Berita Terbaru
BAZNAS Kulon Progo Gelar Jalan Sehat Milad ke-25 di Pantai Glagah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka Milad BAZNAS ke-25 di Laguna Barat Pantai Glagah, Kulon Progo, pada Sabtu, 17 Januari 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jalan sehat Milad BAZNAS ke-25 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antar BAZNAS kabupaten/kota dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan berkelanjutan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo beserta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran Bupati Kulon Progo menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis BAZNAS Kulon Progo sebagai mitra pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS yang selama 25 tahun telah berperan aktif dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap BAZNAS terus meningkatkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad BAZNAS ke-25 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan komitmen pelayanan zakat kepada masyarakat.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta. Melalui momentum Milad ke-25 ini, BAZNAS Kulon Progo diharapkan semakin profesional, amanah, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesejahteraan umat.
BERITA17/01/2026 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulonprogo Salurkan Rp 300 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Sumatera sejumlah Rp 300 juta. yang ditransfer ke BAZNAS RI.
Penyerahan bantuan dari Baznas Kulon Progo dilakukan Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat kepada Wakil Bupati Ambar Purwoko dengan disaksikan Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad MA melalui zoom meeting di Command Room Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Senin (22/12/2025).
Wabup Ambar Purwoko mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas bencana alam tersebut. "Semua warga yang tertimpa bencana diberikan ketabahan dan kesabaran. Semoga segera pulih dan bangkit kembali. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian warga Kulon Progo. Kepada para donatur, Pemkab Kulon Progo mengucapkan terima kasih dan semoga tercatat sebagai amal ibadah," ucap Ambar.
Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, BAZNAS RI sudah terjun ke Sumut, Sumbar, dan Aceh. Bantuan tanggap darurat masih terus berlangsung. Menghadapi bulan Ramadan tempat-tempat salat dan hunian merupakan hal yang mendesak. "Demikian pula permintaan anak bisa sekolah (peralatan sekolah dan lainnya), serta warga membutuhkan pekerjaan karena rata-rata sawah mereka hilang. Dengan bantuan dari Kulon Progo ini luar biasa dan akan digunakan tanggap darurat. Baznas masih membuka dapur umum 117 pos di tiga provinsi tersebut," kata Noor Achmad.
Ditambahkan Ketua BAZNAS Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, bantuan dari Baznas Kulon Progo berasal dari donasi ASN, masyarakat, serta lainnya. "Kami masih membuka donasi," ujar Alfanuha.
BERITA24/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS se-DIY Gelar Rakorda 2025 di Kulon Progo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-DIY menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2025 di RM Bu Baha Kalurahan Temon Wetan Kapanewon Temon Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi dan penguatan sinergi antar Baznas kabupaten/kota se-DIY dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang akuntabel dan tepat sasaran.
Ketua Baznas DIY Dra H Puji Astuti mengapresiasi Baznas Kulon Progo beserta seluruh jajaran yang telah memfasilitasi Rakorda dengan baik. Ia menyebut Rakorda ini sebagai momentum penting di akhir tahun untuk menyelaraskan program dan kesiapan menghadapi peningkatan aktivitas pengelolaan zakat menjelang Ramadan.
"Rakorda ini menjadi ruang diskusi bersama untuk menyatukan langkah. Mengingat awal tahun dan bulan Ramadan biasanya terjadi peningkatan signifikan dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, maka koordinasi seperti ini sangat penting,” jelasnya.
Puji Astuti juga mendorong seluruh Baznas kabupaten/kota untuk aktif menyampaikan gagasan dan isu strategis yang perlu dibahas bersama demi penguatan perannya di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan peran strategis Baznas dalam membantu masyarakat, khususnya di luar skema bantuan pemerintah reguler. Ia menyampaikan apresiasi atas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat yang telah dijalankan Baznas.
“Baznas adalah wadah yang sangat penting dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. Saya telah menerima laporan secara langsung dan dapat melihat dengan jelas penyalurannya,” ujarnya.
Agung juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi warga yang membutuhkan. "Sering kali saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan justru malu untuk menyampaikan. Di sinilah peran Baznas menjadi luar biasa, tidak hanya menunggu, tetapi juga aktif mendekati dan memastikan bantuan benar-benar sampai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agung mengapresiasi inovasi Baznas Kulon Progo dalam menghadirkan program beasiswa prestasi bagi anak-anak kurang mampu, sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Kulon Progo mungkin sederhana secara ekonomi, tetapi kita kaya hati. Program beasiswa ini adalah bukti kepedulian nyata untuk masa depan generasi muda,” pungkasnya.
Melalui Rakorda ini, Baznas se-DIY diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah umat serta mampu memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah DIY.
BERITA22/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Bersama Menteri Agama RI Salurkan Bantuan Keperluan Pengungsi melalui Pemerintah Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menyalurkan bantuan keperluan pengungsi melalui Pemerintah Aceh yang diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Aceh, Nasir, di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (18/12/2025).
Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk sinergi Kementerian Agama dan BAZNAS dalam merespons dampak bencana serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Saya bersama Ketua BAZNAS RI, atas nama Kementerian Agama, menyerahkan bantuan ini kepada Pemerintah Daerah Aceh. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Menag Nasaruddin.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menegaskan, keterlibatan BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Menteri Agama RI serta amanah umat yang dikelola oleh BAZNAS.
“Kami, atas petunjuk dan arahan Menteri Agama RI, turut menyalurkan bantuan keperluan bagi para pengungsi. Bantuan ini merupakan amanah umat yang kami salurkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya.
Menurutnya, BAZNAS RI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Aceh guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran serta mendukung proses pemulihan masyarakat hingga kondisi kembali pulih.
Adapun bantuan yang disalurkan mencakup berbagai keperluan pengungsi, mulai dari kebutuhan dasar, perlengkapan ibadah, perlindungan perempuan dan anak, dukungan kesehatan, hingga layanan dukungan psikososial sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 499/HUM-BAZ/XII/2025
Kamis, 18 Desember 2025
BERITA19/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Gelar Khitan Ceria untuk 150 Anak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan Khitan Ceria BAZNAS bagi 150 anak pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua titik lokasi, masing-masing diikuti oleh 75 peserta, yaitu di Bong Supit Isnanto, Wates, dan PKU Muhammadiyah Nanggulan sebagai lokasi utama pelaksanaan sekaligus tempat kegiatan ceremonial.
Acara ini merupakan bagian dari program sosial dan kesehatan BAZNAS Kulon Progo yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu serta meningkatkan derajat kesehatan anak-anak, khususnya dalam pelaksanaan khitan yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Pelaksanaan ceremonial dipusatkan di PKU Muhammadiyah Nanggulan dan dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten (Forkompimkap), pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, manajemen PKU Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta khitan.
Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan Khitan Ceria ini merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk kemaslahatan umat. BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Sementara itu, Direktur PKU Muhammadiyah Nanggulan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PKU Muhammadiyah sebagai mitra pelaksana kegiatan. Ia menegaskan bahwa PKU Muhammadiyah siap mendukung program sosial kemanusiaan dengan menyediakan tenaga medis profesional serta fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai demi kenyamanan dan keselamatan peserta.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kulon Progo dalam sambutannya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Khitan Ceria BAZNAS. Ia mengapresiasi sinergi antara BAZNAS, PKU Muhammadiyah, dan seluruh pihak terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Bupati berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan khitan berlangsung dengan tertib dan lancar. Selain layanan khitan gratis, para peserta juga menerima paket bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril agar anak-anak merasa lebih senang dan berani selama mengikuti kegiatan.
Melalui kegiatan Khitan Ceria BAZNAS, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Kulon Progo.
BERITA18/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Goes To School untuk Edukasi Zakat dan Mitigasi Bencana
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kulon Progo menggelar kegiatan BAZNAS Goes To School. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa tentang Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus memberikan pembekalan mengenai edukasi serta simulasi kebencanaan, Program ini dijadwalkan berlangsung pada 10, 11, 15, dan 16 Desember 2025 di enam sekolah, yaitu:
1. SDN Pepen Giripeni
2. SDN 4 Wates
3. SDIT Muadz Bin Jabal
4. SMP Muhammadiyah 1 Sentolo
5. MTs Ma’arif Nurul Dholam
6. SDN Kaligintung
BAZNAS Goes To School ini dirancang sebagai bentuk sosialisasi langsung kepada siswa dan warga sekolah mengenai pentingnya ZIS dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memberikan pemahaman terkait kesiapsiagaan bencana. Melalui edukasi dan simulasi, siswa diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat serta lebih peka terhadap nilai-nilai kepedulian sosial.
Pada akhir rangkaian kegiatan, setiap siswa akan menerima kencleng sebagai sarana latihan berinfak dan bersedekah di rumah. Hasil infak yang terkumpul nantinya akan diserahkan kembali ke sekolah untuk dicatat dan dilaporkan kepada BAZNAS. Menariknya, seluruh dana yang terhimpun akan dikembalikan kepada masing-masing sekolah untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan lingkungan sekolah tersebut.
Program BAZNAS Goes To School ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan budaya filantropi sejak dini, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan pelajar Kulon Progo dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.
BERITA11/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS RI Tetap Mengoperasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengelola dapur umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para korban banjir dan tanah longsor tercukupi setiap harinya selama masa darurat. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A., mengungkapkan bahwa sejak bencana terjadi, BAZNAS segera membuka dapur umum di beberapa titik terdampak, termasuk di Palembayan. Dapur umum ini terus beroperasi untuk memastikan makanan tersedia bagi warga yang terkena dampak bencana. Hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap hari di Palembayan dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat yang tinggi. Saidah menegaskan bahwa dapur umum menjadi layanan yang sangat penting selama masa tanggap darurat, terutama bagi warga yang belum bisa pulang ke rumah akibat kerusakan dan ancaman longsor. Meskipun medan sulit dan cuaca buruk, tim BTB terus berupaya untuk menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak. Saidah menekankan bahwa penggunaan dana zakat dalam penanggulangan bencana sangat penting untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung korban bencana dengan memastikan distribusi bantuan pangan merata. Layanan dapur umum akan tetap beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku, dengan kolaborasi yang kuat bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan untuk memastikan bantuan terus tersedia. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, termasuk evakuasi, dapur air, dan dukungan logistik untuk para korban bencana.
BERITA11/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas banjir dan tanah longsor terpenuhi setiap hari selama masa darurat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, sejak awal pascabencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di sejumlah titik terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga kini, layanan tersebut masih beroperasi guna menjaga ketersediaan makanan bagi warga terdampak.
“Dapur umum ini menjadi tumpuan bagi para penyintas yang masih berada di titik-titik pengungsian, sehingga kami memastikan produksinya tidak berhenti,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/12/2025).
Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya, di wilayah Palembayan. “Jumlah ini akan terus bertambah karena kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan distribusi terus berjalan setiap hari,” kata Saidah.
Saidah menyampaikan, ribuan warga di beberapa titik pengungsian Palembayan belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan dan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat keberadaan dapur umum menjadi salah satu layanan paling mendesak dalam masa tanggap darurat.
Ia menambahkan, medan sulit akibat material longsor, disertai cuaca yang buruk tidak menyurutkan langkah tim BTB dalam menyalurkan bantuan. “Akses jalan yang tertutup material longsor membuat distribusi tidak mudah. Namun dengan penuh kehati-hatian, tim BTB terus berusaha menembus lokasi-lokasi terdampak agar bantuan dapat diterima secara merata,” ujarnya.
Saidah menambahkan, penanganan bencana melalui pemanfaatan dana zakat merupakan bagian dari skema pendistribusian yang ditetapkan BAZNAS RI, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. "Di Palembayan, layanan dapur umum menjadi prioritas karena sebagian besar warga kehilangan akses terhadap sumber bahan pangan," ujar Saidah.
Saidah mengatakan, pemantauan kebutuhan warga dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai kondisi lapangan. “Tim kami mengumpulkan data terbaru dari para penyintas sehingga layanan dapur umum dapat diatur secara lebih efektif,” ujar Saidah.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memberikan dukungan optimal kepada para korban bencana, memastikan kebutuhan pangan dapat terdistribusi secara merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam," katanya.
Saidah menegaskan, layanan dapur umum akan terus beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku. "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan diperkuat untuk memastikan bantuan tersedia secara berkesinambungan," ucapnya.
Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, hingga dukungan logistik bagi para penyintas bencana.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 471/HUM-BAZ/XII/2025
Senin, 8 Desember 2025
BERITA09/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS RI Memastikan ribuan penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel) mendapat pasokan makanan yang layak. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS RI telah mendirikan dan mengoperasikan sejumlah dapur umum di titik-titik terdampak berat. Operasi yang dipimpin langsung oleh Koordinator BTB untuk wilayah Tapsel, Sukamto, ini telah menghasilkan ribuan bungkus makanan siap santap bagi pengungsi.
Di tengah kesibukan mengawasi produksi di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapsel, Sumut, Kamis (4/12/2025), Sukamto memaparkan upaya logistik yang terus diperluas cakupannya. “Fokus kami adalah memastikan tidak ada penyintas yang kelaparan. Setelah assessment, kami segera mendirikan dapur umum di titik-titik dengan konsentrasi pengungsi tinggi dan di daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya.
Berdasarkan laporan operasional per Rabu (3/12/2025), jaringan dapur umum BAZNAS telah berkembang pesat. Titik utama berada di Desa Tandihat, di kompleks PTPN 5 Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Dapur ini secara konsisten memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk mendukung 630 jiwa pengungsi, dilengkapi dengan dapur air di dua titik.
Tidak berhenti di situ, tim yang terdiri dari Sukamto, Septo P, personil BTB Provinsi Sumut, Baznas Kabupaten dan Kota Tapsel, serta 12 relawan masak, terus memperluas jangkauan. Dapur umum baru berhasil didirikan di Desa Tolang Julu, memproduksi 600 bungkus makanan per hari. Selain itu, dukungan logistik juga diberikan kepada dapur umum komunitas, seperti di Masjid Nurul, Jl. Murai Aekmanis, Kelurahan Sibolga Selatan, dengan menyuplai beras, lauk, dan bumbu untuk produksi 300 porsi per hari selama tiga hari.
Yang patut dicatat adalah peningkatan kapasitas di beberapa titik. Dapur umum di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Tapanuli Tengah, yang awalnya memproduksi 600 bungkus, kini ditingkatkan menjadi 1.000 bungkus per hari (2x produksi) untuk menjangkau 568 jiwa. Begitu pula dengan dapur umum di Jalan Kamboja, Kelurahan Simare Mare, Kecamatan Sibolga Utara, yang langsung beroperasi dengan produksi 1.000 bungkus per hari untuk 450 jiwa.
“Ini adalah kerja kolektif. Personil pusat, daerah, dan relawan lokal bersinergi. Setiap hari tim kami bergerak dengan 1 unit mobil dan 2 motor, membeli bahan baku, memasak, dan mendistribusikan, seringkali melalui jalur yang masih sulit,” jelas Sukamto yang baru saja menyelesaikan studi magister di UIN Yogyakarta dan langsung bertugas ke lokasi bencana.
Operasi dapur umum ini menjadi penopang hidup utama bagi ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kebutuhan pokok. Kehadiran BAZNAS tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan kepastian dan harapan bagi warga di tengah situasi yang serba tidak menentu. Komitmen untuk melanjutkan operasi ini menunjukkan dedikasi BAZNAS RI dalam menjalankan amanah kemanusiaan, memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan hingga kondisi darurat pulih.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 452/HUM-BAZ/XII/2025
Kamis, 4 Desember 2025
BERITA04/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Gelar Servis Motor & Ganti Oli Gratis untuk 200 Driver Ojol dan Warga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi membuka Program Servis Motor & Ganti Oli Gratis sebagai bentuk dukungan kepada para driver ojek online (ojol) dan masyarakat umum yang setiap hari bekerja mencari nafkah dengan penuh dedikasi.
Kegiatan ini berlangsung pada 2–3 Desember 2025 di Alun-Alun Wates sisi utara, dan menyasar 200 peserta, terdiri dari para pengemudi ojol serta warga sekitar yang mengandalkan sepeda motor sebagai alat mobilitas utama.
Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa program ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat pekerja harian yang sangat bergantung pada kondisi kendaraan mereka.
“Motor yang prima akan membantu kelancaran aktivitas dan insyaAllah membuka jalan rezeki yang lebih baik bagi para penerima manfaat,” ujarnya.
Menariknya, seluruh proses servis dilakukan oleh mekanik handal penerima bantuan Z Auto BAZNAS, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang melahirkan para teknisi otomotif kompeten dari kalangan mustahik. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat pengguna motor, tetapi juga memberdayakan para mekanik binaan BAZNAS.
Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para driver dan warga. Banyak peserta mengaku terbantu karena biaya servis dan oli yang selama ini cukup menjadi beban kini dapat dinikmati secara gratis.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat, memperkuat kesejahteraan masyarakat, dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
BERITA04/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sarolangun menyediakan layanan kesehatan gratis bagi penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Pos Layanan Kesehatan BAZNAS ini juga berdampingan dengan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak hanya itu, BAZNAS juga telah menurunkan sejumlah layanan kemanusiaan untuk menangani banjir dan longsor di Sumatra Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum dan dapur air, hingga distribusi berbagai logistik bagi warga terdampak.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat BAZNAS atas meningkatnya kebutuhan medis masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar).
“Dengan hadirnya layanan kesehatan ini, BAZNAS ingin memastikan kebutuhan medis masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Karena itu kami bergerak cepat menghadirkan layanan kesehatan gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/12/2025).
Saidah menjelaskan, layanan medis yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan oleh dokter, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan warga lanjut usia menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi penyakit.
“Dengan langkah ini, BAZNAS berharap dapat membantu menjaga kesehatan para penyintas dan meminimalkan risiko penyakit yang sering muncul setelah bencana. Kondisi pengungsian dan perubahan lingkungan fisik pascabencana kerap memicu gangguan kesehatan yang perlu ditangani segera,” kata Saidah.
Saidah mengatakan, untuk memperluas jangkauan layanan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tim relawan lain agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses. Ia memastikan koordinasi terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan layanan.
"Seluruh rangkaian bantuan hingga layanan kesehatan ini merupakan operasi kemanusiaan lintas wilayah gabungan yang melibatkan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumbar, serta BAZNAS kabupaten/kota," ujar Saidah.
Ke depan, kata Saidah, BAZNAS juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan kesehatan berkelanjutan dan distribusi paket kebersihan bagi warga terdampak. "Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat," ujarnya.
Hingga kini, lanjut Saidah, tim BAZNAS masih melakukan monitoring kebutuhan warga di pengungsian dan memetakan kemungkinan penambahan titik layanan kesehatan jika situasi lapangan mengharuskan. BAZNAS juga membuka kanal donasi untuk masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penanganan bencana Indonesia, termasuk di Sumatra Barat.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 442/HUM-BAZ/XII/2025
Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan gratis dan dapur umum bagi para pengungsi korban bencana banjir di wilayah Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.
Bantuan tersebut untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik. Layanan kesehatan dan dapur umum ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pertolongan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan kehadiran layanan kesehatan dan dapur umum tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
“BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi warga yang sulit mengakses layanan selama masa pemulihan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Saidah mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang dibuka di lokasi pengungsian tidak hanya berfungsi sebagai penanganan medis dasar, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan agar warga tetap mampu menjaga kondisi tubuh di tengah situasi darurat.
“Lewat layanan kesehatan RSB, kami ingin masyarakat di berbagai wilayah, termasuk pelosok, bisa menikmati layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses,” ucap Saidah.
Menurut Saidah, selain layanan kesehatan, pendirian dapur umum oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana menjadi elemen penting dalam memastikan kebutuhan pangan para penyintas tetap terpenuhi. Dapur umum tersebut beroperasi di Cupak Tangah untuk melayani 312 jiwa yang mengungsi.
“Tim BTB mendirikan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan yang layak setiap hari selama masa tanggap darurat,” kata Saidah.
Ia mengungkapkan, dapur umum BAZNAS berhasil menyiapkan 325 porsi nasi lengkap dengan lauk pauk dan kebutuhan gizi dasar lainnya. Makanan siap saji tersebut dibagikan langsung kepada pengungsi yang kesulitan mengakses bahan makanan akibat rumah dan lingkungan sekitar yang masih terdampak banjir.
“BAZNAS RI memastikan seluruh layanan akan berlanjut selama masa tanggap darurat, sebagai bentuk komitmen agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” katanya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 445/HUM-BAZ/XII/2025
Selasa, 2 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu.
“BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/25).
Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah.
Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan.
“Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah.
Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan.
“BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 443/HUM-BAZ/XII/2025
Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mengirimkan pasokan air bersih kepada penduduk yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap bencana tersebut, dengan menyediakan air bersih untuk 150 kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan akses air minum yang aman akibat banjir. Saidah Sakwan, MA., yang merupakan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa banjir telah mencemari sumber air dengan lumpur, limbah, bakteri E.coli, dan virus penyebab penyakit diare serta leptospirosis. Distribusi air bersih ini penting untuk mencegah risiko kesehatan bagi warga terdampak yang harus menggunakan air banjir yang tidak layak dikonsumsi. Saidah menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, dan BAZNAS bertekad untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Meskipun akses ke lokasi terdampak masih terbatas karena kondisi jalan yang dipenuhi lumpur dan material, tim BTB BAZNAS berhasil mengatasi kendala tersebut dengan tekad yang kuat. Dalam upaya mendampingi warga terdampak agar pulih dari bencana, BAZNAS RI akan terus memberikan bantuan logistik dan layanan kemanusiaan. Sebanyak 32 titik pos bantuan BAZNAS telah didirikan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS berkomitmen untuk membantu proses pemulihan bagi mereka yang selamat dari bencana. Masyarakat diimbau untuk memberikan dukungan dengan cara berdonasi melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Anda dapat mentransfer donasi melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor 700-827-0885 atau BTN Syariah dengan nomor 731-216-0636. Mari kita bersama-sama mendoakan dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui BAZNAS untuk membantu mereka pulih dari musibah tersebut.
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong para penerima manfaat Beasiswa Zakat Indonesia untuk menyiapkan masa depan secara visioner, kompeten, dan berintegritas. Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., dalam kegiatan Pembinaan Nasional I Penerima Beasiswa Zakat Indonesia Sesi Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025).
Program ini merupakan inisiasi BAZNAS RI bersama Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI serta berkolaborasi dengan mitra strategis dan Lembaga Pengelola Zakat di seluruh Indonesia sebagai gerakan kolektif untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA.; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag.; Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian; serta perwakilan pimpinan Lembaga Pengelola Zakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saidah Sakwan menegaskan pentingnya kesadaran diri para penerima beasiswa sebagai generasi terpilih yang telah melewati proses seleksi ketat. “Kalian adalah orang-orang terpilih dari ribuan anak yang punya harapan yang sama. Jadi saya patut bersyukur, saya patut bangga dan saya mengucapkan selamat untuk kalian semua,” ujarnya.
Saidah menyampaikan, langkah awal membangun masa depan adalah menuliskan rencana dan target dengan jelas. “Mulai hari ini, tolong buat CV kalian untuk 10 tahun ke depan. 10 tahun ke depan itu harus kita tulis hari ini,” tegasnya.
Ia menekankan empat pilar penting untuk menjadi generasi unggul, yaitu pengetahuan, hard skill dan soft skill, jaringan, serta sikap atau attitude.
“Knowledge itu harus betul-betul kalian kuasai secara profesional. Kalau kalian menjadi orang pintar yang menguasai, itu dapat komparatif value,” ungkapnya.
“Network, cari teman baru yang produktif, yang substantif, yang impactful,” tambahnya.
Saidah mengingatkan, kecerdasan tanpa akhlak tidak membawa kebermanfaatan. “Mau orang pinter setinggi apa pun, tapi kalau attitudenya tidak baik, itu menjadi disincentive,” ujarnya.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pribadi yang memberi dampak positif. “Jadilah problem solver, jangan menjadi problem.”
Saidah menutup arahannya dengan pesan agar para penerima beasiswa sungguh-sungguh menempuh jalan ilmu. “Siapapun yang menempuh jalan ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga. Yakinlah bahwa masa depan kalian itu akan lebih baik,” pesannya.
“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu,” tambahnya.
BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan dan mencerdaskan umat melalui program pemberdayaan pendidikan.
SIARAN PERS
Nomor: 429/HUM-BAZ/XI/2025
Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas Baznas RI
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, dalam acara Kick-Off Program dan Seminar Peluncuran Penelitian bertajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip”, di The Hall, Kampus UNU Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025).
BAZNAS RI bersama Shafiec Research Center Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, dan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meluncurkan program penelitian dan tahqiq atas kitab Fiqh al-Zakat karya ulama Nusantara, Syekh Nawawi Yahya Abdul Razak Majene.
Program ini dikemas dalam tajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip". Pelaksanaan kickoff yang juga dirangkai dengan seminar publik tersebut dihadiri sekitar 120 peserta, terdiri atas mahasiswa, dosen, pimpinan kampus, serta para pemangku kepentingan zakat nasional.
Pada focus group discussion (FGD) oleh para ahli, Saidah menyebut kandungan fikih dalam manuskrip berpotensi memperkaya kebijakan zakat nasional, menjawab tantangan kontemporer pengelolaan zakat, serta dapat menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat.
"Bagi BAZNAS, nilai historis menjadi sangat penting buat kita. Yang pertama, kami ingin menghidupkan tradisi keilmuan ulama Nusantara. Ini betul-betul harus kita kaji, harus kita tulis ulang, harus kita tahqiq, harus kita terbitkan dan sosialisasikan. Nanti akan diterjemahkan, supaya akses publik dapat terfasilitasi. Kemudian yang kedua, kami ingin memberikan kontribusi terhadap historiografi intelektual zakat dan menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat," ujar Saidah.
Saidah melanjutkan, kajian ini dapat bermanfaat bagi pengelolaan zakat BAZNAS, dan dapat mendorong potensi zakat yang mencapai Rp327 triliun. BAZNAS juga memiliki mandat pengelolaan dan pengembangan keilmuan zakat.
"Ini menjadi bagian penting bagi kita, karena kita melihat harus ada kepentingan dengan tata kelola zakat. Konteks ini jadi bagian penting mengapa BAZNAS mengambil inisiatif ini, karena BAZNAS mempunyai moral obligation," ucap dia.
Saidah menambahkan, BAZNAS juga ingin memperkuat basis nash, dalil, dan metodologi zakat Indonesia.
Sementara it, Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNU Yogyakarta, Dr Suhadi Cholil, turut hadir membuka kegiatan.
Suhadi mengatakan, kolaborasi yang terjadi sangat luar biasa antara BAZNAS RI, UNU Yogya, UIN Sunan Kalijaga dan UIN Jakarta.
Aspek sosial ekonomi, juga adanya masukan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia juga Inggris, menjadikan penelitian ini dirasakan juga sangat penting untuk masyarakat secara lebih luas.
"Penelitian ini sangat relevan bagi Indonesia, karena kita belum memiliki panduan terkait zakat. Bagaimana tatanan kemasyarakatan modern ada dalam kitab tersebut. Kerja akan dimulai segera dan di Desember akan mulai FGD untuk penelitian kitab ini," ucap dia.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 428/HUM-BAZ/XI/2025
Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan respon cepat BAZNAS terhadap situasi darurat bencana di Cilacap, Jawa Tengah.
Saidah Sakwan menyampaikan bahwa telah disalurkan bantuan tahap awal berupa santunan untuk keluarga korban meninggal dunia dan paket sembako kepada para penyintas di Majenang, Cilacap. Bencana longsor di Cilacap merusak puluhan rumah dan infrastruktur, memaksa warga untuk mengungsi dan banyak di antaranya kehilangan akses terhadap makanan dan pendapatan harian. Oleh karena itu, bantuan sembako dan finansial dianggap krusial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Selain paket pangan, santunan juga diberikan kepada keluarga korban meninggal sebagai bantuan tambahan. Selain itu, BAZNAS juga menyediakan toilet portabel untuk memenuhi kebutuhan sanitasi darurat. Saidah menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendampingi masyarakat Majenang selama masa tanggap darurat dan akan menyesuaikan bentuk bantuan dengan kebutuhan yang muncul di lapangan.
Sebelumnya, Tim BAZNAS Tanggap Bencana telah membantu proses pencarian korban bencana longsor di Cilacap dan menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, serta bantuan air bersih bagi penyintas dan petugas di lapangan.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo melalui program peduli menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Sebanyak Rp140 juta disalurkan kepada tujuh penerima manfaat pada Senin (17/11/2025), dengan penyerahan bantuan dipusatkan di rumah Bapak Sunaryo, yang beralamat di Ngaglik Lor, RT 30/RW 15, Pedukuhan VIII, Pleret, Panjatan, Kulon Progo.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Kulon Progo dan disaksikan oleh Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperbaiki hunian agar lebih layak, sehat, dan aman ditempati.
Dalam kesempatan itu, Asda I menyampaikan apresiasinya terhadap program RTLH yang terus dijalankan Baznas Kulon Progo. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Bantuan ini bukan hanya perbaikan fisik rumah, tetapi juga wujud kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak warga,” ujar Asda I.
Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I menegaskan bahwa penyaluran dana RTLH ini merupakan hasil dari penghimpunan zakat, infak dan sedekah ASN dan masyarakat yang dikelola secara transparan. Ia menambahkan bahwa Baznas akan terus memperluas program sosial lainnya untuk mendukung pengentasan kemiskinan di Kulon Progo.
Dengan adanya bantuan ini, tujuh keluarga penerima manfaat diharapkan dapat segera melakukan renovasi rumah sehingga mereka dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan nyaman. Baznas Kulon Progo berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu di wilayah tersebut.
BERITA18/11/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan dalam Program Baznas Kulon Progo Sehat sebagai upaya mendukung penurunan angka stunting di wilayah Kulon Progo. Bantuan yang diserahkan berupa 2.000 botol sirup penunjang gizi dan 89 paket Pemenuhan Kebutuhan Makanan Keluarga (PKMK).
Acara penyaluran berlangsung di Aula Adikarto, Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulon Progo pada Rabu, 12 November 2025, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus berinovasi melalui program kesehatan berbasis pemberdayaan dan kepedulian sosial.
“Penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi semua pihak, termasuk lembaga keagamaan seperti BAZNAS. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian umat untuk menciptakan generasi Kulon Progo yang sehat dan unggul,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I menjelaskan bahwa program Baznas Kulon Progo Sehat merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program prioritas daerah, terutama penanggulangan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi bagi keluarga penerima manfaat, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” ungkapnya.
Dengan adanya penyaluran ini, BAZNAS Kulon Progo berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup warga Kulon Progo.
BERITA12/11/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang rutin dilaksanakan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat kecil meningkatkan kesejahteraan.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Kalurahan Ngentakrejo dan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo, pemerintah kalurahan, serta penerima manfaat. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2025, adapun bantuan yang diberikan berupa payung.
Kegiatan penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus berusaha dan memperbaiki taraf hidup.
BERITA31/10/2025 | Humas Baznas KP

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
