WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kulon Progo kegiatan MTQ Pelajar SD
BAZNAS Kulon Progo kegiatan MTQ Pelajar SD
Dalam rangka mendukung pembinaan generasi Qur'ani sekaligus memastikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar Sekolah Dasar berjalan dengan baik, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo hadir kegiatan MTQ Pelajar SD di sejumlah kapanewon pada tanggal 20–22 Juli 2026. Ketua BAZNAS Kulon Progo H.Alfanuha Yushida, M.Pmat menyampaikan bahwa penugasan dibagi berdasarkan tanggal dan lokasi kegiatan, berhubung ada beberapa lokasi pelaksanaannya bersamaan. Senin, 20 Juli 2026 Sugiyanta, S.Pd.I, di SD Negeri 1 Sremo, Kapanewon Kokap. Selasa, 21 Juli 2026 1. Dra. Hj. Widiastuti didampingi Junjung Prabawa, S.Ak di SD Negeri Graulan, Kapanewon Wates 2. Sugiyanta, S.Pd.I didampingi Ghufron Fauzi, S.E. di SD Negeri 1 Nanggulan Kapanewon Nanggulan 3. Agus Nuryanto, S.M didampingi Isrodin Musthofa, S.Tr.S.I. di SD Negeri Lebeng, Kapanewon Sentolo 4. H. Alfanuha Yushida, M.Pmat di SD Negeri 1 Pandowan, Kapanewon Galur. Rabu, 22 Juli 2026 1. H. Alfanuha Yushida, M.Pmat di Gedung KPN Mantep Panjatan Kapanewon Panjatan. 2. Jumanto, SH di Aula Eks UPTD Kapanewon Lendah, Kompleks SD Negeri Jatirejo, Kapanewon Lendah 3. Agus Nuryanto, S.M di SD Negeri Kalisari, Kapanewon Temon.
23/07/2026 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Goes To School Hadir di SMK Ma’arif 3 Wates, Edukasi ZIS dan Kebencanaan bagi 120 Peserta
BAZNAS Goes To School Hadir di SMK Ma’arif 3 Wates, Edukasi ZIS dan Kebencanaan bagi 120 Peserta
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo melalui Program BAZNAS Goes To School kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Edukasi Kebencanaan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana. Kegiatan yang berlangsung di SMK Ma’arif 3 Wates pada tanggal 14 Juli 2026 ini difasilitasi oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kulon Progo, yaitu Ahmad Bahrudin dan Arief Trianto H. Para peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya ZIS sebagai bentuk kepedulian sosial, serta edukasi kebencanaan yang meliputi pengenalan berbagai jenis bencana, teknik penyelamatan diri, prosedur evakuasi, hingga praktik pemadaman api menggunakan APAR dan kain basah. Sebanyak 120 peserta, yang terdiri dari siswa, guru, dan karyawan SMK Ma’arif 3 Wates, mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Tingginya partisipasi peserta membuat proses penyampaian materi berlangsung interaktif dan mudah dipahami, sehingga keterampilan dasar yang diberikan dapat dipraktikkan dengan baik. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo yang juga membidangi dan kordinator BTB, Sugiyanta, S.Pd.I., menyampaikan bahwa Program BAZNAS Goes To School merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam membangun generasi yang peduli sesama sekaligus tangguh menghadapi bencana. "Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mengenalkan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai sarana menumbuhkan kepedulian sosial, tetapi juga membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dasar kebencanaan. Harapannya, para siswa memiliki kesadaran untuk saling membantu serta mampu bertindak tepat ketika menghadapi situasi darurat," ujar Sugiyanta. BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berharap kegiatan serupa dapat terus menjangkau lebih banyak satuan pendidikan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang peduli, aman, dan tangguh terhadap berbagai potensi bencana.
14/07/2026 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS RI dan POROZ Pererat Kolaborasi Sejahterakan Umat
BAZNAS RI dan POROZ Pererat Kolaborasi Sejahterakan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mempererat kolaborasi dengan Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah guna mencapai kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program strategis bersama. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS RI dan POROZ yang dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (6/7/2026). Hadir dalam audiensi tersebut Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia yang sangat besar hingga kini baru terealisasi sekitar delapan persen. Hal itu menjadi tugas bersama untuk mengoptimalkan dan memobilisasi potensi ZIS. Menurutnya, semakin banyak dana umat yang bisa dihimpun, semakin banyak pula mustahik yang dapat disantuni dan diberdayakan. "Pentingnya kerja sama ini. Kami di BAZNAS memiliki 13 program unggulan yang perlu kita selaraskan wilayah maupun eksekusinya dengan program lembaga-lembaga di bawah POROZ, terutama untuk wilayah yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem," katanya. Sodik menyampaikan, tujuan BAZNAS dan POROZ ini untuk terus kolaborasi dan melangkah bersama. Penguatan kolaborasi tersebut harus diawali dengan kesamaan visi dalam memahami delapan Astra Strata BAZNAS 2026–2031 sebagai arah pengembangan pengelolaan zakat nasional. "Mulai dari peningkatan ekosistem manajemen BAZNAS, peningkatan sistem digitalisasi, peningkatan kompetensi amil (SDM), peningkatan koordinasi dan perluasan jaringan BAZNAS hingga UPZ desa, peningkatan sinergi lintas pemangku kepentingan, peningkatan literasi, hingga peningkatan mobilisasi penghimpunan serta pendistribusian ZIS yang adil," jelasnya. Lebih lanjut, ia mengingatkan, untuk seluruh lembaga pengelola zakat harus tetap solid dan memperkuat kolaborasi agar zakat mampu memberikan dampak yang lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Selain memperkuat sinergi program, Sodik menegaskan, BAZNAS juga terus mendorong penguatan regulasi pengelolaan zakat bersama berbagai pemangku kepentingan agar pemanfaatan dana umat dapat semakin optimal. "Dana umat memiliki potensi yang luar biasa besar untuk kemaslahatan nasional. Dana umat berfungsi strategis untuk membangun dan menjaga kesatuan bangsa Indonesia. Masih banyak ruang pemanfaatan dana umat yang belum optimal karena keterbatasan regulasi saat ini," ujarnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., mengatakan dalam mengonsolidasikan komitmen umat dalam mendorong kontribusi zakat yang berdampak nyata (impactful) bagi mustahik memang memiliki tantangan besar. "Setidaknya ada empat pilar isu strategis yang harus kita selesaikan bersama, Konsolidasi, Kolaborasi dan Integrasi, serta penguatan regulasi," jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ), KH. Dr. Moch. Bukhori Muslim, Lc., M.A., menyambut baik komitmen BAZNAS RI dalam memperkuat ruang kolaborasi dan koordinasi dengan POROZ. Ia menegaskan kesiapan POROZ untuk mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan bersama BAZNAS demi memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Selain penyelarasan program unggulan, Bukhori menilai terdapat tiga isu penting yang juga perlu menjadi fokus sinergi Bersama, yakni peningkatan kesejahteraan amil, sinkronisasi data mustahik, serta penguatan strategi penghimpunan zakat. "Kami memohon arahan, bimbingan, dan ruang kolaborasi antara BAZNAS dengan POROZ," ucapnya. Turut hadir Direktur Utama PP Lazismu, Ibnu Tsani, M.Sos., Direktur NU-Care LazisNU, Riri Kharirroh, M.A., Direktur LAZNAS Dewan Dakwah, Mohammad Idris Yusuf, S.Kom.I., dan Direktur Utama LAZ Persis, Angga Nugraha, S.Kom.I., Direktur Utama Baitul Maal Hidayatullah, Supendi, M.M. Pada kesempatan tersebut hadir juga Direktur Laznas Wahdah Inspirasi Zakat, Syarifuddin, Direktur Laznas Al-Irsyad Al-Islamiyah, Hidayat, S.Sos., Direktur LAZIS PUI, Irwan Umbara, Direktur Eksekutif LAZISKU KBBII, As'ad Nugroho, Direktur Al ZIS Al Washliyah, Muhammad Affan,Direktur Utama LAZNAS IKADI, H. Eddy Susianto, Ak., C.A., serta Direktur Lazia, Dr. Ahmad Afif M.El., CWC. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 261/HUM-BAZ/VII/2026 Senin, 6 Juli 2026
07/07/2026 | Humas BAZNAS RI

Agenda Pimpinan

RAKORDA BAZNAS Se DIY
RAKORDA BAZNAS Se DIY
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan pada Selasa, 23 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Albasta Resto Asram Edupark, Jalan Puspita Baru, Jomblang, Mlati, Sleman. Rakorda BAZNAS se-DIY menjadi wadah koordinasi dan komunikasi antar BAZNAS kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan program, meningkatkan kualitas tata kelola lembaga, serta menyelaraskan langkah strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan H. Alfanuha Yushida, M.P.Mat (Ketua), H. Jumanto, SH (Wakil Ketua I), Sugiyanta, S.Pd.I (Wakil Ketua II), H. Agus Nuryanto, S.M (Wakil Ketua III), Dra. Hj. RR. Widiastuti (Wakil Ketua IV) serta didampingi oleh pelaksana Ira Rahmawati, S.Pd.I dan Ghufron Fauzi, S.E.

24-06-2026 | Edi Kurniawan, M.M.

Penyerahan Naskah Kerjasama
Penyerahan Naskah Kerjasama
INFORMASI KEGIATAN Hari : Kamis Tanggal : 7 Mei 2026 Waktu : Pukul 09.00 WIB Acara : Penyerahan Naskah Kerjasama Pemkab KP dan BAZNAS KP Tempat : Ruang Rapat Kalibiru Komplek Pemda KP Hadir: H. Alfanuha Yushida, M.PMat (Ketua) Sugiyanta, S.Pd.I (Waka II) Dra. Hj. Widiastuti (Waka IV) Alex Kurniawan (Pelaksana Bid I)

07-05-2026 | Edi Kurniawan, M.M.

Basic Training Juleha
Basic Training Juleha
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Agus Nuryanto, SM (Wakil ketua III) menghadiri pembukaan kegiatan Basic Training singkat juru sembelih halal (Juleha) bagi pelaku usaha pemotongan unggas di kabupaten kulon progo, kegiatan terselenggara atas kerjasama Baznas Kulon Progo dan Bimas Islam Kemenag Kulon Progo. Kegiatan di laksanakan di gedung PLHUT Kemenang Kulon Progo, dengan peserta sebanyak 50 orang.

28-05-2024 | Edi Kurniawan, M.M.

Berita Pendistribusian

Penyaluran Bantuan Darurat Bencana kebakaran
Penyaluran Bantuan Darurat Bencana kebakaran
Penyaluran Bantuan Darurat Bencana kebakaran di Tuksono Sentolo dan Kroco Sendangsari Pengasih (15 Juli 2026)
16/07/2026 | Humas BAZNAS KP
30.000 Liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
30.000 Liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan droping air bersih ini dilaksanakan sebanyak 6 kali selama periode 4–11 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, BPBD Kulon Progo bertindak sebagai pelaksana teknis di lapangan, sementara BAZNAS Kulon Progo memberikan dukungan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Adapun lokasi penyaluran bantuan meliputi Padukuhan Sonyo, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo dan Padukuhan Clapar, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap. Selama enam kali pelaksanaan, total air bersih yang didistribusikan mencapai 30.000 liter. Bantuan tersebut telah memberikan manfaat bagi 104 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau dan terbatasnya sumber air di wilayah terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.Pmat menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial BAZNAS dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat kekeringan. “Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan dan memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari. Sinergi antara BAZNAS dan BPBD Kulon Progo menjadi bentuk kolaborasi yang penting dalam penanganan bencana di daerah,” ujarnya. BAZNAS Kulon Progo juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kulon Progo yang telah mendukung pelaksanaan teknis droping air bersih sehingga distribusi bantuan dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kulon Progo berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga yang membutuhkan. Membayar ZIS mudah klik linknya; Zakat : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarzakat Sedekah : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah
14/07/2026 | Humas BAZNAS KP
Bingkisan untuk anak Yatim
Bingkisan untuk anak Yatim
BAZNAS Kulon Progo turut berpartisipasi dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo di Gedung PLHUT Kulon Progo, Kamis (25/6/2026). Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia tersebut, BAZNAS Kulon Progo menyalurkan santunan berupa paket bingkisan dan bantuan uang tunai kepada anak yatim. Program ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam menghadirkan kebahagiaan serta dukungan bagi mereka yang membutuhkan. Hadir dalam kegiatan tersebut ketua BAZNAS Kulon Progo H.Alfanuha Yushida, M.Pmat didampingi pelaksana Ira Rahmawati, S.Pd.I. Melalui momentum Lebaran Yatim dan Disabilitas ini, BAZNAS Kulon Progo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat semangat berbagi, dan bersama-sama menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi anak yatim serta penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
25/06/2026 | Humas BAZNAS KP

Artikel Terbaru

Keutamaan Shalat Dhuha: Pembuka Rezeki, Penghapus Dosa, dan Jalan Menuju Surga
Keutamaan Shalat Dhuha: Pembuka Rezeki, Penghapus Dosa, dan Jalan Menuju Surga
Shalat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Selain menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon rezeki kepada Allah Swt., shalat dhuha juga menjadi bukti rasa syukur atas nikmat yang diberikan setiap pagi. Dalam hadis qudsi, Allah Swt. berfirman bahwa siapa yang menjaga shalat dhuha empat rakaat pada pagi hari, maka Allah akan mencukupi seluruh kebutuhannya hingga sore hari. Janji ini menunjukkan bahwa shalat dhuha adalah amalan yang mendatangkan keberkahan dan menjadi sebab datangnya pertolongan Allah. Tidak hanya itu, shalat dhuha juga berfungsi sebagai penyempurna kekurangan dalam shalat wajib. Pada hari kiamat, shalat merupakan amal pertama yang dihisab. Apabila terdapat kekurangan dalam shalat fardu, maka Allah akan menyempurnakannya dengan amalan shalat sunnah, termasuk shalat dhuha. Rasulullah Saw. juga menjelaskan bahwa orang yang menjaga ibadah pagi dengan berdzikir hingga matahari terbit kemudian melaksanakan shalat dhuha akan memperoleh perlindungan dari siksa api neraka. Bahkan dalam hadis lainnya disebutkan, orang yang istiqamah melaksanakan shalat dhuha sebanyak dua belas rakaat akan dibangunkan sebuah istana di surga. Berikut beberapa keutamaan shalat dhuha yang disebutkan dalam hadis-hadis Rasulullah Saw.: 1. Membuka pintu rezeki dan mendatangkan keberkahan hidup. 2. Menghapus dosa-dosa bagi orang yang istiqamah mengerjakannya. 3. Menyempurnakan kekurangan dalam shalat wajib. 4. Menjadi sedekah bagi seluruh persendian tubuh setiap pagi. 5. Mendapat perlindungan dari siksa neraka. 6. Dibangunkan istana di surga bagi yang melaksanakannya secara rutin. 7. Dicatat sebagai golongan awwaabin, yaitu orang-orang yang senantiasa kembali dan taat kepada Allah. 8. Tidak termasuk orang-orang yang lalai dalam mengingat Allah. Setelah menunaikan shalat dhuha, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa kepada Allah agar diberikan kemudahan, keberkahan rezeki, serta kelapangan dalam setiap urusan. Namun, ikhtiar tidak berhenti pada doa saja. Rezeki juga dapat dijemput melalui amal saleh lainnya, salah satunya adalah bersedekah. Allah Swt. menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi hamba-Nya yang gemar menginfakkan hartanya di jalan kebaikan. Mari jadikan shalat dhuha sebagai kebiasaan harian sekaligus melengkapi ikhtiar dengan memperbanyak sedekah. Sedekah Mudah di BAZNAS Kulon Progo : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah diolah dari berbagai sumber
10/07/2026 | Edi Kurniawan, M.M.
MUHARRAM: Momentum Berbagi dan Menguatkan Kepedulian Sosial
MUHARRAM: Momentum Berbagi dan Menguatkan Kepedulian Sosial
Dalam ajaran Islam, memuliakan dan menyantuni anak yatim merupakan salah satu amal yang memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW memberikan kabar gembira bagi setiap muslim yang merawat, menjaga, dan memenuhi kebutuhan anak yatim dengan penuh kasih sayang. Semangat inilah yang menjadi inspirasi berbagai program sosial yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk meningkatkan kesejahteraan anak yatim sekaligus membantu keluarga yang membutuhkan. Bulan Muharram menjadi waktu yang istimewa untuk memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial. Santunan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan finansial, tetapi juga perhatian, kasih sayang, dan pengalaman yang mampu menumbuhkan kebahagiaan serta rasa percaya diri anak-anak yatim. Kegiatan seperti pemberian perlengkapan sekolah, belanja bersama, santunan pendidikan, hingga hiburan edukatif menjadi wujud nyata hadirnya kebersamaan dan harapan bagi masa depan mereka. Peringatan Lebaran Anak Yatim yang berlangsung setiap Muharram sejatinya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar agenda tahunan. Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa masih banyak anak yatim yang membutuhkan dukungan, perlindungan, dan kasih sayang. Ketika semangat gotong royong tumbuh melalui aksi berbagi, maka akan tercipta lingkungan sosial yang lebih peduli, harmonis, serta membawa keberkahan bagi semua pihak. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga, peran para muzakki, donatur, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan program pemberdayaan anak yatim. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, transparan, dan profesional dapat disalurkan kepada penerima manfaat secara tepat sasaran. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang mampu mendukung pendidikan, kesehatan, dan kemandirian anak yatim dalam jangka panjang. Melalui semangat Muharram, mari bersama-sama menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak yatim. Setiap kepedulian yang diberikan hari ini merupakan langkah nyata untuk membangun generasi yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya, sekaligus menjadi amal saleh yang membawa keberkahan bagi kehidupan di dunia dan akhirat. (diolah dari berbagai sumber) MARI salurkan Zakat Infak dan sedekah Bapak/Ibu/Sdr/i melalui BAZNAS Kulon Progo untuk membantu masyarakat Kulon Progo yang membutuhkan. Membayar ZIS mudah cukup klik linknya; Zakat : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarzakat Sedekah : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah
18/06/2026 | Edi Kurniawan, M.M.
TIPS MEMILIH DOMBA KURBAN SESUAI SYARIAT ISLAM
TIPS MEMILIH DOMBA KURBAN SESUAI SYARIAT ISLAM
Memilih domba kurban bukan sekadar urusan teknis, tapi bagian penting dari ibadah kepada Allah SWT. Agar kurban sah dan bernilai ibadah, ada beberapa syarat yang wajib diperhatikan. Berikut 5 tips cara memilih hewan kurban yang baik: 1. Pastikan Hewan Ternak Umat muslim diperintahkan untuk mengkurbankan hewan ternak. Hewan ternak yang diperbolehkan adalah unta, kambing, domba, sapi, kerbau. Tentunya semua hewan ini sudah memenuhi ketentuan sebagai hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan. 2. Umur Hewan Kurban Umur hewan yang dikurbankan penting karena hewan kurban memiliki umur yang disyaratkan berbeda-beda. Jika Anda ingin berkurban kambing atau domba, umur yang disyaratkan memenuhi kriteria kurban adalah yang minimal berumur 1 tahun. Kemudian, jika Anda ingin berkurban sapi atau kerbau, maka umur yang masuk kriteria kurban adalah 2 tahun. Cara mudah untuk mengetahui usia hewan kurban adalah melalui catatan kelahiran ternak yang dimiliki oleh pemilik. Selain itu, Anda juga dapat melakukan metode cek gigi hewan yakni jika gigi susu hewan tersebut telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), hal tersebut menandakan ternak (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau sekitar 22 bulan. 3. Hewan Kurban Tidak Cacat Hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung, bulu kusam dan berdiri, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas. Hewan ternak yang Anda pilih haruslah hewan ternak yang sehat cuping hidungnya basah, tetapi bukan karena flu. Selain itu lihat juga bulunya yang harus bersih dan mengkilap. Cek juga pernafasan dan juga detak jantungnya. Lebih baik lagi jika Anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut. Anda juga harus tahu hewan kurban menjadi tidak sah jika hewan tersebut mengalami buta sebelah atau jelas sekali kebutaanya. Jika tidak sah, maka hewan tersebut memiliki status sebagai daging biasa bukan menjadi kurban. 4. Hewan Kurban Tidak Kurus Kondisi fisik dari hewan kurban juga perlu diperhatikan, dan pastikan calon hewan kurban memiliki nafsu makan yang baik, lincah, mata bersinar, dan bulu tidak kusam. Karena dengan nafsu makan yang baik dan lincah, otomatis kondisi hewan akan terlihat gemuk dan tidak seperti hewan yang memiliki penyakit. 5. Pemilihan Lokasi Pembelian Hewan Kurban Pemilihan tempat Anda membeli hewan kurban, menjadi hal yang juga tak kalah penting. Yang wajib diperhatikan adalah jangan membeli hewan kurban yang di ternak di tempat pembuangan sampah. Hewan yang dijual di lokasi seperti ini, berpotensi hewan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh yang nanti akan mengonsumsinya. Pilihlah hewan kurban yang diternak di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, karena berpengaruh pada tingkat stres yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya. Salah satu solusinya adalah membeli di Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di berbagai daerah. Balai Ternak BAZNAS menerapkan standar operasional prosedur ketat di 16 Balai Ternak BAZNAS seluruh Indonesia guna menghasilkan hewan ternak berkualitas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah recording atau pencatatan ternak secara berkala. Selain itu, Balai Ternak BAZNAS juga terus melakukan berbagai langkah untuk menghasilkan kualitas ternak terbaik, salah satunya dengan penimbangan bobot ternak, pencukuran bulu domba, rutin memandikan ternak, pemberian vitamin, pemberian pakan berkualitas, dan pendampingan jika ada kondisi ternak yang bermasalah. Anda bisa menunaikan kurban online melalui BAZNAS, MARI BERKURBAN BERSAMA BAZNAS KULON PROGO https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarkurban Jadikan kurban Anda tahun ini lebih bermakna dengan membantu sesama dan memberdayakan peternak lokal di Kulon Progo. Sumber : https://baznas.go.id/artikel/baca/5-Tips-Cara-Memilih-Hewan-Kurban-yang-Baik/117
30/04/2026 | Edi Kurniawan, M.M.

BAZNAS TV

Bedah Rumah RTLH

Penulis: Humas BaznasKP

Bantuan ALADIN

Penulis: Humas BaznasKP