Berita Terbaru
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah untuk Palestina guna memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang ditujukan khusus bagi warga Palestina.
Adapun pilihan hewan kurban dalam program tersebut, di antaranya Doka Reguler dengan berat sekitar 35 kilogram seharga Rp5,9 juta, Doka Premium dengan berat sekitar 45 kilogram seharga Rp9 juta, Sapi Al Quds dengan berat sekitar 450 kilogram dibanderol seharga Rp59 juta, serta pilihan 1/7 sapi dalam bentuk kaleng dengan berat sekitar 20 kilogram seharga Rp5,9 juta.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah konflik kemanusiaan, seperti di Palestina.
“BAZNAS ingin menghadirkan solusi agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan.
Lebih lanjut, Sodik menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga penyaluran hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan hewan.
"Pengemasan dalam bentuk kaleng juga menjadi salah satu solusi untuk memastikan daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau penerima manfaat secara lebih luas," jelas Sodik.
Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan program Kurban Berkah untuk Palestina sebagai sarana berbagi dan menunjukkan solidaritas kemanusiaan.
"Dalam genggaman ponsel, masyarakat kini dapat dengan mudah menunaikan ibadah kurban untuk Palestina melalui berbagai kanal yang disediakan BAZNAS. Tidak hanya praktis, tapi juga aman dan terpercaya karena dikelola secara profesional serta sesuai dengan prinsip syariah," jelas Sodik.
Sempurnakan ibadah kurban dengan bantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Setiap helai bulu hewan kurban adalah kebaikan, dan setiap suap dagingnya adalah kekuatan bagi mereka.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 272/HUM-BAZ/V/2026
Senin, 18 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengatakan zakat bukan sekadar ritual fiskal, melainkan mesin peradaban dan fondasi utama bagi kebangkitan ilmu pengetahuan di Nusantara. Dana umat disebutnya memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan dan melestarikan kekayaan intelektual yang diwariskan oleh para pujangga besar di kepulauan ini.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara yang diselenggarakan di Universiti Malaya, Malaysia, Sabtu (16/5/2026). Acara ini mengusung tema besar mengenai upaya menyambung kembali tradisi persuratan Melayu-Indonesia dengan peradaban Islam.
"Zakat adalah instrumen peradaban. Dalam sejarah Islam, dari zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz hingga ke era para ulama Nusantara, zakat bukan sekadar ritual fiskal ia adalah mesin redistribusi ilmu dan kesejahteraan, yang memungkinkan tumbuhnya madrasah, pesantren, majlis ilmu, dan karya-karya persuratan yang agung," jelasnya.
Zainut mengatakan, forum ini menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa para pujangga besar seperti Syeikh Hamzah Fansuri, Syeikh Nuruddin al-Raniri, Syeikh Abdur Ra'uf al-Fansuri, Sunan Bonang, Buya Hamka, hingga Syed Muhammad Naquib al-Attas yang karya-karyanya lahir dari dukungan ekosistem keuangan Islam yang kuat.
“Keberadaan dana umat melalui zakat, infak, dan wakaf terbukti menjadi pilar utama yang menopang pertumbuhan literasi serta perkembangan persuratan di Nusantara hingga saat ini,” jelasnya.
Ia juga menekankan, forum ini memiliki kedudukan yang sangat strategis bagi masa depan literasi dan keilmuan. Ia menyebut kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan warisan intelektual para ulama terdahulu tetap terjaga dan tidak hilang ditelan oleh perkembangan zaman.
"Ia bukan sekadar perayaan akademis. Ia adalah ikrar kolektif bahwa kita, generasi hari ini, tidak akan membiarkan tradisi keilmuan para ulama dan pujangga Nusantara tenggelam ditelan zaman," tuturnya.
Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh hingga mahasiswa, yaitu Yang Mulia Kebawah Duli Paduka Baginda Tengku Ampuan Pahang Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhum Sultan Iskandar Al-Haj. Turut hadir mendampingi, Vice Chancellor Universiti Malaya Profesor Dato' Seri Ir. Dr. Noor Azuan Abu Osman, serta Timbalan Naib Canselor (Hal Ehwal Pelajar) Universiti Malaya Prof. Dr. Zamri Radzi. Selain itu, hadir pula Pengarah Program Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara Muhammad Haikal bin Amin Anwar, yang didampingi oleh para ulama, cendekiawan, akademisi, panelis dari Malaysia dan Indonesia, hingga para mahasiswa.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 271/HUM-BAZ/V/2026
Senin, 18 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Perluas Syiar Kurban Berkah Berdayakan Desa, Ajak Generasi Muda Tunaikan Kurban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar kegiatan “Semarak Kurban Berkah Berdayakan Desa” di Terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta, Rabu (13/5/2026), sebagai upaya memperluas syiar ibadah kurban sekaligus mengajak masyarakat menunaikan kurban melalui BAZNAS.
Dalam kegiatan itu, BAZNAS menghadirkan layanan kesehatan gratis, demo kopi ZCoffee, konter layanan kurban BAZNAS, layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), hingga pembagian makanan olahan kurban kepada pengunjung.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menghadirkan layanan kurban yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi, seperti di Terowongan Kendal, Sudirman.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan layanan kurban kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa kurban bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga sarana membantu saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk di Palestina,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (15/5/2026).
Rizaludin mengatakan, selain menghadirkan layanan informasi dan edukasi, BAZNAS juga menyediakan layanan konsultasi kurban bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai tata cara pelaksanaan kurban, pilihan hewan kurban, hingga lokasi distribusi kurban oleh BAZNAS.
Sementara itu, Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS, Tri Hadian, S.T., mengatakan, kegiatan di ruang publik seperti Terowongan Kendal menjadi bagian dari strategi dakwah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ibadah kurban dan zakat.
“Tempat ini sangat strategis karena banyak masyarakat yang melintas setiap hari. Jadi, syiar kurban bisa lebih mudah menjangkau masyarakat, terutama para pekerja yang mungkin selama ini telah memiliki kemampuan untuk berzakat dan berkurban, namun belum memiliki cukup waktu untuk mencari informasi terkait layanan kurban,” ujar Tri.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Salah satunya Aysil (27), pegawai swasta, yang mengaku baru mengetahui berbagai layanan kurban dan sosial BAZNAS setelah mengunjungi stan layanan di Terowongan Kendal. Ia juga merasa terbantu dengan layanan kesehatan gratis dan sajian ZCoffee yang disediakan bagi para pekerja dan pengguna transportasi umum.
“Menurut aku edukasi seperti ini harus sering dilakukan karena mungkin masih banyak anak muda yang belum tahu. Tadi juga senang bisa dapat layanan kesehatan gratis, apalagi buat pekerja yang sering bawa shoulder bag kayak aku,” kata Aysil.
Senada dengan hal tersebut, Widi (29), pegawai swasta, menilai kampanye kurban yang dilakukan BAZNAS di Terowongan Kendal cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, keberadaan stan layanan kurban BAZNAS di ruang publik yang menghadirkan interaksi langsung dengan masyarakat membuat informasi lebih mudah diterima, terutama oleh kalangan muda.
“Eksposurnya dapat banget sih. Orang yang lalu-lalang di sini jadi lebih aware sama BAZNAS dan layanan kurbannya. Harapannya kampanye seperti ini bisa lebih diperluas lagi supaya menjangkau audiens yang lebih muda,” ujar Widi.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 270/HUM-BAZ/V/2026
Jumat, 15 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Bank Aladin Syariah Hadirkan Kemudahan Layanan Kurban Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Bank Aladin Syariah meluncurkan layanan pembayaran kurban digital melalui aplikasi Aladin untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban secara praktis, aman, dan terintegrasi secara daring.
Peluncuran layanan tersebut dilakukan dalam acara Launching Layanan Pembayaran Kurban dan Penyerahan Hewan Kurban di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Deputi 1 Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, H. Mohamad Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC, CFRM., Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi, Direktur Digital Banking Arief Satrio Putra, beserta jajarannya.
Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengapresiasi inovasi fitur kurban di aplikasi Aladin yang memungkinkan masyarakat melakukan ibadah kurban hanya dalam hitungan detik. Kehadiran layanan digital ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memberikan kemudahan, keamanan, serta transparansi bagi umat yang ingin menunaikan kurban.
“Hadirnya fitur kurban di aplikasi Aladin Syariah membuat masyarakat kini bisa berkurban hanya dalam hitungan detik. Ini insyaallah terwujud nyata untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadahnya yang dijamin keamanannya, transparansi, dan hal itu kami sampaikan terima kasih," jelas Zainut dalam sambutannya.
Menurutnya, selain aspek kemudahan akses, BAZNAS menjamin bahwa pengelolaan hewan kurban akan dijalankan dengan standar kepatuhan yang ketat. Seluruh proses, mulai dari pengadaan hingga pendistribusian, dipastikan memenuhi prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan mudhohi dan memastikan bantuan sampai kepada pihak yang tepat.
"Kami berkomitmen memastikan bahwa menjamin pengelolaan hewan kurban sesuai syariat dan aturan yang berlaku. Dipastikan Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi donasi sapi kurban yang diserahkan oleh Bank Aladin Syariah dan berkomitmen untuk mengelola amanah tersebut secara profesional. Zainut berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut melalui berbagai inovasi ke depannya.
“BAZNAS dan Bank Aladin Syariah bukanlah mitra baru. Kita telah berjalan berdampingan yang cukup lama dalam penguatan ekonomi umat. Kami mencatat dengan baik jejak kebaikan Bank Aladin Syariah, mulai dari penyaluran bencana sebesar Rp400 juta untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana di Sumatera pada Desember 2025 lalu. Juga dukungan melalui Pos Siaga Mudik BAZNAS,” katanya.
Sementara itu, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah melalui penguatan kolaborasi dengan BAZNAS RI, khususnya dalam mempermudah akses ibadah kurban. Dalam kerja sama ini, Bank Aladin Syariah mengintegrasikan fitur pembayaran kurban ke dalam aplikasinya untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang praktis, aman, dan terintegrasi bagi para nasabah.
Selain meluncurkan fitur digital, sinergi ini juga diwarnai dengan penyerahan sapi kurban secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap program kemaslahatan umat. Dia juga berharap inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat modern di perkotaan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial nyata hingga ke wilayah pedesaan.
"Melalui aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat melakukan pembayaran kurban secara lebih praktis, memilih hewan kurban, hingga menyelesaikan pembayaran dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Bersama BAZNAS Republik Indonesia, kami berharap layanan ini dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas agar tercapainya kurban berkah, berdaya,” tuturnya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 269/HUM-BAZ/V/2026
Kamis, 14 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan BSI Hadirkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban, Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan fitur “Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji” pada aplikasi BYOND by BSI. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital sekaligus memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban dan pembayaran DAM Haji secara praktis, aman, dan transparan dalam satu genggaman.
Melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam beribadah, tetapi juga ikut berkontribusi memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah Indonesia. Terlebih DAM dan kurban dibayarkan dalam nilai rupiah sehingga memperkuat mata uang nasional.
Dana DAM dan kurban yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan dioptimalkan untuk mendukung program peningkatan kesejahteraan umat di seluruh Indonesia.
Peluncuran kerja sama tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (11/5/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia H.M. Afief Mundzir, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan BSI.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan kurban agar semakin mudah diakses masyarakat luas melalui platform digital.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kurban dan pembayaran DAM yang aman, transparan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beribadah. Digitalisasi ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Tahun ini BAZNAS mengusung kampanye “Kurban Berkah Berdayakan Desa” dengan melibatkan peternak binaan di berbagai wilayah Indonesia sebagai penyedia hewan kurban. Program tersebut tidak hanya mempermudah masyarakat menunaikan ibadah kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan peternak lokal dan penguatan rantai ekonomi umat.
Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan BYOND by BSI terus dikembangkan sebagai superapps finansial, sosial, dan spiritual yang mampu menghadirkan kemudahan layanan syariah bagi masyarakat.
“Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan pembayaran DAM Haji dan kurban dengan lebih praktis, cepat, dan transparan. Nasabah juga dapat memantau prosesnya mulai dari pemilihan hewan hingga penyalurannya. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI menghadirkan layanan digital yang tidak hanya modern, tetapi juga memberikan nilai sosial dan spiritual,” jelas Anggoro.
Ia optimistis kolaborasi BSI dan BAZNAS akan semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban dan memperkuat literasi keuangan sosial syariah di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj RI H.M. Afief Mundzir, S.Ag., M.Si., menyampaikan transformasi digital yang dilakukan Kementerian Haji bersama BAZNAS dan BSI merupakan langkah strategis untuk memudahkan masyarakat menunaikan kurban dan DAM sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.
"Kita (Indonesia) punya potensi besar yang saat ini mungkin belum tergarap secara baik dan saat inilah kemudian menjadi titik awal dan titik tonggak bersama untuk menuju peradaban besar di Republik ini melalui sektor filantropi bersama dengan BAZNAS dan BSI," ujarnya.
Afief menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah memberikan pilihan kepada jemaah haji terkait pelaksanaan DAM, baik dilakukan di Arab Saudi maupun di Indonesia. "Untuk DAM yang dilaksanakan di Tanah Air, penyalurannya akan dikelola bersama BAZNAS dan BSI agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya.
Adapun tata cara pembayaran DAM Haji dan kurban melalui BYOND by BSI yaitu nasabah login ke aplikasi BYOND by BSI, memilih menu “Berbagi”, kemudian klik banner “Bayar DAM”. Selanjutnya nasabah memilih jenis hewan, memasukkan nominal dan doa, melakukan konfirmasi data, memasukkan PIN, dan transaksi selesai dilakukan.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 260/HUM-BAZ/V/2026
Selasa, 12 Mei 2026
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban
Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. menilai, penyaluran bantuan dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakan ekonomi mustahik.
Hal itu disampaikan Rizaludin menanggapi donasi ANGKASA Malaysia untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI untuk musim haji dan Iduladha 2026 M/1447 H.
“Penyaluran bantuan dari ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’, turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Rizaludin menambahkan, data dari website Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia, mencapai Rp34,85 triliun.
Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Iduladha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi. “Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizaludin.
Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar.
“Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia.
Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah.
“Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin
Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Rizaludin, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air.
Di pihak lain, ANGKASA Malaysia mengapresiasi BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan berupa hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” yang merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat.
“Kami telah merencanakan hal ini sejak dua bulan lalu. Kami memutuskan untuk segera menyalurkan agar dapat dimanfaatkan bagi para korban banjir. Kami mempercayakan sepenuhnya kepada BAZNAS untuk mengelola dana bantuan tersebut,” ujar Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026).
Ia disambut Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH, MM., Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasbar.
Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah, Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi.
Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kab. Pasbar, Devi Irawan, Ketua BAZNAS Kab. Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing.
Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia).
Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa juga seharga RM7.500.
Sebelumnya, ANGKASA Malaysia juga menyerahkan infak sebesar RM3.000 dari total bantuan RM18.000 untuk pengembangan koperasi karian masjid di Masjid Agung Pasaman Barat. Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, berharap bantuan infak tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, agar masjid tidak hanya berperan sebagai tempat sholat fardlu dan sholat jumat saja, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ekonomi umat.
“Selama ini potensi masjid belum dimanfaatkan secara maksimal sebagaimana peran masjid di Makkah dan Madinah. Oleh karena itu, Angkasa memperkenalkan Koperasi Kariah Masjid, melalui koperasi ini, kami memberikan bimbingan mengenai cara menjalankan unit usaha di lingkungan masjid,” kata dia menjelaskan.
Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh ANGKASA Malaysia melalui BAZNAS RI untuk masyarakat terdampak bencana di Pasaman Barat. Yulianto memastikan bantuan ini akan dikelola dengan transparan bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
"Insya Allah, bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Mengingat adanya kunjungan dari berbagai daerah, fasilitas ini akan sangat bermanfaat baik bagi kita sebagai tuan rumah maupun bagi para tamu yang datang," katanya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, memuji dedikasi perwakilan ANGKASA Malaysia yang menempuh perjalanan jauh demi mengantarkan amanah bantuan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi perjalanan jauh Bapak sekalian dari Malaysia hingga sampai ke Padang, Bukittinggi, dan akhirnya tiba di Pasaman Barat. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Koperasi Angkasa Malaysia yang telah sampai ke Kabupaten Pasaman Barat,” tutur Devi.
Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 257/HUM-BAZ/V/2026
Minggu, 10 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasaman Barat, Sumatra Barat.
“Saya ucapkan ribuan terima kasih karena sudah sudi menerima kami dari Malaysia. Karena kita ini serumpun, insyaallah, ibaratnya kalau dicubit paha kiri terasa di paha kanan. Begitu juga sebaliknya,” jelas Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (8/5/2026).
Ia disambut Bupati Pasaman Barat, Bapak H. Yulianto, S.H., M.M.; Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasaman Barat.
Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager) Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi.
Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, dan jajaran pimpinan serta pelaksana masing-masing.
Wakil Presiden ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, menambahkan, kunjungan ini terasa begitu emosional karena sejatinya ia sedang pulang ke tanah leluhur, mengingat jati dirinya sebagai putra asli Minangkabau yang berakar di Bukittinggi.
“Saya ini pun, asli saya dari Minangkabau. Ya, asli saya di Bukittinggi. Kakek saya dulu datang dari sini, Bukittinggi, pergi ke Kajang. Dan akhirnya saya bisa juga sampai ke sini. Kalau tidak ada program ini, saya tidak akan sampai. Tapi saya merasa sangat senang sekali saat melihat Danau Maninjau. Yang saya tahu cuma Danau Toba. Jadi memang indah sekali,” ujar dia.
Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia).
Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, menilai, penyaluran bantuan ANGKASA yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakkan ekonomi mustahik.
“Penyaluran bantuan ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’ turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Rizaludin menambahkan, data dari situs web Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp34,85 triliun.
?Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Idul Adha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi.
“Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizal.
Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar.
“Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia.
Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini disebutnya akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah.
“Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin.
Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Sodik, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air.
Sebelumnya, juga dilakukan seremoni penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat sebesar RM3.000. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasaman Barat dan BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia.
Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan ini merupakan silaturahmi yang sangat bermanfaat bagi daerah, terutama karena tamu dari Malaysia tersebut merupakan sosok Datuk yang masih memiliki akar keturunan Sumatra Barat. Beliau juga berharap kolaborasi ini menjadi momentum untuk belajar lebih dalam mengenai sistem koperasi di Malaysia.
“Harapan kita semuanya, silaturahmi ini sangat bermanfaat ya. Dan nanti akan kami sampaikan kepada niniak mamak, datuk kita yang ada di Pasaman Barat bahwa kita juga kedatangan pengurus daripada koperasi dari Malaysia yang beliau juga sebagai Datuk yang keturunan dari saudara kita Sumatra Barat. Dan Insya Allah nanti suatu waktu kita bisa juga berkunjung ke Malaysia dan belajar tentang koperasi, karena alhamdulillah pada saat sekarang Bapak Presiden sedang menggalakkan koperasi,” ucap dia.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan ini.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan difokuskan untuk beberapa wilayah yang terdampak bencana, seperti Kecamatan Talamau, Ranah Batahan, dan Lembah Melintang, dengan koordinasi penuh di bawah arahan Bupati Pasaman Barat agar penyalurannya tepat sasaran.
“Inilah Kabupaten Pasaman Barat, jauh-jauh dari Malaysia kemari, telah sampai ke Padang, Bukittinggi, lalu ke Kabupaten Pasaman Barat. Ada beberapa kecamatan sebenarnya yang kena bencana kemarin, ada Kecamatan Talamau, juga ada Ranah Batahan, Kecamatan Lembah Melintang juga ada. Cuman nanti bantuan ini fokusnya ke mana, tentu berkoordinasi kita dengan Bapak Bupati Kabupaten Pasaman Barat,” kata dia.
Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasaman Barat dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 256/HUM-BAZ/V/2026
Sabtu, 9 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
ANGKASA Malaysia Kembali Salurkan Infak Koperasi Masjid Melalui BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) kembali menyalurkan infak koperasi masjid melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat.
Wakil Presiden ANGKASA sekaligus Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail mengatakan, kedatangan ANGKASA ke Pasaman Barat tidak hanya memberikan bantuan saja, tapi juga memperkenalkan konsep koperasi kariah (jemaah) masjid sebagai upaya memaksimalkan fungsi masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia.
Menurut dia, koperasi masjid dapat membuka berbagai peluang usaha sederhana yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar masjid.
“Paling tidak kita boleh buka warung kopi di masjid. Orang datang beribadah juga boleh duduk dan minum kopi. Dari situ ekonomi umat boleh berkembang,” ujar Wakil Presiden ANGKASA sekaligus Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM; Sekda, Dodi Syahnan; dan jajaran Pemkab Pasbar.
Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi.
Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing.
Penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat RM3.000 berlangsung usai shalat Jumat. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasbar dan BAZNAS Kabupaten Pasbar oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia.
Secara terpisah, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kedua belah pihak. “Ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan zakat nasional,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Dia menambahkan, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi umat. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Jangan karena terlalu konservatif, kita justru meninggalkan kemaslahatan yang lebih besar,” ucap dia.
Rizaludin berharap, kehadiran ANGKASA dapat meningkatkan kapasitas koperasi masjid di Indonesia, baik dari sisi tata kelola maupun skala usaha. “Kalau generate income, koperasi yang semula level income-nya segini (rendah), kalau ANGKASA sentuh, level income-nya akan naik,” ujarnya.
Sebelumnya, penyaluran bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra juga disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia).
Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500.
Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai pengembangan koperasi yang diinisiasi BAZNAS dan ANGKASA sejalan dengan program pemerintah pusat yang saat ini mendorong penguatan koperasi di daerah.
“Alhamdulillah saat sekarang Bapak Presiden Prabowo juga sedang menggalakkan koperasi merah putih. Tentunya kami sebagai pimpinan daerah akan menjalankan program-program pemerintah dengan sebaik-baiknya,” kata Yulianto.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan ANGKASA Malaysia kepada masyarakat Pasaman Barat, terutama bagi warga yang terdampak bencana banjir. "Bantuan ini akan kami optimalkan dan koordinasikan bersama pemerintah daerah agar tepat sasaran,” ujar Devi.
Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.
Sebagai informasi, pada Februari 2026, BAZNAS RI dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi masjid.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Acara ini dihadiri Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, dan jajaran Pimpinan BAZNAS RI 2020-2026.
Turut hadir pula jajaran pengurus ANGKASA, antara lain Pengurus Besar Kanan Kumpulan Pembangunan Koperasi Tn. Hj. Nor Azmi Abd. Jalil, Pengurus Kanan Bahagian Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid Ustaz Mohd Safian Abdul Rahman, Pengurus Bahagian Antarabangsa Hjh Wan Azwati Wan Mohamed, Isteri Presiden ANGKASA Datin Seri Fauziah binti Talib, Pegawai Bahagian Antarabangsa Nur Farhana Zabha, serta Pegawai Bahagian Korporat Mohd Idzdihar Nooridzahir.
Dalam acara tersebut, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengatakan, kerja sama ini bertujuan mempromosikan dan mengembangkan koperasi berbasis komunitas masjid sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat.
“Anggota koperasi adalah ahli kariah (jemaah atau masyarakat sekitar masjid), termasuk nonmuslim. Ini merupakan konsep baru yang sejalan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Nonmuslim juga memiliki hak sebagai anggota kariah, sebagaimana konsep bertetangga dalam Islam,” ujar Datuk Fattah.
Menurut dia, ANGKASA ingin membentuk jejaring antar-masjid di seluruh dunia melalui aktivitas ekonomi, yang ke depan diharapkan menjadi konsorsium koperasi terbesar di dunia.
Datuk Fattah berharap, melalui kerja sama ini masjid di Indonesia dapat berkembang dalam berbagai sektor. "Masjid harus kembali menjadi center of excellence, sebagaimana pada zaman Rasulullah SAW, di mana masjid menjadi pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan penyelesaian persoalan umat. Koperasi masjid dapat menjadi instrumen penting untuk menghidupkan kembali peran tersebut," ujarnya.
Program ini telah diimplementasikan di sejumlah masjid yang tersebar di tiga wilayah, yakni Jakarta, Bogor, dan Bandung, termasuk di antaranya Masjid An-Ni’mah di Ciracas, Jakarta Timur; Masjid At-Taqwa di Jatinegara, Jakarta Timur; Masjid As-Sholihin di Cisarua, Bandung Barat; Masjid Daarul Rihlah di Rancabali, Kabupaten Bandung; serta Masjid Al-Hurriyah di Kampus IPB, Bogor.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 255/HUM-BAZ/V/2026
Sabtu, 9 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS dan Kemensos RI Perkuat Kolaborasi Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus memperkuat kolaborasi untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS dengan Kemensos yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Menteri Sosial KH. Saifullah Yusuf, S.I.P., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., dan Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, di Gedung Kemensos, Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyambut baik penguatan sinergi bersama Kemensos. Menurutnya, BAZNAS memiliki sejumlah program prioritas yang beririsan langsung dengan program-program Kemensos.
"Program tersebut mulai dari bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), beasiswa pendidikan, pembangunan sekolah, layanan kesehatan, pembinaan usaha kecil, dakwah, hingga program kemanusiaan," jelas Sodik.
Sodik menjelaskan, potensi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS akan diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih terukur dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan.
“Program-program tersebut akan lebih terkoordinasi dan lebih terfokus sehingga tidak sebatas distribusi charity berbagi, tetapi sesuatu yang berdampak. Program Kemensos dan program BAZNAS akan kami superimpose untuk menemukan prioritas-prioritas yang nanti digarap bersama,” ujar Sodik.
Lebih lanjut, Sodik mengatakan, kolaborasi dengan Kemensos juga diharapkan dapat memperkuat mobilisasi zakat, infak, dan sedekah secara nasional. "Kami juga akan mengoptimalkan UPZ di lingkungan Kemensos agar potensi zakat bisa maksimal," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pelaksanaan program bersama antara Kemensos dan BAZNAS nantinya akan berpedoman pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan pemerintah dalam menjalankan intervensi sosial.
“Intinya kami bersama BAZNAS ingin mendukung program strategis Bapak Presiden Prabowo dan kemudian akhirnya punya dampak yang nyata di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saifullah menjelaskan, kolaborasi ke depan akan diperkuat untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, seperti Sekolah Rakyat, termasuk melalui pemberdayaan orang tua siswa dan bantuan RTLH bagi keluarga miskin ekstrem.
“Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Anaknya lulus sekolah, keluarganya naik kelas (ekonominya). Karena itu kami membutuhkan dukungan BAZNAS untuk membantu keluarga-keluarga tertentu yang belum bisa diintervensi melalui anggaran pemerintah,” kata Saifullah.
“Sebelumnya, kami telah bekerja sama dengan BAZNAS dalam relokasi 118 keluarga nelayan di Mesuji, Lampung dan 93 keluarga nelayan di Indramayu. Program tersebut sudah selesai dan terus kami dampingi dalam rangka pemberdayaan keluarga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saifullah menegaskan, Kemensos berkomitmen dalam mengoptimalkan UPZ di lingkungan Kemensos dan mengajak seluruh staf di lingkungan kementeriannya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
"Kami juga akan mengajak masyarakat umum bila yang memiliki kelebihan rezeki bisa juga menyalurkan lewat BAZNAS dan sepenuhnya nanti dipergunakan membantu keluarga-keluarga yang paling tidak mampu yang ada di dalam DTSEN," kata Saifullah.
Turut hadir Staf Khusus Menteri Ishaq Zubaedi Raqin, Tenaga Ahli Menteri Bidang Konsolidasi Program Pengentasan Kemiskinan Fajar Wahyu Hermawan, beserta jajaran BAZNAS dan Kemensos.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 252/HUM-BAZ/V/2026
Kamis, 7 Mei 2026
BERITA08/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Berikan Pelatihan Terapis Spa Syariah Bagi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan pelatihan keterampilan vokasi terapis spa dan pijat syariah bagi 40 mustahik dari kalangan perempuan, sebagai upaya strategis menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan tersebut dilaksanakan di Kota Tangerang, Banten, Rabu (6/5/2026). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan H.Idy Muzayyad, S.HI, M.Si., Ketua BAZNAS Kota Tangerang KH. M. Aslie Elhusyairy, S.Ag., Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo, Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik, Deden Kuswanda, serta Founder Latifa Spa Academy Verawati, S.IP.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI turut berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Tangerang dan Latifa Spa Academy dengan jaringan mitra lebih dari 30 perusahaan di bidang Spa dan Wellness.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H.Idy Muzayyad, S.HI, M.Si., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat untuk kegiatan produktif yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik.
“Ini merupakan pelatihan vokasi untuk terapis spa, bekam dan pijat syariah. Kami bekerja sama dengan Latifa Spa Academy yang telah memiliki pengalaman di bidang tersebut. Harapannya, setelah pelatihan selesai, peserta dapat langsung bekerja dan meningkatkan kondisi ekonominya,” katanya.
Idy menambahkan, program ini sejalan dengan tujuan pengelolaan zakat, yakni mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Setidaknya, peserta dapat menjadi munfiq yang turut berkontribusi melalui zakat, infak dan sedekah.
Idy menyampaikan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada aspek syariah sebagai nilai utama. Menurutnya, pentingnya menghadirkan layanan spa, bekam dan pijat yang sesuai syariat, bukan sekadar label. “Yang ingin kami bangun bukan sekadar keterampilan, tetapi juga ekosistem usaha yang sesuai syariah dan membawa keberkahan,” ujar Idy.
Idy juga menyampaikan apresiasi untuk semua pihak , khususnya BAZNAS Kota Tangerang dan mitra Latifa Spa Academy dalam pelaksanaan program pelatihan vokasi tersebut.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Tangerang H. M. Aslie Elhusyairy, S.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi program pelatihan keterampilan vokasi terapis spa dan pijat syariah.
“Program ini sejalan dengan dua tugas utama kami (BAZNAS), yaitu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pelatihan ini memberikan manfaat nyata, khususnya bagi kaum perempuan,” ujar Aslie.
Salah satu peserta pelatihan, Rika Dewi Yanti (34), yang merupakan Ibu Rumah Tangga, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai, kesempatan ini sangat berharga karena pelatihan serupa umumnya memerlukan biaya besar.
“Saya sangat senang karena pelatihan ini gratis dan difasilitasi oleh BAZNAS. Biasanya pelatihan seperti ini berbayar dan cukup mahal, jadi ini sangat membantu kami, khususnya ibu rumah tangga seperti saya ini,” kata Rika.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perempuan. “Terima kasih BAZNAS atas program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan semakin banyak perempuan yang diberdayakan dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 251/HUM-BAZ/V/2026
Kamis, 7 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bersama Henan Asset Management Dirikan 10 Titik Sanitasi Layak dan Tempat Wudu di Tiga Provinsi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) meresmikan sarana Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kecamatan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). Program ini menyasar penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat prasejahtera.
Peresmian STBM di Marunda ini merupakan serangkaian program pembangunan sanitasi dan tempat wudu yang tersebar di 10 titik di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan total anggaran Rp581 juta.
Peresmian ini dihadiri Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR Ajat Sudarjat, Kepala Divisi Zakat Perusahaan Argo Sayoto, Senior Vice President Henan Asset Management, Ari Citra Asmara, Ketua DPS Henan Asset Management Prof. Dr. Mohammad Baharun, S.H., M.A., anggota DPS Dr. Rofiqul Umam, S.H., M,H., Wakil Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Dr. KH. A. Nur Alam Bakhtir, M.A., Kasubbag TU Kemenag Kota Jakarta Utara Mursidih, MM, Camat Cilincing, Depika Romadi, Lurah Marunda Victor Hotma Parulian Deo, dan Ketua Masjid Jami Attausiyah M. Agus Muslim.
Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menjelaskan program STBM ini bersumber dari Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang berasal dari dana CSR Henan Asset Management sebesar Rp581 juta.
“Semoga dana CSR ini menjadi bagian dari ikhtiar kita semua untuk membantu masyarakat,” ujar Imdad di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Imdad melanjutkan, pendistribusian STBM ini dilakukan secara serentak di 10 titik di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Sasarannya adalah daerah yang betul-betul membutuhkan, sehingga masyarakat memiliki akses ke air bersih dan sarana untuk bersuci yang layak.
“Lokasinya ada di komplek pemukiman, di pondok pesantren, musala dan lembaga pendidikan, dan kita nilai mereka sangat membutuhkan. Jadi kami mengucapkan terima kasih kepada Henan Asset yang hingga kini menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam mensuport program BAZNAS untuk kesejahteraan dan kesehatan para mustahik,” ujar Imdad.
Imdad menambahkan, fokus BAZNAS adalah mendukung masyarakat kurang beruntung agar bisa mengakses air bersih, sehingga aktivitas pendidikan dan ibadah berjalan dengan baik dan lancar. “Wudunya nyaman, istinjanya nyaman, ibadahnya makin khusyuk, dan semoga masjidnya makin ramai, makin bermanfaat dan berkah,” kata Imdad.
Senior Vice President Henan Asset Management, Ari Citra Asmara menegaskan komitmen perusahaan untuk menyalurkan dana CSR secara tepat guna. “Dengan bangga kami bisa hadir di sini untuk memberikan kontribusi dalam peresmian program STBM. Kami terus berkomitmen mendukung penyediaan akses air bersih bagi masyarakat,” ujar Ari.
Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari nilai manfaatnya dan kontribusinya kepada masyarakat. “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi masyarakat, dan sebuah usaha tidak akan berjalan optimal jika tidak dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang berhasil. Itulah yang menjadi latar belakang kami,” ujar Ari.
Ari juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang sejak lama menjadi mitra terpercaya Henan Asset Management dalam membantu menyalurkan aksi kemanfaatan bagi masyarakat.
“Kami melihat BAZNAS adalah salah satu lembaga yang dapat diaudit dan sangat akuntabel. Bahkan, kami sudah bekerja sama cukup lama dengan BAZNAS dalam berbagai kegiatan lainnya. Karena itu mewakili Henan Asset, saya menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu kami menyalurkan kebaikan ini. Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi semua warga,” ujarnya.
Ketua Masjid Jami Attausiyah M. Agus Muslim menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Henan Asset atas pembangunan sanitasi dan area wudu di lingkungan masjid. Menurutnya program STBM ini sangat bermanfaat bagi para pelajar dan masyarakat sekitar yang sering beraktivitas di masjid.
“Sebelumnya kalau mau wudu atau menggunakan toilet itu selalu antre panjang, tetapi sejak dibangun 2 kamar kecil dan tempat wudu jadi tidak begitu antre lagi. Masyarakat senang, murid-murid juga senang,” kata Agus.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 250/HUM-BAZ/V/2026
Rabu, 6 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Se-Indonesia Siap Layani Masyarakat Laksanakan Ibadah Kurban 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan BAZNAS se-Indonesia dalam melayani masyarakat menunaikan ibadah kurban Iduladha 2026 melalui penguatan layanan serta optimalisasi program kurban dan DAM.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Perencanaan Kampanye Kurban dan DAM Nasional” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (5/5/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., menegaskan, momentum Iduladha harus direspons dengan kerja kolektif seluruh jajaran BAZNAS di Indonesia. Ia menekankan, pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memaksimalkan potensi kurban tahun ini.
“Momentum kurban sudah di depan mata. Kami berharap seluruh BAZNAS di Indonesia dapat bergerak bersama untuk mengoptimalkan potensi kurban,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan, penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas partisipasi masyarakat.
Ia menambahkan, strategi penguatan juga dilakukan melalui pendekatan fundraising by law dan fundraising by marketing, termasuk melibatkan ASN, pegawai BUMN/BUMD, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta pemanfaatan platform digital.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kurban BAZNAS RI Mohan menyampaikan, distribusi kurban BAZNAS pada 2026 ditargetkan menjangkau hingga 6.000 setara doka, sementara program DAM diproyeksikan mencapai 10.000 setara doka.
“Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, BAZNAS fokus pada kesiapan pasokan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Hingga saat ini, telah terkonsolidasi sebanyak 2.781 ekor ternak dari Balai Ternak BAZNAS dan mitra pemberdayaan peternak,” katanya.
Melalui upaya ini, BAZNAS berharap pelaksanaan kurban 2026 dapat berjalan optimal, memberikan manfaat yang luas, serta memperkuat kesejahteraan peternak dan masyarakat penerima manfaat.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 247/HUM-BAZ/V/2026
Rabu, 6 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Sukses Berkarier di Luar Negeri, Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS Dirikan Platform Edukasi
Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di Malaysia, Niko Syahputra, sukses berkarier sebagai pengajar di sekolah internasional sekaligus mendirikan platform pendidikan BrainBoost Education guna membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Niko Syahputra merupakan salah satu alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS di Malaysia yang menempuh studi di Albukhary International University dengan jurusan Elementary Education (Honours).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Niko. Ia menilai, keberhasilan tersebut mencerminkan bagaimana pengelolaan zakat melalui program pendidikan mampu menjadi katalis perubahan sosial.
“Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali mencetak generasi unggul. Dari penerima manfaat (mustahik), tumbuh menjadi pribadi yang memberi manfaat dan menciptakan peluang bagi orang lain,” ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Lebih lanjut, Idy menjelaskan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. "Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas," ujarnya.
Idy menegaskan, BAZNAS akan terus mengembangkan program beasiswa agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas dampak zakat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Niko Syahputra adalah salah satu bukti nyata bagaimana Beasiswa Cendekia BAZNAS mampu membentuk generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memberi dampak. Karena pada akhirnya, pendidikan terbaik bukan hanya yang mengangkat derajat diri, tetapi juga yang mampu mengangkat kehidupan banyak orang,” ujar Idy.
“Bagi kami, pendidikan menjadi salah satu senjata ampuh untuk memutus rantai kemiskinan. Kami berharap keberhasilan Niko sebagai alumni penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS ini dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia, khususnya penerima beasiswa lainnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Alumni BCB, Niko Syahputra mengungkapkan, perjalanannya sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS menjadi titik awal yang membawanya hingga berada pada posisi saat ini, sekaligus membuka jalan kariernya di dunia pendidikan internasional.
Niko berharap, program Beasiswa Cendekia BAZNAS terus diperluas sehingga bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan akses pendidikan.
“Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa pendidikan bukan sekadar profesi, tetapi sebuah jalan pengabdian. Setiap ilmu yang dibagikan dan setiap anak yang dibimbing adalah investasi nyata untuk masa depan yang lebih baik,” kata Niko.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 246/HUM-BAZ/V/2026
Rabu, 6 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rp.30 Juta pada Pembukaan BBGRM 2026
BAZNAS Kulon Progo menyalurkan bantuan senilai total Rp. 30.000.000 dalam rangka pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 yang digelar di wilayah Kapanewon Galur dan Kapanewon Panjatan.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan Aladin (Atap, Lantai, Dinding), serta renovasi sarana ibadah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Buapti Kulon Progo didamping Waka IV BAZNAS Kulon Progo Dra.Hj. Widiastuti. Adapun rincian penerima bantuan sebagai berikut:
1. Tukimin, warga Dagansari, Kembangan, menerima bantuan RTLH sebesar Rp. 20.000.000
2. Sumadi, warga Wonosari, Krembangan, menerima bantuan program Aladin sebesar Rp. 5.000.000
3. Renovasi Masjid Nurrusalam mendapatkan bantuan sebesar Rp. 5.000.000.
BERITA06/05/2026 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS RI dan Kedubes Türkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia di Kedutaan Besar Türkiye, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk menjalin kerja sama melalui delapan program strategis yang telah disiapkan. Ia menegaskan, hubungan antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye selama ini telah terjalin sangat erat, baik melalui Kedutaan Besar, lembaga pemerintah, maupun yayasan, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial.
“Kerja sama antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujar Sodik.
Sodik menambahkan, rekam jejak kemitraan tersebut telah melahirkan berbagai program konkret, di antaranya penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (T?KA) sebagai Best International Corporate Partner pada ajang BAZNAS Awards 2025 atas kontribusinya dalam mendukung program pengembangan ekonomi.
Selain itu, Sodik menambahkan, kerja sama pemberdayaan ekonomi juga telah dijajaki bersama T?KA oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, di antaranya melalui pengembangan program Kafe Difabis Coffee and Tea, Pesantren Tahfiz Difabel, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Sodik menyebutkan, BAZNAS RI juga telah melakukan dialog kemanusiaan dan pengelolaan zakat bersama pihak Kedutaan Besar Türkiye, termasuk audiensi dengan Atase Agama Kedutaan Türkiye pada Februari 2025 guna memperkuat sinergi dalam peningkatan kesejahteraan umat.
Dalam aspek kemanusiaan, lanjut Sodik, BAZNAS RI turut berperan aktif dalam penanganan bencana gempa di Türkiye pada 2023 dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia dan AFAD untuk menyalurkan bantuan berupa dana, logistik, selimut, serta obat-obatan, sekaligus menerjunkan tim tanggap bencana ke lokasi terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menyoroti pentingnya kesinambungan program pemberdayaan di sektor pendidikan. Ia berharap sinergi dengan pemerintah Türkiye dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi program beasiswa pendidikan dan pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB).
“Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia BAZNAS,” ujar Zainut.
Sementara itu, Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan seperti BAZNAS.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama multisektor melalui lembaga resmi di bawah pemerintah Türkiye, seperti Türkiye Diyanet Vakf? (TDV), T?KA, K?z?lay, dan AFAD.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Wakil Ketua, Kepala Divisi Pengumpulan Luar Negeri, Kepala Bagian Humas, serta Atase Agama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 242/HUM-BAZ/V/2026
Selasa, 5 Mei 2026
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Dirikan Empat Tenda Sekolah untuk Ratusan Anak di Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi mengoperasikan empat unit tenda sekolah bagi anak-anak pengungsi di wilayah Az-Zawayda, Gaza Tengah. Langkah ini diambil sebagai respons atas hancurnya fasilitas pendidikan formal akibat konflik yang berkepanjangan, sehingga kebutuhan akan ruang belajar darurat menjadi sangat mendesak.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyebut, kehadiran tenda sekolah ini sebagai bentuk komitmen berkelanjutan bangsa Indonesia dalam mendukung masa depan Palestina. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan semangat belajar anak-anak di tengah situasi sulit.
"Kami memahami bahwa pendidikan tidak boleh terhenti meski dalam situasi perang. Tenda-tenda ini adalah simbol harapan agar anak-anak Gaza tetap memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Pembangunan sekolah darurat yang berlokasi di dekat Kamp "Ard Az-Zaitoun" ini disebutnya menampung sekitar 550 hingga 600 pelajar, baik laki-laki maupun perempuan. Fasilitas ini juga akan menerapkan sistem pendidikan formal dengan menggunakan kurikulum asli Palestina guna memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga.
Menurutnya, selain materi akademik, sekolah ini juga membuka program tambahan berupa kelas pendidikan dan hafalan Al-Qur’an yang sejauh ini telah diminati oleh sekitar 100 pendaftar. Sodik Mudjahid menegaskan, BAZNAS akan terus mengawal operasional sekolah ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh para pengungsi di wilayah Az-Zawayda dan sekitarnya.
“Pengawasan operasional di lapangan dilakukan langsung oleh mitra lokal, Darul Quran Alkarim Wassunah, guna menjamin distribusi bantuan dan proses belajar berjalan lancar. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memulihkan psikologis anak-anak Gaza melalui lingkungan sekolah yang aman dan terstruktur di tengah keterbatasan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Sodik menjelaskan, untuk menjaga efektivitas belajar, jadwal kegiatan belajar mengajar dibagi menjadi empat sesi berdasarkan gender dan tingkatan kelas, mulai dari jenjang SD hingga SMP. Pembagian ini dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas empat unit tenda yang tersedia di lokasi pengungsian tersebut.
Kehadiran sekolah darurat ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh anak-anak di Gaza yang telah lama merindukan suasana belajar. Suasana haru sekaligus penuh semangat menyelimuti sekolah darurat saat anak-anak tersebut secara serempak meneriakkan orasi yang menegaskan identitas dan kehormatan bangsa mereka. Dengan suara lantang, mereka berseru, "Kemuliaan dan keabadian bagi para syuhada kita yang saleh dan Al-Quds milik kita"
Seruan ini menjadi bukti bahwa selain mengejar ilmu pengetahuan, sekolah darurat ini juga menjadi ruang bagi generasi muda Gaza untuk merawat ingatan dan harapan akan masa depan tanah air mereka.
Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 239/HUM-BAZ/V/2026
Senin, 4 Mei 2026
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
TIPS MEMILIH DOMBA KURBAN SESUAI SYARIAT ISLAM
Memilih domba kurban bukan sekadar urusan teknis, tapi bagian penting dari ibadah kepada Allah SWT. Agar kurban sah dan bernilai ibadah, ada beberapa syarat yang wajib diperhatikan.
Berikut 5 tips cara memilih hewan kurban yang baik:
1. Pastikan Hewan Ternak
Umat muslim diperintahkan untuk mengkurbankan hewan ternak. Hewan ternak yang diperbolehkan adalah unta, kambing, domba, sapi, kerbau. Tentunya semua hewan ini sudah memenuhi ketentuan sebagai hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan.
2. Umur Hewan Kurban
Umur hewan yang dikurbankan penting karena hewan kurban memiliki umur yang disyaratkan berbeda-beda. Jika Anda ingin berkurban kambing atau domba, umur yang disyaratkan memenuhi kriteria kurban adalah yang minimal berumur 1 tahun. Kemudian, jika Anda ingin berkurban sapi atau kerbau, maka umur yang masuk kriteria kurban adalah 2 tahun.
Cara mudah untuk mengetahui usia hewan kurban adalah melalui catatan kelahiran ternak yang dimiliki oleh pemilik. Selain itu, Anda juga dapat melakukan metode cek gigi hewan yakni jika gigi susu hewan tersebut telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), hal tersebut menandakan ternak (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau sekitar 22 bulan.
3. Hewan Kurban Tidak Cacat
Hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung, bulu kusam dan berdiri, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas. Hewan ternak yang Anda pilih haruslah hewan ternak yang sehat cuping hidungnya basah, tetapi bukan karena flu. Selain itu lihat juga bulunya yang harus bersih dan mengkilap. Cek juga pernafasan dan juga detak jantungnya.
Lebih baik lagi jika Anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut. Anda juga harus tahu hewan kurban menjadi tidak sah jika hewan tersebut mengalami buta sebelah atau jelas sekali kebutaanya. Jika tidak sah, maka hewan tersebut memiliki status sebagai daging biasa bukan menjadi kurban.
4. Hewan Kurban Tidak Kurus
Kondisi fisik dari hewan kurban juga perlu diperhatikan, dan pastikan calon hewan kurban memiliki nafsu makan yang baik, lincah, mata bersinar, dan bulu tidak kusam. Karena dengan nafsu makan yang baik dan lincah, otomatis kondisi hewan akan terlihat gemuk dan tidak seperti hewan yang memiliki penyakit.
5. Pemilihan Lokasi Pembelian Hewan Kurban
Pemilihan tempat Anda membeli hewan kurban, menjadi hal yang juga tak kalah penting. Yang wajib diperhatikan adalah jangan membeli hewan kurban yang di ternak di tempat pembuangan sampah. Hewan yang dijual di lokasi seperti ini, berpotensi hewan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh yang nanti akan mengonsumsinya.
Pilihlah hewan kurban yang diternak di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, karena berpengaruh pada tingkat stres yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya. Salah satu solusinya adalah membeli di Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di berbagai daerah. Balai Ternak BAZNAS menerapkan standar operasional prosedur ketat di 16 Balai Ternak BAZNAS seluruh Indonesia guna menghasilkan hewan ternak berkualitas.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah recording atau pencatatan ternak secara berkala. Selain itu, Balai Ternak BAZNAS juga terus melakukan berbagai langkah untuk menghasilkan kualitas ternak terbaik, salah satunya dengan penimbangan bobot ternak, pencukuran bulu domba, rutin memandikan ternak, pemberian vitamin, pemberian pakan berkualitas, dan pendampingan jika ada kondisi ternak yang bermasalah.
Anda bisa menunaikan kurban online melalui BAZNAS, MARI BERKURBAN BERSAMA BAZNAS KULON PROGO https://kabkulonprogo.baznas.go.id/bayarkurban
Jadikan kurban Anda tahun ini lebih bermakna dengan membantu sesama dan memberdayakan peternak lokal di Kulon Progo.
Sumber :
https://baznas.go.id/artikel/baca/5-Tips-Cara-Memilih-Hewan-Kurban-yang-Baik/117
BERITA30/04/2026 | Humas BAZNAS KP
Wamenag RI Dorong BAZNAS Perkuat Program Pemberdayaan Umat
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk memperkuat program pemberdayaan umat dengan mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sebagai upaya mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan dalam acara BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 yang digelar di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (22/4/2026). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dan Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., beserta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., mengatakan pendekatan zakat harus bergeser dari sekadar bantuan karitatif menuju pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Zakat tidak hanya untuk memberi, tetapi untuk mengangkat mustahik menjadi muzaki yang mandiri. Dengan demikian, lembaga zakat bukan sekadar institusi filantropi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat,” kata Romo.
Ia menambahkan, penguatan peran tersebut memerlukan integrasi data, konsolidasi kelembagaan, serta kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan zakat semakin efektif dan tepat sasaran.
"Saat ini, terdapat estimasi bahwa dengan Rp32 triliun, kemiskinan dapat diturunkan sebesar 2,21 persen atau sekitar 577.138 jiwa. Sementara dengan Rp40,51 triliun, dapat mengentaskan sekitar 1,35 juta jiwa, berdasarkan hitungan dari Badan Pusat Statistik (BPS)," jelas Romo.
"Jika potensi zakat sebesar Rp327 triliun dapat dihimpun secara optimal, maka tanpa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pun zakat dapat menyelesaikan persoalan kemiskinan di Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, selama ini program pemberdayaan mustahik yang ada di BAZNAS sudah berjalan dengan baik. Ia menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas program melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"BAZNAS juga telah mengonsolidasikan kekuatan dengan berbagai pihak, seperti Tim Koperasi Merah Putih untuk pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta koordinasi dengan Menteri Desa dan Menteri Pertanian untuk optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian," kata Sodik.
Pada kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menekankan pentingnya dukungan regulasi dari Kementerian Agama untuk mengoptimalkan potensi zakat nasional, khususnya dalam memperkuat program pemberdayaan umat.
Rizaludin mengatakan, BAZNAS optimistis dapat mencapai target penghimpunan sebesar Rp160 triliun pada 2031, atau setara dengan 50 persen dari total potensi zakat nasional.
"Kuncinya adalah harmoni antara BAZNAS dan Kemenag. Sebagai pengelola, BAZNAS harus merasa nyaman dan leluasa bergerak dengan dukungan payung hukum yang kuat demi kemaslahatan umat," ujarnya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 223/HUM-BAZ/IV/2026
Kamis, 23 April 2026
BERITA23/04/2026 | Humas BAZNAS RI
Pimpinan BAZNAS RI Ajak Kaum Muda Manfaatkan Peluang Beasiswa BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat khususnya dari kalangan muda untuk memanfaatkan peluang program penguatan pendidikan berbasis zakat yang diselenggarakan BAZNAS dalam bentuk Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).
Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam acara Halal Bihalal IPNU-IPPNU Daerah Istimewa Yogyakarta di Yogyakarta, Sabtu (18/4/2026). Turut hadir Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D.
Dalam kesempatan itu, Idy memaparkan materi bertajuk “Peran BAZNAS dalam Penguatan Pendidikan untuk Menciptakan Generasi Unggul Masa Depan”.
Ia menegaskan, pendidikan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya tujuan Asta Cita dalam membangun generasi unggul.
Idy menjelaskan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kalangan muda dari keluarga prasejahtera.
“Program BCB merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini selaras dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN serta Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Idy.
Idy menambahkan, hingga saat ini program BCB telah bekerja sama dengan 223 kampus, yang terdiri dari 171 perguruan tinggi di seluruh Indonesia serta 52 Ma’had Aly.
Dari kerja sama tersebut, Idy menyampaikan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS terus menunjukkan dampak dan jangkauan yang semakin luas. “Alhamdulillah, beasiswa Cendekia BAZNAS telah menjangkau sebanyak 2.904 penerima manfaat pada 2025 dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, dukungan terhadap program BCB juga datang dari kalangan akademisi. Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., menyampaikan apresiasi terhadap komitmen BAZNAS dalam mendukung sektor pendidikan melalui program beasiswa.
Ia berharap program tersebut dapat terus diperluas agar semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.“Para kader muda silakan memanfaatkan peluang kuliah dan bekerja di luar negeri melalui program BAZNAS,” ujar Noorhaidi.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 218/HUM-BAZ/IV/2026
Sabtu, 18 April 2026
BERITA20/04/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan LinkAja Perkuat Kolaborasi, Perluas Akses Digital ZIS bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) dan LinkAja Syariah memperkuat sinergi strategis dalam mempermudah masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui layanan digital yang terintegrasi di aplikasi LinkAja dan LinkAja Syariah.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperluas akses layanan keuangan syariah digital sekaligus mendorong inklusi keuangan di Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pengalaman berzakat yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Direktur Komersial LinkAja Muhammad Rendi Nugraha, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., AVP Account Management - Sharia, Irfan Chair, beserta jajaran.
Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menyambut baik penguatan kerja sama strategis ini sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat nasional.
“BAZNAS tanpa kolaborasi itu mustahil. Oleh karena itu, kami membuka seluas-luasnya ruang kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk dengan LinkAja dan LinkAja Syariah untuk menjangkau para muzaki yang ingin menunaikan ZIS dengan mudah,” ujar Zainut.
“Dengan penghimpunan yang meningkat, kita juga dapat menjangkau lebih luas mustahik hingga pelosok Indonesia yang membutuhkan bantuan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi digital menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, praktis, dan transparan dalam berzakat.
“Dengan diperkuatnya kerja sama ini, kami berharap penghimpunan ZIS dapat semakin meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup mustahik. Kami juga berharap ekosistem syariah semakin berkembang,” katanya.
Sementara itu, Direktur Komersial (CCO) LinkAja Muhammad Rendi Nugraha menegaskan bahwa LinkAja dan LinkAja Syariah terus berkomitmen untuk memperkuat peran sebagai platform keuangan digital yang mendukung ekosistem filantropi Islam di Indonesia.
“Melalui kolaborasi ini, LinkAja dan LinkAja Syariah menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan ZIS secara digital kapan saja dan di mana saja, sekaligus memastikan proses yang aman, transparan, dan terintegrasi dengan ekosistem BAZNAS,” ujar Rendi.
Ia menambahkan, LinkAja akan terus mengembangkan fitur dan layanan pembayaran digital, termasuk integrasi dengan berbagai kanal dan platform BAZNAS, guna memperluas jangkauan penghimpunan ZIS serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan filantropi.
“Dengan dukungan teknologi dan jaringan ekosistem yang luas, kami berharap dapat memperkuat literasi serta adopsi donasi digital di Indonesia, sehingga memberikan dampak yang lebih besar bagi para mustahik,” tutupnya.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 215/HUM-BAZ/IV/2026
Jumat, 17 April 2026
BERITA20/04/2026 | Humas BAZNAS RI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.
Lihat Daftar Rekening →