WhatsApp Icon
BAZNAS dan ICMI Jajaki Kerja Sama Program Inovasi Lingkungan Hingga Riset

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) menjajaki kerja sama berbagai program strategis, mulai dari inovasi lingkungan hingga bidang riset zakat, dalam agenda audiensi di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana kolaborasi yang mencakup 13 program prioritas, mulai dari penerapan teknologi penyediaan air bersih dan pengolahan sampah karya para ilmuwan ICMI, pemberdayaan ekonomi umat, riset bersama terkait pengelolaan zakat, hingga kerja sama program pemberdayaan masyarakat.

"Ada 13 program prioritas, mulai dari BAZNAS Siaga Kemiskinan, BAZNAS Tanggap Bencana, Beasiswa Cendikia BAZNAS, Lumbung Pangan BAZNAS, Balai Ternak BAZNAS, hingga Rumah Terang BAZNAS untuk tempat yang belum berlistrik," jelas Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. yang menghadiri agenda tersebut.

Sodik menegaskan kesiapan BAZNAS RI untuk mendukung program ICMI yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan para mustahik serta sejalan dengan 13 program prioritas yang dimiliki BAZNAS RI.

Ia juga membahas peluang kolaborasi program penyediaan air bersih, pengolahan sampah berbasis teknologi ilmuwan ICMI, serta penguatan modal usaha berbasis masjid dan Mualaf Center yang berada dalam bimbingan ICMI.

"Kami juga membuka peluang sinergi dalam penggunaan teknologi pengolahan sampah maupun bantuan langsung kepada para pemulung sampah bersama ICMI," ujar Sodik Mudjahid.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang IPTEK, Agromaritim, dan Lingkungan Hidup Mohammad Jafar Hafsah menyambut baik dan mengapresiasi rencana kerja sama yang berfokus pada kolaborasi program nyata serta rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarkedua lembaga.

"Alhamdulillah dengan rencana MoU ini juga berarti hubungan kita dengan BAZNAS dalam bentuk program-program itu akan lebih baik. Dan program-program semuanya yang dikemukakan itu semua ada di ICMI, jadi tinggal kita sinergikan," tuturnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut dari pihak BAZNAS RI, yaitu Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Deputi I Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM.

Sementara itu, jajaran pengurus ICMI yang hadir meliputi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kerja Sama Antar Lembaga Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Umat Teuku Abdullah Sanny, Bendahara Umum Andi Irman, Ketua Panitia Muktamar Ismail Rumadhan, Sekretaris Panitia Muktamar Ina Marlina, serta Bendahara Panitia Muktamar Andi Ida Nursanti.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 266/HUM-BAZ/IX/2026

 

Rabu, 30 September 2026

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bangun Huntara untuk Penyintas Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun 10 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas gempa bumi yang tersebar di Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini masih terus bertambah menyesuaikan dengan kebutuhan warga setempat. 

Pembangunan huntara tersebut tersebar di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak sembilan unit, meliputi lima unit di Desa Gololijun, tiga unit di Desa Satar Kampas, dan satu unit di Desa Satar Punda Barat, serta satu unit di Kabupaten Ngada, tepatnya di Kelurahan Ite Jaya.

"Huntara ini kami bangun agar para penyintas punya tempat tinggal yang layak dan aman selama menunggu pemulihan hunian permanen," jelas Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, sejak awal terjadinya bencana, BAZNAS RI bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan tanggap darurat, mulai dari makanan, layanan kesehatan, air bersih, hingga pembangunan fasilitas penunjang bagi para penyintas.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita di NTT agar mereka dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya," ujarnya.

Selain 10 unit huntara, BAZNAS RI juga telah mendistribusikan 145.100 liter air bersih, 84.250 porsi makanan dapur umum, memberi layanan kesehatan untuk 821 pasien, mendirikan empat masjid darurat hingga tiga sekolah darurat untuk membantu penyintas gempa bumi di NTT.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 261/HUM-BAZ/IX/2026

Senin, 28 September 2026

29/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalukan bantuan sebesar Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 yang diarahkan untuk memastikan dana zakat memberikan manfaat bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. 

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman. 

Menag Nasaruddin menilai,  kebutuhan pesantren masih sangat besar sehingga diperlukan gotong royong antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, dunia usaha, pemerintah daerah, muzaki, dan masyarakat. Menag Nasaruddin berharap program tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data dan informasi pesantren dari Kementerian Agama.

Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan ikhtiar BAZNAS untuk turut serta menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan aman sehingga proses pembelajaran santri bisa berjalan lebih optimal. Program ini memprioritaskan pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren yang berada di wilayah 3T dan kawasan rawan bencana.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 337/HUM-BAZ/IX/2026

 

Rabu, 16 September 2026

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI resmi membuka Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 di 246 perguruan tinggi bagi mahasiswa aktif program D4/S1.

Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 ini dibuka di 246 perguruan tinggi yang tersebar di 35 provinsi. Sebanyak 112 perguruan tinggi merupakan kampus di bawah Kemendiktisaintek, sedangkan 134 lainnya berada di bawah Kementerian Agama, termasuk Ma’had Aly. 

Peluncuran Beasiswa Cendekia Dalam Negeri 2026 diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., di Gedung Kemendiktisaintek RI, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kolaborasi strategis dengan Kemendiktisaintek merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pemerataan dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

"Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden nomor 4 untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045," kata Sodik. 

Sodik menyampaikan, pendidikan salah satu sektor penting dalam pengentasan kemiskinan, karena itu BAZNAS menaruh perhatian besar pada pendidikan. "Untuk pendidikan kami (BAZNAS) alokasi  sebesar 27 persen," ujar Sodik.

"Kami ingin memperkuat tiga hal, yakni memperluas akses, meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta memastikan keberlanjutan kontribusi alumni. Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., mengapresiasi kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa yang terus diberikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan.

"Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Tidak ada yang lebih baik lagi. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya melalui BAZNAS," ujarnya.

Ia berharap sinergi pemerintah, BAZNAS, perguruan tinggi, dan lembaga filantropi dapat terus diperkuat sehingga akses pendidikan tinggi semakin luas dan mampu membuka peluang bagi anak bangsa untuk memperbaiki kondisi sosial, masa depan, dan kesejahteraan keluarganya.

Dalam kesempatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan perluasan akses pendidikan menjadi salah satu fokus BAZNAS melalui pengembangan program beasiswa dan pembinaan mahasiswa.

Idy menyampaikan, pada 2025, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional untuk bidang pendidikan mencapai Rp1,56 triliun dengan penerima manfaat sebanyak 2.870.976 orang. BAZNAS juga memproyeksikan potensi zakat dari ekosistem perguruan tinggi sekitar Rp220 miliar per tahun.

Idy mengatakan program tersebut telah berkembang menjadi ekosistem yang besar. Hingga kini tercatat 8.672 peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri dan 2.529 peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly.

“Alhamdulillah, dari program ini kita telah melihat dampak yang nyata. Para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS telah berkiprah di berbagai sektor, baik sektor publik, swasta, maupun sosial. Bahkan, sebagian dari mereka telah bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Idy.

Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa mulai semester 5 dengan prioritas bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM), serta Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, dan Education (SHARE). Program ini juga menyasar mahasiswa berprestasi, aktivis, dan penyandang disabilitas.

Adapun bantuan pendidikan yang diberikan, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester untuk perguruaan tinggi prioritas dan Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler. Bantuan diberikan selama empat semester.

Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan riset tugas akhir sebesar Rp3 juta per mahasiswa, pembinaan dan pengembangan diri, serta bantuan prestasi bagi mahasiswa yang mewakili kampus dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Turut hadir Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berikut alur seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri tahun 2026 

- Pendaftaran Melalui Website Pendaftaran beasiswa.baznas.go.id : 9–27 September 2026

- Seleksi Administrasi Kampus : 28 September – 4 Oktober 2026

- Pengumuman Lulus Administrasi : 4 Oktober 2026

- Wawancara oleh Tim Seleksi Kampus : 5–18 Oktober 2026

- Masa Sanggah : 19–25 Oktober 2026

- Pengumuman Akhir : 28 Oktober 2026

Sumber: 

SIARAN PERS

Nomor: 321/HUM-BAZ/IX/2026

Kamis, 10 September 2026

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih penghargaan Indonesia Most Reputable Companies Award 2026 dengan nilai 81,8 dan predikat Very Good dari Majalah SWA Group dan Business Digest di Jakarta, Kamis (10/9/2026). 

Penghargaan tersebut merupakan penghargaan kedua yang diraih BAZNAS setelah melalui proses penilaian yang ketat. Dalam penilaian tersebut, BAZNAS dinilai sangat baik dalam mengidentifikasi masalah, menyusun konsep program dan strategi, serta menghasilkan dampak dan keberlanjutan dari program yang dijalankan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., yang menerima langsung penghargaan tersebut, mengatakan capaian itu merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi BAZNAS dalam menjaga reputasi serta kepercayaan masyarakat melalui kerja-kerja terbaik dalam pengelolaan zakat.

"Ini tentu merupakan apresiasi dari luar yang patut kita syukuri. BAZNAS pada 2024 juga sempat meraih penghargaan ini, dan alhamdulillah pada 2026 kita kembali mendapatkannya. Artinya, BAZNAS mendapat kepercayaan dari publik sebagai lembaga yang bereputasi, memiliki citra positif, dan berkelanjutan dalam menjalankan manajemen perusahaan," kata Rizaludin.

Menurut Rizaludin, capaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bagi BAZNAS untuk terus menjaga reputasi dan kepercayaan yang telah diberikan publik.

"Mempertahankan reputasi tersebut tentu tidak mudah. Karena itu, kami mengajak kepada seluruh tim manajemen BAZNAS, amilin dan amilat BAZNAS, semuanya, untuk terus menjaga reputasi dan citra positif BAZNAS ini. Sekecil apa pun, harus terus kita jaga. Poinnya adalah bagaimana keberlanjutan BAZNAS sendiri," ujarnya.

Menurut Rizaludin, menjaga kepercayaan publik harus dijawab dengan pengelolaan zakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "BAZNAS harus tetap memberikan manfaat dan kebaikan untuk umat, baik kepada muzakinya maupun kepada mustahiknya," ujarnya.

Rizaludin juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang terus mempercayakan donasinya kepada BAZNAS.

"Tentu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mustahik yang mau terus bekerja sama dan berjuang bersama BAZNAS menciptakan momen-momen terbaik serta menciptakan kemandirian-kemandirian yang tentunya akan bermanfaat bagi warga dan lingkungan, serta memperkokoh dan memperkuat Indonesia," ucap Rizaludin

Rizaludin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, amil dan amilat BAZNAS yang selama ini bekerja bahu-membahu membangun citra positif dan reputasi BAZNAS.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS untuk terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat keberlanjutan pengelolaan zakat di Indonesia.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 323/HUM-BAZ/IX/2026

 

Jumat, 11 September 2026

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

Kolaborasi Pers dan Pemkab, Baznas KP Salurkan Bantuan RTLH 
Kolaborasi Pers dan Pemkab, Baznas KP Salurkan Bantuan RTLH 
Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK) berkolaborasi dengan Pemkab dan Baznas Kulonprogo menyalurkan bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang dipusatkan di Pedukuhan Dengok Kalurahan Tanjungharjo Kapanewon Nanggulan, Kamis (5/2/2026) lalu. Empat penerima bantuan rehabilitasi rumah, yaitu, Supriyanto warga Dengok Tanjungharjo Nanggulan; Fredy Halimi warga Sayangan Banjararum Kalibawang; Agus Santosa warga Jatirejo Lendah dan Supriyanto warga Sukoreno Sentolo. Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko; Baznas Kulonprogo, perwakilan dari DPRD, Ketua PWK Asrul Sani; Kepala Dinas Kominfo Agung Kurniawan; unsur TNI-Polri, Pemerintah Kapanewon Nanggulan, perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan, perwakilan kalurahan dan unsur terkait lainnya. Wabup Kulonprogo Ambar Purwoko menuturkan bantuan ini adalah kelanjutan dari program pengentasan kemiskinan yang telah dicanangkan Pemkab melalui Baznas Kulonprogo dan mitra. Pada tahun 2026, sebanyak 60 lokasi RTLH di Kulonprogo bakal mendapat bantuan serupa, sedangkan 15 lokasi dari dana BPD. "Rumah yang layak adalah fondasi utama keluarga sejahtera. Bantuan RTLH bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol kehadiran negara," ujar Ambar. Ayo tunaikan Zakat, Infak, Sedekah Melalui Kantor Digital BAZNAS Kuoln Progo, Mudah, Praktis dan Hemat Waktu. Link Zakat : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarzakat Link Sedekah : https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah
BERITA05/02/2026 | Humas Baznas KP
BAZNAS Luncurkan Tagline Ramadan 2026 “Zakat Menguatkan Indonesia”
BAZNAS Luncurkan Tagline Ramadan 2026 “Zakat Menguatkan Indonesia”
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan tagline Ramadan 2026 bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”. Tema ini menegaskan peran zakat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa tema Ramadan tahun ini mengusung semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Zakat diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam pengentasan kemiskinan, penanganan ketertinggalan, serta pemulihan masyarakat terdampak bencana. Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (2/2/2026), Kiai Noor menyoroti peran zakat sebagai jaring pengaman sosial, terutama merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Sepanjang 2026, BAZNAS memprioritaskan penguatan respons kebencanaan melalui empat pilar utama, yakni Kembali ke Sekolah (pendidikan), Kembali ke Kerja (ekonomi), Kembali ke Rumah (hunian), dan Kembali ke Masjid (sarana ibadah). Selain penanganan darurat, BAZNAS juga terus mendorong program pemberdayaan jangka panjang melalui penguatan ekonomi mustahik, layanan kesehatan, serta pembinaan keagamaan berbasis masyarakat. Momentum Ramadan dinilai sebagai periode puncak kedermawanan umat. Melalui kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS mengajak masyarakat menjadikan zakat sebagai energi positif untuk menghadirkan harapan dan kesejahteraan bagi sesama. “Ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan bersama agar zakat menjadi fondasi kuat bagi Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Kiai Noor. Peluncuran tagline Ramadan 2026 ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, termasuk para deputi dan direktur yang akan mengawal implementasi program selama bulan suci Ramadan.
BERITA05/02/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Gelar Jalan Sehat Milad ke-25 di Pantai Glagah
BAZNAS Kulon Progo Gelar Jalan Sehat Milad ke-25 di Pantai Glagah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka Milad BAZNAS ke-25 di Laguna Barat Pantai Glagah, Kulon Progo, pada Sabtu, 17 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jalan sehat Milad BAZNAS ke-25 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antar BAZNAS kabupaten/kota dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan berkelanjutan. Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo beserta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran Bupati Kulon Progo menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis BAZNAS Kulon Progo sebagai mitra pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS yang selama 25 tahun telah berperan aktif dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap BAZNAS terus meningkatkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad BAZNAS ke-25 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan komitmen pelayanan zakat kepada masyarakat. Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta. Melalui momentum Milad ke-25 ini, BAZNAS Kulon Progo diharapkan semakin profesional, amanah, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesejahteraan umat.
BERITA17/01/2026 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulonprogo Salurkan Rp 300 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
BAZNAS Kulonprogo Salurkan Rp 300 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Sumatera sejumlah Rp 300 juta. yang ditransfer ke BAZNAS RI. Penyerahan bantuan dari Baznas Kulon Progo dilakukan Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat kepada Wakil Bupati Ambar Purwoko dengan disaksikan Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad MA melalui zoom meeting di Command Room Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Senin (22/12/2025). Wabup Ambar Purwoko mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas bencana alam tersebut. "Semua warga yang tertimpa bencana diberikan ketabahan dan kesabaran. Semoga segera pulih dan bangkit kembali. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian warga Kulon Progo. Kepada para donatur, Pemkab Kulon Progo mengucapkan terima kasih dan semoga tercatat sebagai amal ibadah," ucap Ambar. Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, BAZNAS RI sudah terjun ke Sumut, Sumbar, dan Aceh. Bantuan tanggap darurat masih terus berlangsung. Menghadapi bulan Ramadan tempat-tempat salat dan hunian merupakan hal yang mendesak. "Demikian pula permintaan anak bisa sekolah (peralatan sekolah dan lainnya), serta warga membutuhkan pekerjaan karena rata-rata sawah mereka hilang. Dengan bantuan dari Kulon Progo ini luar biasa dan akan digunakan tanggap darurat. Baznas masih membuka dapur umum 117 pos di tiga provinsi tersebut," kata Noor Achmad. Ditambahkan Ketua BAZNAS Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, bantuan dari Baznas Kulon Progo berasal dari donasi ASN, masyarakat, serta lainnya. "Kami masih membuka donasi," ujar Alfanuha.
BERITA24/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS se-DIY Gelar Rakorda 2025 di Kulon Progo
BAZNAS se-DIY Gelar Rakorda 2025 di Kulon Progo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-DIY menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2025 di RM Bu Baha Kalurahan Temon Wetan Kapanewon Temon Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi dan penguatan sinergi antar Baznas kabupaten/kota se-DIY dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang akuntabel dan tepat sasaran. Ketua Baznas DIY Dra H Puji Astuti mengapresiasi Baznas Kulon Progo beserta seluruh jajaran yang telah memfasilitasi Rakorda dengan baik. Ia menyebut Rakorda ini sebagai momentum penting di akhir tahun untuk menyelaraskan program dan kesiapan menghadapi peningkatan aktivitas pengelolaan zakat menjelang Ramadan. "Rakorda ini menjadi ruang diskusi bersama untuk menyatukan langkah. Mengingat awal tahun dan bulan Ramadan biasanya terjadi peningkatan signifikan dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, maka koordinasi seperti ini sangat penting,” jelasnya. Puji Astuti juga mendorong seluruh Baznas kabupaten/kota untuk aktif menyampaikan gagasan dan isu strategis yang perlu dibahas bersama demi penguatan perannya di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan peran strategis Baznas dalam membantu masyarakat, khususnya di luar skema bantuan pemerintah reguler. Ia menyampaikan apresiasi atas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat yang telah dijalankan Baznas. “Baznas adalah wadah yang sangat penting dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. Saya telah menerima laporan secara langsung dan dapat melihat dengan jelas penyalurannya,” ujarnya. Agung juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi warga yang membutuhkan. "Sering kali saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan justru malu untuk menyampaikan. Di sinilah peran Baznas menjadi luar biasa, tidak hanya menunggu, tetapi juga aktif mendekati dan memastikan bantuan benar-benar sampai,” tambahnya. Lebih lanjut, Agung mengapresiasi inovasi Baznas Kulon Progo dalam menghadirkan program beasiswa prestasi bagi anak-anak kurang mampu, sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Kulon Progo mungkin sederhana secara ekonomi, tetapi kita kaya hati. Program beasiswa ini adalah bukti kepedulian nyata untuk masa depan generasi muda,” pungkasnya. Melalui Rakorda ini, Baznas se-DIY diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah umat serta mampu memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah DIY.
BERITA22/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Bersama Menteri Agama RI Salurkan Bantuan Keperluan Pengungsi melalui Pemerintah Aceh
BAZNAS Bersama Menteri Agama RI Salurkan Bantuan Keperluan Pengungsi melalui Pemerintah Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menyalurkan bantuan keperluan pengungsi melalui Pemerintah Aceh yang diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Aceh, Nasir, di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (18/12/2025). Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk sinergi Kementerian Agama dan BAZNAS dalam merespons dampak bencana serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. “Saya bersama Ketua BAZNAS RI, atas nama Kementerian Agama, menyerahkan bantuan ini kepada Pemerintah Daerah Aceh. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Menag Nasaruddin. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menegaskan, keterlibatan BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Menteri Agama RI serta amanah umat yang dikelola oleh BAZNAS. “Kami, atas petunjuk dan arahan Menteri Agama RI, turut menyalurkan bantuan keperluan bagi para pengungsi. Bantuan ini merupakan amanah umat yang kami salurkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya. Menurutnya, BAZNAS RI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Aceh guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran serta mendukung proses pemulihan masyarakat hingga kondisi kembali pulih. Adapun bantuan yang disalurkan mencakup berbagai keperluan pengungsi, mulai dari kebutuhan dasar, perlengkapan ibadah, perlindungan perempuan dan anak, dukungan kesehatan, hingga layanan dukungan psikososial sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 499/HUM-BAZ/XII/2025 Kamis, 18 Desember 2025
BERITA19/12/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Gelar Khitan Ceria untuk 150 Anak
BAZNAS Kulon Progo Gelar Khitan Ceria untuk 150 Anak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan Khitan Ceria BAZNAS bagi 150 anak pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua titik lokasi, masing-masing diikuti oleh 75 peserta, yaitu di Bong Supit Isnanto, Wates, dan PKU Muhammadiyah Nanggulan sebagai lokasi utama pelaksanaan sekaligus tempat kegiatan ceremonial. Acara ini merupakan bagian dari program sosial dan kesehatan BAZNAS Kulon Progo yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu serta meningkatkan derajat kesehatan anak-anak, khususnya dalam pelaksanaan khitan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Pelaksanaan ceremonial dipusatkan di PKU Muhammadiyah Nanggulan dan dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten (Forkompimkap), pimpinan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, manajemen PKU Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta khitan. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan Khitan Ceria ini merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk kemaslahatan umat. BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. Sementara itu, Direktur PKU Muhammadiyah Nanggulan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PKU Muhammadiyah sebagai mitra pelaksana kegiatan. Ia menegaskan bahwa PKU Muhammadiyah siap mendukung program sosial kemanusiaan dengan menyediakan tenaga medis profesional serta fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai demi kenyamanan dan keselamatan peserta. Pada kesempatan yang sama, Bupati Kulon Progo dalam sambutannya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Khitan Ceria BAZNAS. Ia mengapresiasi sinergi antara BAZNAS, PKU Muhammadiyah, dan seluruh pihak terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Bupati berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan khitan berlangsung dengan tertib dan lancar. Selain layanan khitan gratis, para peserta juga menerima paket bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril agar anak-anak merasa lebih senang dan berani selama mengikuti kegiatan. Melalui kegiatan Khitan Ceria BAZNAS, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Kulon Progo.
BERITA18/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS  Goes To School untuk Edukasi Zakat dan Mitigasi Bencana
BAZNAS Goes To School untuk Edukasi Zakat dan Mitigasi Bencana
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kulon Progo menggelar kegiatan BAZNAS Goes To School. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa tentang Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus memberikan pembekalan mengenai edukasi serta simulasi kebencanaan, Program ini dijadwalkan berlangsung pada 10, 11, 15, dan 16 Desember 2025 di enam sekolah, yaitu: 1. SDN Pepen Giripeni 2. SDN 4 Wates 3. SDIT Muadz Bin Jabal 4. SMP Muhammadiyah 1 Sentolo 5. MTs Ma’arif Nurul Dholam 6. SDN Kaligintung BAZNAS Goes To School ini dirancang sebagai bentuk sosialisasi langsung kepada siswa dan warga sekolah mengenai pentingnya ZIS dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memberikan pemahaman terkait kesiapsiagaan bencana. Melalui edukasi dan simulasi, siswa diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat serta lebih peka terhadap nilai-nilai kepedulian sosial. Pada akhir rangkaian kegiatan, setiap siswa akan menerima kencleng sebagai sarana latihan berinfak dan bersedekah di rumah. Hasil infak yang terkumpul nantinya akan diserahkan kembali ke sekolah untuk dicatat dan dilaporkan kepada BAZNAS. Menariknya, seluruh dana yang terhimpun akan dikembalikan kepada masing-masing sekolah untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan lingkungan sekolah tersebut. Program BAZNAS Goes To School ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan budaya filantropi sejak dini, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan pelajar Kulon Progo dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.
BERITA11/12/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS RI Tetap Mengoperasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Bencana
BAZNAS RI Tetap Mengoperasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Menyediakan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengelola dapur umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para korban banjir dan tanah longsor tercukupi setiap harinya selama masa darurat. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A., mengungkapkan bahwa sejak bencana terjadi, BAZNAS segera membuka dapur umum di beberapa titik terdampak, termasuk di Palembayan. Dapur umum ini terus beroperasi untuk memastikan makanan tersedia bagi warga yang terkena dampak bencana. Hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap hari di Palembayan dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat yang tinggi. Saidah menegaskan bahwa dapur umum menjadi layanan yang sangat penting selama masa tanggap darurat, terutama bagi warga yang belum bisa pulang ke rumah akibat kerusakan dan ancaman longsor. Meskipun medan sulit dan cuaca buruk, tim BTB terus berupaya untuk menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak. Saidah menekankan bahwa penggunaan dana zakat dalam penanggulangan bencana sangat penting untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung korban bencana dengan memastikan distribusi bantuan pangan merata. Layanan dapur umum akan tetap beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku, dengan kolaborasi yang kuat bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan untuk memastikan bantuan terus tersedia. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, termasuk evakuasi, dapur air, dan dukungan logistik untuk para korban bencana.
BERITA11/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas banjir dan tanah longsor terpenuhi setiap hari selama masa darurat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, sejak awal pascabencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di sejumlah titik terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga kini, layanan tersebut masih beroperasi guna menjaga ketersediaan makanan bagi warga terdampak. “Dapur umum ini menjadi tumpuan bagi para penyintas yang masih berada di titik-titik pengungsian, sehingga kami memastikan produksinya tidak berhenti,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/12/2025). Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya, di wilayah Palembayan. “Jumlah ini akan terus bertambah karena kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan distribusi terus berjalan setiap hari,” kata Saidah. Saidah menyampaikan, ribuan warga di beberapa titik pengungsian Palembayan belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan dan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat keberadaan dapur umum menjadi salah satu layanan paling mendesak dalam masa tanggap darurat. Ia menambahkan, medan sulit akibat material longsor, disertai cuaca yang buruk tidak menyurutkan langkah tim BTB dalam menyalurkan bantuan. “Akses jalan yang tertutup material longsor membuat distribusi tidak mudah. Namun dengan penuh kehati-hatian, tim BTB terus berusaha menembus lokasi-lokasi terdampak agar bantuan dapat diterima secara merata,” ujarnya. Saidah menambahkan, penanganan bencana melalui pemanfaatan dana zakat merupakan bagian dari skema pendistribusian yang ditetapkan BAZNAS RI, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. "Di Palembayan, layanan dapur umum menjadi prioritas karena sebagian besar warga kehilangan akses terhadap sumber bahan pangan," ujar Saidah. Saidah mengatakan, pemantauan kebutuhan warga dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai kondisi lapangan. “Tim kami mengumpulkan data terbaru dari para penyintas sehingga layanan dapur umum dapat diatur secara lebih efektif,” ujar Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memberikan dukungan optimal kepada para korban bencana, memastikan kebutuhan pangan dapat terdistribusi secara merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam," katanya. Saidah menegaskan, layanan dapur umum akan terus beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku. "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan diperkuat untuk memastikan bantuan tersedia secara berkesinambungan," ucapnya. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, hingga dukungan logistik bagi para penyintas bencana. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 471/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 8 Desember 2025
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS RI Memastikan ribuan penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel) mendapat pasokan makanan yang layak. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS RI telah mendirikan dan mengoperasikan sejumlah dapur umum di titik-titik terdampak berat. Operasi yang dipimpin langsung oleh Koordinator BTB untuk wilayah Tapsel, Sukamto, ini telah menghasilkan ribuan bungkus makanan siap santap bagi pengungsi. Di tengah kesibukan mengawasi produksi di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapsel, Sumut, Kamis (4/12/2025), Sukamto memaparkan upaya logistik yang terus diperluas cakupannya. “Fokus kami adalah memastikan tidak ada penyintas yang kelaparan. Setelah assessment, kami segera mendirikan dapur umum di titik-titik dengan konsentrasi pengungsi tinggi dan di daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya. Berdasarkan laporan operasional per Rabu (3/12/2025), jaringan dapur umum BAZNAS telah berkembang pesat. Titik utama berada di Desa Tandihat, di kompleks PTPN 5 Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Dapur ini secara konsisten memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk mendukung 630 jiwa pengungsi, dilengkapi dengan dapur air di dua titik. Tidak berhenti di situ, tim yang terdiri dari Sukamto, Septo P, personil BTB Provinsi Sumut, Baznas Kabupaten dan Kota Tapsel, serta 12 relawan masak, terus memperluas jangkauan. Dapur umum baru berhasil didirikan di Desa Tolang Julu, memproduksi 600 bungkus makanan per hari. Selain itu, dukungan logistik juga diberikan kepada dapur umum komunitas, seperti di Masjid Nurul, Jl. Murai Aekmanis, Kelurahan Sibolga Selatan, dengan menyuplai beras, lauk, dan bumbu untuk produksi 300 porsi per hari selama tiga hari. Yang patut dicatat adalah peningkatan kapasitas di beberapa titik. Dapur umum di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Tapanuli Tengah, yang awalnya memproduksi 600 bungkus, kini ditingkatkan menjadi 1.000 bungkus per hari (2x produksi) untuk menjangkau 568 jiwa. Begitu pula dengan dapur umum di Jalan Kamboja, Kelurahan Simare Mare, Kecamatan Sibolga Utara, yang langsung beroperasi dengan produksi 1.000 bungkus per hari untuk 450 jiwa. “Ini adalah kerja kolektif. Personil pusat, daerah, dan relawan lokal bersinergi. Setiap hari tim kami bergerak dengan 1 unit mobil dan 2 motor, membeli bahan baku, memasak, dan mendistribusikan, seringkali melalui jalur yang masih sulit,” jelas Sukamto yang baru saja menyelesaikan studi magister di UIN Yogyakarta dan langsung bertugas ke lokasi bencana. Operasi dapur umum ini menjadi penopang hidup utama bagi ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kebutuhan pokok. Kehadiran BAZNAS tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan kepastian dan harapan bagi warga di tengah situasi yang serba tidak menentu. Komitmen untuk melanjutkan operasi ini menunjukkan dedikasi BAZNAS RI dalam menjalankan amanah kemanusiaan, memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan hingga kondisi darurat pulih. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 452/HUM-BAZ/XII/2025 Kamis, 4 Desember 2025
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Gelar Servis Motor & Ganti Oli Gratis untuk 200 Driver Ojol dan Warga
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Gelar Servis Motor & Ganti Oli Gratis untuk 200 Driver Ojol dan Warga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi membuka Program Servis Motor & Ganti Oli Gratis sebagai bentuk dukungan kepada para driver ojek online (ojol) dan masyarakat umum yang setiap hari bekerja mencari nafkah dengan penuh dedikasi. Kegiatan ini berlangsung pada 2–3 Desember 2025 di Alun-Alun Wates sisi utara, dan menyasar 200 peserta, terdiri dari para pengemudi ojol serta warga sekitar yang mengandalkan sepeda motor sebagai alat mobilitas utama. Wakil Ketua II BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa program ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat pekerja harian yang sangat bergantung pada kondisi kendaraan mereka. “Motor yang prima akan membantu kelancaran aktivitas dan insyaAllah membuka jalan rezeki yang lebih baik bagi para penerima manfaat,” ujarnya. Menariknya, seluruh proses servis dilakukan oleh mekanik handal penerima bantuan Z Auto BAZNAS, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang melahirkan para teknisi otomotif kompeten dari kalangan mustahik. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat pengguna motor, tetapi juga memberdayakan para mekanik binaan BAZNAS. Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para driver dan warga. Banyak peserta mengaku terbantu karena biaya servis dan oli yang selama ini cukup menjadi beban kini dapat dinikmati secara gratis. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat, memperkuat kesejahteraan masyarakat, dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sarolangun menyediakan layanan kesehatan gratis bagi penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pos Layanan Kesehatan BAZNAS ini juga berdampingan dengan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak hanya itu, BAZNAS juga telah menurunkan sejumlah layanan kemanusiaan untuk menangani banjir dan longsor di Sumatra Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum dan dapur air, hingga distribusi berbagai logistik bagi warga terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat BAZNAS atas meningkatnya kebutuhan medis masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar). “Dengan hadirnya layanan kesehatan ini, BAZNAS ingin memastikan kebutuhan medis masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Karena itu kami bergerak cepat menghadirkan layanan kesehatan gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/12/2025). Saidah menjelaskan, layanan medis yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan oleh dokter, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan warga lanjut usia menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi penyakit. “Dengan langkah ini, BAZNAS berharap dapat membantu menjaga kesehatan para penyintas dan meminimalkan risiko penyakit yang sering muncul setelah bencana. Kondisi pengungsian dan perubahan lingkungan fisik pascabencana kerap memicu gangguan kesehatan yang perlu ditangani segera,” kata Saidah. Saidah mengatakan, untuk memperluas jangkauan layanan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tim relawan lain agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses. Ia memastikan koordinasi terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan layanan. "Seluruh rangkaian bantuan hingga layanan kesehatan ini merupakan operasi kemanusiaan lintas wilayah gabungan yang melibatkan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumbar, serta BAZNAS kabupaten/kota," ujar Saidah. Ke depan, kata Saidah, BAZNAS juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan kesehatan berkelanjutan dan distribusi paket kebersihan bagi warga terdampak. "Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat," ujarnya. Hingga kini, lanjut Saidah, tim BAZNAS masih melakukan monitoring kebutuhan warga di pengungsian dan memetakan kemungkinan penambahan titik layanan kesehatan jika situasi lapangan mengharuskan. BAZNAS juga membuka kanal donasi untuk masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penanganan bencana Indonesia, termasuk di Sumatra Barat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 442/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan gratis dan dapur umum bagi para pengungsi korban bencana banjir di wilayah Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik. Layanan kesehatan dan dapur umum ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pertolongan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan kehadiran layanan kesehatan dan dapur umum tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat. “BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi warga yang sulit mengakses layanan selama masa pemulihan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Saidah mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang dibuka di lokasi pengungsian tidak hanya berfungsi sebagai penanganan medis dasar, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan agar warga tetap mampu menjaga kondisi tubuh di tengah situasi darurat. “Lewat layanan kesehatan RSB, kami ingin masyarakat di berbagai wilayah, termasuk pelosok, bisa menikmati layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses,” ucap Saidah. Menurut Saidah, selain layanan kesehatan, pendirian dapur umum oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana menjadi elemen penting dalam memastikan kebutuhan pangan para penyintas tetap terpenuhi. Dapur umum tersebut beroperasi di Cupak Tangah untuk melayani 312 jiwa yang mengungsi. “Tim BTB mendirikan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan yang layak setiap hari selama masa tanggap darurat,” kata Saidah. Ia mengungkapkan, dapur umum BAZNAS berhasil menyiapkan 325 porsi nasi lengkap dengan lauk pauk dan kebutuhan gizi dasar lainnya. Makanan siap saji tersebut dibagikan langsung kepada pengungsi yang kesulitan mengakses bahan makanan akibat rumah dan lingkungan sekitar yang masih terdampak banjir. “BAZNAS RI memastikan seluruh layanan akan berlanjut selama masa tanggap darurat, sebagai bentuk komitmen agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” katanya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 445/HUM-BAZ/XII/2025 Selasa, 2 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 443/HUM-BAZ/XII/2025 Senin, 1 Desember 2025
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
BAZNAS Memberikan Bantuan Air Bersih kepada Penduduk yang Terkena Dampak Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mengirimkan pasokan air bersih kepada penduduk yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap bencana tersebut, dengan menyediakan air bersih untuk 150 kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan akses air minum yang aman akibat banjir. Saidah Sakwan, MA., yang merupakan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa banjir telah mencemari sumber air dengan lumpur, limbah, bakteri E.coli, dan virus penyebab penyakit diare serta leptospirosis. Distribusi air bersih ini penting untuk mencegah risiko kesehatan bagi warga terdampak yang harus menggunakan air banjir yang tidak layak dikonsumsi. Saidah menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, dan BAZNAS bertekad untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Meskipun akses ke lokasi terdampak masih terbatas karena kondisi jalan yang dipenuhi lumpur dan material, tim BTB BAZNAS berhasil mengatasi kendala tersebut dengan tekad yang kuat. Dalam upaya mendampingi warga terdampak agar pulih dari bencana, BAZNAS RI akan terus memberikan bantuan logistik dan layanan kemanusiaan. Sebanyak 32 titik pos bantuan BAZNAS telah didirikan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS berkomitmen untuk membantu proses pemulihan bagi mereka yang selamat dari bencana. Masyarakat diimbau untuk memberikan dukungan dengan cara berdonasi melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Anda dapat mentransfer donasi melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor 700-827-0885 atau BTN Syariah dengan nomor 731-216-0636. Mari kita bersama-sama mendoakan dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui BAZNAS untuk membantu mereka pulih dari musibah tersebut.
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
BAZNAS RI Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong para penerima manfaat Beasiswa Zakat Indonesia untuk menyiapkan masa depan secara visioner, kompeten, dan berintegritas. Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., dalam kegiatan Pembinaan Nasional I Penerima Beasiswa Zakat Indonesia Sesi Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025). Program ini merupakan inisiasi BAZNAS RI bersama Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI serta berkolaborasi dengan mitra strategis dan Lembaga Pengelola Zakat di seluruh Indonesia sebagai gerakan kolektif untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA.; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag.; Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian; serta perwakilan pimpinan Lembaga Pengelola Zakat lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Saidah Sakwan menegaskan pentingnya kesadaran diri para penerima beasiswa sebagai generasi terpilih yang telah melewati proses seleksi ketat. “Kalian adalah orang-orang terpilih dari ribuan anak yang punya harapan yang sama. Jadi saya patut bersyukur, saya patut bangga dan saya mengucapkan selamat untuk kalian semua,” ujarnya. Saidah menyampaikan, langkah awal membangun masa depan adalah menuliskan rencana dan target dengan jelas. “Mulai hari ini, tolong buat CV kalian untuk 10 tahun ke depan. 10 tahun ke depan itu harus kita tulis hari ini,” tegasnya. Ia menekankan empat pilar penting untuk menjadi generasi unggul, yaitu pengetahuan, hard skill dan soft skill, jaringan, serta sikap atau attitude. “Knowledge itu harus betul-betul kalian kuasai secara profesional. Kalau kalian menjadi orang pintar yang menguasai, itu dapat komparatif value,” ungkapnya. “Network, cari teman baru yang produktif, yang substantif, yang impactful,” tambahnya. Saidah mengingatkan, kecerdasan tanpa akhlak tidak membawa kebermanfaatan. “Mau orang pinter setinggi apa pun, tapi kalau attitudenya tidak baik, itu menjadi disincentive,” ujarnya. Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pribadi yang memberi dampak positif. “Jadilah problem solver, jangan menjadi problem.” Saidah menutup arahannya dengan pesan agar para penerima beasiswa sungguh-sungguh menempuh jalan ilmu. “Siapapun yang menempuh jalan ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga. Yakinlah bahwa masa depan kalian itu akan lebih baik,” pesannya. “Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu,” tambahnya. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan dan mencerdaskan umat melalui program pemberdayaan pendidikan. SIARAN PERS Nomor: 429/HUM-BAZ/XI/2025 Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS RI
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Kitab Syekh Nawawi Majene Relevan untuk Tata Kelola Zakat Modern
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, dalam acara Kick-Off Program dan Seminar Peluncuran Penelitian bertajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip”, di The Hall, Kampus UNU Yogyakarta, Sabtu, (22/11/2025). BAZNAS RI bersama Shafiec Research Center Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, dan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meluncurkan program penelitian dan tahqiq atas kitab Fiqh al-Zakat karya ulama Nusantara, Syekh Nawawi Yahya Abdul Razak Majene. Program ini dikemas dalam tajuk “Jejak Ulama: Merawat Ilmu dalam Manuskrip". Pelaksanaan kickoff yang juga dirangkai dengan seminar publik tersebut dihadiri sekitar 120 peserta, terdiri atas mahasiswa, dosen, pimpinan kampus, serta para pemangku kepentingan zakat nasional. Pada focus group discussion (FGD) oleh para ahli, Saidah menyebut kandungan fikih dalam manuskrip berpotensi memperkaya kebijakan zakat nasional, menjawab tantangan kontemporer pengelolaan zakat, serta dapat menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat. "Bagi BAZNAS, nilai historis menjadi sangat penting buat kita. Yang pertama, kami ingin menghidupkan tradisi keilmuan ulama Nusantara. Ini betul-betul harus kita kaji, harus kita tulis ulang, harus kita tahqiq, harus kita terbitkan dan sosialisasikan. Nanti akan diterjemahkan, supaya akses publik dapat terfasilitasi. Kemudian yang kedua, kami ingin memberikan kontribusi terhadap historiografi intelektual zakat dan menjadi sumber otoritatif alternatif dalam diskursus fikih zakat," ujar Saidah. Saidah melanjutkan, kajian ini dapat bermanfaat bagi pengelolaan zakat BAZNAS, dan dapat mendorong potensi zakat yang mencapai Rp327 triliun. BAZNAS juga memiliki mandat pengelolaan dan pengembangan keilmuan zakat. "Ini menjadi bagian penting bagi kita, karena kita melihat harus ada kepentingan dengan tata kelola zakat. Konteks ini jadi bagian penting mengapa BAZNAS mengambil inisiatif ini, karena BAZNAS mempunyai moral obligation," ucap dia. Saidah menambahkan, BAZNAS juga ingin memperkuat basis nash, dalil, dan metodologi zakat Indonesia. Sementara it, Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNU Yogyakarta, Dr Suhadi Cholil, turut hadir membuka kegiatan. Suhadi mengatakan, kolaborasi yang terjadi sangat luar biasa antara BAZNAS RI, UNU Yogya, UIN Sunan Kalijaga dan UIN Jakarta. Aspek sosial ekonomi, juga adanya masukan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia juga Inggris, menjadikan penelitian ini dirasakan juga sangat penting untuk masyarakat secara lebih luas. "Penelitian ini sangat relevan bagi Indonesia, karena kita belum memiliki panduan terkait zakat. Bagaimana tatanan kemasyarakatan modern ada dalam kitab tersebut. Kerja akan dimulai segera dan di Desember akan mulai FGD untuk penelitian kitab ini," ucap dia. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 428/HUM-BAZ/XI/2025 Sabtu, 22 November 2025
BERITA24/11/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
BAZNAS RI Memberikan bantuan untuk Korban Longsor di Cilacap
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan respon cepat BAZNAS terhadap situasi darurat bencana di Cilacap, Jawa Tengah. Saidah Sakwan menyampaikan bahwa telah disalurkan bantuan tahap awal berupa santunan untuk keluarga korban meninggal dunia dan paket sembako kepada para penyintas di Majenang, Cilacap. Bencana longsor di Cilacap merusak puluhan rumah dan infrastruktur, memaksa warga untuk mengungsi dan banyak di antaranya kehilangan akses terhadap makanan dan pendapatan harian. Oleh karena itu, bantuan sembako dan finansial dianggap krusial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain paket pangan, santunan juga diberikan kepada keluarga korban meninggal sebagai bantuan tambahan. Selain itu, BAZNAS juga menyediakan toilet portabel untuk memenuhi kebutuhan sanitasi darurat. Saidah menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendampingi masyarakat Majenang selama masa tanggap darurat dan akan menyesuaikan bentuk bantuan dengan kebutuhan yang muncul di lapangan. Sebelumnya, Tim BAZNAS Tanggap Bencana telah membantu proses pencarian korban bencana longsor di Cilacap dan menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, serta bantuan air bersih bagi penyintas dan petugas di lapangan.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp.140 Juta untuk RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo melalui program peduli menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Sebanyak Rp140 juta disalurkan kepada tujuh penerima manfaat pada Senin (17/11/2025), dengan penyerahan bantuan dipusatkan di rumah Bapak Sunaryo, yang beralamat di Ngaglik Lor, RT 30/RW 15, Pedukuhan VIII, Pleret, Panjatan, Kulon Progo. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Kulon Progo dan disaksikan oleh Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperbaiki hunian agar lebih layak, sehat, dan aman ditempati. Dalam kesempatan itu, Asda I menyampaikan apresiasinya terhadap program RTLH yang terus dijalankan Baznas Kulon Progo. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. “Bantuan ini bukan hanya perbaikan fisik rumah, tetapi juga wujud kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak warga,” ujar Asda I. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kulon Progo Sugiyanta, S.Pd.I menegaskan bahwa penyaluran dana RTLH ini merupakan hasil dari penghimpunan zakat, infak dan sedekah ASN dan masyarakat yang dikelola secara transparan. Ia menambahkan bahwa Baznas akan terus memperluas program sosial lainnya untuk mendukung pengentasan kemiskinan di Kulon Progo. Dengan adanya bantuan ini, tujuh keluarga penerima manfaat diharapkan dapat segera melakukan renovasi rumah sehingga mereka dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan nyaman. Baznas Kulon Progo berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu di wilayah tersebut.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →