WhatsApp Icon
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Salurkan 48.000 Liter Air Bersih

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (19/8/2026).

Bantuan air bersih didistribusikan ke sejumlah titik yang mengalami kesulitan akses air, di antaranya Dusun Banaran dan Dusun Krikil di Kecamatan Girimulyo, serta beberapa wilayah lain di Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap lokasi agar bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, BAZNAS melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak.

“BAZNAS hadir untuk memastikan masyarakat yang mengalami krisis air bersih mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Air bersih kami salurkan langsung ke wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan harian warga selama musim kemarau,” ujar Sodik.

Ia menegaskan, BAZNAS RI akan terus bersinergi dengan BAZNAS daerah dalam memantau perkembangan kondisi kekeringan sehingga distribusi bantuan air bersih dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Menurutnya, penyaluran ini merupakan wujud pemanfaatan dana zakat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kekeringan menyebabkan sebagian warga harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mendapatkan sumber air bersih. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS Kabupaten Kulon Progo untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan bersama BAZNAS RI.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak menghadapi dampak kekeringan sendirian. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya di daerah yang sumber airnya mulai mengering,” ungkap Sugiyanta.

Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus melakukan koordinasi dan pemetaan wilayah terdampak agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Penyaluran 48.000 liter air bersih di Kulon Progo ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian zakat dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana kekeringan.

(diolah dari siaran Pers Nomor: 266/HUM-BAZ/VIII/2026 Rabu, 19 Agustus 2026)

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KP
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberangkatkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana  (BTB) untuk segera melakukan mengevakuasi dan penanganan korban bencana gempa bumi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, keberangkatan Tim BTB akan difokus untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang diduga masih terjebak di sejumlah bangunan setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, prioritas yang harus dilakukan saat ini yakni melakukan pencarian terhadap warga yang masih tertimbun reruntuhan dan disinyalir masih ada warga yang terjebak di beberapa bangunan," jelas Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Sodik menyampaikan, BAZNAS RI juga terus berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota setempat serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai dampak gempa dan kebutuhan mendesak para penyintas.

"Hari ini Minggu (16/8/2026) Tim BTB dari Jakarta sudah diberangkatkan untuk bergabung dengan Tim BTB Daerah dan satuan petugas lainnya, selain membantu melakukan proses evakuasi, di samping itu Tim BTB juga akan mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, dan melakukan pendistribusian kebutuhan pengungsian seperti terpal, alas tidur, dan hygiene kit," ujar Sodik.

Sodik menyampaikan, selain evakuasi dan pemenuhan kebutuhan logistik, BAZNAS juga akan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Pemenuhan hak-hak dasar penyintas di lokasi pengungsian menjadi salah satu fokus penanganan pada masa tanggap darurat.

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, respons kebencanaan BAZNAS akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Tim BTB bersama jejaring BAZNAS dan para pemangku kepentingan akan terus memantau situasi untuk memastikan bantuan dan layanan darurat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menegaskan kesiapan BAZNAS untuk mengirimkan bantuan lanjutan sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan. 

"BAZNAS sangat berduka atas bencana gempa yang telah menimpa saudara-saudara kita di NTT. Kami mendoakan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan melalui masa sulit ini. BAZNAS berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat NTT melewati musibah ini hingga bisa kembali pulih," ucap Sodik

"Meskipun kondisi sinyal yang belum stabil, koordinasi lanjutan juga akan terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan yang diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, gempa tersebut telah menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi. Bencana tersebut juga dilaporkan menelan 47 korban jiwa dan menyebabkan kerusakan bangunan dalam skala luas.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 263/HUM-BAZ/VIII/2026

Minggu, 16 Agustus 2026

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memobilisasi bantuan darurat dan layanan kesehatan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

?Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menjelaskan, penanganan gempa NTT terus diperkuat melalui penyaluran bantuan sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perlakuan khusus ibu dan anak, hingga perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, serta MCK.

“Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia,” jelas Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, langkah tanggap darurat pascagempa pada Sabtu (15/8/2026) dilakukan dengan menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, dapur umum, serta menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.

BAZNAS RI juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat proses pemulihan di NTT.

“Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT,” ujar Sodik Mudjahid.

Berdasarkan data sementara BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa yang diikuti 995 kali gempa susulan tersebut mengakibatkan 53 orang meninggal dunia, 137 orang luka-luka, 5.659 warga mengungsi, serta merusakkan 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di berbagai kabupaten terdampak.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 264/HUM-BAZ/VIII/2026

 

Senin, 17 Agustus 2026

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mendistribusikan 1.536.000 liter air bersih dengan menjangkau 70.944 penerima manfaat di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah yang mengalami kemarau panjang, serta kawasan terdampak bencana.

Selain pendistribusian melalui truk tangki, bantuan tersebut juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, Program Air Bersih merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

"Program Air Bersih BAZNAS menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana," ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Sodik mengatakan, untuk memastikan bantuan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, bentuk intervensi yang diberikan BAZNAS disesuaikan dengan kondisi, tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air dan karakteristik setiap wilayah.

"Penyediaan akses air bersih oleh BAZNAS dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga mendistribusian air bersih menggunakan truk tangki," kata Sodik.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan akses air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

"Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang," jelas Sodik.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS RI akan terus mengarahkan pelaksanaan Program Air Bersih kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS berkoordinasi dengan BAZNAS daerah dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat menjadi penguat dan membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih.

"Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf," ujar Sodik.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 252/HUM-BAZ/VIII/2026

Selasa, 11 Agustus 2026

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. 

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS.

"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. 

"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin.

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.

"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.

Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia.

"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.

SIARAN PERS

Nomor: 256/HUM-BAZ/VIII/2026

Rabu, 12 Agustus 2026

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni Rp120 Juta
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni Rp120 Juta
BAZNAS Kulon Progo terus komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Bantuan Rumah Layak Huni. Sebanyak 6 keluarga penerima manfaat dari Kapanewon Wates, Sentolo, Kokap, dan Girimulyo menerima bantuan dengan total nilai Rp120.000.000, sebagai upaya menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak. penyerahan di Padukuhan Gadingan, Kapanewon Wates pada hari selasa 9 Juni 2026. Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, A.Md., Wakil Ketua BAZNAS Kulon Progo Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Sugiyanta, S.Pd.I., Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para penerima manfaat dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kulon Progo dalam menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan rumah layak huni bagi keluarga yang membutuhkan. "Pembangunan kesejahteraan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong, zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," ungkap Ambar Purwoko. Beliau juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai kepedulian sosial sebagai kekuatan bersama dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga Kulon Progo. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kulon Progo Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Sugiyanta, S.Pd.I., menjelaskan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh para muzaki dan munfik kepada BAZNAS Kulon Progo. "Setiap amanah yang dititipkan masyarakat kami kelola untuk memberikan manfaat yang nyata. Bantuan rumah layak huni tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, serta harapan baru bagi keluarga penerima manfaat," jelasnya. Melalui program ini, enam keluarga kini dapat menempati rumah yang lebih layak untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Namun demikian, masih banyak masyarakat di Kulon Progo yang membutuhkan dukungan serupa agar dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan bermartabat. Oleh karena itu, BAZNAS Kulon Progo mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi investasi kebaikan yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan sesama.
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS KP
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS RI Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Mutu Berstandar Internasional
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS RI Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Mutu Berstandar Internasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menyempurnakan sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui penerapan Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 secara konsisten di seluruh unit BAZNAS di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga profesionalitas lembaga, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan BAZNAS RI. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Refreshment Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Konsultan ISO BAZNAS Ir. Boby IM Sibarani, Kepala Divisi Sistem dan Prosedur BAZNAS RI Resti Vurwarin, S.E., Ak., serta para kepala divisi dan kepala bagian dari seluruh unit kerja BAZNAS RI. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, penerapan standar ISO di seluruh unit kerja BAZNAS tidak hanya berfungsi untuk menjamin kualitas layanan, tetapi juga mendorong efisiensi dalam tata kelola organisasi. Dengan demikian, peningkatan mutu dapat berjalan beriringan dengan penguatan efektivitas dan efisiensi kerja. "Kita harus bertumpu pada mutu dan pada kualitas. Karena saat ini orientasi masyarakat adalah pada kualitas layanan yang diberikan," ujar Sodik. Sodik menilai, penerapan standar mutu juga perlu diperluas ke berbagai unit layanan dan program pemberdayaan BAZNAS. Menurutnya, setiap sektor memiliki standar yang harus dipenuhi untuk memastikan kualitas layanan yang optimal, baik di bidang kesehatan, pertanian, peternakan, maupun sektor lainnya. Sodik menyampaikan, saat ini BAZNAS menerapkan ISO 9001:2015 sebagai kerangka utama sistem manajemen mutu. Namun, ke depan BAZNAS perlu mengembangkan penerapan standar mutu lainnya yang relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan program dan layanan di berbagai unit kerja, termasuk program-program pemberdayaan mustahik. "Dengan mutu yang baik dan efisiensi yang semakin meningkat, Insyaallah para muzaki dan para donatur akan semakin percaya dan semakin puas terhadap kinerja yang kita (BAZNAS) lakukan," ujar Sodik. Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menegaskan, BAZNAS sebagai lembaga utama pengelolaan zakat nasional terus berkomitmen melakukan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan guna menghadirkan layanan yang semakin profesional, akuntabel dan berkualitas. "Perlu kita ingat kembali bahwa komitmen ini bukanlah hal baru. Ini merupakan kelanjutan yang secara konsisten kita lakukan sejak tahun 2010," ujar Zainut. Zainut menyampaikan, selain penerapan standar internasional, yakni Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, BAZNAS turut menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 di seluruh lini kerja organisasi. Lebih lanjut, Zainut mengatakan implementasi kedua standar tersebut diperkuat oleh berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011, hingga Keputusan Sestama BAZNAS RI Nomor 009 Tahun 2025 tentang Penetapan Pengendali Dokumen Sistem Manajemen ISO 9001 dan ISO 37001 pada unit kerja BAZNAS. Ia menilai, sistem manajemen mutu ISO menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh proses kerja organisasi berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan. "Tujuannya tidak lain untuk memastikan bahwa produk atau layanan zakat, infak, dan sedekah serta dana sosial keagamaan lain yang diamanahkan kepada BAZNAS mampu memenuhi persyaratan mutu muzaki dan mustahik serta patuh pada regulasi yang menjadi acuan kita bersama," jelas Zainut. Zainut berharap, kegiatan penyegaran sistem manajemen mutu dapat menjadi momentum bagi seluruh insan BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat budaya kerja yang profesional. Sementara itu, Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., mengatakan, penerapan ISO menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola organisasi agar tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. "Alhamdulillah memang kita tiap tahun selalu mendapat sertifikasi ISO. Namun tujuan kami bukan sekadar memperoleh sertifikat, melainkan memperbaiki tata kelola dan juga mendorong berbagai perbaikan di tiap lini kerja sehingga BAZNAS semakin profesional dan semakin dipercaya oleh umat," ujar Ahmad Hambali. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 308/HUM-BAZ/VI/2026 Selasa, 9 Juni 2026
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan Bank Indonesia Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Zakat
BAZNAS RI dan Bank Indonesia Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama Bank Indonesia (BI), mengajak para kreator konten untuk ikut memperkuat literasi zakat. Hal itu mengemuka dalam Training of Trainer (ToT) Kreator Konten (Content Creator) sebagai rangkaian kegiatan Festival Syariah (FESYar) Regional Sumatra di Hotel Santika, Palembang, Sumsel, Kamis (4/6/2026). ESyar Sumatera 2026 yang berlangsung hingga Sabtu (6/6/2026), mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. “Kami mengapresiasi kegiatan yang digelar Bank Indonesia. Mengajak serta para kreator konten, tentu akan sangat efektif memperkuat literasi zakat sebagai bagian dari kekuatan keuangan sosial Islam yang menggerakkan ekonomi umat,” ujar Kepala Biro Komunikasi Publik (BKPU) BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Selain ToT Kreator Konten, Bank Indonesia juga menyelenggarakan ToT Dai dan Daiyah, serta ToT Sertifikasi Nazhir Wakaf, dengan total 150 peserta dari berbagai daerah di Sumatra. Menurut Yudhiarma, kegiatan ini merefleksikan semangat untuk mengubah aktivitas digital sehari-hari menjadi gerakan edukasi dan literasi ekonomi syariah yang mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda. Kabag Humas yang juga Pemred Kantor Digital, Yudhiarma MK, menjadi pemateri ToT Kreator Konten, bersama Koordinator Komunikasi Lembaga (Corcom) Rayhanul Iman (Roy). Yudhiarma menyampaikan materi tentang "Zakat News Network (ZNN): Strategi Publikasi Media Konvergensi", di mana BAZNAS RI memanfaatkan berbagai kanal media untuk publikasi dan dakwah zakat. Yakni, dari media konvensional sampai digital, dari media daring sampai media sosial yang dalam lima tahun (2021-2025) mengalami kemajuan signifikan dengan jangkauan (reach) dari ribuan menjadi jutaan. Sebagai contoh, Ndari menjelaskan, Kantor Digital yang kini memiliki 420 website dengan enam juta pembaca, reach Youtube yang naik dari 1.198.983 pada 2021 menjadi 24.637.108 tahun 2025, X (Twitter) 309.628 (2021) menjadi 1.804.224 (2025) dan sebagainya. Selain memberikan materi secara teori, Yudhiarma mengajak peserta memanfaatkan AI dengan tools Gemini, Deepseek, ChatGPT, untuk membuat berita dan artikel lainnya. “Saat ini dengan AI atau Artificial Intelijen bisa lebih mudah. Terutama dalam membuat konten-konten baik itu bagi kreator konten maupun wartawan,” ujar Yudhiarma saat menyampaikan materi, Kamis (4/6/2025). Meski demikian, ia mengingatkan Kode Etika Jurnalistik (KEJ) dan Peraturan Dewan Pers. Sebab, imbuh dia, secanggih apapun, AI adalah robot. Yudhiarma menjelaskan, kini media massa juga menggunakan AI. Karena banyak perusahaan media membuat aturan sendiri tentang penggunaan AI dan mengingat ada kebutuhan untuk mengatur penggunaan AI pada industri media, maka Dewan Pers berinisiatif membentuk dan menyusun pedoman. Pedoman ini tertuang dalam Peraturan Dewan Pers No. 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Karya Jurnalistik. Sebagai informasi, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemprov Sumsel, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumsel, kementerian/lembaga terkait, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai mitra strategis lainnya, menyelenggarakan berbagai side event edukatif dan kompetitif sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera. Pada kegiatan ToT Kreator Konten, peserta dibekali berbagai materi mengenai ekonomi dan keuangan syariah, pengelolaan zakat dan wakaf, keuangan komersial syariah, hingga teknik produksi konten digital yang kreatif dan berdampak. ToT ini mengusung tema “From Scroll to Impact: Mengubah Konten Digital Menjadi Gerakan Ekonomi Syariah”, yang merefleksikan semangat untuk mengubah aktivitas digital sehari-hari menjadi gerakan edukasi dan literasi ekonomi syariah yang mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda. Sementara itu, ToT Dai dan Daiyah diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas para pendakwah dalam menyampaikan materi ekonomi dan keuangan syariah secara komprehensif, sehingga dapat menjadi agen perubahan yang mendorong pengembangan ekonomi umat melalui pendekatan dakwah yang relevan dan aplikatif. Pada saat yang bersamaan, Bank Indonesia juga menyelenggarakan Sertifikasi Nazhir Wakaf sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengelola wakaf dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan. Berbagai kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, yang berasal dari regulator, praktisi, akademisi, lembaga zakat dan wakaf, serta kreator konten nasional, sehingga diharapkan mampu memperkaya wawasan dan meningkatkan kapasitas para peserta. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 306/HUM-BAZ/VI/2026 Minggu, 7 Juni 2026
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
BAZNAS RI Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan paket daging kurban kepada sekitar 2.500 jiwa pengungsi Palestina yang berada di Kairo, Mesir. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program distribusi daging kurban ini adalah bentuk kepedulian nyata dari masyarakat Indonesia dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi Palestina yang berada di Mesir. "Program distribusi daging kurban ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi Palestina di Mesir," jelas Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2026). Menurutnya, melalui program internasional ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pemanfaatan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban bagi masyarakat yang membutuhkan hingga ke berbagai belahan dunia. Aksi kemanusiaan global ini diharapkan dapat meringankan beban penderitaan warga Palestina sekaligus mempererat tali persaudaraan antarnegara Islam. "Kami berharap bantuan ini tidak hanya membawa berkah bagi para pengungsi Palestina, tetapi juga menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi para pekurban di tanah air," ujar Sodik Mudjahid. Sebelumnya, penyaluran paket daging kurban tersebut dilaksanakan langsung di Aula Ridwan, Masjid As-Salam, Ahmed El-Zomor, Nasr City, Kairo, pada Senin (1/6/2026). Turut menghadiri proses penyaluran bantuan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso mengapresiasi bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia bagi para pengungsi Gaza. Kuncoro Giri Waseso mendoakan agar penyaluran hewan kurban tersebut berjalan lancar serta mampu mendatangkan kemaslahatan yang luas bagi warga yang membutuhkan. "Kami berharap hewan-hewan kurban ini diterima dari kami, dan kami berdoa kepada Allah semoga hal ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," ujarnya. Sementara itu, salah seorang pengungsi asal Gaza yang berada di Mesir sejak Desember 2023, Asyraf Muhammad, memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI pada momentum Iduladha kali ini. "Kami berterima kasih kepada lembaga BAZNAS atas usahanya yang luar biasa dalam mendukung saudara-saudara kami warga Palestina di sini, di Republik Arab Mesir, dalam menyalurkan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha yang penuh berkah," ujar Asyraf Muhammad. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 305/HUM-BAZ/VI/2026 Sabtu, 6 Juni 2026
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan HIPKA Kerja Sama Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
BAZNAS RI dan HIPKA Kerja Sama Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) berkolaborasi dalam mengoptimalkan program pemberdayaan guna meningkatkan kesejahteraan mustahik serta mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS RI dan Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) tentang optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), serta sinergi pemberdayaan dan pengembangan ekonomi produktif mustahik. Penandatanganan MOU dilakukan di Menara KADIN Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026), yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah KADIN yang mewakili Ketua Umum KADIN Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Asosiasi/Himpunan/ALB KADIN Benny Soetrisno, Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Fiskal dan Moneter sekaligus Ketua Umum HIPKA H. Kamrussamad, Ph.D., Wakil Ketua Umum Bidang Perkebunan KADIN atau yang mewakili Arif Rachmat, serta para anggota KADIN lainnya. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, BAZNAS saat ini tengah mengarahkan fokus pendistribusian dari yang sebelumnya dominan bersifat bantuan langsung menjadi lebih berimbang antara bantuan dan pemberdayaan. Ia mengatakan, perubahan pendekatan tersebut bertujuan agar zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan. "Karena itu, kami membutuhkan dukungan dunia usaha, termasuk KADIN, agar program-program pemberdayaan dapat berjalan lebih optimal," katanya. Sodik menjelaskan, dalam bidang pendistribusian dan pendayagunaan, BAZNAS memiliki berbagai program unggulan, antara lain Beasiswa BAZNAS, Rumah Layak Huni, BAZNAS Tanggap Bencana, Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Zmart, ZChicken, Santripreneur, Kampung Zakat, hingga program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting. Selain memperkuat program pemberdayaan, Sodik mengatakan, BAZNAS juga terus mendorong peningkatan penghimpunan dana zakat nasional. Ia menyampaikan, hingga saat ini penghimpunan zakat masih didominasi oleh sektor individu, sementara potensi zakat dari badan usaha, lembaga swasta, dan profesi masih sangat besar untuk dikembangkan. Sodik menambahkan, dengan potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun, optimalisasi penghimpunan dari berbagai sektor akan semakin mendekatkan realisasi pengumpulan zakat pada potensi yang tersedia. Sodik mengatakan, acara yang digelar KADIN dan HIPKA serta dihadiri pimpinan dan pengurus KADIN itu diharapkan menjadi awal kerja sama antara BAZNAS dan KADIN dalam mobilisasi dan pemberdayaan dana ZIS. "Terima kasih kepada KADIN dan seluruh anggota KADIN yang telah mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Semoga kerja sama ini dapat terus diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Sodik. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Asosiasi/Himpunan/ALB KADIN Benny Soetrisno menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan ekonomi syariah, pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS RI sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Pada dasarnya, gerakan BAZNAS merupakan gerakan yang berlandaskan nilai-nilai syariah dan semangat kebersamaan. Gerakan ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita, sehingga dapat menjadi sarana untuk bekerja sama dengan baik demi kemajuan bersama," kata Benny. Benny berharap kolaborasi antara KADIN dan BAZNAS dapat terus diperkuat guna memperluas dampak program-program ekonomi syariah, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan dana sosial keagamaan yang berkelanjutan demi menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat. KADIN Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi seluruh pelaku usaha di Indonesia, baik skala besar maupun kecil, yang bergerak di sektor usaha negara, koperasi, maupun swasta. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 304/HUM-BAZ/VI/2026 Jumat, 5 Juni 2026
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta
BAZNAS RI Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Alfamidi menggelar seremoni penyaluran hewan kurban dari hasil sedekah konsumen Alfamidi, yang dipusatkan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (29/5/2026). Dalam seremoni tersebut, disalurkan sedekah kurban berupa 85 ekor domba/kambing (doka), 29 ekor sapi, serta 5 ekor sapi yang diproduksi menjadi 1.750 kaleng daging olahan siap saji senilai Rp1.459.262.234 atau Rp1,45 miliar lebih. Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan seluruh hewan kurban ini merupakan amanah murni dari konsumen yang sukarela menyedekahkan sebagian uangnya saat berbelanja di jaringan ritel tersebut. "Kami memastikan bahwa sedekah dari para konsumen Alfamidi ini dikelola secara transparan dan diwujudkan dalam bentuk hewan kurban untuk disalurkan kepada yang berhak," ujar Idy Muzayyad di Sleman, Jumat (29/5/2026). Idy juga menambahkan bahwa partisipasi aktif konsumen melalui donasi kecil di kasir ini terbukti mampu memberikan dampak sosial kemanusiaan yang sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program kolaborasi ini, seluruh bantuan daging kurban tersebut akan langsung didistribusikan secara tepat sasaran kepada ribuan keluarga penerima manfaat di berbagai daerah. "Kami ingin memastikan masyarakat prasejahtera yang selama ini kesulitan mendapatkan daging bisa merasakan asupan protein berkualitas, sehingga keceriaan hari raya benar-benar nyata dirasakan di meja makan mereka," ujar Idy. Sementara itu, Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, menyebut program ini merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaan dalam menyalurkan amanah donasi yang dititipkan oleh para konsumen. Kerja sama strategis antara Alfamidi dan BAZNAS RI dalam mengelola dana kemanusiaan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten guna memperluas jangkauan program sosial di masa mendatang. Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamidi yang telah menyisihkan uang kembalian pada saat berbelanja. Sekecil apapun donasi yang diberikan, akan menjadi bagian dari kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan," tutur Retriantina. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 298/HUM-BAZ/VI/2026 Rabu, 3 Juni 2026
BERITA04/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 1.240 kambing dam jemaah haji tahun 2026 guna memenuhi kebutuhan gizi para mustahik di berbagai provinsi sekaligus memberdayakan peternak lokal di tanah air. Penyaluran ini diawali secara simbolis melalui Seremonial Penyaluran Program Dam Haji 2026 di Balai Ternak BAZNAS Desa Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jumat (29/5/2026), dengan mengoptimalkan pasokan dari 43 Balai Ternak di 7 provinsi termasuk pemotongan 50 ekor domba hasil budidaya peternak binaan setempat. Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. menyebut penyaluran hewan dam ini bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan bentuk tanggung jawab mulia yang dipercayakan oleh para jemaah haji kepada BAZNAS. "Hewan dam yang hari ini akan diserahkan, bukan sekadar komoditas pangan biasa, melainkan sebuah amanah yang sangat besar, yang sangat mulia, titipan dari para jemaah haji kita," jelas Zainut Tauhid dalam sambutannya. Ia menambahkan, program berkelanjutan yang sudah berjalan sejak 2024 ini murni bertujuan memfasilitasi jemaah yang membayar denda haji di tanah air guna memberikan dampak sosial berupa penyediaan daging bagi mustahik sekaligus memberdayakan peternak rakyat tanpa masuk ke wilayah perbedaan pandangan keagamaan. Penyaluran daging dam ini, kata Zainut, sekaligus memperkuat kontribusi program Balai Ternak BAZNAS yang saat ini telah mencapai 103 titik di 15 provinsi dalam memberikan bantuan modal, sarana produksi, hingga pendampingan usaha demi meningkatkan kesejahteraan para peternak mustahik. "BAZNAS pada posisi memfasilitasi bagi para hujaj yang menitipkan damnya kepada kami, dan kami pastikan bahwa dam itu kami akan salurkan kepada mustahik, orang-orang yang betul-betul membutuhkan," ujarnya. Di sisi lain, Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, Bapak Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., menyebutkan pemotongan dam di dalam negeri sejatinya sudah dirintis sejak 2025 sebagai langkah strategis pemerintah agar kontribusi jemaah haji bisa berdampak nyata bagi masyarakat setempat. Lebih lanjut, ia menyebut total 1.240 hewan dam ini merupakan bagian yang dikelola secara khusus oleh BAZNAS, sementara sebagian jemaah haji ada pula yang menitipkannya lewat lembaga keagamaan lain. "Ini salah satu inisiatif dari Kementerian Haji yang sekarang melaksanakan haji, dan kita patut menghargai upaya ini dalam rangka memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Jadi ini kembali ke tanah air dalam bentuk ternak yang kemudian dagingnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," katanya. Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Pemalang Bagus Sutopo, S.STP, M.AP., mendorong penguatan kolaborasi bersama BAZNAS dalam memaksimalkan potensi pemanfaatan daging dam jemaah haji. Melalui program penataan yang dikoordinasikan oleh BAZNAS, kata dia, dana ataupun hasil pengelolaan dam jemaah haji asal Indonesia kini dapat disalurkan kembali ke tanah air untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Pemalang. "Kalau melalui Baznas, tentu dari hasil apa yang diperoleh ini langsung dinikmati oleh saudara-saudara kita yang ada di tanah air. Kalau kita lihat pembayaran di sana mungkin, mohon maaf, di Saudi Arabia dan sebagainya, ya hanya bisa dinikmati di sana. Tapi ini betul-betul bermanfaat kepada masyarakat yang ada di tanah air," tuturnya. Turut hadir dalam acara ini Pj. Sekda Pemalang Endro Johan Kusuma, AP, M.Si yang mewakili Bupati Kabupaten Pemalang, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Dr. H. Saiful Mujab, M.A, Ketua Tim Penggerak PKK dr. Noor Faizah Maenofi, M.Kes, Asisten Pemkesra Sekda Kab. Pemalang Drs. Tutuko Raharjo, M.Si, Ketua BAZNAS Kabupaten Pemalang H. Agus Nurkholis, S.T., beserta jajaran, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang Dr. H. Sarif Hidayat, S.Ag, M.Si, jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang, jajaran Pemerintah Daerah Kecamatan dan Desa Warungpring, serta para peternak mustahik anggota kelompok Lestari Makmur Balai Ternak BAZNAS. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 292/HUM-BAZ/V/2026 Sabtu, 29 Mei 2026
BERITA02/06/2026 | Humas BAZNAS RI
Kurban BAZNAS Berdayakan 2.089 Peternak Mustahik di 15 Provinsi
Kurban BAZNAS Berdayakan 2.089 Peternak Mustahik di 15 Provinsi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Kurban Berkah Berdayakan Desa sukses berdayakan 2.089 mustahik binaan yang tersebar di 15 provinsi seluruh Indonesia, pada momentum Iduladha 1447 H/ 2026 M Hal tersebut mengemuka dalam acara Live Kurban Berkah Berdayakan Desa yang digelar di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026). Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan, program ini merupakan komitmen BAZNAS untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa. Sodik menyampaikan, sepanjang tahun 2026, BAZNAS RI menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah, dengan total penyaluran dana mencapai Rp39.221.779.338. “Pada program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 memiliki manfaat ganda, di mana BAZNAS memastikan distribusi hewan kurban tidak hanya tepat sasaran bagi mustahik memenuhi kebutuhan pangan daging, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi peternak mustahik. Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat,” jelas Sodik. Sodik mengatakan, di Indonesia saat ini terdapat kurang lebih 103 balai ternak yang tersebar di 15 provinsi. "Bagaimana kemanfaatannya? Contohnya sekarang, permintaan hewan kurban sangat tinggi, dan hewan dari balai ternak tersebut habis semua untuk memenuhi kebutuhan kurban BAZNAS," jelasnya. Lebih lanjut, Sodik mengatakan, perkembangan tren yang terus meningkat, maka ke depan jumlah peternak binaan diperkirakan akan meningkat lebih dari 2.089 mustahik dan jumlah balai ternak juga akan bertambah dari 103 titik yang ada saat ini guna memenuhi kebutuhan hewan kurban di masa mendatang. "Untuk lokasi pengembangannya akan kami kaji lebih lanjut dengan memperkuat kerja sama bersama dengan berbagai pihak, salah satunya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk ikut membantu mengentaskan kemiskinan ekstrem di ratusan kota di Indonesia. Di daerah-daerah itulah nantinya balai ternak dan program pemberdayaan lainnya akan diperkuat," kata Sodik. Sodik mengatakan, Program Balai Ternak merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mentransformasikan mustahik menjadi muzaki, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi pengembangan sektor peternakan. "Ke depan, BAZNAS akan semakin mengalokasikan dana yang lebih besar untuk kegiatan pemberdayaan dan pendayagunaan, bukan hanya sekadar berbagi bantuan konsumtif. Target kami bukan sekadar peternak bertahan hidup, tetapi naik kelas dari mustahik menjadi muzaki," ucapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI. Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Bupati Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., serta Koordinator Plumbon Alfamart Plumbon, Agustia Solihin. Sebagai informasi, Balai Ternak BAZNAS di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, secara resmi diluncurkan pada 16 Desember 2025. Hingga kini, program ini terus menunjukkan hasil positif dalam pemberdayaan peternak mustahik dan penguatan ekonomi desa. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 288/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 27 Mei 2026
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Kembali Gandeng BAZNAS RI, Shopee Barokah Salurkan Kurban Sapi Limosin
Kembali Gandeng BAZNAS RI, Shopee Barokah Salurkan Kurban Sapi Limosin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran hewan kurban dari Shopee Barokah berupa satu ekor sapi limosin dengan bobot lebih dari 1 ton. ?Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Director of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (25/6/2026). ?Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan konsistensi Shopee Barokah yang terus mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui BAZNAS RI. ?“Terima kasih kepada Shopee Barokah yang selalu konsisten untuk menyalurkan hewan kurbannya melalui BAZNAS. Ini sudah kesekian kalinya Shopee Barokah menyalurkan hewan kurban melalui BAZNAS,” ujar Sodik. ?Ia menjelaskan, hewan kurban dari Shopee Barokah nantinya akan dipotong di Kantor BAZNAS RI, kemudian dagingnya didistribusikan kepada ribuan masyarakat yang membutuhkan di beberapa wilayah di sekitar Jawa Barat dan Banten. . ?Lebih lanjut, Sodik menilai partisipasi Shopee Barokah dalam program kurban bersama BAZNAS menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat ibadah kurban agar tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. ?“Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program strategis antara BAZNAS dan Shopee Barokah. Kami melihat adanya kesamaan misi antara BAZNAS dan Shopee Barokah, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Sementara itu, Director of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, ??juga menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS yang telah membantu memfasilitasi penyaluran hewan kurban dari Shopee Barokah. “BAZNAS adalah salah satu mitra strategis pertama kami yang terus menemani Shopee Barokah sejak awal perjalanan kami. Di Hari Raya Iduladha 1447 H ini, kami juga sangat senang dapat bekerja sama kembali dengan BAZNAS dalam proses distribusi penyaluran hewan kurban untuk memastikan proses tersebut dilakukan secara amanah dan tepat sasaran dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya. Shopee Barokah juga bekerja sama dengan BAZNAS RI dalam menghadirkan akses pembelian hewan kurban secara online melalui laman Shopee Barokah di aplikasi Shopee yang memungkinkan pengguna menjalankan ibadah kurban secara lebih praktis tanpa mengurangi makna dan nilai berbagi di Hari Raya Idul Adha. Kampanye ini akan berlangsung hingga 28 Mei 2026. Lebih lanjut, Radityo juga turut menyampaikan kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen besar Shopee Barokah. “Sesuai dengan visi kami sebagai layanan one-stop service platform, kami harap Shopee Barokah dan BAZNAS dapat terus mendukung kebutuhan gaya hidup islami umat muslim di Indonesia,” tambah Radit. Sejak diluncurkan pada tahun 2019, Shopee Barokah hadir sebagai fitur khusus dari Shopee Indonesia untuk mendukung gaya hidup Islami umat Muslim melalui berbagai layanan unggulan, seperti Ziswaf hingga Kurban. Selain itu, Shopee Barokah juga terus memperkuat industri halal nasional melalui kolaborasi dengan BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) yang telah membantu ribuan UMKM memperoleh sertifikasi halal sejak 2024, dan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lagi pelaku usaha lokal ke depannya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 284/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 25 Mei 2026
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Melalui BAZNAS RI, JSIT Salurkan Sedekah Daging untuk Palestina dan Sumatra Rp853 Juta
Melalui BAZNAS RI, JSIT Salurkan Sedekah Daging untuk Palestina dan Sumatra Rp853 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima sedekah daging untuk Palestina dan penyintas bencana Sumatra dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) sebesar Rp853.100.000. Bantuan tersebut terdiri atas Rp354 juta untuk Palestina dan Rp499.100.000 untuk penyintas bencana di Sumatra. Penyerahan tersebut secara simbolis dilakukan Ketua Umum JSIT Indonesia H. Ahmad Fikri, M.Pd., NLP dan diterima langsung Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (25/5/2026). Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi keluarga besar JSIT yang mempercayakan penyaluran sedekah daging melalui BAZNAS. Ia menegaskan, bantuan tersebut akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran. Menurut Sodik, meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap isu kemanusiaan menjadi modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah situasi global dan bencana yang masih terjadi di berbagai wilayah. “Luar biasa, JSIT mengamanatkan bantuan untuk Palestina, khususnya Gaza, dan juga untuk Sumatra. Terima kasih kepada JSIT Indonesia, ini menjadi doa sekaligus amanah yang harus kami pertanggungjawabkan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum JSIT, Ahmad Fikri menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran sedekah daging dari keluarga besar JSIT. Ahmad Fikri menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari donasi para guru, siswa, dan orang tua murid di Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Ia menjelaskan, bantuan untuk Palestina sebesar Rp 354 juta disalurkan sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza yang masih menghadapi krisis kemanusiaan. "Sementara bantuan untuk Sumatra lebih besar karena kebutuhan masyarakat terdampak bencana dinilai sangat mendesak," jelasnya. Menurutnya, gerakan donasi ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan di lingkungan sekolah, khususnya bagi para siswa. “Di sekolah-sekolah kami diajarkan bagaimana peduli terhadap kemanusiaan dan mendukung kemerdekaan. Ini merupakan wujud nyata pendidikan, bukan hanya teori di ruang kelas, tetapi juga aksi nyata melalui donasi dan sedekah daging,” kata Ahmad Fikri. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 283/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 25 Mei 2026
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Serahkan Bantuan dari Masyarakat Indonesia Rp5 Miliar untuk Palestina
BAZNAS RI Serahkan Bantuan dari Masyarakat Indonesia Rp5 Miliar untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5 miliar melalui Kedutaan Besar Palestina di Indonesia. Bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Indonesia yang dihimpun BAZNAS RI untuk membantu warga Palestina terdampak konflik kemanusiaan. Secara simbolis bantuan diberikan pada “Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Membasuh Luka Palestina” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh BAZNAS Jawa Tengah, BAZNAS Kota Depok, LAZSIP, dan Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bantuan yang diserahkan merupakan bentuk solidaritas dan amanah rakyat Indonesia untuk membantu meringankan penderitaan warga Palestina. Ia menyebut, sejak konflik memanas, BAZNAS RI telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina hingga mencapai Rp150 miliar, dengan Rp36 miliar di antaranya disalurkan dalam tiga bulan terakhir. “Artinya komitmen kepedulian rakyat kita kepada Palestina dalam keadaan ekonomi yang sulit ini, masih terus berjalan. Kami bertugas adalah untuk menampung amanat-amanat tersebut, kemudian kami salurkan. Satu di antaranya adalah melalui resmi Duta Besar Pemerintahan Palestina. Di samping itu, kami juga salurkan lewat jalur-jalur yang lain,” jelas Sodik dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (21/5/2026). Sodik menambahkan, selain menyalurkan bantuan melalui jalur resmi Kedutaan Besar Palestina, BAZNAS kini tengah menyiapkan dana cadangan strategis khusus yang telah dilaporkan kepada Presiden. Dana tersebut nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur vital dan pemulihan di wilayah konflik, termasuk di Jalur Gaza. Ia juga menyebut kebutuhan konkret bagi warga Palestina saat ini masih berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak akibat dampak peperangan yang berkepanjangan. Bantuan makanan, obat-obatan, hingga sarana medis menjadi kebutuhan paling krusial bagi masyarakat di sana. “Kalau kita mengaku orang Islam, maka kita harus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita, walaupun tentu saja, Palestina bukan hanya orang Muslim saja, tapi urusan kemanusiaan yang lain. Karena Palestina sudah berada pada posisi yang dizalimi. Paham apa pun, agama apa pun, akan melakukan perlawanan terhadap sebuah bangsa yang mendapatkan kezaliman,” ujarnya. Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia melalui kerja sama dengan Kemlu, BAZNAS, dan pemerintah pusat. Kolaborasi ini difokuskan untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza yang saat ini masih terhambat oleh blokade tentara Israel. “Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa kita dalam waktu dekat akan melaksanakan salat di Masjidilaqsa insyaallah. Karena Palestina akan segera merdeka, dan kalian bisa berziarah ke Palestina kapan pun kalian mau. Dan insyaallah tidak akan ada lagi penjajahan di atas tanah Palestina. Insyaallah Palestina akan merdeka,” katanya. Direktur Timur Tengah, Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Ahrul Tsani, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS RI dalam membantu rakyat Palestina melalui jalur bantuan kemanusiaan. “Saya yakin BAZNAS komitmennya sangat kuat dan kami di Kemlu telah bekerja sama dengan BAZNAS selama ini dalam mensinergikan upaya bersama. Kami di sisi politik juga memberikan bantuan kemanusiaan baik langsung maupun tidak langsung melalui lembaga-lembaga di bawah naungan PBB, sementara BAZNAS bersama lembaga-lembaga lain di jalur bantuan kemanusiaan,” ujar Ahrul. Ia menegaskan, pemerintah siap terus bersinergi dengan BAZNAS RI dalam mendukung perjuangan dan bantuan kemanusiaan bagi Palestina. “Insyaallah kami di pemerintahan siap bersinergi dengan BAZNAS dan apresiasi kepada BAZNAS atas usahanya untuk terus menjadi terdepan di dalam membantu saudara kita di Palestina,” katanya. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.; Pimpinan BAZNAS, Dr. Drs. H. Agus Fathoni, M.Si., GRCE.; Pimpinan BAZNAS RI/Ketua Satgas MLP BAZNAS, Dr. H. Mokhamad Mahdum, S.E., MIDEC, Ak., CPA.; Pimpinan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si.; Pimpinan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM.; Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., MA.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Acara ini juga turut dihadiri Ketua BAZNAS Prov. Jateng, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si.; Perwakilan Nusantara Palestina Center (NPC), Bang Onim (Abdillah Onim); Ketua DPS LAZSIP, Dr. Muhammad Yasir, M.A.; Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali; serta Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 282/HUM-BAZ/V/2026 Jumat, 22 Mei 2026
BERITA25/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren
BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama United Nations Population Fund (UNFPA) membahas peluang kolaborasi program pencegahan berbagai risiko sosial di lingkungan madrasah dan pesantren guna membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan terlindungi dari kekerasan serta pergaulan bebas. Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara BAZNAS RI dan UNFPA di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jakarta, Senin (18/5/2026). Salah satu fokus kerja sama yang dibahas ialah program Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRR) yang akan disesuaikan dengan nilai agama dan budaya Indonesia. Hadir Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Assistant Representative UNFPA Verania Andria beserta jajarannya. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, penjajakan kerja sama ini sangat penting agar santri dan remaja di lembaga pendidikan Islam mendapatkan pemahaman kesehatan yang tepat sesuai nilai agama dan budaya Indonesia. “Kami menganggap ini sangat penting karena bagian dari kesehatan reproduksi itu adalah mencegah dari kekerasan, bagaimana memasukkan nilai-nilai budaya setempat di dalam proses tersebut. Dan juga adalah mencegah seks bebas, membangun keluarga yang dalam bahasa agama adalah keluarga sakinah,” jelas Sodik. Ia menyambut positif tawaran kerja sama tersebut dan menilai program yang diusulkan UNFPA sejalan dengan fokus utama BAZNAS di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan masyarakat dhuafa. Menurutnya, pendidikan kesehatan reproduksi menjadi langkah preventif dalam menekan risiko kekerasan seksual dan berbagai persoalan sosial di kalangan remaja. Sodik menambahkan, selain menyasar pendidikan remaja di pesantren dan madrasah, rencana kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di masyarakat kurang mampu. BAZNAS berkomitmen mendukung program tersebut melalui pendayagunaan dana zakat guna memastikan kelompok fakir miskin mendapatkan akses perlindungan kesehatan yang layak saat proses persalinan. “Insyaallah ke depan kita akan adakan MoU melanjutkan yang sudah ada. Sekali lagi untuk mencegah kekerasan seksual, untuk mencegah seks bebas, untuk reproduksi, untuk membangun keluarga sakinah dan juga untuk mencegah darurat dalam kelahiran dan kematian,” ujarnya. Sementara itu, Assistant Representative UNFPA, Verania Andria, menyambut baik inisiatif BAZNAS dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan bagi generasi muda melalui lembaga pendidikan yang aman dan bebas dari diskriminasi maupun tindakan asusila. “Kami dengan senang hati bekerja sama dengan BAZNAS untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja yang tentu saja akan diterapkan sesuai dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya Indonesia dan juga peraturan yang berlaku. Usaha bersama kita untuk mengurangi angka kematian ibu mudah-mudahan menjadi niat baik untuk masa depan Indonesia,” tutur Verania Andria. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 275/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 20 Mei 2026
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Bank Aladin Syariah Hadirkan Kemudahan Layanan Kurban Digital
BAZNAS RI Bersama Bank Aladin Syariah Hadirkan Kemudahan Layanan Kurban Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Bank Aladin Syariah meluncurkan layanan pembayaran kurban digital melalui aplikasi Aladin untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban secara praktis, aman, dan terintegrasi secara daring. Peluncuran layanan tersebut dilakukan dalam acara Launching Layanan Pembayaran Kurban dan Penyerahan Hewan Kurban di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Deputi 1 Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, H. Mohamad Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC, CFRM., Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi, Direktur Digital Banking Arief Satrio Putra, beserta jajarannya. Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengapresiasi inovasi fitur kurban di aplikasi Aladin yang memungkinkan masyarakat melakukan ibadah kurban hanya dalam hitungan detik. Kehadiran layanan digital ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memberikan kemudahan, keamanan, serta transparansi bagi umat yang ingin menunaikan kurban. “Hadirnya fitur kurban di aplikasi Aladin Syariah membuat masyarakat kini bisa berkurban hanya dalam hitungan detik. Ini insyaallah terwujud nyata untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadahnya yang dijamin keamanannya, transparansi, dan hal itu kami sampaikan terima kasih," jelas Zainut dalam sambutannya. Menurutnya, selain aspek kemudahan akses, BAZNAS menjamin bahwa pengelolaan hewan kurban akan dijalankan dengan standar kepatuhan yang ketat. Seluruh proses, mulai dari pengadaan hingga pendistribusian, dipastikan memenuhi prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan mudhohi dan memastikan bantuan sampai kepada pihak yang tepat. "Kami berkomitmen memastikan bahwa menjamin pengelolaan hewan kurban sesuai syariat dan aturan yang berlaku. Dipastikan Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya. Ia juga mengapresiasi donasi sapi kurban yang diserahkan oleh Bank Aladin Syariah dan berkomitmen untuk mengelola amanah tersebut secara profesional. Zainut berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut melalui berbagai inovasi ke depannya. “BAZNAS dan Bank Aladin Syariah bukanlah mitra baru. Kita telah berjalan berdampingan yang cukup lama dalam penguatan ekonomi umat. Kami mencatat dengan baik jejak kebaikan Bank Aladin Syariah, mulai dari penyaluran bencana sebesar Rp400 juta untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana di Sumatera pada Desember 2025 lalu. Juga dukungan melalui Pos Siaga Mudik BAZNAS,” katanya. Sementara itu, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah melalui penguatan kolaborasi dengan BAZNAS RI, khususnya dalam mempermudah akses ibadah kurban. Dalam kerja sama ini, Bank Aladin Syariah mengintegrasikan fitur pembayaran kurban ke dalam aplikasinya untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang praktis, aman, dan terintegrasi bagi para nasabah. Selain meluncurkan fitur digital, sinergi ini juga diwarnai dengan penyerahan sapi kurban secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap program kemaslahatan umat. Dia juga berharap inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat modern di perkotaan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial nyata hingga ke wilayah pedesaan. "Melalui aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat melakukan pembayaran kurban secara lebih praktis, memilih hewan kurban, hingga menyelesaikan pembayaran dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Bersama BAZNAS Republik Indonesia, kami berharap layanan ini dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas agar tercapainya kurban berkah, berdaya,” tuturnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 269/HUM-BAZ/V/2026 Kamis, 14 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Perluas Syiar Kurban Berkah Berdayakan Desa, Ajak Generasi Muda Tunaikan Kurban
BAZNAS RI Perluas Syiar Kurban Berkah Berdayakan Desa, Ajak Generasi Muda Tunaikan Kurban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar kegiatan “Semarak Kurban Berkah Berdayakan Desa” di Terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta, Rabu (13/5/2026), sebagai upaya memperluas syiar ibadah kurban sekaligus mengajak masyarakat menunaikan kurban melalui BAZNAS. Dalam kegiatan itu, BAZNAS menghadirkan layanan kesehatan gratis, demo kopi ZCoffee, konter layanan kurban BAZNAS, layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), hingga pembagian makanan olahan kurban kepada pengunjung. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menghadirkan layanan kurban yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi, seperti di Terowongan Kendal, Sudirman. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan layanan kurban kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa kurban bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga sarana membantu saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk di Palestina,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (15/5/2026). Rizaludin mengatakan, selain menghadirkan layanan informasi dan edukasi, BAZNAS juga menyediakan layanan konsultasi kurban bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai tata cara pelaksanaan kurban, pilihan hewan kurban, hingga lokasi distribusi kurban oleh BAZNAS. Sementara itu, Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS, Tri Hadian, S.T., mengatakan, kegiatan di ruang publik seperti Terowongan Kendal menjadi bagian dari strategi dakwah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ibadah kurban dan zakat. “Tempat ini sangat strategis karena banyak masyarakat yang melintas setiap hari. Jadi, syiar kurban bisa lebih mudah menjangkau masyarakat, terutama para pekerja yang mungkin selama ini telah memiliki kemampuan untuk berzakat dan berkurban, namun belum memiliki cukup waktu untuk mencari informasi terkait layanan kurban,” ujar Tri. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Salah satunya Aysil (27), pegawai swasta, yang mengaku baru mengetahui berbagai layanan kurban dan sosial BAZNAS setelah mengunjungi stan layanan di Terowongan Kendal. Ia juga merasa terbantu dengan layanan kesehatan gratis dan sajian ZCoffee yang disediakan bagi para pekerja dan pengguna transportasi umum. “Menurut aku edukasi seperti ini harus sering dilakukan karena mungkin masih banyak anak muda yang belum tahu. Tadi juga senang bisa dapat layanan kesehatan gratis, apalagi buat pekerja yang sering bawa shoulder bag kayak aku,” kata Aysil. Senada dengan hal tersebut, Widi (29), pegawai swasta, menilai kampanye kurban yang dilakukan BAZNAS di Terowongan Kendal cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, keberadaan stan layanan kurban BAZNAS di ruang publik yang menghadirkan interaksi langsung dengan masyarakat membuat informasi lebih mudah diterima, terutama oleh kalangan muda. “Eksposurnya dapat banget sih. Orang yang lalu-lalang di sini jadi lebih aware sama BAZNAS dan layanan kurbannya. Harapannya kampanye seperti ini bisa lebih diperluas lagi supaya menjangkau audiens yang lebih muda,” ujar Widi. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 270/HUM-BAZ/V/2026 Jumat, 15 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengatakan zakat bukan sekadar ritual fiskal, melainkan mesin peradaban dan fondasi utama bagi kebangkitan ilmu pengetahuan di Nusantara. Dana umat disebutnya memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan dan melestarikan kekayaan intelektual yang diwariskan oleh para pujangga besar di kepulauan ini. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara yang diselenggarakan di Universiti Malaya, Malaysia, Sabtu (16/5/2026). Acara ini mengusung tema besar mengenai upaya menyambung kembali tradisi persuratan Melayu-Indonesia dengan peradaban Islam. "Zakat adalah instrumen peradaban. Dalam sejarah Islam, dari zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz hingga ke era para ulama Nusantara, zakat bukan sekadar ritual fiskal ia adalah mesin redistribusi ilmu dan kesejahteraan, yang memungkinkan tumbuhnya madrasah, pesantren, majlis ilmu, dan karya-karya persuratan yang agung," jelasnya. Zainut mengatakan, forum ini menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa para pujangga besar seperti Syeikh Hamzah Fansuri, Syeikh Nuruddin al-Raniri, Syeikh Abdur Ra'uf al-Fansuri, Sunan Bonang, Buya Hamka, hingga Syed Muhammad Naquib al-Attas yang karya-karyanya lahir dari dukungan ekosistem keuangan Islam yang kuat. “Keberadaan dana umat melalui zakat, infak, dan wakaf terbukti menjadi pilar utama yang menopang pertumbuhan literasi serta perkembangan persuratan di Nusantara hingga saat ini,” jelasnya. Ia juga menekankan, forum ini memiliki kedudukan yang sangat strategis bagi masa depan literasi dan keilmuan. Ia menyebut kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan warisan intelektual para ulama terdahulu tetap terjaga dan tidak hilang ditelan oleh perkembangan zaman. "Ia bukan sekadar perayaan akademis. Ia adalah ikrar kolektif bahwa kita, generasi hari ini, tidak akan membiarkan tradisi keilmuan para ulama dan pujangga Nusantara tenggelam ditelan zaman," tuturnya. Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh hingga mahasiswa, yaitu Yang Mulia Kebawah Duli Paduka Baginda Tengku Ampuan Pahang Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhum Sultan Iskandar Al-Haj. Turut hadir mendampingi, Vice Chancellor Universiti Malaya Profesor Dato' Seri Ir. Dr. Noor Azuan Abu Osman, serta Timbalan Naib Canselor (Hal Ehwal Pelajar) Universiti Malaya Prof. Dr. Zamri Radzi. Selain itu, hadir pula Pengarah Program Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara Muhammad Haikal bin Amin Anwar, yang didampingi oleh para ulama, cendekiawan, akademisi, panelis dari Malaysia dan Indonesia, hingga para mahasiswa. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 271/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 18 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah untuk Palestina guna memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang ditujukan khusus bagi warga Palestina. Adapun pilihan hewan kurban dalam program tersebut, di antaranya Doka Reguler dengan berat sekitar 35 kilogram seharga Rp5,9 juta, Doka Premium dengan berat sekitar 45 kilogram seharga Rp9 juta, Sapi Al Quds dengan berat sekitar 450 kilogram dibanderol seharga Rp59 juta, serta pilihan 1/7 sapi dalam bentuk kaleng dengan berat sekitar 20 kilogram seharga Rp5,9 juta. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah konflik kemanusiaan, seperti di Palestina. “BAZNAS ingin menghadirkan solusi agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan. Lebih lanjut, Sodik menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga penyaluran hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan hewan. "Pengemasan dalam bentuk kaleng juga menjadi salah satu solusi untuk memastikan daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau penerima manfaat secara lebih luas," jelas Sodik. Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan program Kurban Berkah untuk Palestina sebagai sarana berbagi dan menunjukkan solidaritas kemanusiaan. "Dalam genggaman ponsel, masyarakat kini dapat dengan mudah menunaikan ibadah kurban untuk Palestina melalui berbagai kanal yang disediakan BAZNAS. Tidak hanya praktis, tapi juga aman dan terpercaya karena dikelola secara profesional serta sesuai dengan prinsip syariah," jelas Sodik. Sempurnakan ibadah kurban dengan bantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Setiap helai bulu hewan kurban adalah kebaikan, dan setiap suap dagingnya adalah kekuatan bagi mereka. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 272/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 18 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan BSI Hadirkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban, Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Nasional
BAZNAS dan BSI Hadirkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban, Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan fitur “Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji” pada aplikasi BYOND by BSI. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital sekaligus memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban dan pembayaran DAM Haji secara praktis, aman, dan transparan dalam satu genggaman. Melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam beribadah, tetapi juga ikut berkontribusi memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah Indonesia. Terlebih DAM dan kurban dibayarkan dalam nilai rupiah sehingga memperkuat mata uang nasional. Dana DAM dan kurban yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan dioptimalkan untuk mendukung program peningkatan kesejahteraan umat di seluruh Indonesia. Peluncuran kerja sama tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (11/5/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia H.M. Afief Mundzir, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan BSI. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan kurban agar semakin mudah diakses masyarakat luas melalui platform digital. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan kurban dan pembayaran DAM yang aman, transparan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beribadah. Digitalisasi ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” ujarnya. Tahun ini BAZNAS mengusung kampanye “Kurban Berkah Berdayakan Desa” dengan melibatkan peternak binaan di berbagai wilayah Indonesia sebagai penyedia hewan kurban. Program tersebut tidak hanya mempermudah masyarakat menunaikan ibadah kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan peternak lokal dan penguatan rantai ekonomi umat. Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan BYOND by BSI terus dikembangkan sebagai superapps finansial, sosial, dan spiritual yang mampu menghadirkan kemudahan layanan syariah bagi masyarakat. “Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan pembayaran DAM Haji dan kurban dengan lebih praktis, cepat, dan transparan. Nasabah juga dapat memantau prosesnya mulai dari pemilihan hewan hingga penyalurannya. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI menghadirkan layanan digital yang tidak hanya modern, tetapi juga memberikan nilai sosial dan spiritual,” jelas Anggoro. Ia optimistis kolaborasi BSI dan BAZNAS akan semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban dan memperkuat literasi keuangan sosial syariah di Indonesia. Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj RI H.M. Afief Mundzir, S.Ag., M.Si., menyampaikan transformasi digital yang dilakukan Kementerian Haji bersama BAZNAS dan BSI merupakan langkah strategis untuk memudahkan masyarakat menunaikan kurban dan DAM sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. "Kita (Indonesia) punya potensi besar yang saat ini mungkin belum tergarap secara baik dan saat inilah kemudian menjadi titik awal dan titik tonggak bersama untuk menuju peradaban besar di Republik ini melalui sektor filantropi bersama dengan BAZNAS dan BSI," ujarnya. Afief menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah memberikan pilihan kepada jemaah haji terkait pelaksanaan DAM, baik dilakukan di Arab Saudi maupun di Indonesia. "Untuk DAM yang dilaksanakan di Tanah Air, penyalurannya akan dikelola bersama BAZNAS dan BSI agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya. Adapun tata cara pembayaran DAM Haji dan kurban melalui BYOND by BSI yaitu nasabah login ke aplikasi BYOND by BSI, memilih menu “Berbagi”, kemudian klik banner “Bayar DAM”. Selanjutnya nasabah memilih jenis hewan, memasukkan nominal dan doa, melakukan konfirmasi data, memasukkan PIN, dan transaksi selesai dilakukan. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 260/HUM-BAZ/V/2026 Selasa, 12 Mei 2026
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban
Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban
Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. menilai, penyaluran bantuan dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakan ekonomi mustahik. Hal itu disampaikan Rizaludin menanggapi donasi ANGKASA Malaysia untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI untuk musim haji dan Iduladha 2026 M/1447 H. “Penyaluran bantuan dari ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’, turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Minggu (10/5/2026). Rizaludin menambahkan, data dari website Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia, mencapai Rp34,85 triliun. Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Iduladha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi. “Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizaludin. Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar. “Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia. Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah. “Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Rizaludin, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air. Di pihak lain, ANGKASA Malaysia mengapresiasi BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan berupa hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” yang merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H. Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat. “Kami telah merencanakan hal ini sejak dua bulan lalu. Kami memutuskan untuk segera menyalurkan agar dapat dimanfaatkan bagi para korban banjir. Kami mempercayakan sepenuhnya kepada BAZNAS untuk mengelola dana bantuan tersebut,” ujar Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH, MM., Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasbar. Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah, Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kab. Pasbar, Devi Irawan, Ketua BAZNAS Kab. Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing. Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa juga seharga RM7.500. Sebelumnya, ANGKASA Malaysia juga menyerahkan infak sebesar RM3.000 dari total bantuan RM18.000 untuk pengembangan koperasi karian masjid di Masjid Agung Pasaman Barat. Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, berharap bantuan infak tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, agar masjid tidak hanya berperan sebagai tempat sholat fardlu dan sholat jumat saja, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ekonomi umat. “Selama ini potensi masjid belum dimanfaatkan secara maksimal sebagaimana peran masjid di Makkah dan Madinah. Oleh karena itu, Angkasa memperkenalkan Koperasi Kariah Masjid, melalui koperasi ini, kami memberikan bimbingan mengenai cara menjalankan unit usaha di lingkungan masjid,” kata dia menjelaskan. Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh ANGKASA Malaysia melalui BAZNAS RI untuk masyarakat terdampak bencana di Pasaman Barat. Yulianto memastikan bantuan ini akan dikelola dengan transparan bagi masyarakat yang paling membutuhkan. "Insya Allah, bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Mengingat adanya kunjungan dari berbagai daerah, fasilitas ini akan sangat bermanfaat baik bagi kita sebagai tuan rumah maupun bagi para tamu yang datang," katanya. Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, memuji dedikasi perwakilan ANGKASA Malaysia yang menempuh perjalanan jauh demi mengantarkan amanah bantuan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi perjalanan jauh Bapak sekalian dari Malaysia hingga sampai ke Padang, Bukittinggi, dan akhirnya tiba di Pasaman Barat. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Koperasi Angkasa Malaysia yang telah sampai ke Kabupaten Pasaman Barat,” tutur Devi. Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 257/HUM-BAZ/V/2026 Minggu, 10 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS
Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H. Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasaman Barat, Sumatra Barat. “Saya ucapkan ribuan terima kasih karena sudah sudi menerima kami dari Malaysia. Karena kita ini serumpun, insyaallah, ibaratnya kalau dicubit paha kiri terasa di paha kanan. Begitu juga sebaliknya,” jelas Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat, Bapak H. Yulianto, S.H., M.M.; Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasaman Barat. Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager) Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, dan jajaran pimpinan serta pelaksana masing-masing. Wakil Presiden ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, menambahkan, kunjungan ini terasa begitu emosional karena sejatinya ia sedang pulang ke tanah leluhur, mengingat jati dirinya sebagai putra asli Minangkabau yang berakar di Bukittinggi. “Saya ini pun, asli saya dari Minangkabau. Ya, asli saya di Bukittinggi. Kakek saya dulu datang dari sini, Bukittinggi, pergi ke Kajang. Dan akhirnya saya bisa juga sampai ke sini. Kalau tidak ada program ini, saya tidak akan sampai. Tapi saya merasa sangat senang sekali saat melihat Danau Maninjau. Yang saya tahu cuma Danau Toba. Jadi memang indah sekali,” ujar dia. Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, menilai, penyaluran bantuan ANGKASA yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakkan ekonomi mustahik. “Penyaluran bantuan ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’ turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Rizaludin menambahkan, data dari situs web Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp34,85 triliun. ?Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Idul Adha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi. “Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizal. Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar. “Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia. Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini disebutnya akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah. “Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin. Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Sodik, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air. Sebelumnya, juga dilakukan seremoni penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat sebesar RM3.000. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasaman Barat dan BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia. Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan ini merupakan silaturahmi yang sangat bermanfaat bagi daerah, terutama karena tamu dari Malaysia tersebut merupakan sosok Datuk yang masih memiliki akar keturunan Sumatra Barat. Beliau juga berharap kolaborasi ini menjadi momentum untuk belajar lebih dalam mengenai sistem koperasi di Malaysia. “Harapan kita semuanya, silaturahmi ini sangat bermanfaat ya. Dan nanti akan kami sampaikan kepada niniak mamak, datuk kita yang ada di Pasaman Barat bahwa kita juga kedatangan pengurus daripada koperasi dari Malaysia yang beliau juga sebagai Datuk yang keturunan dari saudara kita Sumatra Barat. Dan Insya Allah nanti suatu waktu kita bisa juga berkunjung ke Malaysia dan belajar tentang koperasi, karena alhamdulillah pada saat sekarang Bapak Presiden sedang menggalakkan koperasi,” ucap dia. Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan ini. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan difokuskan untuk beberapa wilayah yang terdampak bencana, seperti Kecamatan Talamau, Ranah Batahan, dan Lembah Melintang, dengan koordinasi penuh di bawah arahan Bupati Pasaman Barat agar penyalurannya tepat sasaran. “Inilah Kabupaten Pasaman Barat, jauh-jauh dari Malaysia kemari, telah sampai ke Padang, Bukittinggi, lalu ke Kabupaten Pasaman Barat. Ada beberapa kecamatan sebenarnya yang kena bencana kemarin, ada Kecamatan Talamau, juga ada Ranah Batahan, Kecamatan Lembah Melintang juga ada. Cuman nanti bantuan ini fokusnya ke mana, tentu berkoordinasi kita dengan Bapak Bupati Kabupaten Pasaman Barat,” kata dia. Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasaman Barat dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 256/HUM-BAZ/V/2026 Sabtu, 9 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
ANGKASA Malaysia Kembali Salurkan Infak Koperasi Masjid Melalui BAZNAS
ANGKASA Malaysia Kembali Salurkan Infak Koperasi Masjid Melalui BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) kembali menyalurkan infak koperasi masjid melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat. Wakil Presiden ANGKASA sekaligus Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail mengatakan, kedatangan ANGKASA ke Pasaman Barat tidak hanya memberikan bantuan saja, tapi juga memperkenalkan konsep koperasi kariah (jemaah) masjid sebagai upaya memaksimalkan fungsi masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Menurut dia, koperasi masjid dapat membuka berbagai peluang usaha sederhana yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar masjid. “Paling tidak kita boleh buka warung kopi di masjid. Orang datang beribadah juga boleh duduk dan minum kopi. Dari situ ekonomi umat boleh berkembang,” ujar Wakil Presiden ANGKASA sekaligus Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM; Sekda, Dodi Syahnan; dan jajaran Pemkab Pasbar. Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing. Penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat RM3.000 berlangsung usai shalat Jumat. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasbar dan BAZNAS Kabupaten Pasbar oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia. Secara terpisah, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kedua belah pihak. “Ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan zakat nasional,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Dia menambahkan, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi umat. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Jangan karena terlalu konservatif, kita justru meninggalkan kemaslahatan yang lebih besar,” ucap dia. Rizaludin berharap, kehadiran ANGKASA dapat meningkatkan kapasitas koperasi masjid di Indonesia, baik dari sisi tata kelola maupun skala usaha. “Kalau generate income, koperasi yang semula level income-nya segini (rendah), kalau ANGKASA sentuh, level income-nya akan naik,” ujarnya. Sebelumnya, penyaluran bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra juga disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500. Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai pengembangan koperasi yang diinisiasi BAZNAS dan ANGKASA sejalan dengan program pemerintah pusat yang saat ini mendorong penguatan koperasi di daerah. “Alhamdulillah saat sekarang Bapak Presiden Prabowo juga sedang menggalakkan koperasi merah putih. Tentunya kami sebagai pimpinan daerah akan menjalankan program-program pemerintah dengan sebaik-baiknya,” kata Yulianto. Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan ANGKASA Malaysia kepada masyarakat Pasaman Barat, terutama bagi warga yang terdampak bencana banjir. "Bantuan ini akan kami optimalkan dan koordinasikan bersama pemerintah daerah agar tepat sasaran,” ujar Devi. Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Sebagai informasi, pada Februari 2026, BAZNAS RI dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi masjid. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Acara ini dihadiri Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, dan jajaran Pimpinan BAZNAS RI 2020-2026. Turut hadir pula jajaran pengurus ANGKASA, antara lain Pengurus Besar Kanan Kumpulan Pembangunan Koperasi Tn. Hj. Nor Azmi Abd. Jalil, Pengurus Kanan Bahagian Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid Ustaz Mohd Safian Abdul Rahman, Pengurus Bahagian Antarabangsa Hjh Wan Azwati Wan Mohamed, Isteri Presiden ANGKASA Datin Seri Fauziah binti Talib, Pegawai Bahagian Antarabangsa Nur Farhana Zabha, serta Pegawai Bahagian Korporat Mohd Idzdihar Nooridzahir. Dalam acara tersebut, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengatakan, kerja sama ini bertujuan mempromosikan dan mengembangkan koperasi berbasis komunitas masjid sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. “Anggota koperasi adalah ahli kariah (jemaah atau masyarakat sekitar masjid), termasuk nonmuslim. Ini merupakan konsep baru yang sejalan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Nonmuslim juga memiliki hak sebagai anggota kariah, sebagaimana konsep bertetangga dalam Islam,” ujar Datuk Fattah. Menurut dia, ANGKASA ingin membentuk jejaring antar-masjid di seluruh dunia melalui aktivitas ekonomi, yang ke depan diharapkan menjadi konsorsium koperasi terbesar di dunia. Datuk Fattah berharap, melalui kerja sama ini masjid di Indonesia dapat berkembang dalam berbagai sektor. "Masjid harus kembali menjadi center of excellence, sebagaimana pada zaman Rasulullah SAW, di mana masjid menjadi pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan penyelesaian persoalan umat. Koperasi masjid dapat menjadi instrumen penting untuk menghidupkan kembali peran tersebut," ujarnya. Program ini telah diimplementasikan di sejumlah masjid yang tersebar di tiga wilayah, yakni Jakarta, Bogor, dan Bandung, termasuk di antaranya Masjid An-Ni’mah di Ciracas, Jakarta Timur; Masjid At-Taqwa di Jatinegara, Jakarta Timur; Masjid As-Sholihin di Cisarua, Bandung Barat; Masjid Daarul Rihlah di Rancabali, Kabupaten Bandung; serta Masjid Al-Hurriyah di Kampus IPB, Bogor. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 255/HUM-BAZ/V/2026 Sabtu, 9 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →