WhatsApp Icon
BAZNAS Kulon Progo Gelar Jalan Sehat Milad ke-25 di Pantai Glagah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka Milad BAZNAS ke-25 di Laguna Barat Pantai Glagah, Kulon Progo, pada Sabtu, 17 Januari 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jalan sehat Milad BAZNAS ke-25 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antar BAZNAS kabupaten/kota dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan berkelanjutan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo beserta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran Bupati Kulon Progo menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis BAZNAS Kulon Progo sebagai mitra pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS yang selama 25 tahun telah berperan aktif dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap BAZNAS terus meningkatkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad BAZNAS ke-25 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan komitmen pelayanan zakat kepada masyarakat.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta. Melalui momentum Milad ke-25 ini, BAZNAS Kulon Progo diharapkan semakin profesional, amanah, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesejahteraan umat.

17/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kulonprogo Salurkan Rp 300 Juta untuk Korban Banjir Sumatera

BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Sumatera sejumlah Rp 300 juta. yang ditransfer ke BAZNAS RI.

Penyerahan bantuan dari Baznas Kulon Progo dilakukan Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat kepada Wakil Bupati Ambar Purwoko dengan disaksikan Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad MA melalui zoom meeting di Command Room Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Senin (22/12/2025). 
Wabup Ambar Purwoko mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas bencana alam tersebut. "Semua warga yang tertimpa bencana diberikan ketabahan dan kesabaran. Semoga segera pulih dan bangkit kembali. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian warga Kulon Progo. Kepada para donatur, Pemkab Kulon Progo mengucapkan terima kasih dan semoga tercatat sebagai amal ibadah," ucap Ambar.
Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, BAZNAS RI sudah terjun ke  Sumut, Sumbar, dan Aceh. Bantuan tanggap darurat masih terus berlangsung. Menghadapi bulan Ramadan tempat-tempat salat dan hunian merupakan hal yang mendesak. "Demikian pula  permintaan anak bisa sekolah (peralatan sekolah dan lainnya), serta warga membutuhkan pekerjaan karena rata-rata sawah mereka hilang. Dengan bantuan dari Kulon Progo ini luar biasa dan akan digunakan tanggap darurat. Baznas masih membuka dapur umum 117 pos di tiga provinsi tersebut," kata Noor Achmad. 
Ditambahkan Ketua BAZNAS Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, bantuan dari Baznas Kulon Progo berasal dari donasi ASN, masyarakat, serta lainnya. "Kami masih membuka donasi," ujar Alfanuha. 
 
 
24/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS se-DIY Gelar Rakorda 2025 di Kulon Progo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-DIY menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2025 di RM Bu Baha Kalurahan Temon Wetan Kapanewon Temon Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi dan penguatan sinergi antar Baznas kabupaten/kota se-DIY dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang akuntabel dan tepat sasaran.
Ketua Baznas DIY Dra H  Puji Astuti mengapresiasi Baznas Kulon Progo beserta seluruh jajaran yang telah memfasilitasi Rakorda dengan baik. Ia menyebut Rakorda ini sebagai momentum penting di akhir tahun untuk menyelaraskan program dan kesiapan menghadapi peningkatan aktivitas pengelolaan zakat menjelang Ramadan.
"Rakorda ini menjadi ruang diskusi bersama untuk menyatukan langkah. Mengingat awal tahun dan bulan Ramadan biasanya terjadi peningkatan signifikan dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, maka koordinasi seperti ini sangat penting,” jelasnya.
Puji Astuti juga mendorong seluruh Baznas kabupaten/kota untuk aktif menyampaikan gagasan dan isu strategis yang perlu dibahas bersama demi penguatan perannya di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan peran strategis Baznas dalam membantu masyarakat, khususnya di luar skema bantuan pemerintah reguler. Ia menyampaikan apresiasi atas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat yang telah dijalankan Baznas.
“Baznas adalah wadah yang sangat penting dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. Saya telah menerima laporan secara langsung dan dapat melihat dengan jelas penyalurannya,” ujarnya.
Agung juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi warga yang membutuhkan. "Sering kali saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan justru malu untuk menyampaikan. Di sinilah peran Baznas menjadi luar biasa, tidak hanya menunggu, tetapi juga aktif mendekati dan memastikan bantuan benar-benar sampai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agung mengapresiasi inovasi Baznas Kulon Progo dalam menghadirkan program beasiswa prestasi bagi anak-anak kurang mampu, sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Kulon Progo mungkin sederhana secara ekonomi, tetapi kita kaya hati. Program beasiswa ini adalah bukti kepedulian nyata untuk masa depan generasi muda,” pungkasnya.
Melalui Rakorda ini, Baznas se-DIY diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah umat serta mampu memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah DIY.
22/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Bersama Menteri Agama RI Salurkan Bantuan Keperluan Pengungsi melalui Pemerintah Aceh

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menyalurkan bantuan keperluan pengungsi melalui Pemerintah Aceh yang diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Aceh, Nasir, di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (18/12/2025). 

Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk sinergi Kementerian Agama dan BAZNAS dalam merespons dampak bencana serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. 

“Saya bersama Ketua BAZNAS RI, atas nama Kementerian Agama, menyerahkan bantuan ini kepada Pemerintah Daerah Aceh. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Menag Nasaruddin. 

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menegaskan, keterlibatan BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Menteri Agama RI serta amanah umat yang dikelola oleh BAZNAS. 

“Kami, atas petunjuk dan arahan Menteri Agama RI, turut menyalurkan bantuan keperluan bagi para pengungsi. Bantuan ini merupakan amanah umat yang kami salurkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya. 

Menurutnya, BAZNAS RI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Aceh guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran serta mendukung proses pemulihan masyarakat hingga kondisi kembali pulih. 

Adapun bantuan yang disalurkan mencakup berbagai keperluan pengungsi, mulai dari kebutuhan dasar, perlengkapan ibadah, perlindungan perempuan dan anak, dukungan kesehatan, hingga layanan dukungan psikososial sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 499/HUM-BAZ/XII/2025

Kamis, 18 Desember 2025

19/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Gelar Khitan Ceria untuk 150 Anak

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan Khitan Ceria BAZNAS bagi 150 anak pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua titik lokasi, masing-masing diikuti oleh 75 peserta, yaitu di Bong Supit Isnanto, Wates, dan PKU Muhammadiyah Nanggulan sebagai lokasi utama pelaksanaan sekaligus tempat kegiatan ceremonial.

Acara ini merupakan bagian dari program sosial dan kesehatan BAZNAS Kulon Progo yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu serta meningkatkan derajat kesehatan anak-anak, khususnya dalam pelaksanaan khitan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Pelaksanaan ceremonial dipusatkan di PKU Muhammadiyah Nanggulan dan dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten (Forkompimkap), pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, manajemen PKU Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta khitan.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan Khitan Ceria ini merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk kemaslahatan umat. BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Sementara itu, Direktur PKU Muhammadiyah Nanggulan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PKU Muhammadiyah sebagai mitra pelaksana kegiatan. Ia menegaskan bahwa PKU Muhammadiyah siap mendukung program sosial kemanusiaan dengan menyediakan tenaga medis profesional serta fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai demi kenyamanan dan keselamatan peserta.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kulon Progo dalam sambutannya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Khitan Ceria BAZNAS. Ia mengapresiasi sinergi antara BAZNAS, PKU Muhammadiyah, dan seluruh pihak terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Bupati berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.

Seluruh rangkaian kegiatan khitan berlangsung dengan tertib dan lancar. Selain layanan khitan gratis, para peserta juga menerima paket bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril agar anak-anak merasa lebih senang dan berani selama mengikuti kegiatan.

Melalui kegiatan Khitan Ceria BAZNAS, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Kulon Progo.

18/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas KP

Berita Terbaru

BAZNAS: Zakat Berperan dalam Menangani Krisis Kemanusiaan Global
BAZNAS: Zakat Berperan dalam Menangani Krisis Kemanusiaan Global
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D, menyampaikan bahwa zakat berperan penting dalam menangani krisis kemanusiaan global. Hal itu disampaikan Prof Nadra pada Seminar “Muslim Philanthropy and Humanitarian Aid: Prospects and Challenges” di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rabu, (9/10/2024). Menurut Prof Nadra, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang diamanahkan mengelola zakat, infak, dan sedekah selalu konsisten mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Oleh karena itu, BAZNAS akan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik yang terjadi di Palestina. "Sebagai bentuk rasa solidaritas kemanusiaan dan aksi nyata, BAZNAS merespons cepat dengan mengadakan bantuan Kemanusiaan Membasuh Luka Palestina," kata Prof Nadra. Prof Nadra memaparkan, penggalangan infak kemanusiaan membasuh luka Palestina dari BAZNAS RI sejak 14 Oktober 2023 hingga 9 Oktober 2024 telah mencapai Rp311,9 miliar. Selain itu, nantinya BAZNAS juga akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada saat kondisi di Gaza Palestina telah kondusif. Maka, BAZNAS telah mengalokasikan dana untuk kegiatan tersebut, sehingga BAZNAS tetap menerima bantuan dari masyarakat untuk Gaza Palestina. "Alhamdulillah atas dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia telah terkumpul sejumlah Rp311,9 miliar untuk masyarakat Palestina sejak 14 Oktober 2023 hingga 9 Oktober 2024. Di samping itu, BAZNAS juga selalu berupaya memastikan penyaluran infak kemanusiaan dilakukan secara transparan dan akuntabel," kata Prof Nadra. Ia menambahkan, penyaluran bantuan BAZNAS untuk Palestina dikirimkan melalui jalur udara dan laut. BAZNAS, kata Prof Nadra, juga telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, TNI, dan KBRI Mesir untuk mengirimkan bantuan. "Untuk mempermudah penyaluran, BAZNAS juga bekerja sama dengan lembaga di Mesir dan Yordania yaitu melalui lembaga-lembaga yang terbagi menjadi beberapa tahap," katanya. Dia menambahkan, BAZNAS akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada saat keadaan kondusif di Gaza, Palestina. Kemudian BAZNAS telah mengalokasikan dana untuk kegiatan tersebut, sehingga tetap menerima bantuan dari masyarakat untuk Gaza Palestina. Turut hadir dalam acara Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D, Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof. Dr. Zulkifli, M.A, Ketua LP2M, Direktur STF UIN Jakarta Prof. Amelia Fauzia, M.A., Ph.D, Peace Research Institute Oslo Dr. Kaja Borchgrevink, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag, Pimpinan BAZNAS RI Prof. Ir. H. Muh. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc, PhD dan President of Human Initiative Tomy Hendrajati. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 494/HUM-BAZ/X/2024 Rabu, 9 Oktober 2024
BERITA10/10/2024 | Humas Baznas RI
BAZNAS Raih Penghargaan Indonesia Customer Service Quality & Indonesia Customer Service Champions 2024
BAZNAS Raih Penghargaan Indonesia Customer Service Quality & Indonesia Customer Service Champions 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih penghargaan Indonesia Customer Service Quality & Indonesia Customer Service Champions 2024, yang diadakan Business Digest bersama Majalah SWA, di Jakarta, Rabu (9/10/2024). Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan terbaik kepada muzaki. Tak hanya itu, prestasi ini juga makin mengukuhkan posisi BAZNAS sebagai lembaga yang terus berinovasi dalam melayani muzaki, demi mendapat kepuasan dan keberlanjutan hubungan dengan para donatur. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM menyampaikan rasa syukurnya atas kinerja BAZNAS yang mampu meneruskan catatan positif sehingga dapat meraih penghargaan nasional. Menurutnya, penghargaan ini juga menjadi salah satu bukti pengelolaan zakat di Indonesia mendapat pengakuan berbagai pihak, yang sekaligus menambah semangat BAZNAS untuk terus meningkatkan pelayanan pengelolaan zakat. "Alhamdulillah, terima kasih pada semua pihak atas dukungan dan partisipasi sehingga BAZNAS bisa meraih penghargaan ini," ujar Rizaludin. Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin juga menjelaskan mengenai pentingnya strategi layanan prima dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat. Ia menekankan bahwa layanan yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi zakat. "Kualitas layanan yang tinggi akan mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan filantropi," kata Rizaludin. Menurut Rizaludin, strategi layanan prima tidak hanya berkaitan dengan interaksi langsung dengan masyarakat, tetapi juga melibatkan penggunaan teknologi. "Dengan memanfaatkan platform digital, institusi zakat dapat menjangkau lebih banyak calon donatur dan mempermudah proses pengumpulan zakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam manajemen zakat," ucapnya. Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana zakat mereka dikelola dan disalurkan. "Oleh karena itu, institusi zakat perlu menyediakan laporan yang jelas dan mudah diakses untuk memastikan kepercayaan dan partisipasi masyarakat," tandasnya. Rizaludin berharap, pencapaian BAZNAS ini semakin memicu perkembangan dunia filantropi di Indonesia, demi kesejahteraan masyarakat dalam skala yang lebih luas dan menguatkan program pengentasan kemiskinan. “Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat pengelola zakat di Indonesia. Semoga BAZNAS mampu menjadi lembaga utama bagi pembayar zakat dan lembaga utama yang menyejahterakan umat," tutupnya Sumber: SIARAN PERS Nomor: 493/HUM-BAZ/X/2024 Rabu, 9 Oktober 2024
BERITA10/10/2024 | Humas Baznas RI
Fokus Sejahterakan Umat, BAZNAS RI Teken MoU dengan Kemensos
Fokus Sejahterakan Umat, BAZNAS RI Teken MoU dengan Kemensos
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Penandatanganan MoU tersebut diselenggarakan di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Senin, (7/10/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menyampaikan, poin-poin yang tercantum dalam MoU tersebut merupakan sinkronisasi dan pelaksanaan program kesejahteraan sosial yaitu rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan sosial, jaminan sosial, dan penanganan fakir miskin. Menurut Kiai Noor, kerja sama yang dibangun juga mencakup pengembangan model kebijakan, strategi, dan program di bidang penyelenggaraan kesejahteraan sosial. "Banyak hal yang bisa kita kerja samakan dan sinergikan dengan Kemensos RI terutama pengentasan kemiskinan. Mudah-mudahan kerjasama ke depan semakin baik lagi, dan lebih intens untuk pengentasan kemiskinan," kata Kiai Noor. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf menjelaskan, diantara program dari kerja sama tersebut adalah penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, khususnya nelayan. "Tadi banyak yang kami bicarakan dengan BAZNAS. Tapi akan fokus kepada beberapa hal, salah satu di antaranya itu adalah kami ingin membangun satu perkampungan, khususnya mungkin perkampungan nelayan," kata Gus Ipul sapaan akrabnya. Gus Ipul menambahkan, daerah yang menjadi target utama adalah wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem serta pemukiman kumuh. "Pasti ada kriteria yang ditetapkan, misalnya rumahnya tidak layak huni, lantainya masih tanah, kemudian dindingnya rusak," imbuh Gus Ipul. Sementara itu, data yang akan digunakan dalam program ini akan mengacu pada pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Akan tetapi tak menutup kemungkinan akan mengkombinasikannya dengan data lain. Sebab Kemensos RI dan BAZNAS juga bekerja sama dalam penyediaan data dan informasi kesejahteraan sosial serta peningkatan sumber daya manusia dalam rangka penyelenggaraan kesejahteraan sosial. "Kami akan assesmen dulu kelayakan rumah-rumahnya, setelah itu bersama-sama membangun program," pungkasnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 489/HUM-BAZ/X/2024 Senin, 7 Oktober 2024
BERITA08/10/2024 | Humas Baznas RI
BAZNAS Ajarkan Kesiapsiagaan Siswa Lewat Sekolah Tanggap Bencana
BAZNAS Ajarkan Kesiapsiagaan Siswa Lewat Sekolah Tanggap Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana mengadakan program Sekolah Tanggap Bencana (STB), bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa yang berada di wilayah rawan bencana di Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA. mengatakan, program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda Indonesia, terutama di daerah yang sering terdampak bencana. "Program Sekolah Tanggap Bencana ini menekankan pentingnya pemahaman mengenai mitigasi bencana sejak dini bagi para siswa, kami juga telah melaksanakan program ini di beberapa sekolah di Jakarta, Depok, dan Bogor," ujar Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (3/10/2024). “Melalui program ini kami ingin menciptakan generasi yang tanggap dan siap menghadapi situasi darurat. Para siswa ini nantinya akan menjadi agen perubahan di lingkungan mereka dalam menghadapi potensi bencana," ujarnya. Dalam kegiatan ini, kata Saidah, para siswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teoritis tentang bencana alam, tetapi juga keterampilan praktis, seperti cara menyelamatkan diri, memberikan pertolongan pertama, dan mengenali tanda-tanda bencana. Saidah juga menekankan, pentingnya kerja sama antara berbagai pihak dalam menyukseskan program ini. program ini diinisiasi sebagai respons atas meningkatnya frekuensi bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran hutan. “Kami berharap program ini bisa berjalan dengan baik dengan dukungan dari pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat setempat. Upaya pencegahan dan mitigasi bencana membutuhkan keterlibatan semua pihak agar lebih efektif,” tambahnya. Sekolah Tanggap Bencana BAZNAS ini telah diselenggarakan di wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor. Kegiatan ini melibatkan guru dan siswa seperti di sekolah Al-Azhar Asyuhada, SDT Pelita Hati, MI Al-Wathoniyah, SMPN 02 Jakarta, MIT Nurul Iman, SDN Menteng Atas 01, SMK Farmako Medika dan SDIT - MA Al-Muchtari. Kegiatan Sekolah Tanggap Bencana ini merupakan rangkaian kegiatan kesiapsiagaan civitas sekolah untuk menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, dengan kegiatan dan aktivitas yang mengedukasi, menyenangkan, dan melibatkan langsung peserta. Bagi sekolah yang ingin berkolaborasi dengan BAZNAS dalam program ini dapat menghubungi Kantor Pusat BAZNAS RI di Jl. Matraman Raya No.134 Kb. Manggis, Kec. Matraman, Jakarta 13150. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 483/HUM-BAZ/X/2024 Kamis, 3 Oktober 2024
BERITA03/10/2024 | Humas Baznas RI
Ketua BAZNAS RI Paparkan Sukses Program Strategis di Malaysia
Ketua BAZNAS RI Paparkan Sukses Program Strategis di Malaysia
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan program pengentasan kemiskinan yang dijalankan BAZNAS dalam Forum Serantau YAPIEM (FSY) 2024 di Malaysia, Senin malam (1/10/2024). Acara tersebut diresmikan oleh Timbalan Perdana Menteri YAB Dato Sri Haji Fadilah bin Haji Yusol. Turut hadir antara lain Rais Aam PBNU KH. Miftahul Akhyar Abdul Ghoni, Prof. Dr. drg. H. Chairul Tanjung, MBA., Prof. Dr. Ir. KH. Muhammad Nuh, DEA, Dr. (HC) Ir. H. Muhammad Hatta Rajasa, dan Dr. H. Anwar Abbas, M.Ag., serta tamu undangan lainnya. “Kami bekerja sama dengan pemerintah (Indonesia) yang saat ini berfokus mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan rakyat. Kami saat ini fokus untuk itu,” ujar Kiai Noor dalam acara bertema ‘Memperkasa Ekonomi Madani Melalui Sinergi Serangkaian Serantau’. Kiai Noor mengungkapkan, mengentaskan masyarakat dari lembah kemiskinan tidaklah mudah. Saat ini, lanjutnya, BAZNAS RI tengah menargetkan bisa mengubah 1,2 juta mustahik menjadi muzaki pada 2025 mendatang. “Caranya bagaimana? Kami memberikan beasiswa. Tahun ini kami memberikan beasiswa untuk 53 ribu orang baik di dalam maupun luar negeri. Kami juga memberikan bantuan ekonomi produktif seperti BAZNAS Microfinance Masjid,” katanya. “Program BAZNAS Microfinance Masjid akan sangat membantu meningkatkan ekonomi jemaah masjid. Nantinya, jemaah hanya mengembalikan sejumlah dana kepada masjid untuk diputar kembali ke jemaah lain yang membutuhkan,” tambahnya. Kiai Noor menambahkan, selain memberikan beasiswa dan bantuan masjid, BAZNAS RI juga mendirikan balai ternak di wilayah produktif, sehingga ekonomi masyarakat di sekitarnya diharapkan bisa berkembang. “Kami juga mendirikan balai-balai ternak. Di Indonesia kami memiliki balai ternak kambing, ayam, ikan, dan balai ternak sapi. Kami memberikan modal kepada para mustahik yang nantinya keuntungan dari situ diharapkan bisa disalurkan kepada umat yang lain. Itulah cara pergerakan kami dalam membantu menyejahterakan umat dari lembah kemiskinan,” paparnya. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS RI terus memberikan pendampingan terhadap mustahik penerima manfaat program-program dari BAZNAS. “Pendampingan ini untuk memastikan program yang kita jalankan dengan tujuan menyejahterakan umat bisa berjalan sebagaimana mestinya, sehingga para pendamping yang kita terjunkan telah dilatih terlebih dahulu. Alhamdulillah apa yang kita lakukan sudah berjalan,” pungkasnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 482/HUM-BAZ/X/2024 Rabu, 2 Oktober 2024
BERITA03/10/2024 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Jadikan Masjid Sebagai Episentrum Kesejahteraan Baru
BAZNAS RI Jadikan Masjid Sebagai Episentrum Kesejahteraan Baru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan mengoptimalkan program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) menjadi episentrum kesejahteraan baru bagi masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, pada sesi pleno “Penyaluran” Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis malam (26/9/2024). BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) merupakan program penyaluran dana ZIS dalam bentuk fasilitasi permodalan usaha dalam program pendayagunaan Zakat-Infak-Sedekah khususnya Pengusaha-Mustahik jemaah masjid dalam kelompok usaha mikro dan ultra mikro, di mana masjid menjadi mitra utama BAZNAS dalam melaksanakan program. “BMM ini adalah BAZNAS Microfinance Masjid, di mana bentuknya adalah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang akan dikelola oleh DKM masjid, untuk memberdayakan jemaah di sekitar masjid yang punya UKM (Usaha Kecil Menengah),” ujar Saidah. Menurutnya, BMM ini juga akan menjadi salah satu program prioritas nasional BAZNAS tahun 2025 mendatang. “BAZNAS ingin hadir sebagai ikhtiar menyelamatkan jemaah dari hal-hal yang menjerumuskan, salah satunya melalui program yang berbasis dari masjid yang diisi dengan kegiatan maslahat, di antaranya melalui program BMM,” jelasnya. Menurut Saidah, arah pengembangan BMM adalah terbentuknya koperasi syariah berbasis masjid sebagai simpul pengembangan potensi sosial ekonomi umat. "Kita memiliki BAZNAS di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia, maka dari itu kita akan mendorong program ini untuk kegiatan ekonomi umat yang bentuknya seperti ini, maka kehidupan ekonomi umat akan lebih berkembang, sehingga masjid ini bisa menjadi episentrum kesejahteraan baru," imbuhnya. Saidah berharap, program ini dapat mendorong perekonomian masyarakat khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di sekitar masjid. “Karena lewat program ini diharapkan dapat membantu para mustahik untuk memiliki pendapatan yang lebih stabil, bahkan menjadikan mereka sebagai muzaki,” pungkas Saidah. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman, M.S, M.Ec, Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. Muhammad Imdadun Rahmat, M.Si, Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota beserta jajarannya. Rakornas BAZNAS 2024 diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber: SIARAN PERS Nomor: 473/HUM-BAZ/IX/2024 Jum'at, 27 September 2024
BERITA27/09/2024 | Humas Baznas RI
Entaskan Kemiskinan, BAZNAS RI Siapkan 10 Program Prioritas Tahun 2025
Entaskan Kemiskinan, BAZNAS RI Siapkan 10 Program Prioritas Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah menyiapkan 10 program prioritas untuk tahun 2025 sebagai upaya membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., dalam Sesi Pleno III "Penyaluran" Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS se-Indonesia tahun 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis malam (26/9/2024). "Pada tahun 2025, BAZNAS telah menyiapkan 10 program prioritas yang diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi perekonomian masyarakat," ujar Imdadun. Dia menjelaskan, program-program tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga program-program berbasis teknologi yang akan meningkatkan efisiensi dan cakupan distribusi zakat kepada yang berhak menerimanya. "Melalui program-program prioritas ini, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan material, namun juga pada pemberdayaan yang berkelanjutan," katanya. Imdadun menegaskan, BAZNAS ingin memastikan bahwa masyarakat yang menerima bantuan zakat, infak, dan sedekah dapat mandiri secara ekonomi, sehat secara jasmani, dan memiliki akses pendidikan yang layak. "Dengan demikian, kita tidak hanya membantu mereka untuk bertahan, tapi juga memberikan mereka peluang untuk berkembang," katanya. Dalam kesempatan itu, Imdadun mengungkapkan 10 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2025 yaitu, Rumah Sehat BAZNAS (RSB), BAZNAS Microfinance, Kampung Zakat, Santripreneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). "Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, kami optimis, target pengentasan kemiskinan dapat tercapai. Mari kita jadikan zakat sebagai solusi efektif dalam menciptakan keadilan sosial," pungkasnya. Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman, M.S, M.Ec, Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota beserta jajarannya. Rakornas BAZNAS 2024 diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber: SIARAN PERS Nomor: 472/HUM-BAZ/IX/2024 Jum'at, 27 September 2024
BERITA27/09/2024 | Humas Baznas RI
Hadiri Rakornas BAZNAS 2024, Menko PMK Tekankan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Hadiri Rakornas BAZNAS 2024, Menko PMK Tekankan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran berzakat di tengah masyarakat untuk dapat mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Hal tersebut dikemukakan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu malam (25/9/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS. "Kesadaran berzakat ini harus betul-betul ditumbuhkan, harus dipegang betul karena kalau tidak, suatu saat nanti orang-orang akan berzakat karena dipaksa, dan itu tidak bagus," katanya. Muhadjir menjelaskan, zakat semestinya tidak hanya dilakukan sebagai kewajiban yang dipaksakan, tapi betul-betul berasal dari keikhlasan dan keimanan. Menurutnya, zakat yang timbul dari kesadaran pribadi lebih utama daripada zakat yang dipaksakan. "Zakat itu kalau tidak salah artinya kan mensucikan, membersihkan, mensucikan harta kita diantaranya ya itu, kemungkinan ada unsur-unsur riba di dalam setiap transaksi yang kita lakukan, maka kita sucikan, kita bersihkan dengan zakat," tuturnya. "Intinya zakat itu adalah alat untuk membersihkan berbagai macam transaksi, berbagai macam hal yang ada di dalam harta kita, karena itu mestinya karena iman, masing-masing orang punya kesadaran sendiri-sendiri, terutama termasuk jumlah zakatnya," imbuh Muhadjir. Lebih lanjut Muhadjir menambahkan, zakat merupakan mekanisme yang paling efektif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di setiap wilayah untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. "Zakat adalah mekanisme yang paling efektif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di setiap tempat untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan inti dari keadilan sosial adalah kesetaraan," ucapnya. Sebelumnya, Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber: SIARAN PERS Nomor: 470/HUM-BAZ/IX/2024 Kamis, 26 September 2024
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas RI
Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS
Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) memuji langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah selalu melampaui target. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang dihadiri sebanyak 1.200 peserta di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024). "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Menurut Presiden Jokowi, pemanfaatan teknologi digital membuat pengumpulan zakat, infak, sedekah di Indonesia selalu melampaui target dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak digulirkannya Gerakan Cinta Zakat pada 2021 lalu. "Sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, prestasi yang ditorehkan BAZNAS selama ini harus terus ditingkatkan melalui terobosan-terobosan baru, mengingat populasi Muslim di Indonesia termasuk yang paling besar di Indonesia. "Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekarang penduduk kita 236 juta penduduk adalah Muslim, sebuah jumlah yang sangat besar, tentu saja potensi zakat kita juga masih sangat besar untuk bisa kita gali dan kita kelola dengan baik. Sebab itu saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan terobosan-terobosan melalui edukasi kepada masyarakat," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". Sumber SIARAN PERS Nomor: 468/HUM-BAZ/IX/2024 Rabu, 25 September 2024
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas RI
Pertama dalam Sejarah, Pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 Digelar di IKN
Pertama dalam Sejarah, Pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 Digelar di IKN
Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). Acara ini merupakan yang pertama dalam sejarah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN adalah tonggak sejarah yang patut disyukuri dan dibanggakan. "Ini bukan hanya momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk mendukung agenda pembangunan nasional, sejalan dengan semangat kebangkitan Indonesia melalui keberadaan Ibu Kota Negara yang baru," kata Kiai Noor dalam sambutannya. Kiai Noor mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi antara Pemerintah dan BAZNAS. "Kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi yang baik antara Pemerintah dan BAZNAS," katanya. Menurut Kiai Noor, penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN sangat membanggakan, sebab pembangunan IKN yang sedang berlangsung merupakan yang paling unik di dunia. "Ini membuktikan bahwa BAZNAS adalah sahabat Bapak Presiden Joko Widodo. Kami berterima kasih kepada Bapak Jokowi karena telah membawa kemajuan yang signifikan bagi Indonesia di mata dunia," jelasnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota. "Tujuan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan tata kelola kinerja pengelolaan ZIS-DSKL secara nasional dalam rangka mencapai visi dan misi BAZNAS tahun 2025, sehingga ZIS-DSKL dapat menyejahterakan mustahik secara nasional melalui BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dari dua ormas besar Islam di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota, dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita." Sumber: SIARAN PERS Nomor: 467/HUM-BAZ/IX/2024 Rabu, 25 September 2024
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas RI
Baznas Kulon Progo Sinergi dengan Panewu dan Lurah se Kulon Progo
Baznas Kulon Progo Sinergi dengan Panewu dan Lurah se Kulon Progo
Senin, 23 September 2024. Baznas Kabupaten Kulon Progo mengadakan sosialisasi dan optimalisasi ZIS kepada Panewu dan Lurah Se Kabupaten kulon Progo yang bertempat di gedung Adikarto Komplek Pemkab. Kulon Progo. Ketua Baznas H. Alfanuha Yushida, M.PMat Dalam sambutannya menyampaikan bahwa rakor ini diselenggarakan sebagai media informasi program Baznas yang sudah ataupun belum terealisasi. selain itu juga sebagai motifasi para pamong kalurahan dan UPZ kapanewon untuk mengoptimalkan potensi perolehan ZIS dan peningkatan data muzaki/munfik. Setiap kalurahan dan Kapanewon diharapkan untuk dapat memfasilitasi warganya yang layak untuk mengajukan bantuan ke baznas sesuai dengan program-program yang ada, Imbuh Alfan. Menurut Kabag Kesra, Drs Agus Hidayat, MSi dalam sambutannya bahwa keberadaan baznas dengan 5 programnya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara umum dan secara kusus dapat mendukung program-program pemda. Oleh karena itu mohon dukungan untuk optimalisasi dalam penghimpunan agar semakin luas masyarakat yang menerima manfaatnya.
BERITA23/09/2024 | Humas Baznas KP
Operator SiMBA Kulon Progo Hadiri RAKERNIS IT 2024
Operator SiMBA Kulon Progo Hadiri RAKERNIS IT 2024
Selasa, 17 September 2024. Alex Kurniawan dan Ghufron Fauzi, S.E pelaksana Bidang I sekaligus operator SiMBA Baznas Kabupaten Kulon Progo mengahadiri Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS) IT 2024 bidang Trasformasi Digital Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional RI. Rakernis ini dilaksankan selama tiga hari, sejak 17-19 September 2024, berlokasi di Hotel Novotel Gajah Mada Jakarta. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS RI, pada Selasa 17/09/2024. Kegiatan RAKERNIS IT 2024 merupakan tahun kedua yang digelar oleh BAZNAS RI. Rakernis IT 2024 ini di ikuti oleh sekitar 230 Amil Pelaksana (operator SiMBA) BAZNAS se Indonesia dan juga dihadiri langsung oleh unsur pimpinan BAZNAS RI dan para Direktur BAZNAS RI. Ketua BAZNAS RI Noor Achmad saat membuka kegiatan RAKERNIS IT 2024 menyampaikan bahwa digitalisasi dan teknologi harus menjadi satu keharusan di BAZNAS. “Digitalisasi ini di merupakan instruksi dari Presiden sejak awal periode kepemimpinan kami dan kami sambut dengan baik dan terus di perbaiki salah satunya dengan mengoptimalkan SiMBA”, jelasnya. “IT dalam pengelolaan zakat harus dijalankan oleh semua BAZNAS dan LAZ dan juga sampai ke UPZ-UPZ”, tambahnya.
BERITA17/09/2024 | Humas Baznas KP
Payung dan Tenda untuk PKL dan KWT
Payung dan Tenda untuk PKL dan KWT
Ahad 8 September 2024, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I (Waka II), di dampingi pelaksana Ghufron Fauzi, SE. menyerahan secara simbolis bantuan payung dan tenda untuk PKL dan KWT oleh PJ Bupati Kulon Progo dalam acara kick off & launching logo hari jadi Kulon Progo ke 73.
BERITA09/09/2024 | Humas Baznas KP
Rapat Koordinasi UPZ Kapanewon
Rapat Koordinasi UPZ Kapanewon
Selasa, 30 Juli 2024. Baznas Kabupaten Kulon Progo mengadakan rapat koordinasi UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Kapanewon Se Kabupaten kulon Progo yang bertempat di RM Dapur semar. Ketua Baznas H. Alfanuha Yushida, M.PMat Dalam sambutannya bahwa rakor ini diselenggarakan sebagai media evaluasi dan merencanakan program tahun yang akan datang. selain itu juga sebagai motifasi para UPZ kapanewon untuk mengoptimalkan potensi perolehan ZIS dan peningkatan data muzaki/ munfik di setiap Kapanewon tersebut dengan menampilkan data pengumpulan dan penyaluran ZIS di Kalurahan dan Kapanewon, Imbuh Alfan. Dalam rakor disampaikan juga teknis pengisian Rencana Kerja Anggaran Tahunan tiap kapanewon agar segera dikumpulkan maksimal di 31 Agustus 2024 ungkap H.Agus Nuryanto, Waka III Baznas Kabupaten Kulon Progo.
BERITA30/08/2024 | Humas Baznas KP
Penyerahan bantuan RTLH
Penyerahan bantuan RTLH
Sabtu, 27 Juli 2024. Badan Amil Zakat Nasional bersama Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan RTLH (Bedah Rumah, Aladin dan Jamban) di Kapanewon Pemhasih kepada 5 penerima yang terdiri dari 3 Penerima bedah rumah dan 1 penerima aladin serta 1 orang penerima bantuan jamban. Penyerahan dilakukan oleh Sugiyanta, S.Pd.I Waka II dan Kabag Kesra didamping 1 pelaksana. Adapun penerima bantuan tersebut adalah: penerima bedah rumah yakni Sutrismadi, Jemali, Tri Wahyudi, dan Eko Waluyo (penerima aladin). Adapun penerima Jambanisasi adalah Sariman.
BERITA29/07/2024 | Humas Baznas KP
Lebaran Yatim, Baznas Santuni 480 Yapitu 
Lebaran Yatim, Baznas Santuni 480 Yapitu 
Dalam 10 Muharam atau Lebaran Yatim, Baznas Kabupaten Kulonprogo menyantuni anak yatim piatu (yapitu) sebanyak 480 anak dengan nominal total sejumlah Rp 240 juta atau per anak Rp 500 ribu. Saat penyerahan simbolis bersama Kemenag Kulonprogo, LAZ masing-masing Lazisnu, Lazismu, dan Agen Sedekah, Baznas memberikan perlengkapan alat tulis (ATK) dan uang untuk lima anak kepada 5 penerima. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Baznas Kulonprogo Sugiyanta SPdI menuturkan, acara "Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah" pada Selasa (16/07/2024) simbolis dilakukan di PLHUT Kankemenag setempat bersama LAZ dan Kemenag. "Penyaluran santunan untuk anak yapitu yang lain, Baznas bekerja sama dengan UPZ Kapanewon. Sehingga UPZ Kapanewon yang menyerahkan kepada yapitu di masing-masing kapanewon," ucapnya.
BERITA22/07/2024 | Humas Baznas KP
Infak Balai Ternak Berkah Harjo
Infak Balai Ternak Berkah Harjo
Jumat, 22 Juli 2024. Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo menerima infak dari kelompok ternak Berkah harjo Rp. 1000.000 Penyerahan dilakukan langsung oleh anggota kelompok ternak bersama pendamping Balai ternak.
BERITA22/07/2024 | Humas Baznas KP
Penyerahan bantuan RTLH
Penyerahan bantuan RTLH
Jumat, 19 Juli 2024. Badan Amil Zakat Nasional bersama Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan RTLH (Bedah Rumah dan Aladin) di Kapanewon Panjatan kepada 5 penerima yang terdiri dari 4 Penerima bedah rumah dan 1 penerima aladin. Penyerahan dilakukan oleh Sugiyanta, S.Pd.I Waka II dan Kabag Kesra didamping 2 pelaksana. Adapun penerima bantuan tersebut adalah: penerima bedah rumah yakni Sumija, Kirah, (Ngadiran, Kardoyo warga nanggulan), dan Sudarmanto (penerima aladin).
BERITA19/07/2024 | Humas Baznas KP
Baznas KP jadi Objek Observasi Simba 
Baznas KP jadi Objek Observasi Simba 
Dalam rangka pengembangan standar tata kelola dan sistem pelaporan untuk Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota, Baznas RI mengadakan program "Observasi Standar Tata Kelola dan Sistem Pelaporan". Untuk pelaksanaan awal, Baznas Kabupaten Kulonprogo menjadi objek observasi standar tata kelola dan sistem pelaporan terkait penggunaan Sistem Manajemen Informasi (Simba) tersebut bersama Kabupaten Siak Riau dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Observasi di Kulonprogo dilaksanakan pada 8 hingga 12 Juli 1024. Diungkapkan Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida, kenapa kita menjadi objek observasi, karena Baznas Kulonprogo telah menggunakan aplikasi Simba secara aktif selaku koordinator pengelolaan zakat. "Di DIY, baru Kulonprogo yang diobservasi," ujar Alfan, belum lama ini.
BERITA15/07/2024 | Humas Baznas KP
Baznas Dua Audit Dalam Satu Tahun
Baznas Dua Audit Dalam Satu Tahun
Tahun 2024 ini, audit Baznas Kabupaten Kulonprogo berlangsung dua kali. Bila tahun-tahun sebelumnya hanya satu kali yakni hanya dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dan berturut-turut dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Kita jadi dua audit, selain dari KAP yang setiap tahun sudah berlangsung, bulan Juni kemarin ada Audit Syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kantor Kementerian Agama RI," ujar Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, beberapa waktu lalu. Dijelaskan Alfanuha, Audit Syariah berlangsung enam hari, Senin hingga Jumat pengecekan administrasi dan sebagainya. Sedangkan Sabtu ada Exit Meeting atau paparan hasil audit. "Saat paparan hasil, adapula dari Pemkab (diwakili Bagian Kesra), Kanwil Kemenag DIY dan Kemenag Kulonprogo. Hasil dari audit adalah baik," imbuh Alfan.
BERITA15/07/2024 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat