WhatsApp Icon
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Salurkan 48.000 Liter Air Bersih

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (19/8/2026).

Bantuan air bersih didistribusikan ke sejumlah titik yang mengalami kesulitan akses air, di antaranya Dusun Banaran dan Dusun Krikil di Kecamatan Girimulyo, serta beberapa wilayah lain di Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap lokasi agar bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, BAZNAS melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak.

“BAZNAS hadir untuk memastikan masyarakat yang mengalami krisis air bersih mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Air bersih kami salurkan langsung ke wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan harian warga selama musim kemarau,” ujar Sodik.

Ia menegaskan, BAZNAS RI akan terus bersinergi dengan BAZNAS daerah dalam memantau perkembangan kondisi kekeringan sehingga distribusi bantuan air bersih dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Menurutnya, penyaluran ini merupakan wujud pemanfaatan dana zakat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kekeringan menyebabkan sebagian warga harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mendapatkan sumber air bersih. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS Kabupaten Kulon Progo untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan bersama BAZNAS RI.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak menghadapi dampak kekeringan sendirian. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya di daerah yang sumber airnya mulai mengering,” ungkap Sugiyanta.

Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus melakukan koordinasi dan pemetaan wilayah terdampak agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Penyaluran 48.000 liter air bersih di Kulon Progo ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian zakat dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana kekeringan.

(diolah dari siaran Pers Nomor: 266/HUM-BAZ/VIII/2026 Rabu, 19 Agustus 2026)

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KP
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberangkatkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana  (BTB) untuk segera melakukan mengevakuasi dan penanganan korban bencana gempa bumi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, keberangkatan Tim BTB akan difokus untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang diduga masih terjebak di sejumlah bangunan setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, prioritas yang harus dilakukan saat ini yakni melakukan pencarian terhadap warga yang masih tertimbun reruntuhan dan disinyalir masih ada warga yang terjebak di beberapa bangunan," jelas Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Sodik menyampaikan, BAZNAS RI juga terus berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota setempat serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai dampak gempa dan kebutuhan mendesak para penyintas.

"Hari ini Minggu (16/8/2026) Tim BTB dari Jakarta sudah diberangkatkan untuk bergabung dengan Tim BTB Daerah dan satuan petugas lainnya, selain membantu melakukan proses evakuasi, di samping itu Tim BTB juga akan mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, dan melakukan pendistribusian kebutuhan pengungsian seperti terpal, alas tidur, dan hygiene kit," ujar Sodik.

Sodik menyampaikan, selain evakuasi dan pemenuhan kebutuhan logistik, BAZNAS juga akan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Pemenuhan hak-hak dasar penyintas di lokasi pengungsian menjadi salah satu fokus penanganan pada masa tanggap darurat.

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, respons kebencanaan BAZNAS akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Tim BTB bersama jejaring BAZNAS dan para pemangku kepentingan akan terus memantau situasi untuk memastikan bantuan dan layanan darurat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menegaskan kesiapan BAZNAS untuk mengirimkan bantuan lanjutan sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan. 

"BAZNAS sangat berduka atas bencana gempa yang telah menimpa saudara-saudara kita di NTT. Kami mendoakan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan melalui masa sulit ini. BAZNAS berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat NTT melewati musibah ini hingga bisa kembali pulih," ucap Sodik

"Meskipun kondisi sinyal yang belum stabil, koordinasi lanjutan juga akan terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan yang diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, gempa tersebut telah menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi. Bencana tersebut juga dilaporkan menelan 47 korban jiwa dan menyebabkan kerusakan bangunan dalam skala luas.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 263/HUM-BAZ/VIII/2026

Minggu, 16 Agustus 2026

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memobilisasi bantuan darurat dan layanan kesehatan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

?Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menjelaskan, penanganan gempa NTT terus diperkuat melalui penyaluran bantuan sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perlakuan khusus ibu dan anak, hingga perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, serta MCK.

“Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia,” jelas Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, langkah tanggap darurat pascagempa pada Sabtu (15/8/2026) dilakukan dengan menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, dapur umum, serta menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.

BAZNAS RI juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat proses pemulihan di NTT.

“Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT,” ujar Sodik Mudjahid.

Berdasarkan data sementara BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa yang diikuti 995 kali gempa susulan tersebut mengakibatkan 53 orang meninggal dunia, 137 orang luka-luka, 5.659 warga mengungsi, serta merusakkan 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di berbagai kabupaten terdampak.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 264/HUM-BAZ/VIII/2026

 

Senin, 17 Agustus 2026

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mendistribusikan 1.536.000 liter air bersih dengan menjangkau 70.944 penerima manfaat di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah yang mengalami kemarau panjang, serta kawasan terdampak bencana.

Selain pendistribusian melalui truk tangki, bantuan tersebut juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, Program Air Bersih merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

"Program Air Bersih BAZNAS menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana," ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Sodik mengatakan, untuk memastikan bantuan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, bentuk intervensi yang diberikan BAZNAS disesuaikan dengan kondisi, tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air dan karakteristik setiap wilayah.

"Penyediaan akses air bersih oleh BAZNAS dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga mendistribusian air bersih menggunakan truk tangki," kata Sodik.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan akses air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

"Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang," jelas Sodik.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS RI akan terus mengarahkan pelaksanaan Program Air Bersih kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS berkoordinasi dengan BAZNAS daerah dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat menjadi penguat dan membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih.

"Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf," ujar Sodik.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 252/HUM-BAZ/VIII/2026

Selasa, 11 Agustus 2026

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. 

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS.

"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. 

"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin.

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.

"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.

Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia.

"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.

SIARAN PERS

Nomor: 256/HUM-BAZ/VIII/2026

Rabu, 12 Agustus 2026

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan gratis dan dapur umum bagi para pengungsi korban bencana banjir di wilayah Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik. Layanan kesehatan dan dapur umum ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pertolongan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan kehadiran layanan kesehatan dan dapur umum tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat. “BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi warga yang sulit mengakses layanan selama masa pemulihan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Saidah mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang dibuka di lokasi pengungsian tidak hanya berfungsi sebagai penanganan medis dasar, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan agar warga tetap mampu menjaga kondisi tubuh di tengah situasi darurat. “Lewat layanan kesehatan RSB, kami ingin masyarakat di berbagai wilayah, termasuk pelosok, bisa menikmati layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses,” ucap Saidah. Menurut Saidah, selain layanan kesehatan, pendirian dapur umum oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana menjadi elemen penting dalam memastikan kebutuhan pangan para penyintas tetap terpenuhi. Dapur umum tersebut beroperasi di Cupak Tangah untuk melayani 312 jiwa yang mengungsi. “Tim BTB mendirikan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan yang layak setiap hari selama masa tanggap darurat,” kata Saidah. Ia mengungkapkan, dapur umum BAZNAS berhasil menyiapkan 325 porsi nasi lengkap dengan lauk pauk dan kebutuhan gizi dasar lainnya. Makanan siap saji tersebut dibagikan langsung kepada pengungsi yang kesulitan mengakses bahan makanan akibat rumah dan lingkungan sekitar yang masih terdampak banjir. “BAZNAS RI memastikan seluruh layanan akan berlanjut selama masa tanggap darurat, sebagai bentuk komitmen agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” katanya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 445/HUM-BAZ/XII/2025 Selasa, 2 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 443/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mengirimkan pasokan air bersih kepada penduduk yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap bencana tersebut, dengan menyediakan air bersih untuk 150 kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan akses air minum yang aman akibat banjir. Saidah Sakwan, MA., yang merupakan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa banjir telah mencemari sumber air dengan lumpur, limbah, bakteri E.coli, dan virus penyebab penyakit diare serta leptospirosis. Distribusi air bersih ini penting untuk mencegah risiko kesehatan bagi warga terdampak yang harus menggunakan air banjir yang tidak layak dikonsumsi. Saidah menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, dan BAZNAS bertekad untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Meskipun akses ke lokasi terdampak masih terbatas karena kondisi jalan yang dipenuhi lumpur dan material, tim BTB BAZNAS berhasil mengatasi kendala tersebut dengan tekad yang kuat. Dalam upaya mendampingi warga terdampak agar pulih dari bencana, BAZNAS RI akan terus memberikan bantuan logistik dan layanan kemanusiaan. Sebanyak 32 titik pos bantuan BAZNAS telah didirikan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS berkomitmen untuk membantu proses pemulihan bagi mereka yang selamat dari bencana. Masyarakat diimbau untuk memberikan dukungan dengan cara berdonasi melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Anda dapat mentransfer donasi melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor 700-827-0885 atau BTN Syariah dengan nomor 731-216-0636. Mari kita bersama-sama mendoakan dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui BAZNAS untuk membantu mereka pulih dari musibah tersebut.
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong para penerima manfaat Beasiswa Zakat Indonesia untuk menyiapkan masa depan secara visioner, kompeten, dan berintegritas. Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., dalam kegiatan Pembinaan Nasional I Penerima Beasiswa Zakat Indonesia Sesi Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025). Program ini merupakan inisiasi BAZNAS RI bersama Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI serta berkolaborasi dengan mitra strategis dan Lembaga Pengelola Zakat di seluruh Indonesia sebagai gerakan kolektif untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA.; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag.; Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian; serta perwakilan pimpinan Lembaga Pengelola Zakat lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Saidah Sakwan menegaskan pentingnya kesadaran diri para penerima beasiswa sebagai generasi terpilih yang telah melewati proses seleksi ketat. “Kalian adalah orang-orang terpilih dari ribuan anak yang punya harapan yang sama. Jadi saya patut bersyukur, saya patut bangga dan saya mengucapkan selamat untuk kalian semua,” ujarnya. Saidah menyampaikan, langkah awal membangun masa depan adalah menuliskan rencana dan target dengan jelas. “Mulai hari ini, tolong buat CV kalian untuk 10 tahun ke depan. 10 tahun ke depan itu harus kita tulis hari ini,” tegasnya. Ia menekankan empat pilar penting untuk menjadi generasi unggul, yaitu pengetahuan, hard skill dan soft skill, jaringan, serta sikap atau attitude. “Knowledge itu harus betul-betul kalian kuasai secara profesional. Kalau kalian menjadi orang pintar yang menguasai, itu dapat komparatif value,” ungkapnya. “Network, cari teman baru yang produktif, yang substantif, yang impactful,” tambahnya. Saidah mengingatkan, kecerdasan tanpa akhlak tidak membawa kebermanfaatan. “Mau orang pinter setinggi apa pun, tapi kalau attitudenya tidak baik, itu menjadi disincentive,” ujarnya. Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pribadi yang memberi dampak positif. “Jadilah problem solver, jangan menjadi problem.” Saidah menutup arahannya dengan pesan agar para penerima beasiswa sungguh-sungguh menempuh jalan ilmu. “Siapapun yang menempuh jalan ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga. Yakinlah bahwa masa depan kalian itu akan lebih baik,” pesannya. “Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu,” tambahnya. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan dan mencerdaskan umat melalui program pemberdayaan pendidikan. SIARAN PERS Nomor: 429/HUM-BAZ/XI/2025 Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS RI
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, dalam acara Kick-Off Program dan Seminar Peluncuran Penelitian bertajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip”, di The Hall, Kampus UNU Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025). BAZNAS RI bersama Shafiec Research Center Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, dan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meluncurkan program penelitian dan tahqiq atas kitab Fiqh al-Zakat karya ulama Nusantara, Syekh Nawawi Yahya Abdul Razak Majene. Program ini dikemas dalam tajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip". Pelaksanaan kickoff yang juga dirangkai dengan seminar publik tersebut dihadiri sekitar 120 peserta, terdiri atas mahasiswa, dosen, pimpinan kampus, serta para pemangku kepentingan zakat nasional. Pada focus group discussion (FGD) oleh para ahli, Saidah menyebut kandungan fikih dalam manuskrip berpotensi memperkaya kebijakan zakat nasional, menjawab tantangan kontemporer pengelolaan zakat, serta dapat menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat. "Bagi BAZNAS, nilai historis menjadi sangat penting buat kita. Yang pertama, kami ingin menghidupkan tradisi keilmuan ulama Nusantara. Ini betul-betul harus kita kaji, harus kita tulis ulang, harus kita tahqiq, harus kita terbitkan dan sosialisasikan. Nanti akan diterjemahkan, supaya akses publik dapat terfasilitasi. Kemudian yang kedua, kami ingin memberikan kontribusi terhadap historiografi intelektual zakat dan menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat," ujar Saidah. Saidah melanjutkan, kajian ini dapat bermanfaat bagi pengelolaan zakat BAZNAS, dan dapat mendorong potensi zakat yang mencapai Rp327 triliun. BAZNAS juga memiliki mandat pengelolaan dan pengembangan keilmuan zakat. "Ini menjadi bagian penting bagi kita, karena kita melihat harus ada kepentingan dengan tata kelola zakat. Konteks ini jadi bagian penting mengapa BAZNAS mengambil inisiatif ini, karena BAZNAS mempunyai moral obligation," ucap dia. Saidah menambahkan, BAZNAS juga ingin memperkuat basis nash, dalil, dan metodologi zakat Indonesia. Sementara it, Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNU Yogyakarta, Dr Suhadi Cholil, turut hadir membuka kegiatan. Suhadi mengatakan, kolaborasi yang terjadi sangat luar biasa antara BAZNAS RI, UNU Yogya, UIN Sunan Kalijaga dan UIN Jakarta. Aspek sosial ekonomi, juga adanya masukan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia juga Inggris, menjadikan penelitian ini dirasakan juga sangat penting untuk masyarakat secara lebih luas. "Penelitian ini sangat relevan bagi Indonesia, karena kita belum memiliki panduan terkait zakat. Bagaimana tatanan kemasyarakatan modern ada dalam kitab tersebut. Kerja akan dimulai segera dan di Desember akan mulai FGD untuk penelitian kitab ini," ucap dia. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 428/HUM-BAZ/XI/2025 Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan respon cepat BAZNAS terhadap situasi darurat bencana di Cilacap, Jawa Tengah. Saidah Sakwan menyampaikan bahwa telah disalurkan bantuan tahap awal berupa santunan untuk keluarga korban meninggal dunia dan paket sembako kepada para penyintas di Majenang, Cilacap. Bencana longsor di Cilacap merusak puluhan rumah dan infrastruktur, memaksa warga untuk mengungsi dan banyak di antaranya kehilangan akses terhadap makanan dan pendapatan harian. Oleh karena itu, bantuan sembako dan finansial dianggap krusial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain paket pangan, santunan juga diberikan kepada keluarga korban meninggal sebagai bantuan tambahan. Selain itu, BAZNAS juga menyediakan toilet portabel untuk memenuhi kebutuhan sanitasi darurat. Saidah menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendampingi masyarakat Majenang selama masa tanggap darurat dan akan menyesuaikan bentuk bantuan dengan kebutuhan yang muncul di lapangan. Sebelumnya, Tim BAZNAS Tanggap Bencana telah membantu proses pencarian korban bencana longsor di Cilacap dan menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, serta bantuan air bersih bagi penyintas dan petugas di lapangan.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo melalui program peduli menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Sebanyak Rp140 juta disalurkan kepada tujuh penerima manfaat pada Senin (17/11/2025), dengan penyerahan bantuan dipusatkan di rumah Bapak Sunaryo, yang beralamat di Ngaglik Lor, RT 30/RW 15, Pedukuhan VIII, Pleret, Panjatan, Kulon Progo. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Kulon Progo dan disaksikan oleh Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperbaiki hunian agar lebih layak, sehat, dan aman ditempati. Dalam kesempatan itu, Asda I menyampaikan apresiasinya terhadap program RTLH yang terus dijalankan Baznas Kulon Progo. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. “Bantuan ini bukan hanya perbaikan fisik rumah, tetapi juga wujud kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak warga,” ujar Asda I. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I menegaskan bahwa penyaluran dana RTLH ini merupakan hasil dari penghimpunan zakat, infak dan sedekah ASN dan masyarakat yang dikelola secara transparan. Ia menambahkan bahwa Baznas akan terus memperluas program sosial lainnya untuk mendukung pengentasan kemiskinan di Kulon Progo. Dengan adanya bantuan ini, tujuh keluarga penerima manfaat diharapkan dapat segera melakukan renovasi rumah sehingga mereka dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan nyaman. Baznas Kulon Progo berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu di wilayah tersebut.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
BAZNAS Kulon Progo dukung Program Penurunan Stunting, Salurkan Bantuan 2000 Botol Sirup dan 89 Paket PKMK.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan dalam Program Baznas Kulon Progo Sehat sebagai upaya mendukung penurunan angka stunting di wilayah Kulon Progo. Bantuan yang diserahkan berupa 2.000 botol sirup penunjang gizi dan 89 paket Pemenuhan Kebutuhan Makanan Keluarga (PKMK). Acara penyaluran berlangsung di Aula Adikarto, Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulon Progo pada Rabu, 12 November 2025, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus berinovasi melalui program kesehatan berbasis pemberdayaan dan kepedulian sosial. “Penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi semua pihak, termasuk lembaga keagamaan seperti BAZNAS. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian umat untuk menciptakan generasi Kulon Progo yang sehat dan unggul,” ujar Wakil Bupati. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I menjelaskan bahwa program Baznas Kulon Progo Sehat merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program prioritas daerah, terutama penanggulangan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi bagi keluarga penerima manfaat, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” ungkapnya. Dengan adanya penyaluran ini, BAZNAS Kulon Progo berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup warga Kulon Progo.
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
BAZNAS Serahkan Bantuan Kepada PKL di Ngentakrejo, Lendah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang rutin dilaksanakan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat kecil meningkatkan kesejahteraan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Kalurahan Ngentakrejo dan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo, pemerintah kalurahan, serta penerima manfaat. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2025, adapun bantuan yang diberikan berupa payung. Kegiatan penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus berusaha dan memperbaiki taraf hidup.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Respon Bencana
BAZNAS Salurkan Bantuan Respon Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak bencana tanah longsor dan hujan deras yang terjadi di wilayah Kokap dan Galur. Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejak beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di beberapa titik di Kecamatan Kokap serta genangan air dan kerusakan rumah di wilayah Galur. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang siap membantu masyarakat dalam situasi darurat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak serta membantu pemulihan kondisi pascabencana,” ujarnya.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Bantuan RTLH dan ALADIN di Kalurahan Sukoreno, Sentolo.
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Bantuan RTLH dan ALADIN di Kalurahan Sukoreno, Sentolo.
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dan Program ALADIN (Atap, Lantai, dan Dinding). Pada kesempatan ini, Baznas Kulon Progo menyerahkan bantuan kepada Msayarakat Kulon Progo 8 orang penerima RTLH dan 5 orang penerima bantuan ALADIN yang diberikan secara simbolis di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, didampingi oleh Panewu Sentolo, Lurah Sukoreno, serta jajaran pengurus Baznas Kulon Progo. Dalam sambutannya, Lurah Sukoreno menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas Kulon Progo dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo atas dukungan dan perhatian terhadap masyarakat di wilayahnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga kami. Program RTLH dan ALADIN ini sangat membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” ujar Lurah Sukoreno. Sementara itu, Asisten Daerah I Setda Kulon Progo dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Baznas tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan. Program RTLH dan ALADIN ini menjadi bukti bahwa zakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mewujudkan hunian yang layak dan lingkungan yang sehat,” tutur Asda I Setda Kulon Progo. Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan pendistribusian Baznas Kabupaten Kulon Progo menambahkan bahwa bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kulon Progo. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas. InsyaAllah amanah ini kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. Para penerima bantuan tampak bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu dalam memperbaiki kondisi tempat tinggalnya. Kegiatan penyerahan bantuan berjalan lancar dan penuh keakraban. Pemerintah Kalurahan Sukoreno berharap sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat dapat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan bersama di wilayah Kapanewon Sentolo.
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS, Saatnya Pemuda Menjadi Pelopor Zakat untuk Mensejahterakan Umat
BAZNAS, Saatnya Pemuda Menjadi Pelopor Zakat untuk Mensejahterakan Umat
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh wilayah Kulon Progo untuk menjadi pelopor gerakan zakat, sebagai bentuk pengamalan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H.Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa semangat yang diwariskan para pemuda tahun 1928 hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan umat. “Jika pada 1928 para pemuda berikrar menyatukan bangsa melalui Sumpah Pemuda, maka hari ini kita lanjutkan semangat itu dengan bersatu dalam kebaikan dan kepedulian sosial. Pemuda harus menjadi pelopor zakat, infak, dan sedekah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Alfanuha. BAZNAS Kulon Progo selama ini terus mendorong partisipasi masyarakat, termasuk kalangan muda, dalam 5 program. Melalui berbagai program tersebut, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga sarana strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemuda hari ini harus menjadi penggerak, bukan sekadar pengikut. Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita wujudkan perubahan sosial melalui zakat. Karena dengan zakat, kita bisa membangun masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan berkeadilan,” tambah Alfanuha.
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS KP
Top Excellent Award 2025 BAZNAS RI
Top Excellent Award 2025 BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan “Top Excellent Award 2025 - 5 Pilar Media” sebagai Trusted Zakat Fundraising in Innovative Social Responsibility Programs. Top Excellence Award 2025 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Five Pilar Event Management dan 5 Pilar Media Communication, bekerja sama dengan National Awarding Research Center serta diliput oleh 5 Pilar YouTube Channel. Penghargaan ini ditujukan bagi lembaga pendidikan, perusahaan, dan profesional yang berhasil menciptakan inovasi serta menjaga kredibilitas dan integritas di bidangnya masing-masing. Tujuannya, untuk mendorong para pelaku pendidikan dan profesional di Indonesia agar terus meningkatkan kualitas dan kepercayaan publik. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta dukungan para muzaki yang terus mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa tata kelola zakat di BAZNAS semakin diakui publik, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan inovasi program sosial. Kami terus berkomitmen agar setiap rupiah zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/10/2025). Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci penting dalam menjaga relevansi dan efektivitas pengelolaan zakat di era modern. Menurutnya, BAZNAS terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk dunia usaha dan komunitas, melalui pendekatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan program zakat. “Kolaborasi dengan mitra strategis merupakan langkah nyata dalam memperluas dampak zakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS tidak hanya menjadi lembaga penyalur dana sosial, tetapi juga motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan,” imbuhnya. Penghargaan ini diserahkan dalam acara yang berlangsung di Sunlake Waterfront Sunter Hotel, Jakarta, dan diterima oleh Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI. Apa yang kita lakukan semata-mata untuk kemaslahatan umat dan menjalankan tanggung jawab moral dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran. Penghargaan ini menjadi penyemangat agar kami terus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya. BAZNAS RI dalam beberapa tahun terakhir secara aktif menghadirkan berbagai inovasi program seperti Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Layanan Kesehatan Kapal Bergerak RSB, Santripreneur, Balai Ternak, ZChicken, Zmart, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), juga berbagai program lainnya. Seluruh program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Sumber: SIARAN PERS Nomor: 399/HUM-BAZ/X/2025 Senin, 27 Oktober 2025
BERITA27/10/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY Gelar Bakti Sosial di PESAWAT
BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY Gelar Bakti Sosial di PESAWAT
Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten Kulon Progo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Rumah Sehat Baznas (RSB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di Pesantren Al-Quran Wates (PESAWAT), Selasa (21/10). Kegiatan bakti sosial ini diikuti oleh sekitar 120 santri dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan pondok. Rangkaian kegiatan meliputi pembinaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) diikuti 20 santri dan pemeriksaan kesehatan umum bagi 100 santri. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial serta bentuk sinergi antara lembaga zakat dan layanan kesehatan umat. “Kami ingin memastikan bahwa para santri, sebagai generasi penerus bangsa, mendapatkan perhatian yang layak dalam hal kesehatan dan pembinaan lingkungan pesantren yang sehat,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari RSB DIY, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen terus mendukung kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah DIY, termasuk pesantren-pesantren yang membutuhkan pendampingan kesehatan. “Melalui kegiatan seperti ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi agar para santri mampu menjaga kebersihan dan kesehatan diri di lingkungan pesantren,” katanya. Para santri terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan umum, serta penyuluhan kesehatan. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan dasar kepada pengelola Poskestren agar dapat melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kulon Progo dan RSB DIY dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program kesehatan berbasis pesantren.
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Resmi Kantongi Kekancingan Tanah dari Kadipaten Pakualaman
BAZNAS Kulon Progo Resmi Kantongi Kekancingan Tanah dari Kadipaten Pakualaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kini resmi memiliki kekancingan atas tanah yang digunakan sebagai kantor operasional. Penandatanganan surat kekancingan dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, antara Kadipaten Pakualaman dan BAZNAS Kulon Progo, bertempat di kantor BAZNAS Kulon Progo. Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Penghageng Kawedanan Hageng Kesentanan Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta, G.P.H. Wijoyo Harumurti, beserta tim dari Kadipaten. Dari pihak BAZNAS Kulon Progo, hadir Ketua BAZNAS H. Alfanuha Yushida, M.PMat didampingi pelaksana Bidang IV Edi Kurniawan, S.Th.I., M.M. Penandatanganan surat kekancingan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah kelembagaan BAZNAS Kulon Progo, karena memberikan kepastian hukum atas penggunaan tanah yang selama ini digunakan sebagai pusat kegiatan lembaga. Dalam sambutannya, G.P.H. Wijoyo Harumurti menyampaikan bahwa kekancingan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Kadipaten Pakualaman terhadap kegiatan sosial-keagamaan yang dijalankan BAZNAS. “Kadipaten Pakualaman memiliki komitmen untuk mendukung lembaga-lembaga yang berperan aktif dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kekancingan ini dapat menjadi landasan yang kuat bagi BAZNAS Kulon Progo dalam mengoptimalkan peran dan pelayanannya,” ujar beliau. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kadipaten Pakualaman. “Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan umat. Semoga dengan status kekancingan ini, BAZNAS Kulon Progo dapat semakin memperkuat kiprah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan akuntabel,” ungkapnya. Penandatanganan ini juga menjadi simbol sinergi antara Kadipaten Pakualaman dan BAZNAS Kulon Progo dalam upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Dengan status kekancingan yang telah sah, BAZNAS Kulon Progo kini memiliki dasar hukum yang kuat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial berbasis zakat.
BERITA20/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Ikuti Rakorda BAZNAS se-DIY
BAZNAS Kulon Progo Ikuti Rakorda BAZNAS se-DIY
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo turut hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar pada Selasa s.d Kamis, 7-9 Oktober 2025 di Hotel Crystal Lotus, Jalan Magelang, Yogyakarta. Kegiatan Rakorda ini dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia, menandai komitmen kuat dalam memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah dan pusat guna optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah DIY. Salah satu agenda utama dalam Rakorda ini adalah sesi pembinaan dan pendampingan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2026. Sesi ini dipandu langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Bidang Pembinaan dan Pengawasan Wilayah, Ibu Saidah Sakwan, M.A. Dalam sambutannya, Ibu Saidah menekankan pentingnya penyusunan RKAT yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan prioritas program nasional serta kebutuhan mustahik di masing-masing wilayah. Beliau juga mendorong BAZNAS daerah untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, transparansi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. BAZNAS Kulon Progo menyambut baik kegiatan ini sebagai sarana strategis untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas perencanaan program zakat tahun depan. Melalui Rakorda ini, diharapkan setiap BAZNAS kabupaten/kota di DIY mampu menyusun RKAT 2026 yang lebih tepat sasaran, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Studi Tiru Pengelolaan UPZ Desa/Kalurahan ke Baznas Ciamis
BAZNAS Kulon Progo Studi Tiru Pengelolaan UPZ Desa/Kalurahan ke Baznas Ciamis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kunjungan kerja (studi tiru) ke BAZNAS Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Selasa, 1 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari praktik baik (best practice) dalam manajemen pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa atau kalurahan. Rombongan dari Kulon Progo dipimpin oleh jajaran BAZNAS Kulon Progo dan terdiri dari para pengurus UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini juga didampingi oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Kulon Progo, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kulon Progo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMD Dalduk KB), serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulon Progo. Ketua BAZNAS Kulon Progo H.Alfanuha Yushida, M.PMat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan efektivitas pengelolaan zakat di tingkat bawah, khususnya UPZ di desa dan kalurahan. “Kami ingin belajar langsung dari BAZNAS Ciamis yang telah berhasil membangun sinergi kuat dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam pengelolaan UPZ. Harapannya, setelah kunjungan ini, kita bisa menerapkan hal serupa di Kulon Progo,” ujarnya. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Ciamis menyambut hangat kedatangan rombongan dan memaparkan strategi-strategi yang telah dijalankan dalam pembentukan, pembinaan, serta pelaporan keuangan UPZ tingkat desa yang akuntabel dan transparan. Diskusi interaktif dan sesi tanya-jawab berlangsung antusias, memperlihatkan komitmen dari kedua pihak untuk memperkuat pengelolaan zakat sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin sinergi dan transfer pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kulon Progo, sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat, infak, dan sedekah.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Perluas Program Z-Auto di Kulonprogo untuk Dorong Kemandirian Mustahik
BAZNAS Perluas Program Z-Auto di Kulonprogo untuk Dorong Kemandirian Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonominya melalui peluncuran program Z-Auto di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini fokus pada pengembangan usaha bengkel motor sebagai sarana peningkatan kesejahteraan dan kemandirian bagi para mustahik. Acara peluncuran berlangsung pada Rabu (24/9/2025) di Kantor Kelurahan Wates, Kulonprogo, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Bupati Kulonprogo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc. serta pejabat daerah dan pimpinan BAZNAS DIY. Menurut Saidah Sakwan, program Z-Auto bertujuan mempercepat proses transisi mustahik menjadi muzaki (pemberi zakat). Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya bentuk kebaikan sosial, tetapi juga amanah yang harus dikelola dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. “Dana yang diterima harus dikelola dengan keikhlasan dan kesungguhan. Harapan kami, usaha bengkel yang dimulai dari skala kecil ini bisa terus berkembang,” ujarnya. Saidah juga menargetkan agar Z-Auto tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis di bidang otomotif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan di masyarakat. Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc. menyambut baik kehadiran Z-Auto. Ia menilai program ini sejalan dengan kebutuhan generasi muda dalam mengembangkan minat dan keterampilan mereka, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah. "Program ini adalah peluang emas untuk menyiapkan masyarakat menjadi mandiri, sesuai dengan passion mereka. Semoga membawa manfaat luas," ungkapnya. Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program Z-Auto telah menjangkau 577 mustahik di 18 provinsi dan 77 kota/kabupaten di Indonesia. Data BAZNAS menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pendapatan peserta sebesar 42,4% setelah mengikuti program. Khusus di Kulonprogo, sebanyak 15 mustahik menerima bantuan berupa modal usaha, pelatihan mekanik, serta pendampingan intensif untuk mendukung pengembangan bengkel motor yang mereka rintis.
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS KP
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan: BAZNAS Kulon Progo Gelar Rapat Koordinasi Bersama UPZ
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan: BAZNAS Kulon Progo Gelar Rapat Koordinasi Bersama UPZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar Rapat Koordinasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan, BUMD, serta instansi vertikal di wilayah Kulon Progo, bertempat di RM Omah Mbeji Wates pada 11 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, serta mendorong sinergi yang lebih erat antara BAZNAS dan UPZ dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan di Kulon Progo. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, Amd, yang memberikan arahan sekaligus dukungan terhadap upaya BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat miskin agar dapat naik kelas menjadi muzaki (pembayar zakat). "Sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan seluruh elemen pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS yang telah menunjukkan tata kelola yang akuntabel," ujar Wakil Bupati dalam sambutannya. Wakil Bupati juga memberikan apresiasi atas capaian BAZNAS Kulon Progo yang meraih BAZNAS Award 2025 untuk kategori Laporan Keuangan Terbaik tingkat Baznas Kabupaten/Kota. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana zakat di Kulon Progo dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Waka I BAZNAS Kulon Progo Bidang Pengumpulan, H. Jumanto, S.H, menyampaikan bahwa penguatan peran UPZ di masing-masing instansi menjadi kunci dalam meningkatkan pengumpulan zakat yang optimal dan berkelanjutan. "Dengan sinergi dan koordinasi yang baik, kita tidak hanya menguatkan sistem pengumpulan zakat, tetapi juga memperluas manfaatnya untuk program-program pemberdayaan masyarakat. Harapannya, mustahik yang kita bantu hari ini dapat menjadi muzaki di masa depan," jelasnya. Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin strategis, di antaranya penyamaan persepsi tentang peran dan fungsi UPZ, peningkatan transparansi pelaporan, serta penguatan program-program produktif yang langsung menyasar pada peningkatan ekonomi masyarakat miskin. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas KP
RAKOR UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo: Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
RAKOR UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo: Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan efektivitas pengelolaan zakat di tingkat kapanewon, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan Rapat Koordinasi UPZ Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo pada hari ini, Rabu (10/09), bertempat di RM Dapur Semar, Wates. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh UPZ Kapanewon di wilayah Kabupaten Kulon Progo, masing-masing sebanyak dua orang peserta. Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja UPZ, memperkuat pelaporan, serta menyusun rencana kerja ke depan yang lebih terarah dan berdampak. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan pentingnya kolaborasi BAZNAS dengan UPZ untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. "UPZ Kapanewon memiliki peran vital dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin memastikan setiap unit memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam mengelola zakat secara amanah dan transparan," Imbuhnya. Adapun agenda utama yang dibahas dalam rapat ini meliputi: 1. Evaluasi realisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat tahun berjalan; 2. Strategi peningkatan partisipasi muzaki; 3. Penguatan sistem pelaporan dan tata kelola UPZ yang akuntabel. 4. Penyusunan RKAT tahun 2026 Melalui kegiatan ini, UPZ Kapnewon se-Kulon Progo diharapkan dapat memperkuat sinergi dan soliditas untuk mendukung visi besar Kabupaten Kulon Progo sebagai daerah dengan pengelolaan zakat yang transparan, efektif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA10/09/2025 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →