WhatsApp Icon
BAZNAS Kulon Progo Buka Pos Siaga Mudik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan Pos Siaga Mudik untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik. Program ini menjadi wujud kolaborasi lintas daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Salah satu Pos Siaga Mudik BAZNAS DIY berlokasi di Masjid Al-Amin, Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, dan telah beroperasi sejak 15 Maret 2026. Posko ini direncanakan melayani pemudik hingga 19 Maret 2026, serta akan kembali dibuka saat arus balik pada 22 hingga 26 Maret 2026.

Selain itu, BAZNAS Kulon Progo juga membuka posko mudik tambahan di Masjid Agung Kulon Progo guna memperluas jangkauan pelayanan bagi para musafir yang melintas di wilayah tersebut.

Tidak hanya menghadirkan posko, BAZNAS Kulon Progo turut mendukung program “Masjid Ramah Musafir” di 27 masjid strategis yang tersebar di wilayah Kulon Progo. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo sebagai upaya menyediakan tempat istirahat yang layak dan nyaman bagi para pemudik.

Dalam pelaksanaannya, relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman dikerahkan untuk siaga di lapangan. Dukungan layanan kesehatan juga diberikan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta.

Beragam fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik, di antaranya layanan hidangan berbuka (takjil), dapur air, layanan kesehatan, tempat istirahat, tempat salat, layanan tambal ban, pengisian daya ponsel, toilet, serta akses WiFi gratis.

Kehadiran posko dan dukungan masjid ramah musafir ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Selain memberikan layanan bagi pemudik, BAZNAS Kulon Progo juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Partisipasi masyarakat dalam berzakat akan sangat membantu berbagai program kemanusiaan, termasuk layanan sosial seperti Pos Siaga Mudik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

BAZNAS mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan tidak memaksakan diri saat lelah. Dengan beristirahat yang cukup, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

19/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan lembaga. Berdasarkan hasil audit atas laporan keuangan Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP merupakan bentuk opini tertinggi dalam audit laporan keuangan yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola kelembagaan yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa pencapaian opini WTP ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kulon Progo dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas sistem pengelolaan keuangan lembaga.

“Capaian opini WTP ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga amanah para muzaki serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, para muzaki, mitra kerja, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penguatan pengelolaan zakat melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, penguatan sistem pelaporan keuangan, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan dana ZIS dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik.

Melalui berbagai program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah advokasi, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan diraihnya opini WTP atas laporan keuangan Tahun Buku 2025 ini, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat.

13/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Ikuti Safari Tarawih 1447H Bantu Rp 104,4 Juta
Pemkab Kulon Progo melakukan kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1447 H/2026 M tingkat kabupaten sebanyak 14 putaran. Pembukaan di Gedung DPRD Senin (23/2/2026) dan 12 Masjid di setiap kapanewon, serta penutupan Kamis (12/3/2026) Rumah Dinas Bupati.
 
Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat menuturkan, dalam putaran di 12 masjid kapanewon, BAZNAS memberikan bantuan masing-masing Rp 8,7 juta, terdiri masjid Rp 4 juta, duafa Rp4,5 juta, dan ustadz Rp 200 ribu.
 
Bupati Kulon Progo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM menuturkan, Safari Tarawih bukan sekadar kegiatan formalitas, tapi media silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah melalui momentum bulan suci ini. "Saya mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan diri selama menjalankan ibadah puasa. Diharapkan momentum ini bisa jadi ajang memperkuat kesatuan dan persatuan," ujarnya. 
11/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Dana ZIS Rp3,55 Miliar untuk 8.149 Mustahik di Ramadan 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp3.558.800.000 kepada 8.149 mustahik yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo pada Ramadan 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, di halaman depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Alfanuha, menyampaikan bahwa pendistribusian dana ZIS tahun ini dilaksanakan melalui sejumlah program unggulan daerah, yakni Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur.

Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok mustahik, mulai dari bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, dukungan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain melaksanakan program daerah, BAZNAS Kulon Progo juga bersinergi dengan BAZNAS RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar. Pada program Z-Auto, Kabupaten Kulon Progo memperoleh alokasi 100 titik layanan servis sepeda motor gratis dari target nasional sebanyak 5.000 layanan. Sebanyak 70 layanan servis diberikan langsung di lokasi kegiatan, sementara 30 layanan lainnya disalurkan melalui 15 mekanik binaan BAZNAS yang melayani para mustahik di sekitar bengkel masing-masing.

BAZNAS Kulon Progo juga melaksanakan program Z-Iftar yang dipusatkan di Kapanewon Wates sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain itu, menjelang akhir Ramadan BAZNAS berencana mendirikan Posko Mudik di wilayah Sentolo untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS turut memberikan perhatian khusus kepada para pengayuh becak. Sebanyak 75 tukang becak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp200.000. Selain bantuan tunai, BAZNAS juga menyediakan layanan servis gratis bagi 70 kendaraan, yang meliputi penggantian oli serta perbaikan ringan seperti rantai.

Alfanuha menyampaikan bahwa jumlah penyaluran dana pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Ramadan 2026, BAZNAS Kulon Progo menargetkan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kulon Progo berkomitmen untuk menjaga amanah para muzaki dengan memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan sesuai dengan prinsip “Tiga Aman”, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan hak bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal agar dapat memberikan manfaat yang luas.

Ambar juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.

05/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan kinerja pengelolaan zakat nasional tahun 2025 berdasarkan Indeks Zakat Nasional (IZN) versi 3.0 semakin meningkat baik dengan nilai 0,57 atau berada pada kategori stabil.

Capaian tersebut menegaskan peran nyata zakat dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka pada Public Expose Hasil Perhitungan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat 2026,secara daring, Selasa (3/3/2026), yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal.

Secara nasional, pengelolaan zakat sepanjang 2025 tercatat mampu mengentaskan 302.994 jiwa dari kemiskinan. Dari jumlah tersebut, 113.134 jiwa berasal dari kelompok miskin ekstrem. Angka itu memberikan kontribusi sebesar 5,84 persen terhadap total pengentasan kemiskinan nasional pada tahun yang sama.

Dari total capaian tersebut, BAZNAS RI secara langsung turut menyumbang pengentasan 18.035 jiwa dari kemiskinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (Assoc). Dr. Zainulbahar Noor., SE., MEc mengatakan, pengelolaan zakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 memiliki tujuan utama pencegahan dan pengentasan kemiskinan. Karena itu, menurutnya, pengukuran dampak menjadi bagian penting untuk memastikan fungsi tersebut berjalan efektif dan terukur.

“Melalui Indeks Zakat Nasional ini, kita tidak hanya mengukur penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sistem yang kita miliki serta dampaknya secara terukur. Setiap rupiah dana muzaki harus dapat dipertanggungjawabkan secara syariah, profesional, serta memberikan perubahan nyata secara sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa instrumen seperti IZN, lembaga zakat akan kesulitan menjelaskan secara tepat dan sederhana kepada publik mengenai peran dan dampak konkret zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Zainulbahar berharap IZN bisa semakin dikenal luas dan menjadi rujukan penting, bukan hanya di internal BAZNAS tetapi juga di kalangan pemerintah, akademisi, dan lembaga lain. Ia bahkan berharap IZN dipertimbangkan dalam penyusunan indeks pembangunan ekonomi syariah nasional.

Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, menjelaskan IZN merupakan satu-satunya instrumen resmi yang digunakan BAZNAS untuk memotret kualitas dan performa pengelolaan zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, nilai IZN disusun mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga agregasi nasional. “Nilai IZN nasional adalah hasil akumulasi dari seluruh nilai IZN kabupaten, kota, dan provinsi. Dari hasil tersebut, kita dapat melihat wilayah yang nilainya baik, sedang, maupun masih rendah sebagai gambaran kualitas pengelolaan zakat di masing-masing daerah,” kata Hasbi.

Pada 2025, Hasbi menyampaikan, partisipasi pengisian IZN mencapai 426 lembaga, menjadi capaian tertinggi sejak implementasi IZN dimulai sejak tahun 2016. "Semakin banyaknya partisipasi lembaga maka hasil pengukuran, maka semakin dapat menggambarkan kondisi sebenarnya," ujarnya.

Hasbi berharap, hasil IZN 2025 dapat menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan dan memperkuat peran zakat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia pada tahun 2026 dan selanjutnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 131/HUM-BAZ/III/2026

Selasa, 3 Maret 2026

 

04/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

BAZNAS RI Tetap Mengoperasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Bencana
BAZNAS RI Tetap Mengoperasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengelola dapur umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para korban banjir dan tanah longsor tercukupi setiap harinya selama masa darurat. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A., mengungkapkan bahwa sejak bencana terjadi, BAZNAS segera membuka dapur umum di beberapa titik terdampak, termasuk di Palembayan. Dapur umum ini terus beroperasi untuk memastikan makanan tersedia bagi warga yang terkena dampak bencana. Hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap hari di Palembayan dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat yang tinggi. Saidah menegaskan bahwa dapur umum menjadi layanan yang sangat penting selama masa tanggap darurat, terutama bagi warga yang belum bisa pulang ke rumah akibat kerusakan dan ancaman longsor. Meskipun medan sulit dan cuaca buruk, tim BTB terus berupaya untuk menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak. Saidah menekankan bahwa penggunaan dana zakat dalam penanggulangan bencana sangat penting untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung korban bencana dengan memastikan distribusi bantuan pangan merata. Layanan dapur umum akan tetap beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku, dengan kolaborasi yang kuat bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan untuk memastikan bantuan terus tersedia. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, termasuk evakuasi, dapur air, dan dukungan logistik untuk para korban bencana.
BERITA11/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas banjir dan tanah longsor terpenuhi setiap hari selama masa darurat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, sejak awal pascabencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di sejumlah titik terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga kini, layanan tersebut masih beroperasi guna menjaga ketersediaan makanan bagi warga terdampak. “Dapur umum ini menjadi tumpuan bagi para penyintas yang masih berada di titik-titik pengungsian, sehingga kami memastikan produksinya tidak berhenti,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/12/2025). Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya, di wilayah Palembayan. “Jumlah ini akan terus bertambah karena kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan distribusi terus berjalan setiap hari,” kata Saidah. Saidah menyampaikan, ribuan warga di beberapa titik pengungsian Palembayan belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan dan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat keberadaan dapur umum menjadi salah satu layanan paling mendesak dalam masa tanggap darurat. Ia menambahkan, medan sulit akibat material longsor, disertai cuaca yang buruk tidak menyurutkan langkah tim BTB dalam menyalurkan bantuan. “Akses jalan yang tertutup material longsor membuat distribusi tidak mudah. Namun dengan penuh kehati-hatian, tim BTB terus berusaha menembus lokasi-lokasi terdampak agar bantuan dapat diterima secara merata,” ujarnya. Saidah menambahkan, penanganan bencana melalui pemanfaatan dana zakat merupakan bagian dari skema pendistribusian yang ditetapkan BAZNAS RI, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. "Di Palembayan, layanan dapur umum menjadi prioritas karena sebagian besar warga kehilangan akses terhadap sumber bahan pangan," ujar Saidah. Saidah mengatakan, pemantauan kebutuhan warga dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai kondisi lapangan. “Tim kami mengumpulkan data terbaru dari para penyintas sehingga layanan dapur umum dapat diatur secara lebih efektif,” ujar Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memberikan dukungan optimal kepada para korban bencana, memastikan kebutuhan pangan dapat terdistribusi secara merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam," katanya. Saidah menegaskan, layanan dapur umum akan terus beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku. "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan diperkuat untuk memastikan bantuan tersedia secara berkesinambungan," ucapnya. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, hingga dukungan logistik bagi para penyintas bencana. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 471/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 8 Desember 2025
BERITA09/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS RI Memastikan ribuan penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel) mendapat pasokan makanan yang layak. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS RI telah mendirikan dan mengoperasikan sejumlah dapur umum di titik-titik terdampak berat. Operasi yang dipimpin langsung oleh Koordinator BTB untuk wilayah Tapsel, Sukamto, ini telah menghasilkan ribuan bungkus makanan siap santap bagi pengungsi. Di tengah kesibukan mengawasi produksi di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapsel, Sumut, Kamis (4/12/2025), Sukamto memaparkan upaya logistik yang terus diperluas cakupannya. “Fokus kami adalah memastikan tidak ada penyintas yang kelaparan. Setelah assessment, kami segera mendirikan dapur umum di titik-titik dengan konsentrasi pengungsi tinggi dan di daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya. Berdasarkan laporan operasional per Rabu (3/12/2025), jaringan dapur umum BAZNAS telah berkembang pesat. Titik utama berada di Desa Tandihat, di kompleks PTPN 5 Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Dapur ini secara konsisten memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk mendukung 630 jiwa pengungsi, dilengkapi dengan dapur air di dua titik. Tidak berhenti di situ, tim yang terdiri dari Sukamto, Septo P, personil BTB Provinsi Sumut, Baznas Kabupaten dan Kota Tapsel, serta 12 relawan masak, terus memperluas jangkauan. Dapur umum baru berhasil didirikan di Desa Tolang Julu, memproduksi 600 bungkus makanan per hari. Selain itu, dukungan logistik juga diberikan kepada dapur umum komunitas, seperti di Masjid Nurul, Jl. Murai Aekmanis, Kelurahan Sibolga Selatan, dengan menyuplai beras, lauk, dan bumbu untuk produksi 300 porsi per hari selama tiga hari. Yang patut dicatat adalah peningkatan kapasitas di beberapa titik. Dapur umum di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Tapanuli Tengah, yang awalnya memproduksi 600 bungkus, kini ditingkatkan menjadi 1.000 bungkus per hari (2x produksi) untuk menjangkau 568 jiwa. Begitu pula dengan dapur umum di Jalan Kamboja, Kelurahan Simare Mare, Kecamatan Sibolga Utara, yang langsung beroperasi dengan produksi 1.000 bungkus per hari untuk 450 jiwa. “Ini adalah kerja kolektif. Personil pusat, daerah, dan relawan lokal bersinergi. Setiap hari tim kami bergerak dengan 1 unit mobil dan 2 motor, membeli bahan baku, memasak, dan mendistribusikan, seringkali melalui jalur yang masih sulit,” jelas Sukamto yang baru saja menyelesaikan studi magister di UIN Yogyakarta dan langsung bertugas ke lokasi bencana. Operasi dapur umum ini menjadi penopang hidup utama bagi ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kebutuhan pokok. Kehadiran BAZNAS tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan kepastian dan harapan bagi warga di tengah situasi yang serba tidak menentu. Komitmen untuk melanjutkan operasi ini menunjukkan dedikasi BAZNAS RI dalam menjalankan amanah kemanusiaan, memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan hingga kondisi darurat pulih. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 452/HUM-BAZ/XII/2025 Kamis, 4 Desember 2025
BERITA04/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Gelar Servis Motor & Ganti Oli Gratis untuk 200 Driver Ojol dan Warga
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Gelar Servis Motor & Ganti Oli Gratis untuk 200 Driver Ojol dan Warga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi membuka Program Servis Motor & Ganti Oli Gratis sebagai bentuk dukungan kepada para driver ojek online (ojol) dan masyarakat umum yang setiap hari bekerja mencari nafkah dengan penuh dedikasi. Kegiatan ini berlangsung pada 2–3 Desember 2025 di Alun-Alun Wates sisi utara, dan menyasar 200 peserta, terdiri dari para pengemudi ojol serta warga sekitar yang mengandalkan sepeda motor sebagai alat mobilitas utama. Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa program ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat pekerja harian yang sangat bergantung pada kondisi kendaraan mereka. “Motor yang prima akan membantu kelancaran aktivitas dan insyaAllah membuka jalan rezeki yang lebih baik bagi para penerima manfaat,” ujarnya. Menariknya, seluruh proses servis dilakukan oleh mekanik handal penerima bantuan Z Auto BAZNAS, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang melahirkan para teknisi otomotif kompeten dari kalangan mustahik. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat pengguna motor, tetapi juga memberdayakan para mekanik binaan BAZNAS. Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para driver dan warga. Banyak peserta mengaku terbantu karena biaya servis dan oli yang selama ini cukup menjadi beban kini dapat dinikmati secara gratis. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat, memperkuat kesejahteraan masyarakat, dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
BERITA04/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sarolangun menyediakan layanan kesehatan gratis bagi penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pos Layanan Kesehatan BAZNAS ini juga berdampingan dengan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak hanya itu, BAZNAS juga telah menurunkan sejumlah layanan kemanusiaan untuk menangani banjir dan longsor di Sumatra Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum dan dapur air, hingga distribusi berbagai logistik bagi warga terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat BAZNAS atas meningkatnya kebutuhan medis masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar). “Dengan hadirnya layanan kesehatan ini, BAZNAS ingin memastikan kebutuhan medis masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Karena itu kami bergerak cepat menghadirkan layanan kesehatan gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/12/2025). Saidah menjelaskan, layanan medis yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan oleh dokter, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan warga lanjut usia menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi penyakit. “Dengan langkah ini, BAZNAS berharap dapat membantu menjaga kesehatan para penyintas dan meminimalkan risiko penyakit yang sering muncul setelah bencana. Kondisi pengungsian dan perubahan lingkungan fisik pascabencana kerap memicu gangguan kesehatan yang perlu ditangani segera,” kata Saidah. Saidah mengatakan, untuk memperluas jangkauan layanan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tim relawan lain agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses. Ia memastikan koordinasi terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan layanan. "Seluruh rangkaian bantuan hingga layanan kesehatan ini merupakan operasi kemanusiaan lintas wilayah gabungan yang melibatkan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumbar, serta BAZNAS kabupaten/kota," ujar Saidah. Ke depan, kata Saidah, BAZNAS juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan kesehatan berkelanjutan dan distribusi paket kebersihan bagi warga terdampak. "Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat," ujarnya. Hingga kini, lanjut Saidah, tim BAZNAS masih melakukan monitoring kebutuhan warga di pengungsian dan memetakan kemungkinan penambahan titik layanan kesehatan jika situasi lapangan mengharuskan. BAZNAS juga membuka kanal donasi untuk masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penanganan bencana Indonesia, termasuk di Sumatra Barat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 442/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan gratis dan dapur umum bagi para pengungsi korban bencana banjir di wilayah Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik. Layanan kesehatan dan dapur umum ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pertolongan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan kehadiran layanan kesehatan dan dapur umum tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat. “BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi warga yang sulit mengakses layanan selama masa pemulihan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Saidah mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang dibuka di lokasi pengungsian tidak hanya berfungsi sebagai penanganan medis dasar, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan agar warga tetap mampu menjaga kondisi tubuh di tengah situasi darurat. “Lewat layanan kesehatan RSB, kami ingin masyarakat di berbagai wilayah, termasuk pelosok, bisa menikmati layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses,” ucap Saidah. Menurut Saidah, selain layanan kesehatan, pendirian dapur umum oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana menjadi elemen penting dalam memastikan kebutuhan pangan para penyintas tetap terpenuhi. Dapur umum tersebut beroperasi di Cupak Tangah untuk melayani 312 jiwa yang mengungsi. “Tim BTB mendirikan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan yang layak setiap hari selama masa tanggap darurat,” kata Saidah. Ia mengungkapkan, dapur umum BAZNAS berhasil menyiapkan 325 porsi nasi lengkap dengan lauk pauk dan kebutuhan gizi dasar lainnya. Makanan siap saji tersebut dibagikan langsung kepada pengungsi yang kesulitan mengakses bahan makanan akibat rumah dan lingkungan sekitar yang masih terdampak banjir. “BAZNAS RI memastikan seluruh layanan akan berlanjut selama masa tanggap darurat, sebagai bentuk komitmen agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” katanya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 445/HUM-BAZ/XII/2025 Selasa, 2 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 443/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mengirimkan pasokan air bersih kepada penduduk yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap bencana tersebut, dengan menyediakan air bersih untuk 150 kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan akses air minum yang aman akibat banjir. Saidah Sakwan, MA., yang merupakan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa banjir telah mencemari sumber air dengan lumpur, limbah, bakteri E.coli, dan virus penyebab penyakit diare serta leptospirosis. Distribusi air bersih ini penting untuk mencegah risiko kesehatan bagi warga terdampak yang harus menggunakan air banjir yang tidak layak dikonsumsi. Saidah menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, dan BAZNAS bertekad untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Meskipun akses ke lokasi terdampak masih terbatas karena kondisi jalan yang dipenuhi lumpur dan material, tim BTB BAZNAS berhasil mengatasi kendala tersebut dengan tekad yang kuat. Dalam upaya mendampingi warga terdampak agar pulih dari bencana, BAZNAS RI akan terus memberikan bantuan logistik dan layanan kemanusiaan. Sebanyak 32 titik pos bantuan BAZNAS telah didirikan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS berkomitmen untuk membantu proses pemulihan bagi mereka yang selamat dari bencana. Masyarakat diimbau untuk memberikan dukungan dengan cara berdonasi melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Anda dapat mentransfer donasi melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor 700-827-0885 atau BTN Syariah dengan nomor 731-216-0636. Mari kita bersama-sama mendoakan dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui BAZNAS untuk membantu mereka pulih dari musibah tersebut.
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong para penerima manfaat Beasiswa Zakat Indonesia untuk menyiapkan masa depan secara visioner, kompeten, dan berintegritas. Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., dalam kegiatan Pembinaan Nasional I Penerima Beasiswa Zakat Indonesia Sesi Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025). Program ini merupakan inisiasi BAZNAS RI bersama Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI serta berkolaborasi dengan mitra strategis dan Lembaga Pengelola Zakat di seluruh Indonesia sebagai gerakan kolektif untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA.; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag.; Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian; serta perwakilan pimpinan Lembaga Pengelola Zakat lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Saidah Sakwan menegaskan pentingnya kesadaran diri para penerima beasiswa sebagai generasi terpilih yang telah melewati proses seleksi ketat. “Kalian adalah orang-orang terpilih dari ribuan anak yang punya harapan yang sama. Jadi saya patut bersyukur, saya patut bangga dan saya mengucapkan selamat untuk kalian semua,” ujarnya. Saidah menyampaikan, langkah awal membangun masa depan adalah menuliskan rencana dan target dengan jelas. “Mulai hari ini, tolong buat CV kalian untuk 10 tahun ke depan. 10 tahun ke depan itu harus kita tulis hari ini,” tegasnya. Ia menekankan empat pilar penting untuk menjadi generasi unggul, yaitu pengetahuan, hard skill dan soft skill, jaringan, serta sikap atau attitude. “Knowledge itu harus betul-betul kalian kuasai secara profesional. Kalau kalian menjadi orang pintar yang menguasai, itu dapat komparatif value,” ungkapnya. “Network, cari teman baru yang produktif, yang substantif, yang impactful,” tambahnya. Saidah mengingatkan, kecerdasan tanpa akhlak tidak membawa kebermanfaatan. “Mau orang pinter setinggi apa pun, tapi kalau attitudenya tidak baik, itu menjadi disincentive,” ujarnya. Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pribadi yang memberi dampak positif. “Jadilah problem solver, jangan menjadi problem.” Saidah menutup arahannya dengan pesan agar para penerima beasiswa sungguh-sungguh menempuh jalan ilmu. “Siapapun yang menempuh jalan ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga. Yakinlah bahwa masa depan kalian itu akan lebih baik,” pesannya. “Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu,” tambahnya. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan dan mencerdaskan umat melalui program pemberdayaan pendidikan. SIARAN PERS Nomor: 429/HUM-BAZ/XI/2025 Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas Baznas RI
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, dalam acara Kick-Off Program dan Seminar Peluncuran Penelitian bertajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip”, di The Hall, Kampus UNU Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025). BAZNAS RI bersama Shafiec Research Center Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, dan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meluncurkan program penelitian dan tahqiq atas kitab Fiqh al-Zakat karya ulama Nusantara, Syekh Nawawi Yahya Abdul Razak Majene. Program ini dikemas dalam tajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip". Pelaksanaan kickoff yang juga dirangkai dengan seminar publik tersebut dihadiri sekitar 120 peserta, terdiri atas mahasiswa, dosen, pimpinan kampus, serta para pemangku kepentingan zakat nasional. Pada focus group discussion (FGD) oleh para ahli, Saidah menyebut kandungan fikih dalam manuskrip berpotensi memperkaya kebijakan zakat nasional, menjawab tantangan kontemporer pengelolaan zakat, serta dapat menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat. "Bagi BAZNAS, nilai historis menjadi sangat penting buat kita. Yang pertama, kami ingin menghidupkan tradisi keilmuan ulama Nusantara. Ini betul-betul harus kita kaji, harus kita tulis ulang, harus kita tahqiq, harus kita terbitkan dan sosialisasikan. Nanti akan diterjemahkan, supaya akses publik dapat terfasilitasi. Kemudian yang kedua, kami ingin memberikan kontribusi terhadap historiografi intelektual zakat dan menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat," ujar Saidah. Saidah melanjutkan, kajian ini dapat bermanfaat bagi pengelolaan zakat BAZNAS, dan dapat mendorong potensi zakat yang mencapai Rp327 triliun. BAZNAS juga memiliki mandat pengelolaan dan pengembangan keilmuan zakat. "Ini menjadi bagian penting bagi kita, karena kita melihat harus ada kepentingan dengan tata kelola zakat. Konteks ini jadi bagian penting mengapa BAZNAS mengambil inisiatif ini, karena BAZNAS mempunyai moral obligation," ucap dia. Saidah menambahkan, BAZNAS juga ingin memperkuat basis nash, dalil, dan metodologi zakat Indonesia. Sementara it, Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNU Yogyakarta, Dr Suhadi Cholil, turut hadir membuka kegiatan. Suhadi mengatakan, kolaborasi yang terjadi sangat luar biasa antara BAZNAS RI, UNU Yogya, UIN Sunan Kalijaga dan UIN Jakarta. Aspek sosial ekonomi, juga adanya masukan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia juga Inggris, menjadikan penelitian ini dirasakan juga sangat penting untuk masyarakat secara lebih luas. "Penelitian ini sangat relevan bagi Indonesia, karena kita belum memiliki panduan terkait zakat. Bagaimana tatanan kemasyarakatan modern ada dalam kitab tersebut. Kerja akan dimulai segera dan di Desember akan mulai FGD untuk penelitian kitab ini," ucap dia. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 428/HUM-BAZ/XI/2025 Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan respon cepat BAZNAS terhadap situasi darurat bencana di Cilacap, Jawa Tengah. Saidah Sakwan menyampaikan bahwa telah disalurkan bantuan tahap awal berupa santunan untuk keluarga korban meninggal dunia dan paket sembako kepada para penyintas di Majenang, Cilacap. Bencana longsor di Cilacap merusak puluhan rumah dan infrastruktur, memaksa warga untuk mengungsi dan banyak di antaranya kehilangan akses terhadap makanan dan pendapatan harian. Oleh karena itu, bantuan sembako dan finansial dianggap krusial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain paket pangan, santunan juga diberikan kepada keluarga korban meninggal sebagai bantuan tambahan. Selain itu, BAZNAS juga menyediakan toilet portabel untuk memenuhi kebutuhan sanitasi darurat. Saidah menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendampingi masyarakat Majenang selama masa tanggap darurat dan akan menyesuaikan bentuk bantuan dengan kebutuhan yang muncul di lapangan. Sebelumnya, Tim BAZNAS Tanggap Bencana telah membantu proses pencarian korban bencana longsor di Cilacap dan menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, serta bantuan air bersih bagi penyintas dan petugas di lapangan.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo melalui program peduli menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Sebanyak Rp140 juta disalurkan kepada tujuh penerima manfaat pada Senin (17/11/2025), dengan penyerahan bantuan dipusatkan di rumah Bapak Sunaryo, yang beralamat di Ngaglik Lor, RT 30/RW 15, Pedukuhan VIII, Pleret, Panjatan, Kulon Progo. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Kulon Progo dan disaksikan oleh Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperbaiki hunian agar lebih layak, sehat, dan aman ditempati. Dalam kesempatan itu, Asda I menyampaikan apresiasinya terhadap program RTLH yang terus dijalankan Baznas Kulon Progo. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. “Bantuan ini bukan hanya perbaikan fisik rumah, tetapi juga wujud kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak warga,” ujar Asda I. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I menegaskan bahwa penyaluran dana RTLH ini merupakan hasil dari penghimpunan zakat, infak dan sedekah ASN dan masyarakat yang dikelola secara transparan. Ia menambahkan bahwa Baznas akan terus memperluas program sosial lainnya untuk mendukung pengentasan kemiskinan di Kulon Progo. Dengan adanya bantuan ini, tujuh keluarga penerima manfaat diharapkan dapat segera melakukan renovasi rumah sehingga mereka dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan nyaman. Baznas Kulon Progo berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu di wilayah tersebut.
BERITA18/11/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan dalam Program Baznas Kulon Progo Sehat sebagai upaya mendukung penurunan angka stunting di wilayah Kulon Progo. Bantuan yang diserahkan berupa 2.000 botol sirup penunjang gizi dan 89 paket Pemenuhan Kebutuhan Makanan Keluarga (PKMK). Acara penyaluran berlangsung di Aula Adikarto, Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulon Progo pada Rabu, 12 November 2025, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus berinovasi melalui program kesehatan berbasis pemberdayaan dan kepedulian sosial. “Penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi semua pihak, termasuk lembaga keagamaan seperti BAZNAS. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian umat untuk menciptakan generasi Kulon Progo yang sehat dan unggul,” ujar Wakil Bupati. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I menjelaskan bahwa program Baznas Kulon Progo Sehat merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program prioritas daerah, terutama penanggulangan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi bagi keluarga penerima manfaat, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” ungkapnya. Dengan adanya penyaluran ini, BAZNAS Kulon Progo berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup warga Kulon Progo.
BERITA12/11/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang rutin dilaksanakan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat kecil meningkatkan kesejahteraan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Kalurahan Ngentakrejo dan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo, pemerintah kalurahan, serta penerima manfaat. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2025, adapun bantuan yang diberikan berupa payung. Kegiatan penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus berusaha dan memperbaiki taraf hidup.
BERITA31/10/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Respon Bencana
BAZNAS Salurkan Bantuan Respon Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak bencana tanah longsor dan hujan deras yang terjadi di wilayah Kokap dan Galur. Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejak beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di beberapa titik di Kecamatan Kokap serta genangan air dan kerusakan rumah di wilayah Galur. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang siap membantu masyarakat dalam situasi darurat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak serta membantu pemulihan kondisi pascabencana,” ujarnya.
BERITA29/10/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Bantuan RTLH dan ALADIN di Kalurahan Sukoreno, Sentolo.
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Bantuan RTLH dan ALADIN di Kalurahan Sukoreno, Sentolo.
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dan Program ALADIN (Atap, Lantai, dan Dinding). Pada kesempatan ini, Baznas Kulon Progo menyerahkan bantuan kepada Msayarakat Kulon Progo 8 orang penerima RTLH dan 5 orang penerima bantuan ALADIN yang diberikan secara simbolis di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, didampingi oleh Panewu Sentolo, Lurah Sukoreno, serta jajaran pengurus Baznas Kulon Progo. Dalam sambutannya, Lurah Sukoreno menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas Kulon Progo dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo atas dukungan dan perhatian terhadap masyarakat di wilayahnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga kami. Program RTLH dan ALADIN ini sangat membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” ujar Lurah Sukoreno. Sementara itu, Asisten Daerah I Setda Kulon Progo dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Baznas tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan. Program RTLH dan ALADIN ini menjadi bukti bahwa zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mewujudkan hunian yang layak dan lingkungan yang sehat,” tutur Asda I Setda Kulon Progo. Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan pendistribusian Baznas Kabupaten Kulon Progo menambahkan bahwa bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kulon Progo. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas. InsyaAllah amanah ini kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. Para penerima bantuan tampak bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu dalam memperbaiki kondisi tempat tinggalnya. Kegiatan penyerahan bantuan berjalan lancar dan penuh keakraban. Pemerintah Kalurahan Sukoreno berharap sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat dapat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan bersama di wilayah Kapanewon Sentolo.
BERITA28/10/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS, Saatnya Pemuda Menjadi Pelopor Zakat untuk Mensejahterakan Umat
BAZNAS, Saatnya Pemuda Menjadi Pelopor Zakat untuk Mensejahterakan Umat
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh wilayah Kulon Progo untuk menjadi pelopor gerakan zakat, sebagai bentuk pengamalan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H.Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa semangat yang diwariskan para pemuda tahun 1928 hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan umat. “Jika pada 1928 para pemuda berikrar menyatukan bangsa melalui Sumpah Pemuda, maka hari ini kita lanjutkan semangat itu dengan bersatu dalam kebaikan dan kepedulian sosial. Pemuda harus menjadi pelopor zakat, infak, dan sedekah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Alfanuha. BAZNAS Kulon Progo selama ini terus mendorong partisipasi masyarakat, termasuk kalangan muda, dalam 5 program. Melalui berbagai program tersebut, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga sarana strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemuda hari ini harus menjadi penggerak, bukan sekadar pengikut. Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita wujudkan perubahan sosial melalui zakat. Karena dengan zakat, kita bisa membangun masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan berkeadilan,” tambah Alfanuha.
BERITA28/10/2025 | Humas Baznas KP
Top Excellent Award 2025 BAZNAS RI
Top Excellent Award 2025 BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan “Top Excellent Award 2025 - 5 Pilar Media” sebagai Trusted Zakat Fundraising in Innovative Social Responsibility Programs. Top Excellence Award 2025 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Five Pilar Event Management dan 5 Pilar Media Communication, bekerja sama dengan National Awarding Research Center serta diliput oleh 5 Pilar YouTube Channel. Penghargaan ini ditujukan bagi lembaga pendidikan, perusahaan, dan profesional yang berhasil menciptakan inovasi serta menjaga kredibilitas dan integritas di bidangnya masing-masing. Tujuannya, untuk mendorong para pelaku pendidikan dan profesional di Indonesia agar terus meningkatkan kualitas dan kepercayaan publik. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta dukungan para muzaki yang terus mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa tata kelola zakat di BAZNAS semakin diakui publik, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan inovasi program sosial. Kami terus berkomitmen agar setiap rupiah zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/10/2025). Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci penting dalam menjaga relevansi dan efektivitas pengelolaan zakat di era modern. Menurutnya, BAZNAS terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk dunia usaha dan komunitas, melalui pendekatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan program zakat. “Kolaborasi dengan mitra strategis merupakan langkah nyata dalam memperluas dampak zakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS tidak hanya menjadi lembaga penyalur dana sosial, tetapi juga motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan,” imbuhnya. Penghargaan ini diserahkan dalam acara yang berlangsung di Sunlake Waterfront Sunter Hotel, Jakarta, dan diterima oleh Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI. Apa yang kita lakukan semata-mata untuk kemaslahatan umat dan menjalankan tanggung jawab moral dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran. Penghargaan ini menjadi penyemangat agar kami terus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya. BAZNAS RI dalam beberapa tahun terakhir secara aktif menghadirkan berbagai inovasi program seperti Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Layanan Kesehatan Kapal Bergerak RSB, Santripreneur, Balai Ternak, ZChicken, Zmart, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), juga berbagai program lainnya. Seluruh program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Sumber: SIARAN PERS Nomor: 399/HUM-BAZ/X/2025 Senin, 27 Oktober 2025
BERITA27/10/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY Gelar Bakti Sosial di PESAWAT
BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY Gelar Bakti Sosial di PESAWAT
Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten Kulon Progo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Rumah Sehat Baznas (RSB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di Pesantren Al-Quran Wates (PESAWAT), Selasa (21/10). Kegiatan bakti sosial ini diikuti oleh sekitar 120 santri dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan pondok. Rangkaian kegiatan meliputi pembinaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) diikuti 20 santri dan pemeriksaan kesehatan umum bagi 100 santri. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial serta bentuk sinergi antara lembaga zakat dan layanan kesehatan umat. “Kami ingin memastikan bahwa para santri, sebagai generasi penerus bangsa, mendapatkan perhatian yang layak dalam hal kesehatan dan pembinaan lingkungan pesantren yang sehat,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari RSB DIY, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen terus mendukung kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah DIY, termasuk pesantren-pesantren yang membutuhkan pendampingan kesehatan. “Melalui kegiatan seperti ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi agar para santri mampu menjaga kebersihan dan kesehatan diri di lingkungan pesantren,” katanya. Para santri terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan umum, serta penyuluhan kesehatan. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan dasar kepada pengelola Poskestren agar dapat melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program kesehatan berbasis pesantren.
BERITA23/10/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Resmi Kantongi Kekancingan Tanah dari Kadipaten Pakualaman
BAZNAS Kulon Progo Resmi Kantongi Kekancingan Tanah dari Kadipaten Pakualaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kini resmi memiliki kekancingan atas tanah yang digunakan sebagai kantor operasional. Penandatanganan surat kekancingan dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, antara Kadipaten Pakualaman dan BAZNAS Kulon Progo, bertempat di kantor BAZNAS Kulon Progo. Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Penghageng Kawedanan Hageng Kesentanan Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta, G.P.H. Wijoyo Harumurti, beserta tim dari Kadipaten. Dari pihak BAZNAS Kulon Progo, hadir Ketua BAZNAS H. Alfanuha Yushida, M.PMat didampingi pelaksana Bidang IV Edi Kurniawan, S.Th.I., M.M. Penandatanganan surat kekancingan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah kelembagaan BAZNAS Kulon Progo, karena memberikan kepastian hukum atas penggunaan tanah yang selama ini digunakan sebagai pusat kegiatan lembaga. Dalam sambutannya, G.P.H. Wijoyo Harumurti menyampaikan bahwa kekancingan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Kadipaten Pakualaman terhadap kegiatan sosial-keagamaan yang dijalankan BAZNAS. “Kadipaten Pakualaman memiliki komitmen untuk mendukung lembaga-lembaga yang berperan aktif dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kekancingan ini dapat menjadi landasan yang kuat bagi BAZNAS Kulon Progo dalam mengoptimalkan peran dan pelayanannya,” ujar beliau. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kadipaten Pakualaman. “Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan umat. Semoga dengan status kekancingan ini, BAZNAS Kulon Progo dapat semakin memperkuat kiprah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan akuntabel,” ungkapnya. Penandatanganan ini juga menjadi simbol sinergi antara Kadipaten Pakualaman dan BAZNAS Kulon Progo dalam upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Dengan status kekancingan yang telah sah, BAZNAS Kulon Progo kini memiliki dasar hukum yang kuat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial berbasis zakat.
BERITA20/10/2025 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →