WhatsApp Icon
BAZNAS Kulon Progo Buka Pos Siaga Mudik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan Pos Siaga Mudik untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik. Program ini menjadi wujud kolaborasi lintas daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Salah satu Pos Siaga Mudik BAZNAS DIY berlokasi di Masjid Al-Amin, Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, dan telah beroperasi sejak 15 Maret 2026. Posko ini direncanakan melayani pemudik hingga 19 Maret 2026, serta akan kembali dibuka saat arus balik pada 22 hingga 26 Maret 2026.

Selain itu, BAZNAS Kulon Progo juga membuka posko mudik tambahan di Masjid Agung Kulon Progo guna memperluas jangkauan pelayanan bagi para musafir yang melintas di wilayah tersebut.

Tidak hanya menghadirkan posko, BAZNAS Kulon Progo turut mendukung program “Masjid Ramah Musafir” di 27 masjid strategis yang tersebar di wilayah Kulon Progo. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo sebagai upaya menyediakan tempat istirahat yang layak dan nyaman bagi para pemudik.

Dalam pelaksanaannya, relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman dikerahkan untuk siaga di lapangan. Dukungan layanan kesehatan juga diberikan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta.

Beragam fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik, di antaranya layanan hidangan berbuka (takjil), dapur air, layanan kesehatan, tempat istirahat, tempat salat, layanan tambal ban, pengisian daya ponsel, toilet, serta akses WiFi gratis.

Kehadiran posko dan dukungan masjid ramah musafir ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Selain memberikan layanan bagi pemudik, BAZNAS Kulon Progo juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Partisipasi masyarakat dalam berzakat akan sangat membantu berbagai program kemanusiaan, termasuk layanan sosial seperti Pos Siaga Mudik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

BAZNAS mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan tidak memaksakan diri saat lelah. Dengan beristirahat yang cukup, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

19/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan lembaga. Berdasarkan hasil audit atas laporan keuangan Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP merupakan bentuk opini tertinggi dalam audit laporan keuangan yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola kelembagaan yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa pencapaian opini WTP ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kulon Progo dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas sistem pengelolaan keuangan lembaga.

“Capaian opini WTP ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga amanah para muzaki serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, para muzaki, mitra kerja, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penguatan pengelolaan zakat melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, penguatan sistem pelaporan keuangan, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan dana ZIS dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik.

Melalui berbagai program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah advokasi, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan diraihnya opini WTP atas laporan keuangan Tahun Buku 2025 ini, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat.

13/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Ikuti Safari Tarawih 1447H Bantu Rp 104,4 Juta
Pemkab Kulon Progo melakukan kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1447 H/2026 M tingkat kabupaten sebanyak 14 putaran. Pembukaan di Gedung DPRD Senin (23/2/2026) dan 12 Masjid di setiap kapanewon, serta penutupan Kamis (12/3/2026) Rumah Dinas Bupati.
 
Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat menuturkan, dalam putaran di 12 masjid kapanewon, BAZNAS memberikan bantuan masing-masing Rp 8,7 juta, terdiri masjid Rp 4 juta, duafa Rp4,5 juta, dan ustadz Rp 200 ribu.
 
Bupati Kulon Progo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM menuturkan, Safari Tarawih bukan sekadar kegiatan formalitas, tapi media silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah melalui momentum bulan suci ini. "Saya mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan diri selama menjalankan ibadah puasa. Diharapkan momentum ini bisa jadi ajang memperkuat kesatuan dan persatuan," ujarnya. 
11/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Dana ZIS Rp3,55 Miliar untuk 8.149 Mustahik di Ramadan 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp3.558.800.000 kepada 8.149 mustahik yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo pada Ramadan 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, di halaman depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Alfanuha, menyampaikan bahwa pendistribusian dana ZIS tahun ini dilaksanakan melalui sejumlah program unggulan daerah, yakni Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur.

Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok mustahik, mulai dari bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, dukungan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain melaksanakan program daerah, BAZNAS Kulon Progo juga bersinergi dengan BAZNAS RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar. Pada program Z-Auto, Kabupaten Kulon Progo memperoleh alokasi 100 titik layanan servis sepeda motor gratis dari target nasional sebanyak 5.000 layanan. Sebanyak 70 layanan servis diberikan langsung di lokasi kegiatan, sementara 30 layanan lainnya disalurkan melalui 15 mekanik binaan BAZNAS yang melayani para mustahik di sekitar bengkel masing-masing.

BAZNAS Kulon Progo juga melaksanakan program Z-Iftar yang dipusatkan di Kapanewon Wates sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain itu, menjelang akhir Ramadan BAZNAS berencana mendirikan Posko Mudik di wilayah Sentolo untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS turut memberikan perhatian khusus kepada para pengayuh becak. Sebanyak 75 tukang becak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp200.000. Selain bantuan tunai, BAZNAS juga menyediakan layanan servis gratis bagi 70 kendaraan, yang meliputi penggantian oli serta perbaikan ringan seperti rantai.

Alfanuha menyampaikan bahwa jumlah penyaluran dana pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Ramadan 2026, BAZNAS Kulon Progo menargetkan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kulon Progo berkomitmen untuk menjaga amanah para muzaki dengan memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan sesuai dengan prinsip “Tiga Aman”, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan hak bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal agar dapat memberikan manfaat yang luas.

Ambar juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.

05/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan kinerja pengelolaan zakat nasional tahun 2025 berdasarkan Indeks Zakat Nasional (IZN) versi 3.0 semakin meningkat baik dengan nilai 0,57 atau berada pada kategori stabil.

Capaian tersebut menegaskan peran nyata zakat dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka pada Public Expose Hasil Perhitungan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat 2026,secara daring, Selasa (3/3/2026), yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal.

Secara nasional, pengelolaan zakat sepanjang 2025 tercatat mampu mengentaskan 302.994 jiwa dari kemiskinan. Dari jumlah tersebut, 113.134 jiwa berasal dari kelompok miskin ekstrem. Angka itu memberikan kontribusi sebesar 5,84 persen terhadap total pengentasan kemiskinan nasional pada tahun yang sama.

Dari total capaian tersebut, BAZNAS RI secara langsung turut menyumbang pengentasan 18.035 jiwa dari kemiskinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (Assoc). Dr. Zainulbahar Noor., SE., MEc mengatakan, pengelolaan zakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 memiliki tujuan utama pencegahan dan pengentasan kemiskinan. Karena itu, menurutnya, pengukuran dampak menjadi bagian penting untuk memastikan fungsi tersebut berjalan efektif dan terukur.

“Melalui Indeks Zakat Nasional ini, kita tidak hanya mengukur penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sistem yang kita miliki serta dampaknya secara terukur. Setiap rupiah dana muzaki harus dapat dipertanggungjawabkan secara syariah, profesional, serta memberikan perubahan nyata secara sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa instrumen seperti IZN, lembaga zakat akan kesulitan menjelaskan secara tepat dan sederhana kepada publik mengenai peran dan dampak konkret zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Zainulbahar berharap IZN bisa semakin dikenal luas dan menjadi rujukan penting, bukan hanya di internal BAZNAS tetapi juga di kalangan pemerintah, akademisi, dan lembaga lain. Ia bahkan berharap IZN dipertimbangkan dalam penyusunan indeks pembangunan ekonomi syariah nasional.

Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, menjelaskan IZN merupakan satu-satunya instrumen resmi yang digunakan BAZNAS untuk memotret kualitas dan performa pengelolaan zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, nilai IZN disusun mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga agregasi nasional. “Nilai IZN nasional adalah hasil akumulasi dari seluruh nilai IZN kabupaten, kota, dan provinsi. Dari hasil tersebut, kita dapat melihat wilayah yang nilainya baik, sedang, maupun masih rendah sebagai gambaran kualitas pengelolaan zakat di masing-masing daerah,” kata Hasbi.

Pada 2025, Hasbi menyampaikan, partisipasi pengisian IZN mencapai 426 lembaga, menjadi capaian tertinggi sejak implementasi IZN dimulai sejak tahun 2016. "Semakin banyaknya partisipasi lembaga maka hasil pengukuran, maka semakin dapat menggambarkan kondisi sebenarnya," ujarnya.

Hasbi berharap, hasil IZN 2025 dapat menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan dan memperkuat peran zakat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia pada tahun 2026 dan selanjutnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 131/HUM-BAZ/III/2026

Selasa, 3 Maret 2026

 

04/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

Baznas Kabupaten Banjar Prop. Kalsel Kunjungan Studi Tiru di Baznas Kulon Progo
Baznas Kabupaten Banjar Prop. Kalsel Kunjungan Studi Tiru di Baznas Kulon Progo
Baznas Kulon Progo Sambut Kunjungan Studi Tiru dari Baznas Kab. Banjar Prop. Kalimantan Selatan. kunjungan tersebut disambut oleh H. Jumanto, S.H (Waka I), Sugiyanta, S.Pd.I (Waka II), H. Agus Nuryanto, S.M (Waka III), Dra. Hj. Widiastuti (Waka IV) dan Kabag Kesra. Setda. Kab. Kulon Progo Heri Darmawan, AP., M.M. serta di dampingi pelaksana Baznas Kulon Progo. Hadir dalam rombongan Baznas Kab. Banjar Prop. Kalimantan Selatan Nuryadi, S.Ag (Ketua), Syahfuddinnor, S.Pd.I., M.M. (Waka I), Drs. H.M. Yuseran Ya'cub (Waka II), H.Gusti Rachmadi Syafri, S.Sos (Waka III) dan 4 orang Staf. Turut Hadir mendampingi Kabag. Kesra Setda. Kab. Banjar Syaifan, S.Sos., M.M. beserta 2 staf.
BERITA29/09/2023 | Humas Baznas KP
350 Paket Sembako Untuk Fakir/Miskin
350 Paket Sembako Untuk Fakir/Miskin
Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Jadi Ke- 72 Kabupaten Kulon Progo pada 15 Oktober 2023, Baznas Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan pengobatan gratis bekerjasama dengan Rumah Sehat Baznas DIY. Dalam kegiatan tersebut juga diadakan pembagian 350 paket sembako. Kegiatan dilaksanakan di tiga titik lokasi yakni tuti selatan (Wates, Galur, Panjatan, Temon) pada tanggal 26 September 2023. Tuti utara (Nanggulan, Girimulyo, Kalibawang, Samigaluh) pada tanggal 3 Oktober 2023. Tuti tengah (Pengasih, Kokap, Sentolo, Lendah) pada tanggal 5 Oktober 2023.
BERITA26/09/2023 | Humas Baznas KP
Kakankemenag Kulon Progo Ajak Kelola ZIS Sesuai Regulasi
Kakankemenag Kulon Progo Ajak Kelola ZIS Sesuai Regulasi
Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) ASN Kankemenag Kulon Progo semuanya sudah diserahkan pengelolaannya kepada Baznas setempat. Pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) harus dilakukan secara profesional dan sesuai regulasi yang ada. Hal itu dikatakan Kepala Kankemenag Kulon Progo HM Wahib Jamil SAg MPd saat Bimtek Pengelolaan ZIS dan DSKL bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Senin (25/09/2023) di RM Langgengsari, Mbulu, Pengasih. "Hal ini sangat penting dilakukan agar pengelolaan ZIS dapat berlangsung aman. Baik aman syar’i, aman regulasi, maupun aman NKRI. Termasuk dalam penasyarufannya tentu harus memperhatikan prinsip-prinsip tersebut,” ujar Wahib Jamil. Wahib Jamil memberikan dukungan Baznas Kabupaten Kulon Progo ke depan bisa semakin lebih maksimal dalam rangka pengumpulan ZIS. Sekaligus untuk pengelolaan dana yang telah disetorkan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Selain itu kepada semua pihak untuk dapat melakukan evaluasi bersama, selalu membangun komunikasi, bangun koordinasi. Hal ini agar program-program dapat sesuai dengan apa yang menjadi aturan-aturan di dalam peraturan perundang-undangan,” ucap Jamil. Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kulon Progo Haris Widiyanto, SH menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan bimtek ini bekerjasama dengan Baznas Kulon Progo. "Jumlah peserta 30 orang dan narasumber dari Analis Kebijakan Bidang Penais Zakat Wakaf Kanwil Kementerian Agama DIY, H Misbahrudin SAg MM dan dihadiri Wakil Ketua III Baznas Kulon Progo H Agus Nuryanto SM," kata Haris.
BERITA25/09/2023 | Humas Baznas KP
Ketua Baznas Kulon Progo Lolos Beasiswa S3 Baznas RI
Ketua Baznas Kulon Progo Lolos Beasiswa S3 Baznas RI
Dalam rangka untuk memperkuat dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang bekerja di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) seluruh Indonesia. Badan Amil Zakat Nasional RI membuka peluang Beasiswa Studi Lanjut Jenjang S2 dan S3, dengan kuota S2 40 Peserta dan S3 20 Peserta. Hari Senin 25 September 2023 peserta yang lolos seleksi mengikuti Stadium General di UIN Sunan Kali Jaga diantaranya Ketua Baznas Kulon Progo H.Alfanuha Yushida, M.P.Mat.
BERITA25/09/2023 | Humas Baznas KP
Baznas KP Serahkan Laporan Pengelolaan ZIS Semester 1
Baznas KP Serahkan Laporan Pengelolaan ZIS Semester 1
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo melakukan audiensi dengan Pj Bupati Ni Made Dwipanti Indrayanti ST MT untuk melaporkan pengelolaan keuangan Zakat Infak Sedekah (ZIS) semester 1 tahun 2023, Selasa (08/08/2023), di ruang kerjanya. Pj Bupati didampingi Asda 1 dan Kabag Kesra Setda, sedangkan Baznas semua unsur pimpinan dan dua staf. Dalam kesempatan itu Ketua Baznas Alfanuha menyerahkan buku laporan pengelolaan keuangan semester 1 kepada Pj Bupati Ni Made Dwipanti Indrayanti. Pj Bupati minta Baznas memperbanyak sosialisasinya. "Dalam setiap kesempatan agar memberikan sosialisasi terkait kewajiban berzakat. Sehingga kesadaran masyarakat menjadi tergugah untuk melaksanakan zakat. Bagi ASN tidak terasa karena otomatis sudah dipotong 2,5 % sehingga ketika kita membawa pulang gaji sudah bersih," ujarnya.
BERITA08/08/2023 | Humas Baznas KP
Baznas Kota Surakarta Berkunjung Ke Kulon Progo
Baznas Kota Surakarta Berkunjung Ke Kulon Progo
Baznas Kota Surakarta melakukan studi tiru di Baznas Kabupaten Kulon Progo. Rombongan diterima Kabag Kesra Setda Heri Darmawan AP MM, Kepala Kankemenag HM Wahib Jamil SAg MPd, Ketua Baznas KP H Alfanuha Yushida MPMat beserta jajarannya, Senin (31/07/2023), di Bale Agung Kompleks Pemkab. Kabag Kesra Setda Kulon Progo Heri Darmawan berharap dengan studi tiru ini dapat bertukar informasi untuk kemajuan Baznas. "Bupati Kulon Progo mendukung penuh adanya Baznas. Zakat Infak Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari ASN dan juga pamong didistribusikan oleh Baznas. ASN, P3K, Perangkat Kalurahan diberikan surat edaran bupati untuk berzakat di Baznas Kulon Progo. Dan setiap pelantikan pejabat, juga wajib menandatangani fakta integritas kesanggupan membayar zakat 2,5%," papar Heri. Ketua Baznas KP Alfanuha Yushida menjelaskan secara perolehan, Baznas Kulon Progo mengalami kenaikan. "Baznas KP didukung dengan surat edaran Bupati untuk memungut zakat dari muzaki yang terutama ASN. Selain ASN, Baznas berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk masuk ke perusahaan agar bisa memasukan infaknya ke Baznas KP," ujar Alfanuha sembari menambahkan bahwa selama ini memperoleh WTP dari hasil audit setiap tahunnya. Sementara dari Baznas Surakarta bertanya seputar ZIS 90% tercapai ditahun ke berapa, bagaimana mekanisme UPZ aktif atau tidak, optimalisasi ZIS, berapa perolehan ZIS dari ASN dan non ASN, metode pengumpulan ZIS, persaingan dengan LAZ yang ada di Kulon Progo. Termasuk juga berapa APBD yang Baznas KP peroleh dan status kantor Baznas KP.
BERITA31/07/2023 | Humas Baznas KP
Sambut 10 Muharram, Baznas Santuni 418 Yapitu
Sambut 10 Muharram, Baznas Santuni 418 Yapitu
Dalam menyambut 10 Muharram 1445 H, Baznas Kulon Progo memberikan santunan yatim piatu (yapitu) sejumlah Rp 209.000.000 untuk 418 anak. Dijelaskan Sugiyanta SPdI Wakil Ketua Bidang 2 (Penyaluran/Pendistribusian) Baznas Kabupaten Kulon Progo, santunan yapitu tiap kalurahan 5 anak, dengan ketentuan maksimal usia 12 tahun di tahun 2023 ini. "Penyaluran kami serahkan kepada UPZ Kapanewon," ujar Sugiyanta, Rabu (26/07/2023).
BERITA26/07/2023 | Humas Baznas KP
Beras untuk tukang becak kayuh
Beras untuk tukang becak kayuh
Kurang Lebih seratus tujuh puluh pengayuh becak di Kabupaten Kulonprogo mendapat dana pentasyarufan dari Baznas setempat. selain dana pengayuh becak juga mendapatkan beras sejumlah 5 kg dari Baznas pusat yang didistribusikan oleh Baznas Kulon Progo.
BERITA12/04/2023 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →