus berkomitmen melakukan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan guna menghadirkan layanan yang semakin profesional, akuntabel dan berkualitas.
"Perlu kita ingat kembali bahwa komitmen ini bukanlah hal baru. Ini merupakan kelanjutan yang secara konsisten kita lakukan sejak tahun 2010," ujar Zainut.
Zainut menyampaikan, selain penerapan standar internasional, yakni Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, BAZNAS turut menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 di seluruh lini kerja organisasi.
Lebih lanjut, Zainut mengatakan implementasi kedua standar tersebut diperkuat oleh berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011, hingga Keputusan Sestama BAZNAS RI Nomor 009 Tahun 2025 tentang Penetapan Pengendali Dokumen Sistem Manajemen ISO 9001 dan ISO 37001 pada unit kerja BAZNAS.
Ia menilai, sistem manajemen mutu ISO menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh proses kerja organisasi berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
"Tujuannya tidak lain untuk memastikan bahwa produk atau layanan zakat, infak, dan sedekah serta dana sosial keagamaan lain yang diamanahkan kepada BAZNAS mampu memenuhi persyaratan mutu muzaki dan mustahik serta patuh pada regulasi yang menjadi acuan kita bersama," jelas Zainut.
Zainut berharap, kegiatan penyegaran sistem manajemen mutu dapat menjadi momentum bagi seluruh insan BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat budaya kerja yang profesional.
Sementara itu, Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., mengatakan, penerapan ISO menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola organisasi agar tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Alhamdulillah memang kita tiap tahun selalu mendapat sertifikasi ISO. Namun tujuan kami bukan sekadar memperoleh sertifikat, melainkan memperbaiki tata kelola dan juga mendorong berbagai perbaikan di tiap lini kerja sehingga BAZNAS semakin profesional dan semakin dipercaya oleh umat," ujar Ahmad Hambali.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 308/HUM-BAZ/VI/2026
Selasa, 9 Juni 2026
09/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan Bank Indonesia Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama Bank Indonesia (BI), mengajak para kreator konten untuk ikut memperkuat literasi zakat.
Hal itu mengemuka dalam Training of Trainer (ToT) Kreator Konten (Content Creator) sebagai rangkaian kegiatan Festival Syariah (FESYar) Regional Sumatra di Hotel Santika, Palembang, Sumsel, Kamis (4/6/2026). ESyar Sumatera 2026 yang berlangsung hingga Sabtu (6/6/2026), mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang digelar Bank Indonesia. Mengajak serta para kreator konten, tentu akan sangat efektif memperkuat literasi zakat sebagai bagian dari kekuatan keuangan sosial Islam yang menggerakkan ekonomi umat,” ujar Kepala Biro Komunikasi Publik (BKPU) BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Selain ToT Kreator Konten, Bank Indonesia juga menyelenggarakan ToT Dai dan Daiyah, serta ToT Sertifikasi Nazhir Wakaf, dengan total 150 peserta dari berbagai daerah di Sumatra.
Menurut Yudhiarma, kegiatan ini merefleksikan semangat untuk mengubah aktivitas digital sehari-hari menjadi gerakan edukasi dan literasi ekonomi syariah yang mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Kabag Humas yang juga Pemred Kantor Digital, Yudhiarma MK, menjadi pemateri ToT Kreator Konten, bersama Koordinator Komunikasi Lembaga (Corcom) Rayhanul Iman (Roy). Yudhiarma menyampaikan materi tentang "Zakat News Network (ZNN): Strategi Publikasi Media Konvergensi", di mana BAZNAS RI memanfaatkan berbagai kanal media untuk publikasi dan dakwah zakat. Yakni, dari media konvensional sampai digital, dari media daring sampai media sosial yang dalam lima tahun (2021-2025) mengalami kemajuan signifikan dengan jangkauan (reach) dari ribuan menjadi jutaan.
Sebagai contoh, Ndari menjelaskan, Kantor Digital yang kini memiliki 420 website dengan enam juta pembaca, reach Youtube yang naik dari 1.198.983 pada 2021 menjadi 24.637.108 tahun 2025, X (Twitter) 309.628 (2021) menjadi 1.804.224 (2025) dan sebagainya.
Selain memberikan materi secara teori, Yudhiarma mengajak peserta memanfaatkan AI dengan tools Gemini, Deepseek, ChatGPT, untuk membuat berita dan artikel lainnya.
“Saat ini dengan AI atau Artificial Intelijen bisa lebih mudah. Terutama dalam membuat konten-konten baik itu bagi kreator konten maupun wartawan,” ujar Yudhiarma saat menyampaikan materi, Kamis (4/6/2025).
Meski demikian, ia mengingatkan Kode Etika Jurnalistik (KEJ) dan Peraturan Dewan Pers. Sebab, imbuh dia, secanggih apapun, AI adalah robot.
Yudhiarma menjelaskan, kini media massa juga menggunakan AI. Karena banyak perusahaan media membuat aturan sendiri tentang penggunaan AI dan mengingat ada kebutuhan untuk mengatur penggunaan AI pada industri media, maka Dewan Pers berinisiatif membentuk dan menyusun pedoman. Pedoman ini tertuang dalam Peraturan Dewan Pers No. 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Karya Jurnalistik.
Sebagai informasi, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemprov Sumsel, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumsel, kementerian/lembaga terkait, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai mitra strategis lainnya, menyelenggarakan berbagai side event edukatif dan kompetitif sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.
Pada kegiatan ToT Kreator Konten, peserta dibekali berbagai materi mengenai ekonomi dan keuangan syariah, pengelolaan zakat dan wakaf, keuangan komersial syariah, hingga teknik produksi konten digital yang kreatif dan berdampak.
ToT ini mengusung tema “From Scroll to Impact: Mengubah Konten Digital Menjadi Gerakan Ekonomi Syariah”, yang merefleksikan semangat untuk mengubah aktivitas digital sehari-hari menjadi gerakan edukasi dan literasi ekonomi syariah yang mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Sementara itu, ToT Dai dan Daiyah diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas para pendakwah dalam menyampaikan materi ekonomi dan keuangan syariah secara komprehensif, sehingga dapat menjadi agen perubahan yang mendorong pengembangan ekonomi umat melalui pendekatan dakwah yang relevan dan aplikatif.
Pada saat yang bersamaan, Bank Indonesia juga menyelenggarakan Sertifikasi Nazhir Wakaf sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengelola wakaf dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan.
Berbagai kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, yang berasal dari regulator, praktisi, akademisi, lembaga zakat dan wakaf, serta kreator konten nasional, sehingga diharapkan mampu memperkaya wawasan dan meningkatkan kapasitas para peserta.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 306/HUM-BAZ/VI/2026
Minggu, 7 Juni 2026
08/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan paket daging kurban kepada sekitar 2.500 jiwa pengungsi Palestina yang berada di Kairo, Mesir.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program distribusi daging kurban ini adalah bentuk kepedulian nyata dari masyarakat Indonesia dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi Palestina yang berada di Mesir.
"Program distribusi daging kurban ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi Palestina di Mesir," jelas Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, melalui program internasional ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pemanfaatan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban bagi masyarakat yang membutuhkan hingga ke berbagai belahan dunia.
Aksi kemanusiaan global ini diharapkan dapat meringankan beban penderitaan warga Palestina sekaligus mempererat tali persaudaraan antarnegara Islam.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya membawa berkah bagi para pengungsi Palestina, tetapi juga menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi para pekurban di tanah air," ujar Sodik Mudjahid.
Sebelumnya, penyaluran paket daging kurban tersebut dilaksanakan langsung di Aula Ridwan, Masjid As-Salam, Ahmed El-Zomor, Nasr City, Kairo, pada Senin (1/6/2026). Turut menghadiri proses penyaluran bantuan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso mengapresiasi bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia bagi para pengungsi Gaza.
Kuncoro Giri Waseso mendoakan agar penyaluran hewan kurban tersebut berjalan lancar serta mampu mendatangkan kemaslahatan yang luas bagi warga yang membutuhkan.
"Kami berharap hewan-hewan kurban ini diterima dari kami, dan kami berdoa kepada Allah semoga hal ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pengungsi asal Gaza yang berada di Mesir sejak Desember 2023, Asyraf Muhammad, memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI pada momentum Iduladha kali ini.
"Kami berterima kasih kepada lembaga BAZNAS atas usahanya yang luar biasa dalam mendukung saudara-saudara kami warga Palestina di sini, di Republik Arab Mesir, dalam menyalurkan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha yang penuh berkah," ujar Asyraf Muhammad.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 305/HUM-BAZ/VI/2026
Sabtu, 6 Juni 2026
08/06/2026 | Humas BAZNAS RI
Agenda Pimpinan

Basic Training Juleha
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Agus Nuryanto, SM (Wakil ketua III) menghadiri pembukaan kegiatan Basic Training singkat juru sembelih halal (Juleha) bagi pelaku usaha pemotongan unggas di kabupaten kulon progo, kegiatan terselenggara atas kerjasama Baznas Kulon Progo dan Bimas Islam Kemenag Kulon Progo. Kegiatan di laksanakan di gedung PLHUT Kemenang Kulon Progo, dengan peserta sebanyak 50 orang.
28-05-2024 | Edi Kurniawan, M.M.

Penyaluran Bantuan Fasilitasi KWT
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I (Wakil ketua II) di dampingi pelaksana Isrodin Musthofa, S.Tr.SI dan Ghufron Fauzi SE, menghadiri kegiatan Penyaluran Bantuan Fasilitasi Paket Tenda Meja & Kursi Pasar Tani Tahun 2024 kepada 9 Kelompok Wanita Tani Kulon Progo. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Kulon Progo.
22-05-2024 | Edi Kurniawan, M.M.

Safari Jumat di Kapanewon Kalibawang
Jumat 17 Mei 2024, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.P.Mat (ketua), di dampingi pelaksana Junjung Prabawa, S.Ak dan Edi Kurniawan, S.Th.I, M.M. menghadiri kegiatan safari jumat tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemkab kabupaten Kulon progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Furqon Kauman Banjararum, Kalibawang. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pentasyarufan bantuan untuk pedagang/dhuafa sekitar masjid dan bantuan untuk pembangunan/renovasi masjid.
17-05-2024 | Edi Kurniawan, M.M.
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kulon Progo salurkan Fidyah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali menyalurkan fidyah yang dititipkan oleh para muzaki kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik). Penyaluran ini merupakan bentuk amanah dari para muzaki yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa dan menggantinya dengan fidyah sesuai ketentuan syariat.
Kegiatan penyaluran fidyah dilaksanakan pada hari Jumat 17 April 2026 dengan menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti kaum dhuafa, lansia, serta warga dengan kondisi ekonomi terbatas di wilayah kapanewon Wates dan Pengasih. Bantuan fidyah disalurkan dalam bentuk paket makanan siap konsumsi sebanyak 51 Paket dan 510 Kg beras, sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh para penerima.
Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa penyaluran fidyah ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan setiap titipan muzaki tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. “Kami berupaya menjaga kepercayaan para muzaki dengan menyalurkan fidyah kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan, sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi mereka,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk pemenuhan kewajiban ibadah, penyaluran fidyah ini juga diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. BAZNAS Kulon Progo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun fidyah melalui lembaga resmi agar distribusinya lebih terarah dan berdampak luas.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kulon Progo.
MARI salurkan Zakat Infak dan sedekah Bapak/Ibu/Sdr/i melalui BAZNAS Kulon Progo untuk membantu masyarakat kulon progo yang membutuhkan. Membayar ZIS mudah klik saja linknya;
Zakat : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah
17/04/2026 | Edi Kurniawan, M.M.

Penyerahan bantuan Tranportasi berobat
BAZNAS Kulon Progo pada hari Rabu, tanggal 8 April 2026, telah menyalurkan bantuan
1. Bantuan Transportasi Pengobatan
a. Kasiran, Kuwirun, Kulwaru, Wates, Kulon Progo, Rp. 500.000
b. Haryanti, Sentolo Lor, Sentolo, Sentolo, Kulon Progo, Rp. 750.000
c. Agus Sihono, Gedangan, Sentolo, Sentolo, Kulon Progo, Rp. 750.000
d. Siswo Sumarto Sahuri, Sungapan Lor, Tirtorahayu, Galur, Kulon Progo, Rp. 500.000
e. Suwarno, Suren, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Rp. 500.000
f. Napsiyah, Blubuk, Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo, Rp. 750.000
g. Ayem Prihatin, Krembangan, Krembangan, Panjatan, Kulon Progo, Rp. 500.000
h. Mulyani, Kutan I, Brosot, Galur, Kulon Progo, Rp. 500.000
2. Bantuan Pengembangan Masjid / Mushola
a. Mushola Al Hidayah, Jambon, Donomulyo, Nanggulan, Kulon Progo Rp. 2.000.000
Dengan adanya bantuan ini, semoga bermanfaat bagi para penerima manfaat.
MARI salurkan Zakat Infak dan sedekah Bapak/Ibu/Sdr/i melalui BAZNAS Kulon Progo untuk membantu masyarakat kulon progo yang membutuhkan. Membayar ZIS mudah klik saja linknya;
Zakat : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah
08/04/2026 | Edi Kurniawan, M.M.

BAZNAS KULON PROGO SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN DAN JAMBANISASI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pendidikan dan sanitasi. Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 7 April 2026.
Bertempat di MTs Negeri 4 Kulon Progo, BAZNAS Kulon Progo menyalurkan bantuan pendidikan kepada 46 siswa dari keluarga kurang mampu dengan total penyaluran mencapai Rp.34.500.000. Bantuan ini merupakan bagian dari program Kulon Progo Cerdas, yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, didampingi oleh amil pelaksana. Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan para siswa serta memotivasi mereka untuk terus berprestasi.
Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kulon Progo. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan pendidikan siswa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sekolah.
Selain di bidang pendidikan, pada hari yang sama BAZNAS Kulon Progo juga menyalurkan bantuan jambanisasi kepada 2 (dua) warga di wilayah Karanganyar, RT 22 / RW 11, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp. 2.500.000 untuk mendukung pemenuhan sanitasi yang layak dan sehat.
Program jambanisasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat, sekaligus mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
Melalui berbagai program, termasuk Kulon Progo Cerdas dan bantuan sanitasi, BAZNAS Kulon Progo terus berupaya hadir sebagai solusi bagi masyarakat, serta mendorong terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
MARI salurkan Zakat Infak dan sedekah Bapak/Ibu/Sdr/i melalui BAZNAS Kulon Progo untuk membantu masyarakat kulon progo yang membutuhkan. Membayar ZIS mudah klik saja linknya;
Zakat : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah
07/04/2026 | Edi Kurniawan, M.M.
BAZNAS TV
Bedah Rumah RTLH
Penulis: Humas BaznasKP
Bantuan ALADIN
Penulis: Humas BaznasKP






