WhatsApp Icon
BAZNAS Kulon Progo Buka Pos Siaga Mudik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan Pos Siaga Mudik untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik. Program ini menjadi wujud kolaborasi lintas daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Salah satu Pos Siaga Mudik BAZNAS DIY berlokasi di Masjid Al-Amin, Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, dan telah beroperasi sejak 15 Maret 2026. Posko ini direncanakan melayani pemudik hingga 19 Maret 2026, serta akan kembali dibuka saat arus balik pada 22 hingga 26 Maret 2026.

Selain itu, BAZNAS Kulon Progo juga membuka posko mudik tambahan di Masjid Agung Kulon Progo guna memperluas jangkauan pelayanan bagi para musafir yang melintas di wilayah tersebut.

Tidak hanya menghadirkan posko, BAZNAS Kulon Progo turut mendukung program “Masjid Ramah Musafir” di 27 masjid strategis yang tersebar di wilayah Kulon Progo. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo sebagai upaya menyediakan tempat istirahat yang layak dan nyaman bagi para pemudik.

Dalam pelaksanaannya, relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman dikerahkan untuk siaga di lapangan. Dukungan layanan kesehatan juga diberikan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta.

Beragam fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik, di antaranya layanan hidangan berbuka (takjil), dapur air, layanan kesehatan, tempat istirahat, tempat salat, layanan tambal ban, pengisian daya ponsel, toilet, serta akses WiFi gratis.

Kehadiran posko dan dukungan masjid ramah musafir ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Selain memberikan layanan bagi pemudik, BAZNAS Kulon Progo juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Partisipasi masyarakat dalam berzakat akan sangat membantu berbagai program kemanusiaan, termasuk layanan sosial seperti Pos Siaga Mudik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

BAZNAS mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan tidak memaksakan diri saat lelah. Dengan beristirahat yang cukup, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

19/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan lembaga. Berdasarkan hasil audit atas laporan keuangan Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP merupakan bentuk opini tertinggi dalam audit laporan keuangan yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola kelembagaan yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa pencapaian opini WTP ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kulon Progo dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas sistem pengelolaan keuangan lembaga.

“Capaian opini WTP ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga amanah para muzaki serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, para muzaki, mitra kerja, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penguatan pengelolaan zakat melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, penguatan sistem pelaporan keuangan, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan dana ZIS dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik.

Melalui berbagai program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah advokasi, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan diraihnya opini WTP atas laporan keuangan Tahun Buku 2025 ini, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat.

13/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Ikuti Safari Tarawih 1447H Bantu Rp 104,4 Juta
Pemkab Kulon Progo melakukan kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1447 H/2026 M tingkat kabupaten sebanyak 14 putaran. Pembukaan di Gedung DPRD Senin (23/2/2026) dan 12 Masjid di setiap kapanewon, serta penutupan Kamis (12/3/2026) Rumah Dinas Bupati.
 
Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat menuturkan, dalam putaran di 12 masjid kapanewon, BAZNAS memberikan bantuan masing-masing Rp 8,7 juta, terdiri masjid Rp 4 juta, duafa Rp4,5 juta, dan ustadz Rp 200 ribu.
 
Bupati Kulon Progo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM menuturkan, Safari Tarawih bukan sekadar kegiatan formalitas, tapi media silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah melalui momentum bulan suci ini. "Saya mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan diri selama menjalankan ibadah puasa. Diharapkan momentum ini bisa jadi ajang memperkuat kesatuan dan persatuan," ujarnya. 
11/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Dana ZIS Rp3,55 Miliar untuk 8.149 Mustahik di Ramadan 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp3.558.800.000 kepada 8.149 mustahik yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo pada Ramadan 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, di halaman depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Alfanuha, menyampaikan bahwa pendistribusian dana ZIS tahun ini dilaksanakan melalui sejumlah program unggulan daerah, yakni Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur.

Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok mustahik, mulai dari bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, dukungan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain melaksanakan program daerah, BAZNAS Kulon Progo juga bersinergi dengan BAZNAS RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar. Pada program Z-Auto, Kabupaten Kulon Progo memperoleh alokasi 100 titik layanan servis sepeda motor gratis dari target nasional sebanyak 5.000 layanan. Sebanyak 70 layanan servis diberikan langsung di lokasi kegiatan, sementara 30 layanan lainnya disalurkan melalui 15 mekanik binaan BAZNAS yang melayani para mustahik di sekitar bengkel masing-masing.

BAZNAS Kulon Progo juga melaksanakan program Z-Iftar yang dipusatkan di Kapanewon Wates sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain itu, menjelang akhir Ramadan BAZNAS berencana mendirikan Posko Mudik di wilayah Sentolo untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS turut memberikan perhatian khusus kepada para pengayuh becak. Sebanyak 75 tukang becak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp200.000. Selain bantuan tunai, BAZNAS juga menyediakan layanan servis gratis bagi 70 kendaraan, yang meliputi penggantian oli serta perbaikan ringan seperti rantai.

Alfanuha menyampaikan bahwa jumlah penyaluran dana pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Ramadan 2026, BAZNAS Kulon Progo menargetkan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kulon Progo berkomitmen untuk menjaga amanah para muzaki dengan memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan sesuai dengan prinsip “Tiga Aman”, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan hak bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal agar dapat memberikan manfaat yang luas.

Ambar juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.

05/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan kinerja pengelolaan zakat nasional tahun 2025 berdasarkan Indeks Zakat Nasional (IZN) versi 3.0 semakin meningkat baik dengan nilai 0,57 atau berada pada kategori stabil.

Capaian tersebut menegaskan peran nyata zakat dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka pada Public Expose Hasil Perhitungan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat 2026,secara daring, Selasa (3/3/2026), yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal.

Secara nasional, pengelolaan zakat sepanjang 2025 tercatat mampu mengentaskan 302.994 jiwa dari kemiskinan. Dari jumlah tersebut, 113.134 jiwa berasal dari kelompok miskin ekstrem. Angka itu memberikan kontribusi sebesar 5,84 persen terhadap total pengentasan kemiskinan nasional pada tahun yang sama.

Dari total capaian tersebut, BAZNAS RI secara langsung turut menyumbang pengentasan 18.035 jiwa dari kemiskinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (Assoc). Dr. Zainulbahar Noor., SE., MEc mengatakan, pengelolaan zakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 memiliki tujuan utama pencegahan dan pengentasan kemiskinan. Karena itu, menurutnya, pengukuran dampak menjadi bagian penting untuk memastikan fungsi tersebut berjalan efektif dan terukur.

“Melalui Indeks Zakat Nasional ini, kita tidak hanya mengukur penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sistem yang kita miliki serta dampaknya secara terukur. Setiap rupiah dana muzaki harus dapat dipertanggungjawabkan secara syariah, profesional, serta memberikan perubahan nyata secara sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa instrumen seperti IZN, lembaga zakat akan kesulitan menjelaskan secara tepat dan sederhana kepada publik mengenai peran dan dampak konkret zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Zainulbahar berharap IZN bisa semakin dikenal luas dan menjadi rujukan penting, bukan hanya di internal BAZNAS tetapi juga di kalangan pemerintah, akademisi, dan lembaga lain. Ia bahkan berharap IZN dipertimbangkan dalam penyusunan indeks pembangunan ekonomi syariah nasional.

Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, menjelaskan IZN merupakan satu-satunya instrumen resmi yang digunakan BAZNAS untuk memotret kualitas dan performa pengelolaan zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, nilai IZN disusun mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga agregasi nasional. “Nilai IZN nasional adalah hasil akumulasi dari seluruh nilai IZN kabupaten, kota, dan provinsi. Dari hasil tersebut, kita dapat melihat wilayah yang nilainya baik, sedang, maupun masih rendah sebagai gambaran kualitas pengelolaan zakat di masing-masing daerah,” kata Hasbi.

Pada 2025, Hasbi menyampaikan, partisipasi pengisian IZN mencapai 426 lembaga, menjadi capaian tertinggi sejak implementasi IZN dimulai sejak tahun 2016. "Semakin banyaknya partisipasi lembaga maka hasil pengukuran, maka semakin dapat menggambarkan kondisi sebenarnya," ujarnya.

Hasbi berharap, hasil IZN 2025 dapat menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan dan memperkuat peran zakat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia pada tahun 2026 dan selanjutnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 131/HUM-BAZ/III/2026

Selasa, 3 Maret 2026

 

04/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

Pembukaan Rakornas BAZNAS 2025 oleh Menteri Agama Indonesia
Pembukaan Rakornas BAZNAS 2025 oleh Menteri Agama Indonesia
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema "Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita" sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menekankan bahwa Rakornas BAZNAS menjadi kesempatan penting dan tepat untuk mengkoordinasikan program zakat dengan Asta Cita guna mencapai kesejahteraan yang merata bagi umat. Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita dilakukan melalui program-program nyata yang sejalan dengan misi mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi, serta membangun secara inklusif dan adil. Kiai Noor menyebut bahwa melalui Rakornas ini, BAZNAS bertekad untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil guna memastikan bahwa zakat benar-benar menjadi salah satu pilar untuk mencapai Asta Cita dan mempercepat pencapaian kesejahteraan umat serta visi Indonesia Emas 2045. Dia menambahkan bahwa performa penghimpunan zakat oleh BAZNAS mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir. Kiai Noor juga mengungkapkan peningkatan jumlah muzaki hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada tahun 2024, yang mencerminkan kesadaran berzakat yang semakin meningkat di masyarakat. BAZNAS juga mencatatkan peran aktif di tingkat internasional, terutama dalam sumbangan kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp375 miliar dan menyalurkannya sebesar Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. Rakornas BAZNAS 2025 juga memberikan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Kiai Noor menandaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus pemicu semangat untuk semua yang terlibat dalam pengelolaan zakat. Harapan besar dari Rakornas ini adalah munculnya langkah-langkah konkret yang lebih memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Kiai Noor menegaskan bahwa zakat bukan hanya merupakan ibadah individu, tetapi juga bagian dari keterlibatan bersama bangsa dalam mencapai keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata. Rakornas kali ini juga menandai berakhirnya kepemimpinan BAZNAS periode 2020-2025. Kiai Noor berharap penerusnya dapat melanjutkan dan mengembangkan inovasi yang sudah ada, serta berpesan agar estafet kepemimpinan selanjutnya tetap menjaga dan memperluas dampak positif bagi kesejahteraan umat dan pembangunan bangsa.
BERITA27/08/2025 | HUMAS BAZNAS RI
Peresmian Lumbung Pangan Komoditas Jagung di Banguncipto Sentolo
Peresmian Lumbung Pangan Komoditas Jagung di Banguncipto Sentolo
Wakil Bupati Kulon Progo bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo meresmikan Program Lumbung Pangan Komoditas Jagung yang berlokasi di Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo. Acara ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, Baznas, Polri, perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, serta kelompok tani penerima manfaat. Program Lumbung Pangan Jagung ini merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan petani. Melalui penyediaan lumbung pangan, hasil panen jagung dapat dikelola dengan baik sehingga harga lebih stabil, ketersediaan bahan pangan terjaga, serta memberi nilai tambah bagi para petani. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS yang terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat. Program ini bukan sekadar penyimpanan hasil panen, tetapi menjadi strategi bersama dalam menjaga kemandirian pangan daerah. Dengan adanya lumbung pangan jagung, kita berharap petani semakin sejahtera dan masyarakat luas merasakan manfaatnya, ungkap Wakil Bupati. Ketua BAZNAS Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat menambahkan bahwa program ini selaras dengan misi BAZNAS untuk tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif, melainkan juga menghadirkan program produktif dan berkelanjutan. Kami ingin para petani yang selama ini menjadi mustahik, nantinya bisa tumbuh menjadi muzakki. Lumbung pangan ini adalah salah satu ikhtiar menuju kemandirian umat,” jelasnya. Peresmian ini ditandai dengan penanaman jagung bersama oleh jajaran pemerintah daerah, Baznas, Polri, perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, serta kelompok tani penerima manfaat. Dengan hadirnya program ini, diharapkan ketahanan pangan berbasis komoditas jagung di Kulon Progo semakin kuat dan mampu menjadi contoh bagi wilayah lainnya.
BERITA25/08/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Perkuat Kemitraan CSR untuk Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS Perkuat Kemitraan CSR untuk Pemberdayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan besarnya potensi Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp. 80 triliun. Potensi ini dapat diarahkan untuk memperkuat dana sosial keagamaan (ZIS-DSKL) dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam BAZNAS Development Forum yang digelar di Gedung BAZNAS Institute, Jakarta, Selasa (19/8/2025). Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Deputi I Bidang Pengumpulan, H. M. Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan Badan, H. Faisal Qosim, serta Direktur Pengumpulan Perorangan, H. Fitriansyah Agus Setiawan. Dalam sambutannya, Rizaludin Kurniawan menegaskan, BAZNAS hadir bukan sekadar meminta bantuan kepada perusahaan, melainkan menawarkan kemitraan strategis. “Semangat kita adalah bagaimana BAZNAS bisa menjadi mitra terbaik perusahaan dalam menjalankan CSR. Kita bukan meminta-minta, tapi ingin hadir sebagai mitra bisnis yang memberikan pelayanan, pengalaman, dan perubahan nyata. Dari zakat, infak, sedekah, maupun CSR, orientasi kita adalah membantu perusahaan mencapai target sosialnya sekaligus memberikan dampak nyata bagi mustahik,” ujarnya. Rizaludin juga menekankan, perusahaan memiliki banyak alasan untuk mempercayakan CSR maupun zakat perusahaannya melalui BAZNAS. “Perusahaan melihat BAZNAS sebagai lembaga terpercaya, bereputasi, dengan jaringan luas di masyarakat. BAZNAS bisa membantu penetrasi ke konsumen muslim, memfasilitasi promosi, hingga meng-customize program sesuai kebutuhan perusahaan. Bahkan, logo Taat Zakat yang melekat pada produk bisa menjadi nilai tambah bagi brand mereka, sejajar dengan logo halal,” jelasnya. Sementara itu, Deputi I Bidang Pengumpulan, H. M. Arifin Purwakananta, menegaskan bahwa CSR merupakan peluang yang harus dijemput dengan serius oleh BAZNAS. “CSR di perusahaan bisa kita pandang sebagai infak atau sedekah perusahaan. Karena itu, BAZNAS siap menjadi mitra terpercaya. Kita tidak sekadar menyalurkan dana, tapi juga punya kekuatan program, jaringan, serta kemampuan sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Inilah yang menjadikan CSR bersama BAZNAS lebih berdaya guna dan berkelanjutan,” tutur Arifin. Arifin juga mengungkapkan bahwa BAZNAS tengah mengembangkan paradigma “GRID (Green, Resilient, Inclusive, and Durable)” yang akan diluncurkan pada Rakernas mendatang. “Paradigma GRID akan memperkuat positioning BAZNAS dalam kemitraan CSR. Dengan pendekatan ini, setiap program tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung pencapaian SDGs,” jelasnya. Melalui sinergi CSR bersama perusahaan, BAZNAS berharap dana sosial yang besar di Indonesia dapat dikelola secara profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 278/HUM-BAZ/VIII/2025 Rabu, 20 Agustus 2025
BERITA21/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Jalin Kerja Sama dengan BLK untuk Pelatihan Mekanik Z Auto
BAZNAS Kulon Progo Jalin Kerja Sama dengan BLK untuk Pelatihan Mekanik Z Auto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menjalin kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo dalam rangka menyelenggarakan pelatihan mekanik Z Auto bagi penerima program Z Auto BAZNAS RI. Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BAZNAS Kulon Progo dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo yang berlangsung di aula BLK. Penandatanganan dilakukan sebagai wujud sinergi dalam memberdayakan mustahik melalui peningkatan keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan industri. Ketua BAZNAS Kulon Progo H.Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan upaya nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik. “Melalui pelatihan mekanik Z Auto, kami berharap para peserta dapat memiliki keterampilan yang siap pakai, sehingga mampu membuka peluang kerja maupun usaha mandiri,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo mengapresiasi langkah BAZNAS dalam memberikan akses pelatihan bagi masyarakat. “Kerja sama ini penting agar penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki bekal keahlian yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka,” katanya. Pelatihan mekanik Z Auto ini diikuti oleh penerima program Z Auto BAZNAS RI yang telah terpilih sebelumnya. Mereka akan mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung di bengkel otomotif, dengan pendampingan instruktur profesional dari BLK. Melalui program ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat mencetak tenaga terampil di bidang otomotif sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi berbasis keterampilan.
BERITA19/08/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kirimkan Bantuan Seberat 80 Ton ke Gaza.
BAZNAS Kirimkan Bantuan Seberat 80 Ton ke Gaza.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bahwa bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop pada Minggu (17/8/2025). Bantuan seberat 80 ton yang disiapkan oleh BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang sedang mengalami krisis kemanusiaan. Bantuan ini disalurkan secara serentak dengan momen Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap awal ini. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat di Gaza. "Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop," ujar Kiai Noor. Kiai Noor menyebutkan bahwa paket bantuan tersebut disiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar dapat tiba dengan selamat di lokasi penerima. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang sedang mengalami krisis kemanusiaan," kata Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaannya. "Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan bukti kepedulian masyarakat Indonesia yang sedang merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas," ujarnya.
BERITA17/08/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih Top Brand Award kategori Lembaga Zakat & Amal tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini berhasil dipertahankan selama empat tahun berturut-turut, menjadi bukti kepercayaan publik yang semakin meningkat terhadap tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang dijalankan secara profesional. Penghargaan Top Brand Award 2025 diterima secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. di Jimbaran, Bali, Selasa malam (12/8/2025). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan predikat ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga dorongan kuat bagi BAZNAS untuk terus menjaga amanah masyarakat. “BAZNAS dapat anugerah TOP BRAND 2025 sebagai lembaga zakat dan amal peringkat pertama pilihan masyarakat, tentu ini membahagiakan buat kami apalagi selama empat tahun berturut-turut, bahkan tahun ini skornya juga naik jadi 43.7 persen, ini adalah pemicu buat BAZNAS agar tetap bekerja secara amanah, profesional dan berdampak,” ujar Rizaludin. Ia menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja sama seluruh elemen BAZNAS bersama masyarakat, baik para muzaki maupun para mustahik. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting untuk memperluas manfaat zakat di masa mendatang. “Tentunya BAZNAS ingin berterima kasih kepada Muzaki dan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai tempat beramal serta kepada Mustahik yang berjuang bersama BAZNAS untuk bangkit,” ujarnya. Rizaludin juga menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menilai pengelolaan zakat tidak hanya soal distribusi dana, tetapi juga menghadirkan perubahan positif dan pengalaman berkesan bagi penerima manfaat maupun donatur. “Raihan ini bagian dari pertanggungjawaban BAZNAS kepada masyarakat dan seluruh mitra BAZNAS. Ke depan tentu kami akan menjaga terus kompetensi utama kami sebagai pengelola dana amal dan zakat yang bisa memberi pelayanan, pengalaman serta perubahan positif bagi para donatur dan penerima manfaatnya,” kata dia. Top Brand Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada merek-merek terbaik di Indonesia berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan oleh lembaga riset independen Frontier, bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan ini telah menjadi indeks merek terbesar di Indonesia selama 25 tahun, melibatkan ribuan merek dan ratusan kategori produk dengan tiga kriteria penilaian: mind share, market share dan comitment share. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 358/HUM-BAZ/VIII/2025 Rabu, 13 Agustus 2025
BERITA13/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Gelar Rakor Semesteran Bersama LAZ
BAZNAS Kulon Progo Gelar Rakor Semesteran Bersama LAZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Semesteran bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) mitra, yakni LAZISMU, LAZISNU, dan LAZ Agen Sedekah. Kegiatan ini digelar dalam rangka penguatan pelaporan, peningkatan akuntabilitas, dan sinergi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kulon Progo. Rakor dilaksanakan di Aula BAZNAS Kulon Progo dan dihadiri oleh pimpinan serta perwakilan dari masing-masing LAZ. Dalam kesempatan ini, masing-masing lembaga menyampaikan laporan pelaksanaan program, penyaluran dana ZIS, serta inovasi pemberdayaan yang telah dijalankan selama semester pertama tahun 2025. Ketua BAZNAS Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat dalam sambutannya menyampaikan pentingnya koordinasi dan keterbukaan antar-lembaga pengelola zakat agar manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih. “Rakor ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, menjaga transparansi pelaporan, dan merancang sinergi program ke depan,” ungkapnya. Selain paparan laporan, rakor juga membahas potensi kolaborasi dalam berbagai program sosial seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan penanganan kemiskinan ekstrem yang menjadi fokus bersama. Dengan adanya rakor ini, diharapkan kerja sama antara BAZNAS dan seluruh LAZ mitra di Kulon Progo dapat semakin solid dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi mustahik.
BERITA05/08/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Snellen Chart dalam Aksi Bergizi
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Snellen Chart dalam Aksi Bergizi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Aksi Bergizi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo di SMP Negeri 1 Temon. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kulon Progo menyerahkan secara simbolis Snellen Chart sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan mata di lingkungan sekolah. Penyerahan simbolis dilakukan di hadapan siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan yang bertujuan mendorong gaya hidup sehat dan bergizi di kalangan remaja. Snellen Chart, yang digunakan untuk pemeriksaan ketajaman penglihatan, diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo kepada pihak sekolah. Waka II Baznas Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari program Kulon Progo Sehat, yang tidak hanya berfokus pada bantuan medis, tetapi juga pada penguatan fasilitas dan edukasi kesehatan di lingkungan pendidikan. "Kami berharap Snellen Chart ini bisa dimanfaatkan untuk skrining kesehatan mata para siswa secara berkala, karena penglihatan yang baik sangat penting untuk proses belajar mereka," ungkapnya. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo mengapresiasi sinergi dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kulon Progo, dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi mendukung kesehatan anak-anak dan remaja di Kulon Progo secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS dan BLK Kulon Progo sinergi dukung Program Z-Auto
BAZNAS dan BLK Kulon Progo sinergi dukung Program Z-Auto
Kulon Progo, 5 Agustus 2025 : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar koordinasi bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Kulon Progo dalam rangka pelatihan bagi penerima manfaat Program Z-Auto, sebuah program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS RI yang menyasar mustahik di sektor otomotif di wilayah Kulon Progo. Kegiatan koordinasi ini berlangsung di kantor Baznas Kulon Progo dan dihadiri oleh perwakilan pengelola BLK, serta pendamping Program Z-Auto dari BAZNAS RI. Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun kurikulum pelatihan, menetapkan jadwal, serta memastikan kesiapan teknis dan fasilitas pelatihan yang akan diberikan kepada para peserta. Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa Program Z-Auto merupakan salah satu bentuk konkret pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan, yang diharapkan mampu membuka peluang kerja atau usaha mandiri bagi para mustahik. "Melalui pelatihan ini, penerima manfaat akan dibekali keterampilan otomotif, seperti servis motor, tune-up, hingga perbaikan ringan, yang nantinya dapat menjadi bekal usaha mandiri," ujarnya. Sementara itu, perwakilan BLK Kulon Progo menyambut baik kerja sama ini dan siap memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pelatihan. Pihaknya menilai program ini sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Kulon Progo, khususnya bagi kalangan yang belum memiliki akses keterampilan kerja. Program Z-Auto sendiri merupakan bagian dari program pemberdayaan mustahik yang diinisiasi BAZNAS RI dengan fokus pada sektor jasa otomotif roda dua, termasuk pelatihan teknis dan bantuan peralatan kerja. Dengan koordinasi ini, diharapkan proses pelatihan dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat dan membawa manfaat nyata bagi para peserta dalam membangun kemandirian ekonomi.
BERITA05/08/2025 | Humas Baznas KP
BANTUAN RTLH UNTUK WARGA TUKSONO SENTOLO
BANTUAN RTLH UNTUK WARGA TUKSONO SENTOLO
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebanyak lima warga di Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, menerima bantuan RTLH masing-masing sebesar Rp. 20.000.000. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Balai Kalurahan Tuksono dan diserahkan langsung oleh Asisten Daerah I (Asda I) Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, yang didampingi oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kulon Progo, H. Jumanto. Dalam sambutannya, Asda I menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak. "Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi titik awal peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat," ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kulon Progo, H. Jumanto, menambahkan bahwa BAZNAS akan terus berupaya menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran dan sesuai prinsip syariah. "Program RTLH adalah salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang langsung dirasakan oleh mustahik. Semoga membawa keberkahan bagi semua pihak," ungkapnya. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat setempat yang berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah lain di Kulon Progo.
BERITA31/07/2025 | Humas Baznas KP
Mobil Operasional BAZNAS Alami Kendala Saat Verifikasi Bantuan di Pegunungan Menoreh
Mobil Operasional BAZNAS Alami Kendala Saat Verifikasi Bantuan di Pegunungan Menoreh
Kulon Progo — Tim BAZNAS Kabupaten Kulon Progo melakukan survei verifikasi lapangan terhadap pemohon bantuan di wilayah pegunungan Menoreh, Rabu (16/7). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syariah. Namun dalam perjalanan, mobil operasional BAZNAS mengalami kendala teknis di tepi jurang yang curam. Situasi ini mengharuskan tim untuk meminta bantuan warga setempat guna menarik kendaraan agar tidak membahayakan. Meski sempat tertunda, proses verifikasi tetap dilanjutkan dengan semangat dan kehati-hatian agar tepat sasaran. BAZNAS Kulon Progo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu dan menegaskan komitmennya untuk terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga pelosok wilayah.
BERITA16/07/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Rp 235,9 Juta untuk Anak Yatim dan Masjid
BAZNAS Salurkan Rp 235,9 Juta untuk Anak Yatim dan Masjid
Kulon Progo, 7 Juli 2025: Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1447 H yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Bupati dam Wakil Bupati Kulon Progo dan dihadiri oleh para perwakilan anak yatim serta tamu undangan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebanyak 476 anak yatim menerima santunan pada kegiatan tahun ini. Anak-anak tersebut terdiri dari: 413 anak berasal dari usulan 88 kalurahan se-Kulon Progo, 20 anak berasal dari mitra PT Patria, 3 anak dari Panti Asuhan Wates, serta 25 anak dari UPZ Kemenag yang telah disalurkan sebelumnya pada tanggal 4 Juli 2025. “Alhamdulillah, ini adalah bentuk nyata sinergi zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat serta dukungan mitra yang kita salurkan tepat sasaran. Kami berharap santunan ini bisa menjadi penguat semangat dan kebahagiaan bagi adik-adik yatim di momentum 10 Muharam ini,” ujar Ketua BAZNAS Kulon Progo dalam sambutannya. Pada acara penyerahan hari ini, hadir sebanyak 96 anak sebagai perwakilan penerima, yang terdiri dari: 40 anak dari Kapanewon Wates, 53 anak dari Kapanewon Panjatan, dan 3 anak dari Panti Asuhan Wates. Selain santunan kepada anak yatim, BAZNAS Kulon Progo juga menyalurkan bantuan untuk salah satu masjid di wilayah Kulon Progo sebesar Rp 15.000.000, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sarana ibadah masyarakat. Secara keseluruhan, total dana yang disalurkan mencapai Rp 235.900.000, dengan rincian sebagai berikut: Rp 214.500.000 untuk santunan anak yatim, Rp 15.000.000 untuk bantuan masjid, dan Rp 6.400.000 untuk operasional penyaluran melalui UPZ. Dana kegiatan ini bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Kulon Progo serta partisipasi mitra, termasuk dukungan dari PT Patria. Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi tinggi atas upaya BAZNAS dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim adalah wujud empati dan tanggung jawab sosial yang patut terus diperkuat. “Momentum 10 Muharam ini menjadi pengingat untuk memperkuat solidaritas sosial kita. Semoga para anak yatim kita tumbuh menjadi generasi yang tangguh, beriman, dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Kulon Progo.
BERITA07/07/2025 | Humas Baznas KP
Baznas dan PSM Gelar Khitanan Massal di Nanggulan
Baznas dan PSM Gelar Khitanan Massal di Nanggulan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo berkolaborasi dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) menyelenggarakan kegiatan khitanan massal yang berlangsung di PKU Muhammadiyah Nanggulan pada Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PSM tingkat nasional, yang dipusatkan di Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan. Acara puncak HUT digelar pada Senin (30/6) di Balai Kalurahan Kembang dan dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial RI beserta rombongan, Wakil Bupati Kulonprogo, perwakilan Baznas, serta sejumlah undangan lainnya. Wakil Ketua I Baznas Kulonprogo, H. Jumanto, SH, menyampaikan bahwa ini merupakan kali kedua Baznas mengadakan khitanan massal. “Kegiatan pertama dilaksanakan pada 2024 dengan jumlah peserta 100 anak. Untuk kali ini, sebanyak 50 anak mengikuti khitanan hasil kerja sama dengan PSM. Dana pelaksanaan bersumber dari Zakat dan Infak yang dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat,” jelas Jumanto.
BERITA01/07/2025 | Humas Baznas KP
Pemkab, Baznas, dan Polres Kulonprogo Wujudkan Akses Air Bersih untuk Warga Kaliwiru
Pemkab, Baznas, dan Polres Kulonprogo Wujudkan Akses Air Bersih untuk Warga Kaliwiru
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama Polres dan Baznas menjalin kerja sama dalam pembangunan sarana air bersih untuk warga Dusun Kaliwiru, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo. Peresmian fasilitas ini dilaksanakan pada Kamis (26/6/2025) oleh Bupati Kulonprogo Dr. R. Agung Setyawan, ST, MSc, MM dan Kapolres Kulonprogo AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, SIK, MH. Seremoni peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan keran air, serta didampingi oleh Ketua Baznas Kulonprogo, H. Alfanuha Yushida, MPMat. Ketua Baznas Kulonprogo, Alfanuha Yushida, menjelaskan bahwa program ini berawal dari keluhan para petani yang menggarap lahan pertanian seluas 6–7 hektare namun kesulitan mengairi sawah karena hanya mengandalkan air hujan. Keluhan tersebut muncul dalam kegiatan Safari Jumat dan Jumat Curhat yang digelar oleh Polsek Sentolo. Menanggapi hal ini, Baznas segera memberikan bantuan awal sebesar Rp60 juta dari total biaya sekitar Rp130 juta. Hal ini diungkapkan Alfanuha bersama Wakil Ketua Bidang 2 Baznas, Sugiyanta, SPdI. Sarana air bersih yang dibangun meliputi pompa sibel berkekuatan 5 HP (5.500 watt) dan bak penampungan berukuran 6x4 meter dengan tinggi 2 meter. Sistem ini mampu menyalurkan air hingga jarak satu kilometer ke area pertanian. Kini, sekitar 120 petani serta warga yang menjalankan usaha tahu dan jamaah Masjid Al-Falah Kaliwiru telah merasakan manfaatnya secara langsung. Lurah Tuksono, Zainuri, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya harapan masyarakat. Ia berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Kapolres Kulonprogo, AKBP Wilson Bugner F. Pasaribu, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kerja sama antar-lembaga. Menurutnya, kolaborasi semacam ini sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengutip Surat An-Nahl ayat 10–11 yang menekankan pentingnya air sebagai karunia dari Allah SWT. Ia menegaskan bahwa air adalah sumber kehidupan yang vital bagi pertanian, kebutuhan rumah tangga, hingga ibadah. Pembangunan fasilitas ini diharapkan menjadi amal jariyah yang bermanfaat luas bagi masyarakat, termasuk bagi masjid dan sekolah setempat.
BERITA26/06/2025 | Humas Baznas KP
Kurban Berkah Baznas RI di Kulonprogo 80 Kambing 
Kurban Berkah Baznas RI di Kulonprogo 80 Kambing 
"Kurban Berkah Baznas" dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kabupaten Kulonprogo. Sebanyak 80 ekor kambing dari Balai Ternak Baznas disembelih di wilayah Kalurahan Banjarharjo Kalibawang, Minggu (8/6/2025). Bupati Kulonprogo Dr HR Agung Setyawan ST MSc MM mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk berkurban sangat luar biasa. "Kita tidak sekedar memikirkan keduniawian, ada yang harus diperhatikan, yakni bagaimana taat kepada perintah Allah SWT dengan mengikuti semua ajarannya dan menjauhi larangannya. Contoh dari kurban ini, manusia diajak untuk mampu menyisihkan dari sebagian yang dimiliki kepada saudara kita yang belum beruntung," kata Agung Setyawan dalam penyerahan daging kurban dari Kurban Berkah Baznas. Hadir Wabup, Asda 1, perwakilan Baznas RI, Waka 3 Baznas DIY, Baznas KP, serta lainnya. Alhamdulilah, lanjut Agung, meski Kulonprogo termasuk daerah miskin, tetapi cukup banyak hewan kurban. "Kita harus mampu mandiri, berdikari, siap berkolaborasi, dan apapun bantuan tetap diterima. Terima kasih kepada Baznas RI yang telah memilih Kulonprogo untuk pendistribusian hewan kurban. Juga terima kasih kepada ASN, pamong dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat/infaknya di Baznas," ujarnya. Ajat Sudarjat Kepala Devisi Penyaluran UPZ dan CSR Baznas RI menyampaikan, khusus di Kulonprogo sebanyak 80 ekor kambing merupakan kerja sama Baznas RI dengan Alfamart melalui Sedekah Konsumen, terdiri Baznas RI 30 ekor kambing dan Alfamart 50 ekor. Untuk kerja sama keseluruhan, hewan kurban senilai Rp 2 Miliar lebih didistribusikan pada 26 kabupaten/kota di seluruh Indonesia (diantaranya Kulonprogo). "Program ini kolaborasi dengan balai ternak, produksi peternak yang kita bina di balai ternak. Baznas. Konsep kita dari hulu (pemeliharaan) hingga hilir (pemasaaran) agar semua terintegrasi. Beberapa program pemberdayaan kadang terkendala di pemasaran, maka salah satu solusi adalah program Kurban Berkah Baznas dari Balai Ternak," ujar Ajat. Ditambahkan, pihaknya membuat konsep hewan kurban itu yang utama pemerataan daging kurban ke seluruh Indonesia. "Kami ingin para mudohi (orang yang melakukan ibadah kurban) yang berkecukupan menitipkan kurbannya ke Baznas RI, dan oleh Baznas disebarkan ke seluruh Indonesia. "Sekarang ini ada 38 provinsi mulai Jumat hingga Senin semua menjalankan Kurban Berkah Baznas ini. Program tersebut menjadi solusi/alternatif untuk pemerataan pangan hewani di pelosok-pelosok," ucap Ajat.
BERITA08/06/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp260 Juta untuk Rehab Mushola
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp260 Juta untuk Rehab Mushola
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan sebesar Rp. 260.000.000 untuk rehabilitasi mushola di 26 sekolah yang berada dalam lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA). Setiap sekolah menerima bantuan senilai Rp. 10.000.000. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan sarana keagamaan di lingkungan pendidikan serta memperkuat pendidikan karakter dan religiusitas siswa. Dengan adanya rehabilitasi mushola, diharapkan sekolah-sekolah dapat menyediakan ruang ibadah yang layak, nyaman, dan mendukung pembinaan akhlak mulia di kalangan pelajar. Waka II BAZNAS Sugiyanta, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata kontribusi zakat terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. "Kami berharap mushola di sekolah-sekolah yang menerima bantuan dapat segera direnovasi dan difungsikan secara optimal untuk kegiatan ibadah, keagamaan, dan pembinaan karakter siswa," ujarnya. Kepala DIKPORA Drs. Nur Wahyudi, M.M., turut mengapresiasi sinergi yang terjalin. Menurutnya, penguatan fasilitas ibadah di sekolah sangat mendukung visi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga religius dan berakhlak. Adapun 26 sekolah penerima bantuan tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan wilayah, yang telah melalui proses verifikasi berdasarkan kebutuhan dan usulan dari DIKPORA. Penyaluran bantuan ini akan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi guna memastikan proses rehabilitasi berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi siswa serta seluruh warga sekolah.
BERITA26/05/2025 | Humas Baznas KP
Baznas Gelar Pemeriksaan kesehatan dan Mata Santri
Baznas Gelar Pemeriksaan kesehatan dan Mata Santri
Dalam upaya meningkatkan kesehatan santri secara menyeluruh, Baznas Kabupaten Kulonprogo melaksanakan program layanan pemeriksaan kesehatan dan mata, di Pondok Pesantren Al Manar Pengasih, Minggu (25/5/2025). Dijelaskan Wakil Ketua Bidang 2 Baznas Kulonprogo Sugiyanta SPdI, kegiatan ini merupakan Program Kulonprogo Sehat yang diikuti 130 orang, terdiri 118 santri/santriwati dan 12 musyrifah (pembimbing). "Terselenggaranya acara tersebut, Baznas bekerja sama dengan Rumah Sakit Baznas (RSB) Yogyakarta, Tim Dokter Mata RS Sardjito, serta Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM," ujar Sugiyanta. Untuk pemeriksaan mata, tambah Sugiyanta, dimaksudkan sebagai awal deteksi dini gangguan penglihatan. Bila ada rekomendasi kacamata, Baznas akan memberikan secara gratis. Sedangkan pengobatan kesehatan adalah sebagai awal untuk mengetahui kondisi kesehatan para santri. Kepala Klinik RSB Yogyakarta dr Dina Arisonaningtyas MPH FISQua menuturkan, untuk pemeriksaan kesehatan, ditemui kasusnya adalah gatal, tapi ini juga tidak terlalu banyak, gatalnya bervariasi pula seperti scabies/kutu dan alergi. "Kemudian masalah gigi, jadi para santri ini membutuhkan akses pelayanan gigi. Tetapi gigi butuh adanya tindakan gigi seperti tambal atau dicabut, karena paling banyak kasusnya gigi berlubang. Adapula beberapa santri kurang asupan cairan/minum, mungkin mereka malas ambil minum, sehingga menyebabkan kering di sekitar area mulut," ucap Dina.
BERITA25/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp182.500.000 di Kegiatan BBGRM Tahun 2025
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp182.500.000 di Kegiatan BBGRM Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan sebesar Rp182.500.000 kepada 25 penerima manfaat yang tersebar di 12 kapanewon di wilayah Kabupaten Kulon Progo dalam kegiatan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2025. Bantuan tersebut mencakup berbagai program, di antaranya: Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Program Atap, Lantai, dan Dinding (ALADIN), Paket Sembako untuk keluarga prasejahtera, Bantuan Lumbung Pangan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, Bantuan Respon Cepat untuk menangani kondisi darurat Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Kulon Progo dan Wakil Bupati Kulon Progo, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap program-program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan BAZNAS. Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam menguatkan jaringan sosial masyarakat melalui penyaluran zakat, infaq, dan sedekah yang tepat sasaran. "Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membangun Kulon Progo yang lebih sejahtera," ujarnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam upaya menanggulangi kemiskinan serta membangun ketahanan sosial. Melalui kegiatan BBGRM 2025 ini, BAZNAS berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi dorongan bagi tumbuhnya kepedulian sosial dan kemandirian komunitas lokal.
BERITA22/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Gelar Sosialisasi ZIS di KPU Kulon Progo
BAZNAS Kulon Progo Gelar Sosialisasi ZIS di KPU Kulon Progo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengadakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo pada hari Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di kantor KPU Kulon Progo dan dihadiri oleh pimpinan serta staf sekretariat KPU. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ASN serta pegawai instansi terkait mengenai pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari pengelolaan keuangan pribadi yang sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya BAZNAS dalam memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan dana ZIS di lingkungan pemerintahan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan bahwa potensi zakat di lingkungan ASN sangat besar dan dapat dimaksimalkan melalui pemotongan langsung gaji yang disalurkan secara amanah melalui BAZNAS. “Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo,” ungkapnya. Ketua KPU Kulon Progo menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan BAZNAS dapat terus ditingkatkan ke depan. Ia juga mengajak seluruh pegawai KPU untuk aktif berzakat melalui lembaga resmi agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran dan berdampak luas. Adapun sosialisasi disampaikan langsung oleh H. Jumanto, S.H., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kulon Progo, yang menjelaskan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan sarana membersihkan harta. Ia juga memaparkan mekanisme penghimpunan zakat dari penghasilan, terutama di kalangan ASN, serta program-program penyaluran zakat yang telah dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan materi sosialisasi yang berisi informasi tentang mekanisme pembayaran ZIS serta program-program unggulan BAZNAS Kulon Progo. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan berbagai instansi guna mendorong optimalisasi pengumpulan dan penyaluran dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA14/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Bantu Fakir Udzur
BAZNAS Kulon Progo Bantu Fakir Udzur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada fakir udzur di kapanewon. Penyaluran bantuan ini dilakukan bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kapanewon dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengajian rutin aparat tingkat kapanewon setiap bulan. Program ini menyasar para fakir udzur, yaitu warga lanjut usia atau yang mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak mampu mencari nafkah sendiri, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS secara transparan dan tepat sasaran. “Alhamdulillah, melalui sinergi dengan UPZ di tingkat kapanewon, kami dapat menyalurkan bantuan kepada para fakir udzur di momen yang sekaligus menguatkan spiritualitas para aparat melalui pengajian bulanan. Ini adalah langkah kecil namun berarti dalam menebar keberkahan dan kepedulian,” ujarnya. Hingga bulan April 2025, tercatat sebanyak 230 fakir udzur di seluruh kapanewon di Kulon Progo telah menerima bantuan dari program ini. Setiap kapanewon menjadi penyelenggara kegiatan pengajian sekaligus lokasi penyaluran bantuan, yang juga dihadiri oleh aparat tingkat kapanewon, dan tokoh masyarakat setempat. Salah satu penerima manfaat, Bapak Prapto Suwito Al. Wakijo (88 tahun) dari Kapanewon Sentolo, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Maturnuwun sanget, bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sudah tidak bisa bekerja, jadi ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya haru. BAZNAS Kulon Progo mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional dan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
BERITA06/05/2025 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →