WhatsApp Icon
BAZNAS RI dan POROZ Pererat Kolaborasi Sejahterakan Umat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mempererat kolaborasi dengan Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah guna mencapai kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program strategis bersama. 

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS RI dan POROZ yang dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia yang sangat besar hingga kini baru terealisasi sekitar delapan persen. Hal itu menjadi tugas bersama untuk mengoptimalkan dan memobilisasi potensi ZIS.

Menurutnya, semakin banyak dana umat yang bisa dihimpun, semakin banyak pula mustahik yang dapat disantuni dan diberdayakan.

"Pentingnya kerja sama ini. Kami di BAZNAS memiliki 13 program unggulan yang perlu kita selaraskan wilayah maupun eksekusinya dengan program lembaga-lembaga di bawah POROZ, terutama untuk wilayah yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem," katanya.

Sodik menyampaikan, tujuan BAZNAS dan POROZ ini untuk terus kolaborasi dan melangkah bersama. Penguatan kolaborasi tersebut harus diawali dengan kesamaan visi dalam memahami delapan Astra Strata BAZNAS 2026–2031 sebagai arah pengembangan pengelolaan zakat nasional.

"Mulai dari peningkatan ekosistem manajemen BAZNAS, peningkatan sistem digitalisasi, peningkatan kompetensi amil (SDM), peningkatan koordinasi dan perluasan jaringan BAZNAS hingga UPZ desa, peningkatan sinergi lintas pemangku kepentingan, peningkatan literasi, hingga peningkatan mobilisasi penghimpunan serta pendistribusian ZIS yang adil," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan, untuk seluruh lembaga pengelola zakat harus tetap solid dan memperkuat kolaborasi agar zakat mampu memberikan dampak yang lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Selain memperkuat sinergi program, Sodik menegaskan, BAZNAS juga terus mendorong penguatan regulasi pengelolaan zakat bersama berbagai pemangku kepentingan agar pemanfaatan dana umat dapat semakin optimal.

"Dana umat memiliki potensi yang luar biasa besar untuk kemaslahatan nasional. Dana umat berfungsi strategis untuk membangun dan menjaga kesatuan bangsa Indonesia. Masih banyak ruang pemanfaatan dana umat yang belum optimal karena keterbatasan regulasi saat ini," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., mengatakan dalam mengonsolidasikan komitmen umat dalam mendorong kontribusi zakat yang berdampak nyata (impactful) bagi mustahik memang memiliki tantangan besar. 

"Setidaknya ada empat pilar isu strategis yang harus kita selesaikan bersama, Konsolidasi, Kolaborasi dan Integrasi, serta penguatan regulasi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ), KH. Dr. Moch. Bukhori Muslim, Lc., M.A., menyambut baik komitmen BAZNAS RI dalam memperkuat ruang kolaborasi dan koordinasi dengan POROZ.

Ia menegaskan kesiapan POROZ untuk mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan bersama BAZNAS demi memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.

Selain penyelarasan program unggulan, Bukhori menilai terdapat tiga isu penting yang juga  perlu menjadi fokus sinergi Bersama, yakni peningkatan kesejahteraan amil, sinkronisasi data mustahik, serta penguatan strategi penghimpunan zakat.

"Kami memohon arahan, bimbingan, dan ruang kolaborasi antara BAZNAS dengan POROZ," ucapnya.

Turut hadir Direktur Utama PP Lazismu, Ibnu Tsani, M.Sos., Direktur NU-Care LazisNU, Riri Kharirroh, M.A., Direktur LAZNAS Dewan Dakwah, Mohammad Idris Yusuf, S.Kom.I., dan Direktur Utama LAZ Persis, Angga Nugraha, S.Kom.I., Direktur Utama Baitul Maal Hidayatullah, Supendi, M.M.

Pada kesempatan tersebut hadir juga Direktur Laznas Wahdah Inspirasi Zakat, Syarifuddin, Direktur Laznas Al-Irsyad Al-Islamiyah, Hidayat, S.Sos., Direktur LAZIS PUI, Irwan Umbara, Direktur Eksekutif LAZISKU KBBII, As'ad Nugroho, Direktur Al ZIS Al Washliyah, Muhammad Affan,Direktur Utama LAZNAS IKADI, H. Eddy Susianto, Ak., C.A., serta Direktur Lazia, Dr. Ahmad Afif M.El., CWC.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 261/HUM-BAZ/VII/2026

 

Senin, 6 Juli 2026

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Kemensetneg Sinkronkan Program Pengentasan Kemiskinan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyinkronkan langkah dan program dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia melalui penyelarasan program prioritas BAZNAS dengan agenda pembangunan nasional. 

Sinergi tersebut mengemuka dalam audiensi bersama jajaran Kantor Staf Presiden (KSP) di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan, 13 program prioritas BAZNAS RI periode 2026–2031 dirancang untuk mendukung upaya penanggulangan dan pengentasan kemiskinan yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah.

"13 program prioritas di periode BAZNAS tahun 2026 sampai 2031 ini, dan kira-kira sebenarnya seluruhnya yang memang kita arahnya ke pengentasan kemiskinan," ujar Idy.

Menurut Idy, implementasi seluruh program tersebut disusun agar selaras dengan target pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya agenda pengentasan kemiskinan.

"Intinya gini, kami siap untuk penyaluran kita ini sesuai dengan programnya pemerintah, Asta Cita, karena kita juga berelasi dengan Bappenas, terutama soal pengentasan kemiskinan, itu Asta Cita keenam," katanya.

Selain memperkuat sinergi program, BAZNAS juga terus mendorong percepatan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) tentang zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Regulasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat nasional yang hingga saat ini baru terealisasi sekitar 10 persen dari total potensi yang ada.

Melalui penguatan regulasi tersebut, BAZNAS memproyeksikan penghimpunan zakat dari sektor ASN dan BUMN dapat mencapai sekitar Rp18 triliun per tahun. Dana tersebut diyakini akan memperluas jangkauan program pemberdayaan dan meningkatkan kapasitas BAZNAS dalam membantu masyarakat miskin.

"Bukan apa-apa, kita kumpulkan kan bukan untuk kita, ini untuk kita salurkan. Bayangkan kalau kita mampu mengumpulkan Rp18 triliun per tahun, berapa banyak yang bisa ditolong? Berapa banyak kita bisa selesaikan masalah bangsa ini? Dan itu potensi nyata di depan mata," ujarnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Madya Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP), Erni Juliana, menjelaskan, audiensi tersebut bertujuan menyelaraskan program pengelolaan zakat dengan berbagai program prioritas Presiden, termasuk pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, serta penguatan sektor ekonomi dan keuangan syariah.

Ia menambahkan, pertemuan juga membahas penguatan ekosistem ekonomi syariah seiring rencana transformasi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menjadi Badan Ekonomi Syariah.

"Bahwa KSP itu tugas utamanya adalah memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden terkait pengelolaan, pengendalian, dan pengawalan program-program prioritas Presiden dan isu-isu strategis," tutur Erni.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Deputi I Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Mohamad Arifin Purwakananta, serta Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional M. Hasbi Zaenal.

Sementara itu, dari jajaran Kantor Staf Presiden hadir Deputi III Yan Hiksas, Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Hisbul Bahar, dan Tenaga Ahli Muda Kedeputian II Haris Budi Laksono.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 260/HUM-BAZ/VII/2026

 

Senin, 6 Juli 2026

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
Tingkatkan Kesejahteraan Umat, BAZNAS RI Perkuat Peran Masjid melalui Pembentukan UPZ

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis masjid melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai upaya memperkuat peran masjid menjadi pusat sinergi dan pemberdayaan ekonomi umat yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. 

Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., dalam Diskusi Online Masjid Berdampak bertajuk "Masjid Tempat Sinergi Umat" yang digelar pada Jumat (3/7/2026). 

Rizaludin mengatakan, pembentukan UPZ memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, Peraturan Menteri Agama, dan Peraturan BAZNAS. Regulasi tersebut memberikan kewenangan kepada BAZNAS untuk membentuk UPZ di lingkungan masjid, pesantren, maupun yayasan. 

"Kehadiran undang-undang ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan pengelolaan ZIS memenuhi prinsip 3A, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya.

"Di sinilah kami memohon bantuan dari para penyuluh agama untuk menguatkan kapasitas DKM atau takmir masjid, meningkatkan pemahaman regulasi UPZ, serta menyosialisasikan visi bersama ini. Kami berharap sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama terus berjalan efektif dan berdampak luas," katanya. 

Rizaludin menegaskan, di kepemimpinan baru, BAZNAS berkomitmen mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat aktivitas spiritual, sosial, dan ekonomi umat melalui pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. 

"BAZNAS juga telah menyediakan ekosistem digital bernama Menara Masjid yang terintegrasi dengan SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS) untuk memudahkan pembukuan dan transparansi yang dapat dipantau langsung oleh jemaah. Sistem ini akan kita padukan dengan SIMAS (Sistem Informasi Masjid) milik Kementerian Agama," ujar Rizaludin. 

Rizaludin berharap, melalui penguatan UPZ, masjid mampu menggerakkan roda sosial-ekonomi di sekitarnya, seperti menyediakan layanan kesehatan, pusat pendidikan, hingga permodalan UMKM. 

"Pada tahun ini, BAZNAS memiliki 13 program prioritas, salah satunya adalah BAZNAS Microfinance Masjid, yakni program penyaluran modal usaha tanpa bunga, dengan skema Qardhul Hasan. Selain itu, ada program Renovasi Masjid Utama (ramah difabel dan lansia), serta digitalisasi kotak infak," jelasnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 257/HUM-BAZ/VII/2026

Senin, 6 Juli 2026

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
Bersama Kemenag, BAZNAS Optimalkan 25 Ribu Penyuluh Agama Jadi Juru Literasi Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sedang menyiapkan strategi penguatan literasi zakat umat melalui kerja sama intensif dengan Kementerian Agama (Kemenag) yang menyasar para penyuluh agama di tingkat Kantor Urusan Agama (KUA).

Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kerja sama yang melibatkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag ini secara khusus bertujuan untuk memanfaatkan peran Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai zakat, infak, dan sedekah sejak masa bimbingan perkawinan.

"Ke depan kita akan juga meningkatkan kerja sama ini dengan Kemenag dalam hal ini Ditjen Bimas Islam, kemudian nanti juga ada IPARI," jelas Idy Muzayyad usai menjadi narasumber dalam talkshow Nikah Fest di Gedung Smesco, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Melalui sinergi ini, sekitar 25.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam IPARI di seluruh wilayah Indonesia akan dioptimalkan perannya dalam menyosialisasikan pentingnya pengelolaan dana sosial keagamaan.

Langkah strategis tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi zakat secara masif sekaligus memperkuat program pemberdayaan ekonomi bagi pasangan pengantin baru yang masuk dalam kategori penerima manfaat atau mustahik.

"Ikatan Penyuluh Agama ini termasuk nanti setelah ada kerja sama yang lebih intens, itu juga menjadi juru literasi zakat, infak, dan sedekah karena mereka rata-rata berkantor di tingkat yang paling bawah, di KUA-KUA," ujarnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 244/HUM-BAZ/VI/2026

 

Senin, 29 Juni 2026

30/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Dukung Penghargaan Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Miskin 2026

?Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap gelaran acara Pemberian Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

?Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., menilai agenda penghargaan ini sangat krusial mengingat penegakan hukum di Indonesia saat ini dirasa masih kurang humanis serta cenderung tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

?"Semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI ini bukan hanya menjadi sebuah kegiatan yang memberikan apresiasi dan penghargaan, tapi ke depannya kami berharap bisa menjadi motivasi bagi para penegak hukum untuk bisa lebih adil, humanis, dan berpihak pada masyarakat yang membutuhkan, terkhususnya bagi kaum duafa dan warga miskin," jelas Neyla di Kantor Pusat MUI, Senin (29/6/2026). 

?Melalui momentum ini, BAZNAS berharap pemberian apresiasi tersebut mampu memberikan dorongan moral yang kuat bagi para aparat hukum untuk lebih peduli pada hak-hak masyarakat kecil.

?Lebih lanjut, Neyla mengatakan sinergi lewat program ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi mengawal terciptanya sistem peradilan yang lebih adil dan memanusiakan manusia di Indonesia.

?"Insyaallah dari BAZNAS siap untuk senantiasa mendampingi dalam kegiatan MUI, juga lembaga-lembaga lain yang tujuannya adalah untuk memanusiakan manusia, untuk lebih menjadi manusia," katanya.

?Sementara itu, Ketua MUI Bidang Hukum dan HAM, Dr. H. Wahiduddin Adams, S.H., M.A., mengatakan panitia penyelenggara tengah mematangkan persiapan standardisasi penilaian untuk agenda Pemberian Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026.

?Ia juga menegaskan penghargaan ini sengaja difokuskan kepada para aparat, mulai dari hakim, jaksa, polisi, hingga advokat, yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam melakukan advokasi dan perlindungan hukum bagi kaum marginal.

?"Mudah-mudahan kita mendapatkan perorangan atau lembaga yang dapat kita berikan apresiasi sebagai penegak hukum yang sahabat dhuafa dan miskin," tutur Wahiduddin.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 247/HUM-BAZ/VI/2026

 

Senin, 29 Juni 2026

30/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

Penyerahan bantuan RTLH
Penyerahan bantuan RTLH
Selasa, 28 Mei 2024. Badan Amil Zakat Nasional bersama Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan RTLH (Bedah Rumah dan Aladin) di Kapanewon Lendah dan Pengasih kepada 8 penerima yang terdiri dari 5 Penerima bedah rumah dan 3 penerima aladin. Penyerahan dilakukan oleh Sugiyanta, S.Pd.I Waka II dan Kabag Kesra didamping 2 pelaksana. Adapun penerima bantuan tersebut adalah: Harman, Beja, Wagimin, Samiran, dan Nuryanto (penerima bedah rumah), Kadar, Wayan Sri Setia. M, Sutrisno (penerima aladin)
BERITA28/05/2024 | Humas Baznas KP
Pentasyarufan Bantuan Aladin
Pentasyarufan Bantuan Aladin
Senin 20 Mei 2024, Sugiyanta, S.Pd.I Waka II Baznas Kabupaten Kulon Progo Menyerahkan Bantuan Aladin & Jambanisasi AN Sugiyem, Garang, Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo
BERITA20/05/2024 | Humas Baznas KP
Penyaluran Bantuan Biaya Pendidikan
Penyaluran Bantuan Biaya Pendidikan
Baznas Kabupaten Kulon Progo Tasyarufkan bantuan biaya pendidikan siswa kelas IX MTs/SMP
BERITA15/05/2024 | Humas Baznas KP
BAZNAS Tasyarufkan Bantuan Aladin pada pembukaan BBGRM
BAZNAS Tasyarufkan Bantuan Aladin pada pembukaan BBGRM
Baznas Kabupaten Kulon Progo mentasyarufkan Bantuan Aladin pada pembukaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2024 di kapanewon sentolo
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Terima Zakat Mal Pj Bupati dan Kasam
BAZNAS Terima Zakat Mal Pj Bupati dan Kasam
BAZNAS Kabupaten Kulonprogo menerima zakat mal Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti ST MT dan H Kasam warga Kulonprogo yang merantau dan sukses menjadi pengusaha. Zakat mal H Kasam diserahkan cash oleh Ny Sumarni (adik ipar Kasam) serta Eko Haryono (putra Kasam) kepada Pj Bupati Kulonprogo Ni Made, dan selanjutnya diteruskan ke Baznas yang diterima Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat, Selasa (02/04/2024), di ruang kerja bupati. Ikut mendampingi Pj Bupati, Kabag Kesra Setda Drs Agus Hidayat MSi. Sedangkan Pj Bupati saat membayar Zakat Mal dilakukan secara transfer. Dikatakan Ny Sumarni, ia mewakili keluarga menyampaikan zakat mal kepada Pemkab Kulonprogo untuk dikelola Baznas setempat. "Tahun ini jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya, karena proyek sedang sepi. Semoga nantinya Baznas mendistribusikan kepada penerima yang berhak, dan berharap dapat bermanfaat," ucap Sumarni. Terhadap zakat mal keluarga H Kasam, Pj Bupati mengapresiasi dan berterima kasih. Ni Made menilai H Kasam sebagai teladan yang patut dicontoh masyarakat Kulonprogo, karena meski berhasil di rantau tetapi tidak melupakan daerahnya. "Semoga zakat mal tersebut bermanfaat bagi warga Kulonprogo," ujarnya. Ketua Baznas Kulonprogo Alfanuha Yushida berterima kasih karena Baznas setiap Ramadan dipercaya untuk menerima zakat mal dari Keluarga H Kasam, dan saat ini juga dari Pj Bupati Ni Made. "Nanti akan disalurkan kepada asnaf yang ada dan tentunya kita laporkan semua kegiatannya. Semoga keluarga Kasam dan Bu Pj Bupati diberi rezeki yang berkah dan manfaat serta kesehatan," kata Alfanuha.
BERITA04/04/2024 | Humas BAZNAS KP
Ramadan 2024, BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp 2,9 M
Ramadan 2024, BAZNAS Kulon Progo Salurkan Rp 2,9 M
Baznas Kabupaten Kulonprogo selama bulan Ramadan 1445 H/2024 telah menyalurkan dana sejumlah Rp 2.978.416.000 (Rp 2,9 Miliar) untuk 3.879 orang mustahik (penerima manfaat). Penyaluran tersebut mengalami peningkatan dibandingkan Ramadan 2023 yakni bantuan sebesar Rp 1,85 Miliar untuk lebih 5.000 mustahik. Pj Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti ST MT secara simbolis menyerahkan bantuan santunan dari Zakat Infak Sedekah (ZIS) tersebut untuk 100 pengayuh becak, Rabu (03/04/2024) di depan rumah dinas bupati. Pengayuh becak. mendapatkan uang @ Rp 200 ribu dan beras @ 5 kilo. "Sedangkan bantuan lainnya yang sudah disalurkan antara lain tali asih 1.667 orang kaum Rois, 332 guru ngaji TPA/TPQ, GTT/PTT di lingkungan Disdikpora dan Kemenag, 200 Pasukan Kuning, dan 1.200 Tenaga Honorer/Pegawai Tidak Tetap (PTT)/Relawan lingkup UPZ (PMI), bantuan masjid, paket sembako, santunan untuk warga binaan Rutan Kelas IIB Wates, serta yang lainnya," ungkap Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat. Dikatakan, pihaknya berterima kasih kepada muzaki baik ASN ataupun masyarakat yang telah mempercayakan ZIS ke Baznas Kulonprogo. "Untuk memberi kesempatan kepada muzaki yang akan menyetorkan ZIS-nya menjelang Idul Fitri, kantor kami pada 8 dan 9 April tetap buka melayani muzaki. Demikian pula kami juga menerima Zakat Fitrah," ujar Alfanuha. Pj Bupati Ni Made berharap santunan ini dapat membantu sebagian kalangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya menjelang Idul Fitri 1445 H. "Kepada para penerima bantuan, semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa kebaikan. Mungkin memang tidak seberapa nilainya, akan tetapi semoga dapat sedikit membantu dan meringankan beban kebutuhan hidup menjelang hari raya Idul Fitri," kata Ni Made. Ni Made juga menyampaikan terima kasih pada organisasi, perusahaan, lembaga, bahkan perorangan yang selama ini telah menyalurkan ZIS ke Baznas Kulonprogo, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Saya akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berisi tentang kepedulian terhadap sesama. Selaku pimpinan di jajaran Pemkab Kulonprogo saya sungguh merasa bangga, mari terus kita tingkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama," pungkas Ni Made.
BERITA03/04/2024 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS KP Ikut Festival Ramadan, Kolaborasi Sejuta Cinta
BAZNAS KP Ikut Festival Ramadan, Kolaborasi Sejuta Cinta
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo ikut berpartisipasi membangun kolaborasi sejuta cinta dalam "Festival Ramadan". Kolaborasi ini selain melibatkan Baznas KP juga UPZ Kankemenag, Dharma Wanita Persatuan, Lazismu, Lazisnu, dan Agen Sedekah Kulonprogo. Festival Ramadan tersebut terwujud dalam bentuk santunan berupa paket sembako, di Aula PLHUT kantor setempat, Jumat (22/03/2024). Acara digelar secara serentak secara nasional dari Kemenag RI dan diikuti oleh Kanwil Kemenag Provinsi, serta Kankemenag Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dalam Festival Ramadan ini dibagikan sekitar 1,5 juta paket seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Kulonprogo berjumlah 3.048 paket yang berasal dari Baznas 1.000 paket, DWP 48, serta UPZ Kankemenag, Lazisnu, Lazismu, dan Agen Sedekah masing-masing 500 paket. Selain itu juga dilakukan sosialisasi dan penyerahan sertifikat produk halal. Kepala Kankemenag Kulonprogo HM Wahib Jamil SAg MPd menyampaikan terima kasih atas terbangunnya kolaborasi tersebut. "Terima kasih kepada semua yang telah berkolaborasi dalam agenda Festival Ramadan ini. Mari kita tumbuhkan kebersamaan dengan rasa cinta kasih. Karena sesungguhnya bahagia itu ketika kita bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Semoga hal ini menjadi pancingan bagi datangnya rejeki yang lain," ujar Jamil. Wakil Menteri Agama H Saiful Ahmad Dasuki dalam sambutan melalui zoom meeting mengungkapkan bahwa Festival Ramadan ini sebagai langkah nyata ukhuwah dalam tata kelola zakat agar lebih bermanfaat bagi seluruh bangsa. "Potensi zakat di Indonesia sebesar Rp 327 triliun. Sedang yang mampu dikelola sampai saat ini baru Rp 40 triliun. Festival Ramadan ini adalah momentum istimewa menuju Indonesia emas 2045," katanya. Menurut Saiful, tata kelola zakat ini bisa terwujud dengan baik dan kolaborasi secara penuh tanggung jawab. "Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri agar berdampak signifikan bagi seluruh rakyat Indonesia," tegas Wamen. Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Komarudin Amin mengungkapkan bahwa Festival Ramadan tersebut adalah wujud sinergi dalam menghadapi masalah sosial. Solidaritas itu penting dalam memperkuat nilai kebaikan agar berdampak positif.
BERITA22/03/2024 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS bersama Bappenas, Kemenag, BWI dorong Peran Zakat dan Wakaf untuk Pembangunan Nasional
BAZNAS bersama Bappenas, Kemenag, BWI dorong Peran Zakat dan Wakaf untuk Pembangunan Nasional
SIARAN PERS Nomor: 130/HUM-BAZ/III/2024 Rabu, 20 Maret 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendorong peran zakat dan wakaf untuk pembangunan nasional pada acara Zakat Wakaf Impact Forum 2024. Hal tersebut ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program dan Basis Data Perencanaan Pembangunan, serta penandatanganan Piagam Komitmen Kolaborasi Zakat Wakaf Impact Forum antara pemerintah dan lembaga amil zakat, serta antarlembaga amil zakat dalam melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa yang diwakili Sekretaris Utama Bappenas RI Teni Widuriyanti SE. MA., Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) Kemenag RI Prof. Dr. Abu Rokhmad, dan Ketua BWI Prof Muhammad Nuh, di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (20/3/2024). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 bahwa BAZNAS adalah lembaga yang dipercaya untuk melakukan pengelolaan zakat secara nasional. "Kita tahu bahwa apa yang ditugaskan kepada BAZNAS adalah dalam rangka untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat, sesuai dengan undang-undang," kata Kiai Noor. Kiai Noor menyebutkan dari potensi zakat di Indonesia sebesar Rp327 Triliun, BAZNAS baru dapat menargetkan pengumpulan sebesar Rp41 Triliun di tahun 2024 untuk seluruh BAZNAS dan LAZ se-Indonesia. Pihaknya berharap Zakat Wakaf Impact yang diinisiasi Bappenas ini dapat mendorong capaian-capaian dari potensi zakat ini. "Potensi zakat kita yang Rp327 Triliun itu sampai dengan sekarang ini targetnya kami baru bisa mengumpulkan Rp41 Triliun, target di tahun 2024, masih jauh sekali, maka harapannya forum ini dapat menggali potensi-potensi zakat tersebut," tambahnya. Demi menggali potensi pengumpulan zakat di Indonesia tersebut, lanjut Kiai Noor, pihaknya telah mempermudah syarat dan mekanisme pengajuan izin Lembaga Amil Zakat (LAZ). Bahkan, di bawah kepemimpinan Kiai Noor terdapat 140 LAZ baru yang terdaftar di BAZNAS sehingga total saat ini terdapat 169 LAZ yang terdaftar di BAZNAS yang tersebar di provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia . "169 LAZ baru ini juga dalam rangka supaya masyarakat bisa menggali potensi besar itu, karena kalau dilakukan oleh BAZNAS sendiri tidak akan terjangkau," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa yang diwakili Sekretaris Utama Bappenas RI Teni Widuriyanti SE. MA. mengatakan, Zakat Wakat Impact Forum 2024 memiliki tujuan utama untuk memperkuat komitmen bersama antara Kementerian PPN/Bappenas, Kemenag, BAZNAS, BWI, Lembaga Amil Zakat (LAZ) serta para pemangku kepentingan Zakat dan Wakaf untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam program pembangunan guna mewujudkan visi Indonesia emas 2045. "Zakat Wakaf Impact Forum ini menjadi sarana pertukaran ide, gagasan, informasi dan pengalaman praktik program yang sejalan dengan pembangunan Indonesia, " kata Teni. Forum ini juga memunculkan gagasan perihal pemanfaatan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sebagai basis data penyaluran zakat dan wakaf. “Dengan memanfaatkan data Regsosek, program zakat dan wakaf bisa lebih tepat sasaran serta terbangun sinergi antara pemerintah dan lembaga amil zakat, dan antarlembaga amil zakat dalam melaksanakan program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya. Teni berharap, Zakat Wakaf Impact Forum ini dapat memperkuat kolaborasi seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan zakat, infak, sedekah dan wakaf untuk memberikan dampak dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dia juga menambahkan, “Potensi dari Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf itu sangat besar sebetulnya dan sampai hari ini belum optimal bisa kita kolaborasikan sebagai salah satu sumber sebetulnya selain kewajiban kita juga, tetapi sangat potensial untuk mendukung pembiayaan pembangunan kita.” "Mudah-mudahan melalui acara pada siang hari ini kita siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk bersama-sama melakukan kontribusi kita kepada pembangunan melalui zakat, infak, sedekah dan wakaf ini secara kolaboratif,” pungkas Teni.
BERITA21/03/2024 | Humas Baznas RI
Di Hadapan Presiden Jokowi, BAZNAS Berikan Bantuan kepada Para Mustahik
Di Hadapan Presiden Jokowi, BAZNAS Berikan Bantuan kepada Para Mustahik
SIARAN PERS Nomor: 106/HUM-BAZ/III/2024 Rabu, 13 Maret 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyerahkan bantuan program nasional kepada para mustahik dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Nikmat Berzakat: Tentramnya Muzaki Bahagianya Mustahik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Program nasional yang diserahkan yaitu Rumah Sehat BAZNAS, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Beasiswa Cendekia BAZNAS, Santripreneur, dan BAZNAS Tanggap Bencana. BAZNAS RI berupaya memberikan dukungan nyata bagi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, serta penanggulangan dampak bencana. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan, program-program tersebut menjadi bukti nyata dari komitmen BAZNAS RI menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara efektif dan efisien, serta kesungguhan dalam memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Semua bantuan yang kami serahkan hari ini merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat dan amanah yang diberikan kepada kami, dan kami bertekad untuk menjalankannya dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, program ini juga sesuai dengan arahan Presiden RI yang menetapkan target nasional angka kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada tahun 2024. Maka, lanjutnya, seluruh program penyaluran zakat di Indonesia diarahkan pada pencapaian target tersebut. “Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia yang telah memberikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS RI. Semoga Allah SWT senantiasa melipatgandakan kebaikan dan memberkahi setiap langkah kita dalam berbuat kebaikan bagi sesama,” harapnya. "InsyaAllah kami akan terus konsisten dan menegakkan prinsip dalam pengelolaan zakat dengan 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," tambahnya. Sementara itu, seorang penerima bantuan Santripreneur BAZNAS 2023, Safiq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI. Katanya, bimbingan, pelatihan, hingga bantuan modal yang diberikan BAZNAS sangat bermanfaat bagi penerima manfaat. “Alhamdulillah saya menjadi salah satu penerima manfaat yang diberikan amanah oleh BAZNAS. Dalam bantuan yang diberikan ini saya gunakan untuk pengembangan usaha teh herbal dan mini market di area pondok pesantren,” katanya. Safiq berharap BAZNAS bisa terus melanjutkan program-program kemanusiaan untuk menekan angka kemiskinan. Sebab, menurutnya, porgram-program yang diusung BAZNAS sangat bermanfaat bagi rakyat kecil yang tengah berusaha menjadi pengusaha. “Harapan nya, karena program ini baik BAZNAS bisa terus melanjutkan program ini hingga lahir pengusaha-pengusaha santri yang baru sehingga pesantren dapat mandiri secara ekonomi,” katanya. Hal senada disampaikan Diana Zanuba, mahasiswa UIN Jakarta yang menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS ini berharap, program-program BAZNAS, khususnya di bidang pendidikan bisa diteruskan dan diperbanyak kuota beasiswanya. “Harapannya, tetap dijalankan programnya, karena sangat membantu mahasiswa dan juga kuotanya diperbanyak. Karena di UIN sendiri satu angkatan hanya 10 orang (yang menerima beasiswa) jadi kalau bisa diperbanyak lagi kuotanya,” kata Diana. Penyerahan Zakat Istana ini diikuti oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian Lembaga, serta Kepala Daerah. Kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah dalam tajuk Zakat Istana ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
BERITA13/03/2024 | Humas Baznas RI
Apresiasi Para Penggerak Zakat, BAZNAS Awards 2024 Digelar di Jakarta
Apresiasi Para Penggerak Zakat, BAZNAS Awards 2024 Digelar di Jakarta
SIARAN PERS Nomor: 83/HUM-BAZ/II/2024 Kamis, 29 Februari 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar BAZNAS Awards 2024, sebagai bentuk apresiasi kepada para penggerak zakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Acara bergengsi ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT BAZNAS RI ke-23 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (29/2/2024). Turut hadir Presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Duta Besar Arab Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Wa As Shadaqat Mesir Prof. Dr. Sahr Nasr, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Anwar Iskandar, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI, perwakilan BAZNAS se-Indonesia, serta para penerima penghargaan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan, BAZNAS Awards merupakan agenda tahunan BAZNAS untuk memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah berperan dalam membangun tata kelola zakat di Indonesia. "Dari tahun ke tahun, ada lompatan-lompatan besar pengelolaan zakat di Indonesia. Tahun lalu di 2023, zakat di Indonesia mulai menjalankan peran penting yaitu menjalin aliansi strategis secara lintas negara dalam membela kemanusiaan di Gaza dan Palestina," kata Kiai Noor. ?Pada BAZNAS Awards 2024 ini, kata Kiai Noor, BAZNAS memberikan 395 penghargaan kepada Tokoh dan Lembaga, Kepala Daerah, Mitra dan Donatur, serta BAZNAS daerah dan LAZ yang telah berperan aktif dalam membesarkan peran zakat di Indonesia dan konteks global. Kiai Noor juga berharap, dengan apresiasi dari BAZNAS Awards 2024 ini, tumbuh semangat dan peran yang lebih besar lagi dari berbagai pihak dalam mewujudkan zakat sebagai suatu maslahat bagi kaum muslimin, bangsa Indonesia, serta kemanusiaan di dunia. Tidak hanya itu, Kiai Noor juga menjelaskan, “Alhamdulillah setiap tahun tidak kurang kenaikan Zakat Infak Seekah (ZIS) itu 30 persen. Tahun kemarin Alhamulillah sudah mengumpulkan Rp33 miliar yang sudah dicapai BAZNAS dan LAZ se-Indonesia, kita targetkan tahun ini 41 triliun untuk BAZNAS dan LAZ se-Indonesia." Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Agama RI, yang memberikan kesemptan kepada BAZNAS untuk mengembangkan diri dan terus bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang lain. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur di seluruh Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aktivitas zakat di Indonesia. Adapun beberapa kategori penghargaan yang disematkan dalam BAZNAS Awards 2024 antara lain kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat, Kategori Muzaki Pendukung Zakat, Kategori Perusahaan Pendukung Zakat, kategori BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan Kategori LAZ. Pemenang dipilih melalui proses seleksi yang ketat berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia. Untuk tahun ini, ada 389 pihak yang menerima anugerah BAZNAS Awards 2024 dengan berbagai kategori.
BERITA29/02/2024 | Humas Baznas RI
Kerja Sama dengan Bayt Zakat, BAZNAS RI Salurkan 500 Ribu Dolar AS Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Kerja Sama dengan Bayt Zakat, BAZNAS RI Salurkan 500 Ribu Dolar AS Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
SIARAN PERS Nomor: 82/HUM-BAZ/II/2024 Selasa, 27 Februari 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama dengan lembaga filantropi asal Mesir, Bayt Zakat dalam menyalurkan dana dari masyarakat Indonesia sebesar 500 ribu dolar AS atau setara Rp7.827.850.000, untuk pembelian lima unit ambulans dan logistik yang akan dikirim ke Palestina. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan antara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Prof. Dr. Sahr Nasr, di Gedung Masyikhah Azhar, Kairo, baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, BAZNAS RI juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Bayt Zakat senilai 500 ribu dolar AS dalam bentuk barang dan kebutuhan pokok pengungsi seperti pakaian, makanan, dan lain sebagainya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan, penandatanganan kerja sama bukan hanya sekadar kemitraan, tetapi juga janji untuk bersama-sama membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina. “Kerja sama ini bertujuan untuk memaksimalkan upaya kami dalam menanggapi kebutuhan penting dan mendesak bagi rakyat Palestina, memastikan bahwa bantuan kami sampai kepada mereka yang paling membutuhkannya,” ujar Kiai Noor di Mesir. Kiai Noor menyampaikan, dana bantuan kemanusiaan sebesar 500 ribu dolar AS khusus digunakan untuk kebutuhan pembelian lima unit ambulans dan logistik. Selain itu, lanjutnya, BAZNAS bersama Bayt Zakat Mesir juga akan mengirim 30 truk, yang secara simbolis diawali dengan pelepasan 2 truk bantuan. “Momen ini mencerminkan semangat solidaritas dan kepedulian yang menjadi inti dari misi BAZNAS memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Ini mencerminkan komitmen kami meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” katanya. Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Prof. Dr. Sahr Nasr mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada semua, terutama BAZNAS RI yang telah berkontribusi untuk membuat usaha penyaluran bantuan kemanusiaan menjadi kenyataan. “Dukungan dan komitmen Anda yang tak kenal lelah telah membuat kami dapat memperluas jangkauan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan banyak individu dan komunitas di Palestina,” katanya. “Saat kita menyaksikan keberangkatan truk-truk ini membawa harapan dan bantuan, mari kita tetap teguh dalam komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan mulia ini. Mari kita tetap kokoh dalam komitmen kita untuk melayani umat manusia dan menyebarkan kasih sayang dan kebaikan ke seluruh penjuru dunia,” tambahnya. Hadir dalam penandatanganan kerja sama dengan Bayt Zakat antara lain Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan, Plt. Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati, serta Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE.
BERITA28/02/2024 | Humas Baznas RI
BAZNAS Bersama ERC Mesir Kirim Bantuan Selimut untuk Warga Palestina
BAZNAS Bersama ERC Mesir Kirim Bantuan Selimut untuk Warga Palestina
SIARAN PERS Nomor: 81/HUM-BAZ/II/2024 Selasa, 27 Februari 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa satu truk selimut bagi warga Palestina. Pelepasan bantuan tersebut diselenggarakan di kawasan Nasr, Kairo, Minggu (25/2/2024). Tutut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, serta CEO Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir Dr. Ramy. "Pengiriman satu truk selimut ini menandai langkah awal serangkaian penyaluran bantuan kemanusiaan BAZNAS melalui ERC Mesir. Bantuan ini juga merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan bantuan mendesak bagi warga Palestina yang sedang menghadapi musim dingin," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. Dalam waktu dekat, kata Kiai Noor, BAZNAS bersama ERC juga akan mengirimkan berbagai bantuan berupa makanan pokok, beras, kurma, gula, hingga pakaian anak-anak. Selain itu, tambah Kiai Noor, BAZNAS juga akan memberikan dukungan khusus untuk kebutuhan Dapur Umum di Khan Yunis. Ini mencakup upaya menyediakan bahan makanan dan kebutuhan dasar lainnya untuk memastikan bahwa kebutuhan makanan warga Palestina terpenuhi. "Untuk bulan Ramadhan mendatang, BAZNAS juga rencananya akan mengadakan iftar jamai (buka bersama) di kamp penungsi. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ucapnya. Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri atas BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, LAZ, UPZ, Majelis Ulama Indonesia, organisasi masyarakat, Komunitas, mitra perusahaan, mitra platform digital, lembaga kemanusiaan, organisasi profesi, kampus, sekolah, dan komunitas lainnya, yang telah mempercayakan infaknya melalui BAZNAS RI. Sementara itu, CEO Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir Dr. Ramy menyampaikan apresiasi kepada BANZAS serta seluruh masyarakat Indonesia yang tiada hentinya memberikan solidaritas dan bantuan bagi Palestina. "Kami percaya bahwa kerja sama penyaluran bantuan ini dapat membantu meredakan penderitaan masyarakat Palestina. Semoga upaya ini membawa berkah dan harapan bagi saudara-saudara kita di sana," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Dr. Ramy juga berharap, adanya pengiriman 500 tenda dari Indonesia yang telah disesuaikan dengan spesifikasi, di mana setiap tenda dapat menampung hingga 5 keluarga. Hal ini diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi keluarga-keluarga yang mengalami kesulitan di Palestina. Pelepasan bantuan ini juga dihadiri oleh tim kemanusiaan BAZNAS RI yang terdiri atas Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan, Plt. Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati, serta Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE.
BERITA27/02/2024 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Ikuti Pelatihan Simba
BAZNAS Kulon Progo Ikuti Pelatihan Simba
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo bersama Baznas se-DIY mengikuti Pelatihan Sistem Manajemen Informasi Baznas ( Simba), di HOM Premiere Jogja, 22 dan 23 Februari 2024. Pelatihan dibuka Ketua Baznas DIY Dra Hj Puji Astuti MSi. Dikatakan, Simba merupakan roh dari Baznas, kalau menguasai Simba dengan baik, maka pengelolaan Baznas pasti baik. Selain ketertiban, juga masalah keterbukaan. "Semua bidang harus terlibat, bidang 1 menginput dan lainnya demikian pula. Sehingga manajemen menjadi smakin baik. Laporan Baznas sudah lumayan bagus, audit syariah dan KAP mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (KAP). Meski demikian ada catatan-catatan," kata Puji Astuti. Sedangkan Ketua Panitia Nursyahbani Purnama SE MSi CT CCA menuturkan Simba sudah mendapat HAKI dan berlaku 50 tahun ke depan. "Saat ini sesuai Perbaznas No 1 Tahun 2023, ada perbedaan dengan aturan yang lama. Semua sudah bisa menyesuaikan dengan Simba The Next Generation," ujar Nursyahbani sambil menambahkan bahwa Simba merupakan bentuk transparansi, akuntabilitas/pertanggungjawaban kepada stake holder.
BERITA22/02/2024 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Kulon Progo Terima Penghargaan dari Kanwil Kemenag DIY
BAZNAS Kulon Progo Terima Penghargaan dari Kanwil Kemenag DIY
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo mendapat penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY untuk Peringkat 1 Penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) Tahun 2023. Lembaga Pengelola Zakat Tingkat Kabupaten/ Kota. Penyerahan diterima Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat yang diadakan Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, Rabu (31/01/2024), di Ros-In Hotel JlRingroad Selatan Druwo Sewon Bantul. Ketua Baznas Kulon Progo Alfanuha Yushida menyatakan terima kasih atas penghargaan tersebut. "Kami juga berterima kasih kepada semua muzaki yang telah menyalurkan ZIS DSKL ke Baznas Kulon Progo," ujar Alfan. Diakui Alfan, tren kenaikan ZIS memang terjadi setiap tahunnya. Jika tahun 2020 pengumpulan mencapai Rp 9.789.046.421; tahun 2021 Rp 10.903.975.360; tahun 2022 :Rp 12.256.969.722, dan tahun 2023 Rp 13.430.149.831. "Meski tahun ini kita belum bisa meraih target Rp 15 Miliar, namun perolehan pertahun meningkat," ujar Alfan sembari menambahkan, untuk merealisasikan target 2024, pihaknya selain mengandalkan ASN, juga sudah membidik pengusaha dan pekerja swasta serta masyarakat.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS KP
314 Paket sembako ditasyarufkan pada Milad BAZNAS ke-23
314 Paket sembako ditasyarufkan pada Milad BAZNAS ke-23
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabuapten Kulon Progo mentasyarufkan 314 paket sembako dalam pengajian Milad Baznas ke-23 yang di selenggarakan pada tanggal 17 Januari 2024 bertempat di Aula KUA Kap. Wates Secara simbolis, paket bantuan berupa sembako tersebut diserahkan oleh Ketua Baznas Kulon Progo, perwakilan dari setda Kulon Progo dan Kepala Kantor Kemenag Kulon Progo kepada yang berhak menerima. Paket sembako tersebut dibagikan kepada warga fakir miskin sekitar kantro Baznas Kulon Progo dan juga warga fakir miskin se-Kulon Progo dengan jumlah 88 Kalurahan/ Kelurahan masing-masing 3 orang penerima. Ketua Baznas Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.P.Mat dalam sambutannya menyatakan, penyaluran bantuan berupa 314 paket sembako tersebut merupakan bagian dari tugas BAZNAS dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. “BAZNAS Kabupaten Kulon Progo ikut menyemarakkan Milad BAZNAS ke-23. Partisipasi BAZNAS diwujudkan dalam bentuk bantuan paket sembako sebanyak 314 paket,” ujar Alfanuha Yushida dalam mengakhiri sambutannya.
BERITA17/01/2024 | Humas BAZNAS KP
Infak kemanusiaan untuk Palestina
Infak kemanusiaan untuk Palestina
Jakarta; Rabu 13 Desember 2023, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp.250 juta melalui BAZNAS RI, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di negara itu. Penyaluran infak kemanusiaan untuk Palestina diserahkan oleh Asda 1 Setda Kabupaten Kulon Progo didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, H. Agus Nuryanto, S.M. dan pelaksana Bidang IV Edi Kurniawan, S.Th.I., M.M. Infak kemanusiaan untuk Palestina diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA di Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kulon Progo dan OPD yang telah infak kemanusiaan untuk Palestina melaui Baznas Kulon Progo, dan kami masih terus membuka penggalangan bantuan kemanusiaan untuk Palestina hingga akhir Desember yang nantinya akan kembali disalurkan melalui BAZNAS RI.
BERITA14/12/2023 | Humas Baznas KP
5 Orang Menerima Bantuan RTLH dari BAZNAS KP.
5 Orang Menerima Bantuan RTLH dari BAZNAS KP.
Selasa 28 November 2023 Baznas Kulon Progo menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak huni senilai 100 Juta Rupiah kepada 5 orang penerima diantaranya: 1. Sunari joko Carito, Bonorejo, Gulurejo, Lendah 2. Sardi, Candikulon, karangwuluh, Temon 3. Jarwanto, Dlaban, Sentolo 4. suratman, Gondangan, Sidomulyo, Pengasih 5. Dariyono, Gadingan, Wates Penyerahan dilakukan oleh waka II Sugiyanta, S.Pd.I
BERITA28/11/2023 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS KP Ikuti Rakorda BAZNAS Se-DIY
BAZNAS KP Ikuti Rakorda BAZNAS Se-DIY
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-DIY di Hotel New Saphir Yogyakarta, 1 dan 2 November. Rabu (01/11/2023) Rakorda yang dihadiri Sekda DIY Benny Suharsono, Ketua Baznas DIY Dra Hj Puji Astuti MSi beserta Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota se-DIY, dan Wakil Ketua Baznas RI Saidah Sakwan ini dibuka Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Ahmad via zoom. Rabu (01/11/2023) Wakil Ketua Baznas RI Saidah Sakwan MA menyampaikan materi tentang Integrasi pengelolaan zakat, yang aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI, Risalah Rakornas, serta Implementasi Program Pengumpulan Bersama Baznas se-DIY. Kemudian Kamis (02/11/2023) diisi H Rizaludin Kurniawan SAg MSi dengan materi Strategi Pengumpulan Retail dan Markom, disusul Resti tentang SOP dan Hasbi. Ditandaskan oleh Saidah, apa yang menjadi target masing-masing daerah itu sudah final, karena sudah disahkan oleh Kementerian Agama, sehingga tidak bisa diubah. "Daerah harus pandai-pandai dalam pengumpulannya agar target bisa tercapai dan juga ketika pendistribusian harus benar-benar tepat sasaran dengan Asnafnya," ujarnya. Sedang Rizaludin menuturkan bahwa dalam pengumpulan adalah super team, tidak hanya bidang pengumpulan saja, tetapi semua dalam satu team. "Karena itu penguatan SDM adalah penting, diantaranya diperbanyak relawan, bisa muda maupun tua," kata Rizal.
BERITA06/11/2023 | Humas BAZNAS KP
Rp 1.162.500.000 untuk Siabazku dan GTT/PTT
Rp 1.162.500.000 untuk Siabazku dan GTT/PTT
Baznas Kulon Progo salurkan bantuan Rp 1.162.500.000 yang meliputi bantuan Siabazku sejumlah Rp 966.000.000 diberikan kepada 1860 siswa dari keluarga dhuafa/kurang mampu dilingkungan Disdikpora Kulon Progo, dengan rincian Rp. 750.000.000 untuk 1500 siswa jenjang SD dan Rp. 216. 000.000 untuk 360 siswa jenjang SMP. Sedangkan untuk bantuan GTT/PTT sejumlah Rp. 196.500.000 diberikan kepada 655 GTT/PTT dengan rincian Rp. 49.800.000 untuk 166 GTT/PTT jenjang PAUD dan PNF, Rp. 126.000.000 untuk 420 GTT/PTT Jenjang SD dan Rp. 20.700.000 untuk 69 GTT/PTT Jenjang smp. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh PJ Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti, ST., MT di dampingi Waka II Baznas Kulon Progo di Ruang Rapat Sadewa Dikpora Unit 1, Selasa 31 Oktober 2023. Waka II Baznas Kulon Progo Sugyanta, S.Pd.I menuturkan, melalui program "Kulon Progo Cerdas", BAZNAS Kulon Progo memberikan bantuan Siabazku bagi siswa dhuafa/kurang mampu dan program "Kulon Progo Peduli" untuk GTT/PTT.
BERITA31/10/2023 | Humas Baznas KP
BAZNAS, Kemenag, Rutan Wisuda 38 Santri MD At Taqwa
BAZNAS, Kemenag, Rutan Wisuda 38 Santri MD At Taqwa
Dalam rangka memperingati Hari Santri dan sebagai bentuk apresiasi terhadap warga binaan pemasyarakatan yang memiliki semangat dalam belajar dan menghafal Alquran, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wates menggelar Wisuda Santri Madrasah Diniyah At-Taqwa, di Aula Rutan tersebut, Jumat (27/10/2023). Hadir Kepala Kankemenag HM Wahib Jamil SAg MPd, Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, keluarga santri yang diwisuda, dan Santri Nurul Haromain. Kepala Rutan Kelas IIB Wates Erik Murdiyanto menjelaskan santri yang diwisuda sebanyak 38 orang, terdiri 10 orang khatam Alquran, 14 orang khatam Iqra, 5 orang hafalan Juz 30, 3 orang hafalan 20 Surat, serta 6 orang hafalan 15 Surat. "Kegiatan wisuda santri ini dalam perwujudan Back to Basic Pemasyarakatan di Bidang Pelayanan Tahanan yaitu Layanan Kepribadian sekaligus ikut memeriahkan Hari Santri yang jatuh pada 22 oktober," ucapnya. Madrasah Diniyah At-Taqwa ini, kata Erik, merupakan program pembinaan rohani yang diadakan di Rutan Wates dengan bekerjasama dengan Kantor Kemenag, Pondok Pesantren Nurul Haromain, dan Baznas kabupaten Kulon Progo. Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai santri belajar membaca Iqra, hafalan Alquran dan tentang agama, dengan tenaga pengajar langsung dari Pondok Pesantren Nurul Haromain. "Dukungan dan peran dari Petugas Pemasyarakatan sangat penting sebagai salah satu bentuk upaya mempersiapkan narapidana menjadi warga binaan yang baik dan mempunyai kesiapan untuk berbaur kembali dengan masyarakat," pungkas Erik. Ditambahkan Ketua Baznas Kulon Progo Alfanuha Yushida, Madrasah Diniyah di Rutan kerjasama Rutan, Kemenag, dan Baznas. Rutan sudah mengisikan soft skill kepada warga binaan, ini sudah bisa dipraktikkan untuk menjadi imam tarawih, dan lainnya. Dan yang terpenting adalah membaca Alquran harus sepanjang hidup. "Dalam Kaji Dampak Zakat (KDZ) salah satu fungsi zakat adalah pemberdayaan, diantaranya soft skill, kognitif, hafalan dan perilaku juga bagus. Makmur dunia akhirat harus pintar, teruslah belajar di manapun berada, sehingga kehidupannya menjadi lebih baik," ujar Alfan.
BERITA27/10/2023 | Humas BAZNAS KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →