Berita Terbaru
Kurban Berkah Baznas RI di Kulonprogo 80 KambingĀ
"Kurban Berkah Baznas" dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kabupaten Kulonprogo. Sebanyak 80 ekor kambing dari Balai Ternak Baznas disembelih di wilayah Kalurahan Banjarharjo Kalibawang, Minggu (8/6/2025).
Bupati Kulonprogo Dr HR Agung Setyawan ST MSc MM mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk berkurban sangat luar biasa. "Kita tidak sekedar memikirkan keduniawian, ada yang harus diperhatikan, yakni bagaimana taat kepada perintah Allah SWT dengan mengikuti semua ajarannya dan menjauhi larangannya. Contoh dari kurban ini, manusia diajak untuk mampu menyisihkan dari sebagian yang dimiliki kepada saudara kita yang belum beruntung," kata Agung Setyawan dalam penyerahan daging kurban dari Kurban Berkah Baznas. Hadir Wabup, Asda 1, perwakilan Baznas RI, Waka 3 Baznas DIY, Baznas KP, serta lainnya.
Alhamdulilah, lanjut Agung, meski Kulonprogo termasuk daerah miskin, tetapi cukup banyak hewan kurban. "Kita harus mampu mandiri, berdikari, siap berkolaborasi, dan apapun bantuan tetap diterima. Terima kasih kepada Baznas RI yang telah memilih Kulonprogo untuk pendistribusian hewan kurban. Juga terima kasih kepada ASN, pamong dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat/infaknya di Baznas," ujarnya.
Ajat Sudarjat Kepala Devisi Penyaluran UPZ dan CSR Baznas RI menyampaikan, khusus di Kulonprogo sebanyak 80 ekor kambing merupakan kerja sama Baznas RI dengan Alfamart melalui Sedekah Konsumen, terdiri Baznas RI 30 ekor kambing dan Alfamart 50 ekor. Untuk kerja sama keseluruhan, hewan kurban senilai Rp 2 Miliar lebih didistribusikan pada 26 kabupaten/kota di seluruh Indonesia (diantaranya Kulonprogo). "Program ini kolaborasi dengan balai ternak, produksi peternak yang kita bina di balai ternak. Baznas. Konsep kita dari hulu (pemeliharaan) hingga hilir (pemasaaran) agar semua terintegrasi. Beberapa program pemberdayaan kadang terkendala di pemasaran, maka salah satu solusi adalah program Kurban Berkah Baznas dari Balai Ternak," ujar Ajat.
Ditambahkan, pihaknya membuat konsep hewan kurban itu yang utama pemerataan daging kurban ke seluruh Indonesia. "Kami ingin para mudohi (orang yang melakukan ibadah kurban) yang berkecukupan menitipkan kurbannya ke Baznas RI, dan oleh Baznas disebarkan ke seluruh Indonesia. "Sekarang ini ada 38 provinsi mulai Jumat hingga Senin semua menjalankan Kurban Berkah Baznas ini. Program tersebut menjadi solusi/alternatif untuk pemerataan pangan hewani di pelosok-pelosok," ucap Ajat.
BERITA08/06/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp260 Juta untuk Rehab Mushola
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan sebesar Rp. 260.000.000 untuk rehabilitasi mushola di 26 sekolah yang berada dalam lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA). Setiap sekolah menerima bantuan senilai Rp. 10.000.000.
Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan sarana keagamaan di lingkungan pendidikan serta memperkuat pendidikan karakter dan religiusitas siswa. Dengan adanya rehabilitasi mushola, diharapkan sekolah-sekolah dapat menyediakan ruang ibadah yang layak, nyaman, dan mendukung pembinaan akhlak mulia di kalangan pelajar.
Waka II BAZNAS Sugiyanta, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata kontribusi zakat terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. "Kami berharap mushola di sekolah-sekolah yang menerima bantuan dapat segera direnovasi dan difungsikan secara optimal untuk kegiatan ibadah, keagamaan, dan pembinaan karakter siswa," ujarnya.
Kepala DIKPORA Drs. Nur Wahyudi, M.M., turut mengapresiasi sinergi yang terjalin. Menurutnya, penguatan fasilitas ibadah di sekolah sangat mendukung visi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga religius dan berakhlak.
Adapun 26 sekolah penerima bantuan tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan wilayah, yang telah melalui proses verifikasi berdasarkan kebutuhan dan usulan dari DIKPORA.
Penyaluran bantuan ini akan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi guna memastikan proses rehabilitasi berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi siswa serta seluruh warga sekolah.
BERITA26/05/2025 | Humas Baznas KP
Baznas Gelar Pemeriksaan kesehatan dan Mata Santri
Dalam upaya meningkatkan kesehatan santri secara menyeluruh, Baznas Kabupaten Kulonprogo melaksanakan program layanan pemeriksaan kesehatan dan mata, di Pondok Pesantren Al Manar Pengasih, Minggu (25/5/2025).
Dijelaskan Wakil Ketua Bidang 2 Baznas Kulonprogo Sugiyanta SPdI, kegiatan ini merupakan Program Kulonprogo Sehat yang diikuti 130 orang, terdiri 118 santri/santriwati dan 12 musyrifah (pembimbing).
"Terselenggaranya acara tersebut, Baznas bekerja sama dengan Rumah Sakit Baznas (RSB) Yogyakarta, Tim Dokter Mata RS Sardjito, serta Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM," ujar Sugiyanta.
Untuk pemeriksaan mata, tambah Sugiyanta, dimaksudkan sebagai awal deteksi dini gangguan penglihatan. Bila ada rekomendasi kacamata, Baznas akan memberikan secara gratis. Sedangkan pengobatan kesehatan adalah sebagai awal untuk mengetahui kondisi kesehatan para santri.
Kepala Klinik RSB Yogyakarta dr Dina Arisonaningtyas MPH FISQua menuturkan, untuk pemeriksaan kesehatan, ditemui kasusnya adalah gatal, tapi ini juga tidak terlalu banyak, gatalnya bervariasi pula seperti scabies/kutu dan alergi.
"Kemudian masalah gigi, jadi para santri ini membutuhkan akses pelayanan gigi. Tetapi gigi butuh adanya tindakan gigi seperti tambal atau dicabut, karena paling banyak kasusnya gigi berlubang. Adapula beberapa santri kurang asupan cairan/minum, mungkin mereka malas ambil minum, sehingga menyebabkan kering di sekitar area mulut," ucap Dina.
BERITA25/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp182.500.000 di Kegiatan BBGRM Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan sebesar Rp182.500.000 kepada 25 penerima manfaat yang tersebar di 12 kapanewon di wilayah Kabupaten Kulon Progo dalam kegiatan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2025.
Bantuan tersebut mencakup berbagai program, di antaranya: Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Program Atap, Lantai, dan Dinding (ALADIN), Paket Sembako untuk keluarga prasejahtera, Bantuan Lumbung Pangan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, Bantuan Respon Cepat untuk menangani kondisi darurat
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Kulon Progo dan Wakil Bupati Kulon Progo, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap program-program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan BAZNAS.
Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam menguatkan jaringan sosial masyarakat melalui penyaluran zakat, infaq, dan sedekah yang tepat sasaran. "Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membangun Kulon Progo yang lebih sejahtera," ujarnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam upaya menanggulangi kemiskinan serta membangun ketahanan sosial.
Melalui kegiatan BBGRM 2025 ini, BAZNAS berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi dorongan bagi tumbuhnya kepedulian sosial dan kemandirian komunitas lokal.
BERITA22/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Gelar Sosialisasi ZIS di KPU Kulon Progo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengadakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo pada hari Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di kantor KPU Kulon Progo dan dihadiri oleh pimpinan serta staf sekretariat KPU.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ASN serta pegawai instansi terkait mengenai pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari pengelolaan keuangan pribadi yang sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya BAZNAS dalam memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan dana ZIS di lingkungan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan bahwa potensi zakat di lingkungan ASN sangat besar dan dapat dimaksimalkan melalui pemotongan langsung gaji yang disalurkan secara amanah melalui BAZNAS.
“Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo,” ungkapnya.
Ketua KPU Kulon Progo menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan BAZNAS dapat terus ditingkatkan ke depan. Ia juga mengajak seluruh pegawai KPU untuk aktif berzakat melalui lembaga resmi agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran dan berdampak luas.
Adapun sosialisasi disampaikan langsung oleh H. Jumanto, S.H., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kulon Progo, yang menjelaskan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan sarana membersihkan harta. Ia juga memaparkan mekanisme penghimpunan zakat dari penghasilan, terutama di kalangan ASN, serta program-program penyaluran zakat yang telah dijalankan oleh BAZNAS.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan materi sosialisasi yang berisi informasi tentang mekanisme pembayaran ZIS serta program-program unggulan BAZNAS Kulon Progo.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan berbagai instansi guna mendorong optimalisasi pengumpulan dan penyaluran dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA14/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Bantu Fakir Udzur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada fakir udzur di kapanewon. Penyaluran bantuan ini dilakukan bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kapanewon dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengajian rutin aparat tingkat kapanewon setiap bulan.
Program ini menyasar para fakir udzur, yaitu warga lanjut usia atau yang mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak mampu mencari nafkah sendiri, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako.
Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS secara transparan dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, melalui sinergi dengan UPZ di tingkat kapanewon, kami dapat menyalurkan bantuan kepada para fakir udzur di momen yang sekaligus menguatkan spiritualitas para aparat melalui pengajian bulanan. Ini adalah langkah kecil namun berarti dalam menebar keberkahan dan kepedulian,” ujarnya.
Hingga bulan April 2025, tercatat sebanyak 230 fakir udzur di seluruh kapanewon di Kulon Progo telah menerima bantuan dari program ini. Setiap kapanewon menjadi penyelenggara kegiatan pengajian sekaligus lokasi penyaluran bantuan, yang juga dihadiri oleh aparat tingkat kapanewon, dan tokoh masyarakat setempat.
Salah satu penerima manfaat, Bapak Prapto Suwito Al. Wakijo (88 tahun) dari Kapanewon Sentolo, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Maturnuwun sanget, bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sudah tidak bisa bekerja, jadi ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya haru.
BAZNAS Kulon Progo mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional dan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
BERITA06/05/2025 | Humas Baznas KP
Baznas dan Bupati Kulon Progo, Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Kebakaran di Nanggulan
Kulon Progo - Jumat, 2 Mei 2025: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo bersama Bupati Kulon Progo melakukan kunjungan langsung ke lokasi kebakaran yang terjadi di wilayah Nanggulan. Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah pada satu rumah warga. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat, Baznas Kulon Progo menyalurkan bantuan dana sebesar Rp20.000.000 untuk membantu proses perbaikan rumah yang terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kulon Progo menyampaikan rasa prihatin dan dukacita atas musibah yang dialami warga. Ia juga mengapresiasi peran Baznas dalam memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kehadiran kita di sini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah dan Baznas terhadap masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan membantu proses pemulihan tempat tinggal yang rusak akibat kebakaran,” ujar Bupati Kulon Progo.
Ketua Baznas Kulon Progo menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Kulon Progo Peduli, yang terus berupaya hadir dalam situasi darurat di tengah masyarakat.
Baznas Kulon Progo juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergotong royong dan memperkuat solidaritas sosial, dengan meningkatkan pembayaran ZIS melalui Baznas Kulon Progo.
BERITA02/05/2025 | Humas Baznas KP
Presiden dan Wapres Tunaikan Zakat melalui BAZNAS RI
Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025).
Pelaksanaan Zakat Istana ini dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian Lembaga, serta para kepala daerah yang bersama-sama menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS.
Penyerahan zakat Presiden dan Wapres diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si., dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, sebagaimana kewajiban amil mendoakan muzaki.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan, "Dengan berzakat, kita dapat berbagi dengan sesama, menolong kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, dan menghindarkan hidup dari sifat kikir."
“Berzakat adalah cerminan sikap gotong royong dan upaya mengurangi ketimpangan sosial serta pemerataan kesejahteraan. Semoga zakat yang kita keluarkan akan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga turut mengapresiasi kinerja BAZNAS. "Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS."
Presiden Prabowo juga berharap, pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS harus dilakukan secara transparan dan efektif, harus sampai kepada mereka yang membutuhkan, dan harus dilaksanakan dengan pengelolaan yang sebersih-bersihnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Zakat Istana yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
"Hari ini Kamis, 27 Maret 2025, bertepatan dengan 27 Ramadhan 1446 H, merupakan hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kita semua. Kita patut bersyukur atas perkenan Bapak Presiden Prabowo untuk melanjutkan jejak baik dalam pelaksanaan Zakat Istana bersama Bapak Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka, serta didampingi oleh segenap pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri kabinet Merah Putih, serta panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan pimpinan BUMN," ujar Kiai Noor.
Menurutnya, momentum Zakat Istana hari ini menjadi pengingat kuat akan akar spiritual dan sosial dari zakat itu sendiri.
"Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kepercayaan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap pemenuhan kewajiban keagamaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor juga menyampaikan kinerja pengelolaan zakat dalam 4 tahun terakhir dari tahun 2021–2024 yang semakin meningkat.
"Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah tahun 2021 sebesar Rp14 triliun, tahun 2022 sebesar Rp22,4 triliun, tahun 2023 sebesar Rp32,3 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp40,4 triliun, dan target tahun 2025 ini sebesar Rp50 triliun," ujarnya.
Sementara itu, lanjut Kiai Noor, pengumpulan BAZNAS RI (pusat) sendiri tahun 2021 sebesar Rp517 miliar, tahun 2022 sebesar Rp634 miliar, tahun 2023 sebesar Rp882 miliar, tahun 2024 sebesar Rp1,12 triliun, dan target tahun 2025 sebesar Rp1,35 triliun.
"Adapun penyalurannya, pada tahun 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 …
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 188/HUM-BAZ/III/2025
Kamis, 27 Maret 2025
BERITA28/03/2025 | Humas Baznas RI
Baznas KP Salurkan ZIS Rp 3,59 MiliarĀ
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo dalam Ramadan 1446 H/2025 M ini, menyalurkan Zakat Infak sebesar Rp 3.597.070.000. Salah satu seremoni penyerahan bantuan untuk pengayuh becak, pasukan kuning, dan lainnya, dilakukan oleh Bupati Kulonprogo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM, Rabu (12/03/2025), di Plengkung Rumah Dinas Bupati.
Diungkapkan Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, zakat infak tersebut berasal dari para mudzaki atau warga yang wajib membayar zakatnya yaitu terbesar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kulonprogo, kemudian swasta dan masyarakat.
"Penyaluran di bulan Ramadan ini untuk 7.500 penerima manfaat. Mulai dari Kaum Rois, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jenjang TK sampai SMP dari Disdikporan dan Kankemenag, Guru Ngaji di Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Madrasah, serta tenaga honorer dan relawan di Pemkab Kulonprogo. Kami juga salurkan ke warga duafa binaan Rutan Kelas IIB Wates," katanya sambil menambahkan penyaluran dilakukan diantaranya lewat kegiatan Safari Tarawih tingkat kabupaten dan di tiap kapanewon.
Alfanuha lebih lanjut menuturkan, penyaluran ini diharapkan bisa membantu dan meringankan beban masyarakat Kulonprogo yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhannya. Terutama untuk Hari Raya Idul Fitri nanti. "Semoga bantuannya memberikan manfaat bagi para mustahik dan pahala bagi para mudzaki," ujarnya.
Program penyaluranan zakat infak dari Baznas ini, menurut Bupati Kulonprogo Agung Setyawan, merupakan bentuk solidaritas sosial. Ia menilai kegiatan itu harus terus dipertahankan. Sebab program itu menjadi wadah untuk membangun kebersamaan di antara sesama. Terutama untuk saling membantu dan peduli terhadap kondisi orang lain. "Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama," ucap Agung.
BERITA13/03/2025 | Humas Baznas KP
Dampingi Wapres Gibran, Ketua BAZNAS RI Tinjau dan Bantu Korban Banjir
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau dan memberikan bantuan untuk korban bencana banjir, di Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/3/2025).
Wapres Gibran bersama Kiai Noor mengecek rumah warga yang terdampak banjir, meski jalan perumahan Pondok Gede Permai Bekasi masih penuh dengan lumpur sisa banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan komitmen BAZNAS bersinergi bersama pemerintah untuk terus membantu warga terdampak banjir di Jabodetabek.
“BAZNAS hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Kami memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu kebutuhan mendesak warga,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan BAZNAS mencakup berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak berupa Hidangan Berkah Ramadhan untuk sahur dan berbuka puasa. Bantuan ini diharapkan bisa membantu para korban tetap menjalankan ibadah puasa di tengah kondisi sulit.
“Tadi pagi alhamdulillah BAZNAS mendistribusikan 2.200 porsi Hidangan Berkah Ramadhan untuk sahur bagi korban bencana banjir di beberapa kawasan Jakarta. Bantuan ini menyasar beberapa wilayah terdampak banjir di Jakarta, seperti Pengadegan, Binawan, Jatinegara, Manggarai, Kebon Pala, dan Kebon Manggis, kita juga siapkan hidangan untuk berbuka,” ungkap Kiai Noor.
Selain itu, Kiai Noor melanjutkan, sejak terjadinya banjir tim BAZNAS merespons cepat dengan melakukan evakuasi warga terdampak banjir. BAZNAS juga memberikan layanan kesehatan gratis, pemberian multivitamin, hygiene kit, hingga layanan dapur air bersih.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan warga di tengah kondisi banjir yang rawan penyakit.
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS akan terus berperan aktif dalam berbagai upaya kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana banjir. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam aksi solidaritas dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara kita yang tengah mengalami kesulitan. Setiap kontribusi yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka, dan semoga banjir yang sedang melanda ini segera surut, ” ucapnya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 106/HUM-BAZ/III/2025
Rabu, 5 Maret 2025
BERITA06/03/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI, LAZ, dan UPZ Serukan Masyarakat untuk Perkuat Bantuan bagi Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia, menunjukkan komitmennya untuk membangun kembali Gaza dan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat dukungan serta bantuan untuk warga Palestina.
Dalam kesempatan itu, BAZNAS menyampaikan bahwa mereka telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp120 miliar kepada masyarakat Palestina, dengan lebih dari 407.350 warga Palestina menjadi penerima manfaat, dan jumlah ini terus bertambah.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam arahan yang diberikan dalam Rapat Koordinasi Khusus “Membasuh Luka Palestina” yang diadakan di Jakarta baru-baru ini. Acara ini dihadiri oleh 150 perwakilan dari LAZ dan UPZ yang menyumbangkan infaknya melalui BAZNAS.
“Ini membuktikan bahwa Indonesia hadir di Palestina, Indonesia hadir di Gaza. Secara politis, kekuatan umat Islam Indonesia sangat besar di mata internasional,” kata Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, meskipun bantuan kemanusiaan dari Indonesia mungkin tidak sebesar yang diberikan negara-negara Arab, namun kehadiran umat Muslim Indonesia di Gaza sangat berarti bagi rakyat Palestina di wilayah tersebut.
“Mungkin kita kalah dalam jumlah dengan negara-negara Arab dalam membangun Gaza, tetapi kekuatan umat Islam Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palestina, artinya pengaruh umat Islam Indonesia sangat besar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor mengungkapkan bahwa bantuan dari Indonesia juga memberikan jawaban atas pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengusulkan agar warga Gaza dipindahkan ke tempat lain.
“Keberadaan negara-negara, termasuk Indonesia, sangat penting untuk membuktikan bahwa Gaza tidak ditinggalkan oleh umat Islam Indonesia dan umat lain di seluruh dunia, karena saya yakin banyak juga umat non-Muslim yang peduli dengan nasib Gaza,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor juga menambahkan, bahwa Malaysia berencana untuk membangun beberapa fasilitas publik di Gaza, seperti rumah sakit, sekolah, dan masjid, yang serupa dengan rencana BAZNAS RI.
“Saya mendengar bahwa Malaysia juga akan membantu Gaza. Perdana Menteri Malaysia, Prof. Dr. Anwar Ibrahim, mengatakan akan membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid yang sama dengan yang kami cita-citakan. Nilainya sekitar Rp400 miliar, hampir sama dengan yang kami rencanakan,” kata Kiai Noor.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM menambahkan, bahwa BAZNAS RI akan memanfaatkan situasi pasca-perang atau setelah disepakatinya gencatan senjata antara pejuang Palestina dan militer Israel.
“Kami menyambut kondisi pascaperang ini dan akan melakukan koordinasi strategi bersama pemerintah Indonesia. Suasana ini berbeda dengan saat perang, ketika kami tidak bisa berbuat banyak. Gencatan senjata harus dimanfaatkan untuk membangun kawasan Indonesia di Gaza,” kata Kiai Ajat.
“Kami berkumpul di bulan Syakban ini, semoga niat baik kami dimudahkan oleh Allah dan diberi kesempatan untuk bersama-sama ke Gaza. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Sumber: Humas Baznas RI
BERITA14/02/2025 | Humas Baznas RI
Disalurkan Bantuan RTLH Baznas Rp 80 Juta
Bantuan Baznas Kulonprogo untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 80 juta diserahkan Penjabat (Pj) Bupati Ir Srie Nurkyatsiwi MMA kepada 4 penerima manfaat di Gunung Rego Hargorejo Kokap, Kamis (13/2/2025). Keempat penerima manfaat bantuan RTLH, terdiri Syolichin warga Hargorejo, serta 3 warga Kalirejo yakni Sarwiji Al Paitu, Muhaimin, Parjo, yang masing-masing menerima manfaat berupa uang sebesar Rp 20 juta.
Pj Bupati Kulonprogo Ir Srie Nurkyatsiwi MMA berharap melalui bantuan ini dapat membantu sebagian masyarakat untuk memiliki kehidupan yang layak, baik itu dari segi tempat tinggal, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. "Tempat tinggal ini menjadi kebutuhan utama, jadi harapannya dengan tempat tinggal yang layak, yang tinggal didalamnya juga akan lebih sejahtera," kata Siwi.
Siwi mendorong semua pihak untuk bergerak bersama dan membangun kepedulian bersama untuk menyelesaikan permasalahan RTLH yang masih belum dapat tertangani seluruhnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulonprogo. "Secara bertahap nanti rumah tidak layak huni dan kebutuhan-kebutuhan lainnya terus akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, ke depan mungkin bisa menggandeng perguruan tinggi untuk membantu desain rumahnya" kata Siwi.
Dikatakan Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, bantuan RTLH ini merupakan yang kedua di tahun 2025, yang pertama beberapa hari lalu di wilayah Lendah senilai Rp 60 juta untuk tiga penerima manfaat. Dan di wilayah Kokap ini Rp 80 juta. "Target tahun 2025 ini Baznas akan membedah sebanyak 60 RTLH," ungkapnya.
Panewu Anom Kokap R Nur Ariwibowo SIP MM menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap kemajuan dan kesejahteraan warga Kokap. "Memang di Kokap kondisinya seperti ini, stunting masih tinggi, data kemiskinan juga ada, kemudian bantuan rumah tidak layak huni masih terus akan kami ajukan," kata Nur.
BERITA13/02/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti-Suap, Perkuat Prinsip 3A dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yakni ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan SNI ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan, yang diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
BAZNAS terus menguatkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki.
Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno.
"Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Prof. Kiai Noor menegaskan, sebagai lembaga pengelola zakat nasional, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menyempurnakan manajemennya sesuai standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan zakat berlangsung efektif, efisien, dan dapat dipercaya.
"Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 adalah sistem yang mengarahkan organisasi untuk menjaga kualitas, manajemen mutu, dan memastikan pelayanan memenuhi standar pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku," ujar Kiai Noor.
Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 menunjukkan komitmen BAZNAS untuk menjalankan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi dan suap.
"BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah mengikuti audit resertifikasi dengan lingkup layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, distribusi, dan pendukungnya oleh Garuda Sertifikasi Indonesia," tambahnya.
Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pegawai BAZNAS RI atas kerja kerasnya dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut.
Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor SE, Mec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi semangat bagi BAZNAS untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan umat. Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini mengindikasikan bahwa manajemen BAZNAS telah memenuhi standar yang berlaku.
"Keberhasilan ini juga memperkuat BAZNAS dalam mengelola ZIS dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang berstandar internasional di seluruh unit kerja BAZNAS," katanya.
Sementara itu, Eko Sutrisno, perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, memberikan apresiasi terhadap pencapaian BAZNAS RI dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memberikan pelayanan terbaik, menjaga kualitas, serta berinovasi sesuai tuntutan zaman.
"Selamat kepada BAZNAS atas keberhasilan mempertahankan dua sertifikat ISO. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap BAZNAS tetap terjaga, dan BAZNAS menjadi pionir bagi lembaga amil zakat di Indonesia dan regional. BAZNAS telah berani mengimplementasikan ISO Anti Penyuapan," ujarnya.
Eko juga berharap BAZNAS dapat mempertahankan capaian ini dan memperluas implementasi ISO di tingkat BAZNAS Daerah, sehingga transparansi dan akuntabilitas terus terjaga.
Sebagai informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2018 dari WQA-APAC. Sejak 2017 hingga kini, BAZNAS RI telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Sedangkan untuk ISO 37001:2016, BAZNAS memulai penerapan pada tahun 2019 dan terus memperoleh sertifikasi dari berbagai badan sertifikasi.
SUMBER: Humas Baznas RI
BERITA12/02/2025 | Humas Baznas RI
Baznas Kulon Progo Beri Penghargaan
Baznas Kabupaten Kulon Progo memberikan apresiasi/penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan perusahaan yang telah berperan dalam pengumpulan Zakat Infak Sedekah (ZIS) selama tahun 2024.
Penyerahan dilakukan dalam Rakor dengan UPZ OPD dan Perusahaan, oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Seta Kulon Progo Drs Jazil Ambar Was'an dan
Haris Widiyanto SH dari UPZ Kemenag dengan didampingi Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat serta Waka 1 Baznas H Jumanto SH, di RM Dapur Semar Kamis (6/2/2025).
Para penerima penghargaan adalah
Rumah Sakit Swasta di Kulon Progo yang Berpartisipasi dalam Menghimpun ZIS dengan Jumlah Setoran Sedekah Terbesar ke Baznas Kulon Progo Tahun 2024 RSU Rizki Amalia Temon, Perusahaan Swasta PT Sung Chang Indonesia Wates, Toko Swalayan HW, Restoran atau Rumah Makan Ayam Goreng Bu Hartin Resto, Influencer atau Afiliator yang Berpartisipasi dalam Menunaikan Zakat Cici Melda Kristina.
Sedangkan UPZ Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang Keseluruhan Pegawainya telah Menunaikan Zakat Penghasilan dari Gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) melalui Baznas Kabupaten Kulon Progo Tahun 2024 Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kulon Progo, Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda, Bagian Umum Setda, Bagian Administrasi Perekonomian Setda, dan Dinas Pariwisata.
UPZ OPD dengan Peningkatan Jumlah Munfik ke Muzaki Terbaik Tahun 2024 Dinas Pertanian dan Pangan. UPZ Instansi Vertikal dengan Penghimpunan Terbaik Tahun 2024 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kulon Progo.
BERITA12/02/2025 | Humas Baznas KP
Baznas Bedah 3 RTLH, Rumah Kebutuhan Primer
Kebutuhan perumahan atau permukiman merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Kegiatan dalam membedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan keperpihakan Pemerintah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terkait apa yang dibutuhkan masyarakat.
"Kegiatan ini komitmen kita semua untuk kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Apa yang menjadi komitnen tidak ada artinya tanpa ada partisipasi dari semuanya. Bantuan, gotong royong tidak hanya berupa rupiah, tetapi bisa juga pikiran dan tenaga, saling mendukung adalah modal utama masyarakat dalam kegiatan bedah RTLH tersebut," ujar Pj Bupati Kulon Progo Ir Srie Nurkyatsiwi MMA saat menyerahkan bantuan untuk RTLH dan Aladin dari Baznas Kulon Progo.
Bantuan Rp 60 juta untuk RTLH 3 rumah yakni rumah Ngatijem Gulurejo, Klimin dan Surono Bumirejo atau @ Rp 20 juta. Sedangkan Atap Lantai Dinding (Aladin) 3 rumah @Rp 5 juta hingga Rp 7,5 juta atau Rp 20 juta, untuk Rubiyanto Jatirejo, Ahmad Isnaini Ngentakrejo, Suprihatin Pleret Panjatan. Kegiatan ini juga dalam rangka HUT ke-24 Baznas, yang penyerahan bantuan dipusatkan di Rumah Ngatijem Pengkol RT 61/RW 24 Gulurejo Lendah, Kamis (30/1).
Siwi menerangkan, bahwa gerakan kepedulian dan kesetiakawanan sosial untuk nengatasi RTLH ini mengacu pada regulasi Bupati Kulonprogo sejak tanggal 23 Desember 2011. "Kegiatan RTLH tersebut memberikan manfaat, karena rumah yang sudah diperbaiki maka aktivitas ekonomi menjadi lancar dengan rumah nyaman. Untuk itu terus dengan kepedulian sosial dan bergotong royong," kata Siwi sembari menambahkan bahwa Baznas selalu menjadi mitra dalam situasi apapun, ketika musim hujan ada bencana banjir, longsor, dan musim kemarau kekeringan, ketika ada kesulitan yang keroyokan selalu bersama.
Ditambahkan Wakil Ketua 1 Baznas Kulon Progo H Jumanto SH, bedah 3 rumah atau RTLH itu merupakan pertama di tahun 2025. Pada tahun 2023 sudah dibedah RTLH sebanyak 45 rumah atau senilai Rp 917.500.000 dan tahun 2024 ada 65 RTLH atau senilai Rp 1.280.000.000. Target tahun 2025 ini membedah sebanyak 60 RTLH. "Setiap proposal yang masuk terkait RTLH selalu kita survei bersama Bagian Kesra Setda," ucap Jumanto.
BERITA30/01/2025 | Humas Baznas KP
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengajian HUT Baznas
Baznas Kabupaten Kulonprogo menjadi penyelenggara Pengajian bagi Aparat di Masjid Agung Kulonprogo, Jumat (17/01/2025). Pengajian dengan pembicara Ustadz Dr dr H Sagiran SpB (K) KL Mkes FICS dari Yogyakarta tersebut bertepatan dengan HUT ke-24 Baznas. Tagline HUT adalah Cahaya Zakat Keajaiban Muzaki dan dan Mustahik. Selain pengajian juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis.
Diungkapkan Sagiran, masalah utama yang dihadapi lanjut usia (lansia) adalah kesehatan fisik dan mental. Sekitar 92 persen lansia menderita sedikitnya satu penyakit kronis dan 77 persen menderita dua penyakit kronis, termasuk jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Selain itu, masalah kesehatan mental mempengaruhi lansia termasuk alzheimer, demensia, dan depresi. "Menurut Peraturan Presiden No 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan, yang dimaksud dengan lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas," paparnya.
Dalam data BPS Tahun 2020, jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia mencapai 10,6 persen dari total jumlah penduduk, sekitar 28,7 juta orang. Pada tahun 2035, diperkirakan sudah mencapai 16,5 persen dari jumlah total penduduk, sekitar 49,6 juta orang. "Alquran telah mengingatkan bahwa seseorang pada saat lanjut usia akan mengalami berbagai kelemahan fisik, sehingga memerlukan perawatan ekstra sebagaimana kepada anak-anak yang masih kecil," tandas Sagiran.
Menjaga kesehatan lansia dalam landasan Islam adalah dengan penguatan aqidah (apa yang diyakini) dan syariah (apa yang dilakukan). Role model kesehatan dalam Islam adalah Rasul. Sebagaimana yang tertuang dalam Hadist (tentang mengisi lambung 1/3 makanan, 1/3 air, 1/3 udara). "Diantara yang dapat lansia lakukan diantaranya menjaga pola makan. Makan yang dianjurkan seperti beras merah, bayam, protein tanpa lemak, telur, minum air putih setidaknya 8 gelas per hari," ujarnya.
Wakil Ketua 1 Baznas Kulonprogo H Jumanto SH menguraikan terkait rangkaian HUT ke-24 Baznas di Kulonprogo dimulai dengan pemeriksaan kesehatan mata, Khitanan Massal, Jumat Berkah bagi nasi box 1.200 untuk warga di 12 kapanewon, khusus Wates dipusatkan di Masjid Agung Kulonprogo. "Pengajian Aparat kebetulan bulan Januari Baznas mendapat giliran perdana, juga diisi dengan layanan kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sehat Baznas (RSB) Yogyakarta l," ujar Jumanto.
BERITA17/01/2025 | Humas Baznas KP
Walk and Fun Baznas se DIY, Milad Baznas ke 24 Tahun 2025
Kulon Progo, 12 Januari 2025 : Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kabupaten Kulon Progo mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangkaian Milad Baznas ke 24 Tahun 2025. Kegiatan di laksanakan berpusat di kantor Baznas Provinsi DIY sebagai tuan rumah penyelenggara. Adapun peserta jalan sehat adalah seluruh Pimpinan dan pelaksana Baznas se Provinsi DIY.
BERITA13/01/2025 | Humas Baznas KP
50 Relawan BTB Kulon Progo ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Simpang Lima, Semarang
Kulon Progo, 13 Desember 2024 : BAZNAS Kabupaten Kulon Progo melepas 50 relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan di Lapangan Simpang Lima, Semarang. Pelepasan relawan berlangsung di halaman Masjid Agung Kulon Progo, pukul 07.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Sugiyanta, S.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo.
Rombongan relawan diberangkatkan menggunakan satu bus, dengan pimpinan rombongan langsung dipimpin oleh H. Alfanuha Yusida, M.P.Mat., sebagai ketua Baznas Kab Kulon Progo Kegiatan ini menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS yang berlangsung selama tiga hari, 13-15 Desember 2024, di Semarang.
Apel Kesiapsiagaan ini bertujuan untuk menguatkan koordinasi dan kolaborasi antar BTB di seluruh Indonesia, sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana di berbagai wilayah. Sugiyanta, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang berkomitmen dalam misi kemanusiaan ini. “Kami bangga melepas para relawan yang akan mengikuti apel ini. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi bencana, demi membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Apel ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat solidaritas dan meningkatkan kompetensi relawan dalam merespons bencana secara cepat dan terorganisir. Selain itu, Rakornas yang diselenggarakan juga akan menjadi forum strategis untuk membahas program-program kemanusiaan yang lebih baik ke depan.
Relawan yang dikirim oleh BAZNAS Kulon Progo merupakan bagian dari kekuatan BTB nasional yang senantiasa siap menjalankan misi kemanusiaan, mendukung visi BAZNAS sebagai lembaga yang selalu hadir untuk masyarakat.
SALAM TANGGUH
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas KP
Baznas Bantu Modal Usaha Bagi PKL
Rabu, 13 November 2024. Baznas Kabupaten Kulon Progo mengadakan kegiatan penyaluran bantuan tambahan modal usaha bagi Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) sekitaran kantor Baznas Kulon Progo yang bertempat di balai Nikah KUA Wates.
Ketua Baznas H. Alfanuha Yushida, M.PMat Dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) sekitaran kantor Baznas Kulon Progo yang akan dibantu sejumlah 26 orang. Bantuan yang diberikan berupa payung dan uang senilai Rp. 500.000 Imbuh Alfan.
Edi perwakilan dari disdagin dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Baznas Kulon Progo yang telah memperhatikan PKL binaan Dinas perdagangan dan perindustrian Kabupaten Kulon progo dengan memberikan tambahan modal usaha dan payung, semoga bermanfaat bagi PKl dan usahanya dapat meningkat.
BERITA14/11/2024 | Humas Baznas KP
Baznas Kulonprogo Beri Sirup untuk 321 Anak Stunting
Jumat, 8 November 2024. Di Kabupaten Kulonprogo masih terdapat 2.152 anak stunting dengan usia hingga 5 tahun. Sebagai upaya mendukung program penurunan stunting tersebut, Baznas Kulonprogo memberikan sirup asupan zat besi bagi 321 anak stunting.
Kegiatan tersebut, Baznas Kulonprogo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat. Penyerahan simbolis kepada 20 anak di wilayah Puskesmas Sentolo 1 dilakukan oleh Kadinas Kesehatan Kulonprogo dr Sri Budi Utami MKes, Wakil Ketua (Waka) 1 Baznas Kulonprogo H Jumanto SH, Panewu Sentolo R Sigit Purnomo SIP, dan Kepala Puskesmas 1 dr Renny Lo, di Puskesmas tersebut, Jumat (8/11/2024). Khusus Puskesmas Sentolo 1 selain sirup untuk memenuhi kebutuhan zat besi ditambah makanan pendamping. Sedangkan penetesan sirup oleh Kadinas Kesehatan.
Waka 1 Baznas Kulonprogo Jumanto menyatakan bantuan tersebut berasal dari zakat yang disetor Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat ke Baznas. "Kemudian diwujudkan dalam berbagai program, diantaranya Kulonprogo Sehat yakni salah satunya penanganan masalah stunting. Ini sesuai program dari Pemerintah dan Baznas Pusat serta Pemkab Kulonprogo," ujar Jumanto.
Dikatakan Kadinas Kesehatan Kulonprogo Sri Budi Utami, bantuan dari Baznas berwujud bantuan sirup pemenuhan kebutuhan zat besi. Stunting sebagian besar disebabkan asupannya. Sirup tersebut dikonsumsi anak, harapannya membantu menanggulangi stunting.
BERITA12/11/2024 | Humas Baznas KP

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
