WhatsApp Icon
BAZNAS RI dan BAZNAS Kulon Progo Salurkan 48.000 Liter Air Bersih

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (19/8/2026).

Bantuan air bersih didistribusikan ke sejumlah titik yang mengalami kesulitan akses air, di antaranya Dusun Banaran dan Dusun Krikil di Kecamatan Girimulyo, serta beberapa wilayah lain di Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap lokasi agar bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, BAZNAS melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak.

“BAZNAS hadir untuk memastikan masyarakat yang mengalami krisis air bersih mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Air bersih kami salurkan langsung ke wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan harian warga selama musim kemarau,” ujar Sodik.

Ia menegaskan, BAZNAS RI akan terus bersinergi dengan BAZNAS daerah dalam memantau perkembangan kondisi kekeringan sehingga distribusi bantuan air bersih dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Menurutnya, penyaluran ini merupakan wujud pemanfaatan dana zakat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kekeringan menyebabkan sebagian warga harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mendapatkan sumber air bersih. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS Kabupaten Kulon Progo untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan bersama BAZNAS RI.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak menghadapi dampak kekeringan sendirian. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya di daerah yang sumber airnya mulai mengering,” ungkap Sugiyanta.

Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus melakukan koordinasi dan pemetaan wilayah terdampak agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Penyaluran 48.000 liter air bersih di Kulon Progo ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian zakat dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana kekeringan.

(diolah dari siaran Pers Nomor: 266/HUM-BAZ/VIII/2026 Rabu, 19 Agustus 2026)

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KP
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberangkatkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana  (BTB) untuk segera melakukan mengevakuasi dan penanganan korban bencana gempa bumi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, keberangkatan Tim BTB akan difokus untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang diduga masih terjebak di sejumlah bangunan setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, prioritas yang harus dilakukan saat ini yakni melakukan pencarian terhadap warga yang masih tertimbun reruntuhan dan disinyalir masih ada warga yang terjebak di beberapa bangunan," jelas Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Sodik menyampaikan, BAZNAS RI juga terus berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota setempat serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai dampak gempa dan kebutuhan mendesak para penyintas.

"Hari ini Minggu (16/8/2026) Tim BTB dari Jakarta sudah diberangkatkan untuk bergabung dengan Tim BTB Daerah dan satuan petugas lainnya, selain membantu melakukan proses evakuasi, di samping itu Tim BTB juga akan mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, dan melakukan pendistribusian kebutuhan pengungsian seperti terpal, alas tidur, dan hygiene kit," ujar Sodik.

Sodik menyampaikan, selain evakuasi dan pemenuhan kebutuhan logistik, BAZNAS juga akan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Pemenuhan hak-hak dasar penyintas di lokasi pengungsian menjadi salah satu fokus penanganan pada masa tanggap darurat.

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, respons kebencanaan BAZNAS akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Tim BTB bersama jejaring BAZNAS dan para pemangku kepentingan akan terus memantau situasi untuk memastikan bantuan dan layanan darurat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menegaskan kesiapan BAZNAS untuk mengirimkan bantuan lanjutan sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan. 

"BAZNAS sangat berduka atas bencana gempa yang telah menimpa saudara-saudara kita di NTT. Kami mendoakan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan melalui masa sulit ini. BAZNAS berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat NTT melewati musibah ini hingga bisa kembali pulih," ucap Sodik

"Meskipun kondisi sinyal yang belum stabil, koordinasi lanjutan juga akan terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan yang diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, gempa tersebut telah menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi. Bencana tersebut juga dilaporkan menelan 47 korban jiwa dan menyebabkan kerusakan bangunan dalam skala luas.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 263/HUM-BAZ/VIII/2026

Minggu, 16 Agustus 2026

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memobilisasi bantuan darurat dan layanan kesehatan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

?Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menjelaskan, penanganan gempa NTT terus diperkuat melalui penyaluran bantuan sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perlakuan khusus ibu dan anak, hingga perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, serta MCK.

“Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia,” jelas Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, langkah tanggap darurat pascagempa pada Sabtu (15/8/2026) dilakukan dengan menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, dapur umum, serta menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.

BAZNAS RI juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat proses pemulihan di NTT.

“Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT,” ujar Sodik Mudjahid.

Berdasarkan data sementara BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa yang diikuti 995 kali gempa susulan tersebut mengakibatkan 53 orang meninggal dunia, 137 orang luka-luka, 5.659 warga mengungsi, serta merusakkan 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di berbagai kabupaten terdampak.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 264/HUM-BAZ/VIII/2026

 

Senin, 17 Agustus 2026

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mendistribusikan 1.536.000 liter air bersih dengan menjangkau 70.944 penerima manfaat di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah yang mengalami kemarau panjang, serta kawasan terdampak bencana.

Selain pendistribusian melalui truk tangki, bantuan tersebut juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, Program Air Bersih merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

"Program Air Bersih BAZNAS menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana," ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Sodik mengatakan, untuk memastikan bantuan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, bentuk intervensi yang diberikan BAZNAS disesuaikan dengan kondisi, tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air dan karakteristik setiap wilayah.

"Penyediaan akses air bersih oleh BAZNAS dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga mendistribusian air bersih menggunakan truk tangki," kata Sodik.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan akses air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

"Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang," jelas Sodik.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS RI akan terus mengarahkan pelaksanaan Program Air Bersih kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS berkoordinasi dengan BAZNAS daerah dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat menjadi penguat dan membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih.

"Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf," ujar Sodik.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 252/HUM-BAZ/VIII/2026

Selasa, 11 Agustus 2026

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. 

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS.

"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. 

"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin.

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.

"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.

Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia.

"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.

SIARAN PERS

Nomor: 256/HUM-BAZ/VIII/2026

Rabu, 12 Agustus 2026

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih Top Brand Award kategori Lembaga Zakat & Amal tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini berhasil dipertahankan selama empat tahun berturut-turut, menjadi bukti kepercayaan publik yang semakin meningkat terhadap tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang dijalankan secara profesional. Penghargaan Top Brand Award 2025 diterima secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. di Jimbaran, Bali, Selasa malam (12/8/2025). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan predikat ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga dorongan kuat bagi BAZNAS untuk terus menjaga amanah masyarakat. “BAZNAS dapat anugerah TOP BRAND 2025 sebagai lembaga zakat dan amal peringkat pertama pilihan masyarakat, tentu ini membahagiakan buat kami apalagi selama empat tahun berturut-turut, bahkan tahun ini skornya juga naik jadi 43.7 persen, ini adalah pemicu buat BAZNAS agar tetap bekerja secara amanah, profesional dan berdampak,” ujar Rizaludin. Ia menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja sama seluruh elemen BAZNAS bersama masyarakat, baik para muzaki maupun para mustahik. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting untuk memperluas manfaat zakat di masa mendatang. “Tentunya BAZNAS ingin berterima kasih kepada Muzaki dan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai tempat beramal serta kepada Mustahik yang berjuang bersama BAZNAS untuk bangkit,” ujarnya. Rizaludin juga menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menilai pengelolaan zakat tidak hanya soal distribusi dana, tetapi juga menghadirkan perubahan positif dan pengalaman berkesan bagi penerima manfaat maupun donatur. “Raihan ini bagian dari pertanggungjawaban BAZNAS kepada masyarakat dan seluruh mitra BAZNAS. Ke depan tentu kami akan menjaga terus kompetensi utama kami sebagai pengelola dana amal dan zakat yang bisa memberi pelayanan, pengalaman serta perubahan positif bagi para donatur dan penerima manfaatnya,” kata dia. Top Brand Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada merek-merek terbaik di Indonesia berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan oleh lembaga riset independen Frontier, bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan ini telah menjadi indeks merek terbesar di Indonesia selama 25 tahun, melibatkan ribuan merek dan ratusan kategori produk dengan tiga kriteria penilaian: mind share, market share dan comitment share. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 358/HUM-BAZ/VIII/2025 Rabu, 13 Agustus 2025
BERITA13/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Gelar Rakor Semesteran Bersama LAZ
BAZNAS Kulon Progo Gelar Rakor Semesteran Bersama LAZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Semesteran bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) mitra, yakni LAZISMU, LAZISNU, dan LAZ Agen Sedekah. Kegiatan ini digelar dalam rangka penguatan pelaporan, peningkatan akuntabilitas, dan sinergi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kulon Progo. Rakor dilaksanakan di Aula BAZNAS Kulon Progo dan dihadiri oleh pimpinan serta perwakilan dari masing-masing LAZ. Dalam kesempatan ini, masing-masing lembaga menyampaikan laporan pelaksanaan program, penyaluran dana ZIS, serta inovasi pemberdayaan yang telah dijalankan selama semester pertama tahun 2025. Ketua BAZNAS Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat dalam sambutannya menyampaikan pentingnya koordinasi dan keterbukaan antar-lembaga pengelola zakat agar manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih. “Rakor ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, menjaga transparansi pelaporan, dan merancang sinergi program ke depan,” ungkapnya. Selain paparan laporan, rakor juga membahas potensi kolaborasi dalam berbagai program sosial seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan penanganan kemiskinan ekstrem yang menjadi fokus bersama. Dengan adanya rakor ini, diharapkan kerja sama antara BAZNAS dan seluruh LAZ mitra di Kulon Progo dapat semakin solid dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi mustahik.
BERITA05/08/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Snellen Chart dalam Aksi Bergizi
BAZNAS Kulon Progo Serahkan Snellen Chart dalam Aksi Bergizi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Aksi Bergizi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo di SMP Negeri 1 Temon. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kulon Progo menyerahkan secara simbolis Snellen Chart sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan mata di lingkungan sekolah. Penyerahan simbolis dilakukan di hadapan siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan yang bertujuan mendorong gaya hidup sehat dan bergizi di kalangan remaja. Snellen Chart, yang digunakan untuk pemeriksaan ketajaman penglihatan, diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kulon Progo kepada pihak sekolah. Waka II Baznas Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari program Kulon Progo Sehat, yang tidak hanya berfokus pada bantuan medis, tetapi juga pada penguatan fasilitas dan edukasi kesehatan di lingkungan pendidikan. "Kami berharap Snellen Chart ini bisa dimanfaatkan untuk skrining kesehatan mata para siswa secara berkala, karena penglihatan yang baik sangat penting untuk proses belajar mereka," ungkapnya. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo mengapresiasi sinergi dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kulon Progo, dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi mendukung kesehatan anak-anak dan remaja di Kulon Progo secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS dan BLK Kulon Progo sinergi dukung Program Z-Auto
BAZNAS dan BLK Kulon Progo sinergi dukung Program Z-Auto
Kulon Progo, 5 Agustus 2025 : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menggelar koordinasi bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Kulon Progo dalam rangka pelatihan bagi penerima manfaat Program Z-Auto, sebuah program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS RI yang menyasar mustahik di sektor otomotif di wilayah Kulon Progo. Kegiatan koordinasi ini berlangsung di kantor Baznas Kulon Progo dan dihadiri oleh perwakilan pengelola BLK, serta pendamping Program Z-Auto dari BAZNAS RI. Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun kurikulum pelatihan, menetapkan jadwal, serta memastikan kesiapan teknis dan fasilitas pelatihan yang akan diberikan kepada para peserta. Ketua BAZNAS Kulon Progo menyampaikan bahwa Program Z-Auto merupakan salah satu bentuk konkret pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan, yang diharapkan mampu membuka peluang kerja atau usaha mandiri bagi para mustahik. "Melalui pelatihan ini, penerima manfaat akan dibekali keterampilan otomotif, seperti servis motor, tune-up, hingga perbaikan ringan, yang nantinya dapat menjadi bekal usaha mandiri," ujarnya. Sementara itu, perwakilan BLK Kulon Progo menyambut baik kerja sama ini dan siap memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pelatihan. Pihaknya menilai program ini sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Kulon Progo, khususnya bagi kalangan yang belum memiliki akses keterampilan kerja. Program Z-Auto sendiri merupakan bagian dari program pemberdayaan mustahik yang diinisiasi BAZNAS RI dengan fokus pada sektor jasa otomotif roda dua, termasuk pelatihan teknis dan bantuan peralatan kerja. Dengan koordinasi ini, diharapkan proses pelatihan dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat dan membawa manfaat nyata bagi para peserta dalam membangun kemandirian ekonomi.
BERITA05/08/2025 | Humas Baznas KP
BANTUAN RTLH UNTUK WARGA TUKSONO SENTOLO
BANTUAN RTLH UNTUK WARGA TUKSONO SENTOLO
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebanyak lima warga di Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, menerima bantuan RTLH masing-masing sebesar Rp. 20.000.000. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Balai Kalurahan Tuksono dan diserahkan langsung oleh Asisten Daerah I (Asda I) Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, yang didampingi oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kulon Progo, H. Jumanto. Dalam sambutannya, Asda I menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak. "Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi titik awal peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat," ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kulon Progo, H. Jumanto, menambahkan bahwa BAZNAS akan terus berupaya menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran dan sesuai prinsip syariah. "Program RTLH adalah salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang langsung dirasakan oleh mustahik. Semoga membawa keberkahan bagi semua pihak," ungkapnya. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat setempat yang berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah lain di Kulon Progo.
BERITA31/07/2025 | Humas Baznas KP
Mobil Operasional BAZNAS Alami Kendala Saat Verifikasi Bantuan di Pegunungan Menoreh
Mobil Operasional BAZNAS Alami Kendala Saat Verifikasi Bantuan di Pegunungan Menoreh
Kulon Progo — Tim BAZNAS Kabupaten Kulon Progo melakukan survei verifikasi lapangan terhadap pemohon bantuan di wilayah pegunungan Menoreh, Rabu (16/7). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syariah. Namun dalam perjalanan, mobil operasional BAZNAS mengalami kendala teknis di tepi jurang yang curam. Situasi ini mengharuskan tim untuk meminta bantuan warga setempat guna menarik kendaraan agar tidak membahayakan. Meski sempat tertunda, proses verifikasi tetap dilanjutkan dengan semangat dan kehati-hatian agar tepat sasaran. BAZNAS Kulon Progo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu dan menegaskan komitmennya untuk terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga pelosok wilayah.
BERITA16/07/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Rp 235,9 Juta untuk Anak Yatim dan Masjid
BAZNAS Salurkan Rp 235,9 Juta untuk Anak Yatim dan Masjid
Kulon Progo, 7 Juli 2025: Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1447 H yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Bupati dam Wakil Bupati Kulon Progo dan dihadiri oleh para perwakilan anak yatim serta tamu undangan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebanyak 476 anak yatim menerima santunan pada kegiatan tahun ini. Anak-anak tersebut terdiri dari: 413 anak berasal dari usulan 88 kalurahan se-Kulon Progo, 20 anak berasal dari mitra PT Patria, 3 anak dari Panti Asuhan Wates, serta 25 anak dari UPZ Kemenag yang telah disalurkan sebelumnya pada tanggal 4 Juli 2025. “Alhamdulillah, ini adalah bentuk nyata sinergi zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat serta dukungan mitra yang kita salurkan tepat sasaran. Kami berharap santunan ini bisa menjadi penguat semangat dan kebahagiaan bagi adik-adik yatim di momentum 10 Muharam ini,” ujar Ketua BAZNAS Kulon Progo dalam sambutannya. Pada acara penyerahan hari ini, hadir sebanyak 96 anak sebagai perwakilan penerima, yang terdiri dari: 40 anak dari Kapanewon Wates, 53 anak dari Kapanewon Panjatan, dan 3 anak dari Panti Asuhan Wates. Selain santunan kepada anak yatim, BAZNAS Kulon Progo juga menyalurkan bantuan untuk salah satu masjid di wilayah Kulon Progo sebesar Rp 15.000.000, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sarana ibadah masyarakat. Secara keseluruhan, total dana yang disalurkan mencapai Rp 235.900.000, dengan rincian sebagai berikut: Rp 214.500.000 untuk santunan anak yatim, Rp 15.000.000 untuk bantuan masjid, dan Rp 6.400.000 untuk operasional penyaluran melalui UPZ. Dana kegiatan ini bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Kulon Progo serta partisipasi mitra, termasuk dukungan dari PT Patria. Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi tinggi atas upaya BAZNAS dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim adalah wujud empati dan tanggung jawab sosial yang patut terus diperkuat. “Momentum 10 Muharam ini menjadi pengingat untuk memperkuat solidaritas sosial kita. Semoga para anak yatim kita tumbuh menjadi generasi yang tangguh, beriman, dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Kulon Progo.
BERITA07/07/2025 | Humas Baznas KP
Baznas dan PSM Gelar Khitanan Massal di Nanggulan
Baznas dan PSM Gelar Khitanan Massal di Nanggulan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo berkolaborasi dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) menyelenggarakan kegiatan khitanan massal yang berlangsung di PKU Muhammadiyah Nanggulan pada Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PSM tingkat nasional, yang dipusatkan di Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan. Acara puncak HUT digelar pada Senin (30/6) di Balai Kalurahan Kembang dan dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial RI beserta rombongan, Wakil Bupati Kulonprogo, perwakilan Baznas, serta sejumlah undangan lainnya. Wakil Ketua I Baznas Kulonprogo, H. Jumanto, SH, menyampaikan bahwa ini merupakan kali kedua Baznas mengadakan khitanan massal. “Kegiatan pertama dilaksanakan pada 2024 dengan jumlah peserta 100 anak. Untuk kali ini, sebanyak 50 anak mengikuti khitanan hasil kerja sama dengan PSM. Dana pelaksanaan bersumber dari Zakat dan Infak yang dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat,” jelas Jumanto.
BERITA01/07/2025 | Humas Baznas KP
Pemkab, Baznas, dan Polres Kulonprogo Wujudkan Akses Air Bersih untuk Warga Kaliwiru
Pemkab, Baznas, dan Polres Kulonprogo Wujudkan Akses Air Bersih untuk Warga Kaliwiru
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama Polres dan Baznas menjalin kerja sama dalam pembangunan sarana air bersih untuk warga Dusun Kaliwiru, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo. Peresmian fasilitas ini dilaksanakan pada Kamis (26/6/2025) oleh Bupati Kulonprogo Dr. R. Agung Setyawan, ST, MSc, MM dan Kapolres Kulonprogo AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, SIK, MH. Seremoni peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan keran air, serta didampingi oleh Ketua Baznas Kulonprogo, H. Alfanuha Yushida, MPMat. Ketua Baznas Kulonprogo, Alfanuha Yushida, menjelaskan bahwa program ini berawal dari keluhan para petani yang menggarap lahan pertanian seluas 6–7 hektare namun kesulitan mengairi sawah karena hanya mengandalkan air hujan. Keluhan tersebut muncul dalam kegiatan Safari Jumat dan Jumat Curhat yang digelar oleh Polsek Sentolo. Menanggapi hal ini, Baznas segera memberikan bantuan awal sebesar Rp60 juta dari total biaya sekitar Rp130 juta. Hal ini diungkapkan Alfanuha bersama Wakil Ketua Bidang 2 Baznas, Sugiyanta, SPdI. Sarana air bersih yang dibangun meliputi pompa sibel berkekuatan 5 HP (5.500 watt) dan bak penampungan berukuran 6x4 meter dengan tinggi 2 meter. Sistem ini mampu menyalurkan air hingga jarak satu kilometer ke area pertanian. Kini, sekitar 120 petani serta warga yang menjalankan usaha tahu dan jamaah Masjid Al-Falah Kaliwiru telah merasakan manfaatnya secara langsung. Lurah Tuksono, Zainuri, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya harapan masyarakat. Ia berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Kapolres Kulonprogo, AKBP Wilson Bugner F. Pasaribu, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kerja sama antar-lembaga. Menurutnya, kolaborasi semacam ini sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengutip Surat An-Nahl ayat 10–11 yang menekankan pentingnya air sebagai karunia dari Allah SWT. Ia menegaskan bahwa air adalah sumber kehidupan yang vital bagi pertanian, kebutuhan rumah tangga, hingga ibadah. Pembangunan fasilitas ini diharapkan menjadi amal jariyah yang bermanfaat luas bagi masyarakat, termasuk bagi masjid dan sekolah setempat.
BERITA26/06/2025 | Humas Baznas KP
Kurban Berkah Baznas RI di Kulonprogo 80 Kambing 
Kurban Berkah Baznas RI di Kulonprogo 80 Kambing 
"Kurban Berkah Baznas" dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kabupaten Kulonprogo. Sebanyak 80 ekor kambing dari Balai Ternak Baznas disembelih di wilayah Kalurahan Banjarharjo Kalibawang, Minggu (8/6/2025). Bupati Kulonprogo Dr HR Agung Setyawan ST MSc MM mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk berkurban sangat luar biasa. "Kita tidak sekedar memikirkan keduniawian, ada yang harus diperhatikan, yakni bagaimana taat kepada perintah Allah SWT dengan mengikuti semua ajarannya dan menjauhi larangannya. Contoh dari kurban ini, manusia diajak untuk mampu menyisihkan dari sebagian yang dimiliki kepada saudara kita yang belum beruntung," kata Agung Setyawan dalam penyerahan daging kurban dari Kurban Berkah Baznas. Hadir Wabup, Asda 1, perwakilan Baznas RI, Waka 3 Baznas DIY, Baznas KP, serta lainnya. Alhamdulilah, lanjut Agung, meski Kulonprogo termasuk daerah miskin, tetapi cukup banyak hewan kurban. "Kita harus mampu mandiri, berdikari, siap berkolaborasi, dan apapun bantuan tetap diterima. Terima kasih kepada Baznas RI yang telah memilih Kulonprogo untuk pendistribusian hewan kurban. Juga terima kasih kepada ASN, pamong dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat/infaknya di Baznas," ujarnya. Ajat Sudarjat Kepala Devisi Penyaluran UPZ dan CSR Baznas RI menyampaikan, khusus di Kulonprogo sebanyak 80 ekor kambing merupakan kerja sama Baznas RI dengan Alfamart melalui Sedekah Konsumen, terdiri Baznas RI 30 ekor kambing dan Alfamart 50 ekor. Untuk kerja sama keseluruhan, hewan kurban senilai Rp 2 Miliar lebih didistribusikan pada 26 kabupaten/kota di seluruh Indonesia (diantaranya Kulonprogo). "Program ini kolaborasi dengan balai ternak, produksi peternak yang kita bina di balai ternak. Baznas. Konsep kita dari hulu (pemeliharaan) hingga hilir (pemasaaran) agar semua terintegrasi. Beberapa program pemberdayaan kadang terkendala di pemasaran, maka salah satu solusi adalah program Kurban Berkah Baznas dari Balai Ternak," ujar Ajat. Ditambahkan, pihaknya membuat konsep hewan kurban itu yang utama pemerataan daging kurban ke seluruh Indonesia. "Kami ingin para mudohi (orang yang melakukan ibadah kurban) yang berkecukupan menitipkan kurbannya ke Baznas RI, dan oleh Baznas disebarkan ke seluruh Indonesia. "Sekarang ini ada 38 provinsi mulai Jumat hingga Senin semua menjalankan Kurban Berkah Baznas ini. Program tersebut menjadi solusi/alternatif untuk pemerataan pangan hewani di pelosok-pelosok," ucap Ajat.
BERITA08/06/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp260 Juta untuk Rehab Mushola
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp260 Juta untuk Rehab Mushola
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan sebesar Rp. 260.000.000 untuk rehabilitasi mushola di 26 sekolah yang berada dalam lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA). Setiap sekolah menerima bantuan senilai Rp. 10.000.000. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan sarana keagamaan di lingkungan pendidikan serta memperkuat pendidikan karakter dan religiusitas siswa. Dengan adanya rehabilitasi mushola, diharapkan sekolah-sekolah dapat menyediakan ruang ibadah yang layak, nyaman, dan mendukung pembinaan akhlak mulia di kalangan pelajar. Waka II BAZNAS Sugiyanta, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata kontribusi zakat terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. "Kami berharap mushola di sekolah-sekolah yang menerima bantuan dapat segera direnovasi dan difungsikan secara optimal untuk kegiatan ibadah, keagamaan, dan pembinaan karakter siswa," ujarnya. Kepala DIKPORA Drs. Nur Wahyudi, M.M., turut mengapresiasi sinergi yang terjalin. Menurutnya, penguatan fasilitas ibadah di sekolah sangat mendukung visi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga religius dan berakhlak. Adapun 26 sekolah penerima bantuan tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan wilayah, yang telah melalui proses verifikasi berdasarkan kebutuhan dan usulan dari DIKPORA. Penyaluran bantuan ini akan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi guna memastikan proses rehabilitasi berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi siswa serta seluruh warga sekolah.
BERITA26/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Gelar Pemeriksaan kesehatan dan Mata Santri
BAZNAS Gelar Pemeriksaan kesehatan dan Mata Santri
Dalam upaya meningkatkan kesehatan santri secara menyeluruh, Baznas Kabupaten Kulonprogo melaksanakan program layanan pemeriksaan kesehatan dan mata, di Pondok Pesantren Al Manar Pengasih, Minggu (25/5/2025). Dijelaskan Wakil Ketua Bidang 2 Baznas Kulonprogo Sugiyanta SPdI, kegiatan ini merupakan Program Kulonprogo Sehat yang diikuti 130 orang, terdiri 118 santri/santriwati dan 12 musyrifah (pembimbing). "Terselenggaranya acara tersebut, Baznas bekerja sama dengan Rumah Sakit Baznas (RSB) Yogyakarta, Tim Dokter Mata RS Sardjito, serta Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM," ujar Sugiyanta. Untuk pemeriksaan mata, tambah Sugiyanta, dimaksudkan sebagai awal deteksi dini gangguan penglihatan. Bila ada rekomendasi kacamata, Baznas akan memberikan secara gratis. Sedangkan pengobatan kesehatan adalah sebagai awal untuk mengetahui kondisi kesehatan para santri. Kepala Klinik RSB Yogyakarta dr Dina Arisonaningtyas MPH FISQua menuturkan, untuk pemeriksaan kesehatan, ditemui kasusnya adalah gatal, tapi ini juga tidak terlalu banyak, gatalnya bervariasi pula seperti scabies/kutu dan alergi. "Kemudian masalah gigi, jadi para santri ini membutuhkan akses pelayanan gigi. Tetapi gigi butuh adanya tindakan gigi seperti tambal atau dicabut, karena paling banyak kasusnya gigi berlubang. Adapula beberapa santri kurang asupan cairan/minum, mungkin mereka malas ambil minum, sehingga menyebabkan kering di sekitar area mulut," ucap Dina.
BERITA25/05/2025 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp182.500.000 di Kegiatan BBGRM Tahun 2025
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp182.500.000 di Kegiatan BBGRM Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan sebesar Rp182.500.000 kepada 25 penerima manfaat yang tersebar di 12 kapanewon di wilayah Kabupaten Kulon Progo dalam kegiatan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2025. Bantuan tersebut mencakup berbagai program, di antaranya: Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Program Atap, Lantai, dan Dinding (ALADIN), Paket Sembako untuk keluarga prasejahtera, Bantuan Lumbung Pangan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, Bantuan Respon Cepat untuk menangani kondisi darurat Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Kulon Progo dan Wakil Bupati Kulon Progo, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap program-program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan BAZNAS. Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam menguatkan jaringan sosial masyarakat melalui penyaluran zakat, infaq, dan sedekah yang tepat sasaran. "Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membangun Kulon Progo yang lebih sejahtera," ujarnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam upaya menanggulangi kemiskinan serta membangun ketahanan sosial. Melalui kegiatan BBGRM 2025 ini, BAZNAS berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi dorongan bagi tumbuhnya kepedulian sosial dan kemandirian komunitas lokal.
BERITA22/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Gelar Sosialisasi ZIS di KPU Kulon Progo
BAZNAS Kulon Progo Gelar Sosialisasi ZIS di KPU Kulon Progo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo mengadakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo pada hari Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di kantor KPU Kulon Progo dan dihadiri oleh pimpinan serta staf sekretariat KPU. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ASN serta pegawai instansi terkait mengenai pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari pengelolaan keuangan pribadi yang sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya BAZNAS dalam memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan dana ZIS di lingkungan pemerintahan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.PMat menyampaikan bahwa potensi zakat di lingkungan ASN sangat besar dan dapat dimaksimalkan melalui pemotongan langsung gaji yang disalurkan secara amanah melalui BAZNAS. “Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo,” ungkapnya. Ketua KPU Kulon Progo menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan BAZNAS dapat terus ditingkatkan ke depan. Ia juga mengajak seluruh pegawai KPU untuk aktif berzakat melalui lembaga resmi agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran dan berdampak luas. Adapun sosialisasi disampaikan langsung oleh H. Jumanto, S.H., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kulon Progo, yang menjelaskan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan sarana membersihkan harta. Ia juga memaparkan mekanisme penghimpunan zakat dari penghasilan, terutama di kalangan ASN, serta program-program penyaluran zakat yang telah dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan materi sosialisasi yang berisi informasi tentang mekanisme pembayaran ZIS serta program-program unggulan BAZNAS Kulon Progo. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kulon Progo berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan berbagai instansi guna mendorong optimalisasi pengumpulan dan penyaluran dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA14/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Bantu Fakir Udzur
BAZNAS Kulon Progo Bantu Fakir Udzur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada fakir udzur di kapanewon. Penyaluran bantuan ini dilakukan bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kapanewon dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengajian rutin aparat tingkat kapanewon setiap bulan. Program ini menyasar para fakir udzur, yaitu warga lanjut usia atau yang mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak mampu mencari nafkah sendiri, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako. Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, M.PMat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS secara transparan dan tepat sasaran. “Alhamdulillah, melalui sinergi dengan UPZ di tingkat kapanewon, kami dapat menyalurkan bantuan kepada para fakir udzur di momen yang sekaligus menguatkan spiritualitas para aparat melalui pengajian bulanan. Ini adalah langkah kecil namun berarti dalam menebar keberkahan dan kepedulian,” ujarnya. Hingga bulan April 2025, tercatat sebanyak 230 fakir udzur di seluruh kapanewon di Kulon Progo telah menerima bantuan dari program ini. Setiap kapanewon menjadi penyelenggara kegiatan pengajian sekaligus lokasi penyaluran bantuan, yang juga dihadiri oleh aparat tingkat kapanewon, dan tokoh masyarakat setempat. Salah satu penerima manfaat, Bapak Prapto Suwito Al. Wakijo (88 tahun) dari Kapanewon Sentolo, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Maturnuwun sanget, bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sudah tidak bisa bekerja, jadi ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya haru. BAZNAS Kulon Progo mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional dan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
BERITA06/05/2025 | Humas Baznas KP
BAZNAS dan Bupati Kulon Progo, Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Kebakaran di Nanggulan
BAZNAS dan Bupati Kulon Progo, Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Kebakaran di Nanggulan
Kulon Progo - Jumat, 2 Mei 2025: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo bersama Bupati Kulon Progo melakukan kunjungan langsung ke lokasi kebakaran yang terjadi di wilayah Nanggulan. Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah pada satu rumah warga. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat, Baznas Kulon Progo menyalurkan bantuan dana sebesar Rp20.000.000 untuk membantu proses perbaikan rumah yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kulon Progo menyampaikan rasa prihatin dan dukacita atas musibah yang dialami warga. Ia juga mengapresiasi peran Baznas dalam memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kehadiran kita di sini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah dan Baznas terhadap masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan membantu proses pemulihan tempat tinggal yang rusak akibat kebakaran,” ujar Bupati Kulon Progo. Ketua Baznas Kulon Progo menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Kulon Progo Peduli, yang terus berupaya hadir dalam situasi darurat di tengah masyarakat. Baznas Kulon Progo juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergotong royong dan memperkuat solidaritas sosial, dengan meningkatkan pembayaran ZIS melalui Baznas Kulon Progo.
BERITA02/05/2025 | Humas BAZNAS KP
Presiden dan Wapres Tunaikan Zakat melalui BAZNAS RI
Presiden dan Wapres Tunaikan Zakat melalui BAZNAS RI
Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Pelaksanaan Zakat Istana ini dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian Lembaga, serta para kepala daerah yang bersama-sama menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Penyerahan zakat Presiden dan Wapres diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si., dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, sebagaimana kewajiban amil mendoakan muzaki. Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan, "Dengan berzakat, kita dapat berbagi dengan sesama, menolong kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, dan menghindarkan hidup dari sifat kikir." “Berzakat adalah cerminan sikap gotong royong dan upaya mengurangi ketimpangan sosial serta pemerataan kesejahteraan. Semoga zakat yang kita keluarkan akan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga turut mengapresiasi kinerja BAZNAS. "Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS." Presiden Prabowo juga berharap, pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS harus dilakukan secara transparan dan efektif, harus sampai kepada mereka yang membutuhkan, dan harus dilaksanakan dengan pengelolaan yang sebersih-bersihnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Zakat Istana yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. "Hari ini Kamis, 27 Maret 2025, bertepatan dengan 27 Ramadhan 1446 H, merupakan hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kita semua. Kita patut bersyukur atas perkenan Bapak Presiden Prabowo untuk melanjutkan jejak baik dalam pelaksanaan Zakat Istana bersama Bapak Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka, serta didampingi oleh segenap pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri kabinet Merah Putih, serta panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan pimpinan BUMN," ujar Kiai Noor. Menurutnya, momentum Zakat Istana hari ini menjadi pengingat kuat akan akar spiritual dan sosial dari zakat itu sendiri. "Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kepercayaan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap pemenuhan kewajiban keagamaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor juga menyampaikan kinerja pengelolaan zakat dalam 4 tahun terakhir dari tahun 2021–2024 yang semakin meningkat. "Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah tahun 2021 sebesar Rp14 triliun, tahun 2022 sebesar Rp22,4 triliun, tahun 2023 sebesar Rp32,3 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp40,4 triliun, dan target tahun 2025 ini sebesar Rp50 triliun," ujarnya. Sementara itu, lanjut Kiai Noor, pengumpulan BAZNAS RI (pusat) sendiri tahun 2021 sebesar Rp517 miliar, tahun 2022 sebesar Rp634 miliar, tahun 2023 sebesar Rp882 miliar, tahun 2024 sebesar Rp1,12 triliun, dan target tahun 2025 sebesar Rp1,35 triliun. "Adapun penyalurannya, pada tahun 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 … Sumber: SIARAN PERS Nomor: 188/HUM-BAZ/III/2025 Kamis, 27 Maret 2025
BERITA28/03/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Kulon Progo Salurkan ZIS Rp 3,59 Miliar 
BAZNAS Kulon Progo Salurkan ZIS Rp 3,59 Miliar 
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo dalam Ramadan 1446 H/2025 M ini, menyalurkan Zakat Infak sebesar Rp 3.597.070.000. Salah satu seremoni penyerahan bantuan untuk pengayuh becak, pasukan kuning, dan lainnya, dilakukan oleh Bupati Kulonprogo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM, Rabu (12/03/2025), di Plengkung Rumah Dinas Bupati. Diungkapkan Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, zakat infak tersebut berasal dari para mudzaki atau warga yang wajib membayar zakatnya yaitu terbesar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kulonprogo, kemudian swasta dan masyarakat. "Penyaluran di bulan Ramadan ini untuk 7.500 penerima manfaat. Mulai dari Kaum Rois, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jenjang TK sampai SMP dari Disdikporan dan Kankemenag, Guru Ngaji di Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Madrasah, serta tenaga honorer dan relawan di Pemkab Kulonprogo. Kami juga salurkan ke warga duafa binaan Rutan Kelas IIB Wates," katanya sambil menambahkan penyaluran dilakukan diantaranya lewat kegiatan Safari Tarawih tingkat kabupaten dan di tiap kapanewon. Alfanuha lebih lanjut menuturkan, penyaluran ini diharapkan bisa membantu dan meringankan beban masyarakat Kulonprogo yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhannya. Terutama untuk Hari Raya Idul Fitri nanti. "Semoga bantuannya memberikan manfaat bagi para mustahik dan pahala bagi para mudzaki," ujarnya. Program penyaluranan zakat infak dari Baznas ini, menurut Bupati Kulonprogo Agung Setyawan, merupakan bentuk solidaritas sosial. Ia menilai kegiatan itu harus terus dipertahankan. Sebab program itu menjadi wadah untuk membangun kebersamaan di antara sesama. Terutama untuk saling membantu dan peduli terhadap kondisi orang lain. "Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama," ucap Agung.
BERITA13/03/2025 | Humas BAZNAS KP
Dampingi Wapres Gibran, Ketua BAZNAS RI Tinjau dan Bantu Korban Banjir
Dampingi Wapres Gibran, Ketua BAZNAS RI Tinjau dan Bantu Korban Banjir
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau dan memberikan bantuan untuk korban bencana banjir, di Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/3/2025). Wapres Gibran bersama Kiai Noor mengecek rumah warga yang terdampak banjir, meski jalan perumahan Pondok Gede Permai Bekasi masih penuh dengan lumpur sisa banjir. Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan komitmen BAZNAS bersinergi bersama pemerintah untuk terus membantu warga terdampak banjir di Jabodetabek. “BAZNAS hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Kami memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu kebutuhan mendesak warga,” ujarnya. Adapun bantuan yang disalurkan BAZNAS mencakup berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak berupa Hidangan Berkah Ramadhan untuk sahur dan berbuka puasa. Bantuan ini diharapkan bisa membantu para korban tetap menjalankan ibadah puasa di tengah kondisi sulit. “Tadi pagi alhamdulillah BAZNAS mendistribusikan 2.200 porsi Hidangan Berkah Ramadhan untuk sahur bagi korban bencana banjir di beberapa kawasan Jakarta. Bantuan ini menyasar beberapa wilayah terdampak banjir di Jakarta, seperti Pengadegan, Binawan, Jatinegara, Manggarai, Kebon Pala, dan Kebon Manggis, kita juga siapkan hidangan untuk berbuka,” ungkap Kiai Noor. Selain itu, Kiai Noor melanjutkan, sejak terjadinya banjir tim BAZNAS merespons cepat dengan melakukan evakuasi warga terdampak banjir. BAZNAS juga memberikan layanan kesehatan gratis, pemberian multivitamin, hygiene kit, hingga layanan dapur air bersih. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan warga di tengah kondisi banjir yang rawan penyakit. Kiai Noor menambahkan, BAZNAS akan terus berperan aktif dalam berbagai upaya kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana banjir. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam aksi solidaritas dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara kita yang tengah mengalami kesulitan. Setiap kontribusi yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka, dan semoga banjir yang sedang melanda ini segera surut, ” ucapnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 106/HUM-BAZ/III/2025 Rabu, 5 Maret 2025
BERITA06/03/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI, LAZ, dan UPZ Serukan Masyarakat untuk Perkuat Bantuan bagi Palestina
BAZNAS RI, LAZ, dan UPZ Serukan Masyarakat untuk Perkuat Bantuan bagi Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia, menunjukkan komitmennya untuk membangun kembali Gaza dan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat dukungan serta bantuan untuk warga Palestina. Dalam kesempatan itu, BAZNAS menyampaikan bahwa mereka telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp120 miliar kepada masyarakat Palestina, dengan lebih dari 407.350 warga Palestina menjadi penerima manfaat, dan jumlah ini terus bertambah. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam arahan yang diberikan dalam Rapat Koordinasi Khusus “Membasuh Luka Palestina” yang diadakan di Jakarta baru-baru ini. Acara ini dihadiri oleh 150 perwakilan dari LAZ dan UPZ yang menyumbangkan infaknya melalui BAZNAS. “Ini membuktikan bahwa Indonesia hadir di Palestina, Indonesia hadir di Gaza. Secara politis, kekuatan umat Islam Indonesia sangat besar di mata internasional,” kata Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, meskipun bantuan kemanusiaan dari Indonesia mungkin tidak sebesar yang diberikan negara-negara Arab, namun kehadiran umat Muslim Indonesia di Gaza sangat berarti bagi rakyat Palestina di wilayah tersebut. “Mungkin kita kalah dalam jumlah dengan negara-negara Arab dalam membangun Gaza, tetapi kekuatan umat Islam Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palestina, artinya pengaruh umat Islam Indonesia sangat besar,” ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor mengungkapkan bahwa bantuan dari Indonesia juga memberikan jawaban atas pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengusulkan agar warga Gaza dipindahkan ke tempat lain. “Keberadaan negara-negara, termasuk Indonesia, sangat penting untuk membuktikan bahwa Gaza tidak ditinggalkan oleh umat Islam Indonesia dan umat lain di seluruh dunia, karena saya yakin banyak juga umat non-Muslim yang peduli dengan nasib Gaza,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga menambahkan, bahwa Malaysia berencana untuk membangun beberapa fasilitas publik di Gaza, seperti rumah sakit, sekolah, dan masjid, yang serupa dengan rencana BAZNAS RI. “Saya mendengar bahwa Malaysia juga akan membantu Gaza. Perdana Menteri Malaysia, Prof. Dr. Anwar Ibrahim, mengatakan akan membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid yang sama dengan yang kami cita-citakan. Nilainya sekitar Rp400 miliar, hampir sama dengan yang kami rencanakan,” kata Kiai Noor. Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM menambahkan, bahwa BAZNAS RI akan memanfaatkan situasi pasca-perang atau setelah disepakatinya gencatan senjata antara pejuang Palestina dan militer Israel. “Kami menyambut kondisi pascaperang ini dan akan melakukan koordinasi strategi bersama pemerintah Indonesia. Suasana ini berbeda dengan saat perang, ketika kami tidak bisa berbuat banyak. Gencatan senjata harus dimanfaatkan untuk membangun kawasan Indonesia di Gaza,” kata Kiai Ajat. “Kami berkumpul di bulan Syakban ini, semoga niat baik kami dimudahkan oleh Allah dan diberi kesempatan untuk bersama-sama ke Gaza. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar,” tambahnya. Sumber: Humas Baznas RI
BERITA14/02/2025 | Humas Baznas RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →