WhatsApp Icon
BAZNAS Kulon Progo Buka Pos Siaga Mudik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan Pos Siaga Mudik untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik. Program ini menjadi wujud kolaborasi lintas daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Salah satu Pos Siaga Mudik BAZNAS DIY berlokasi di Masjid Al-Amin, Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, dan telah beroperasi sejak 15 Maret 2026. Posko ini direncanakan melayani pemudik hingga 19 Maret 2026, serta akan kembali dibuka saat arus balik pada 22 hingga 26 Maret 2026.

Selain itu, BAZNAS Kulon Progo juga membuka posko mudik tambahan di Masjid Agung Kulon Progo guna memperluas jangkauan pelayanan bagi para musafir yang melintas di wilayah tersebut.

Tidak hanya menghadirkan posko, BAZNAS Kulon Progo turut mendukung program “Masjid Ramah Musafir” di 27 masjid strategis yang tersebar di wilayah Kulon Progo. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo sebagai upaya menyediakan tempat istirahat yang layak dan nyaman bagi para pemudik.

Dalam pelaksanaannya, relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman dikerahkan untuk siaga di lapangan. Dukungan layanan kesehatan juga diberikan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta.

Beragam fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik, di antaranya layanan hidangan berbuka (takjil), dapur air, layanan kesehatan, tempat istirahat, tempat salat, layanan tambal ban, pengisian daya ponsel, toilet, serta akses WiFi gratis.

Kehadiran posko dan dukungan masjid ramah musafir ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Selain memberikan layanan bagi pemudik, BAZNAS Kulon Progo juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Partisipasi masyarakat dalam berzakat akan sangat membantu berbagai program kemanusiaan, termasuk layanan sosial seperti Pos Siaga Mudik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

BAZNAS mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan tidak memaksakan diri saat lelah. Dengan beristirahat yang cukup, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

19/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan lembaga. Berdasarkan hasil audit atas laporan keuangan Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP merupakan bentuk opini tertinggi dalam audit laporan keuangan yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola kelembagaan yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa pencapaian opini WTP ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kulon Progo dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas sistem pengelolaan keuangan lembaga.

“Capaian opini WTP ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga amanah para muzaki serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, para muzaki, mitra kerja, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penguatan pengelolaan zakat melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, penguatan sistem pelaporan keuangan, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan dana ZIS dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik.

Melalui berbagai program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah advokasi, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan diraihnya opini WTP atas laporan keuangan Tahun Buku 2025 ini, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat.

13/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Ikuti Safari Tarawih 1447H Bantu Rp 104,4 Juta
Pemkab Kulon Progo melakukan kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1447 H/2026 M tingkat kabupaten sebanyak 14 putaran. Pembukaan di Gedung DPRD Senin (23/2/2026) dan 12 Masjid di setiap kapanewon, serta penutupan Kamis (12/3/2026) Rumah Dinas Bupati.
 
Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat menuturkan, dalam putaran di 12 masjid kapanewon, BAZNAS memberikan bantuan masing-masing Rp 8,7 juta, terdiri masjid Rp 4 juta, duafa Rp4,5 juta, dan ustadz Rp 200 ribu.
 
Bupati Kulon Progo Dr R Agung Setyawan ST MSc MM menuturkan, Safari Tarawih bukan sekadar kegiatan formalitas, tapi media silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah melalui momentum bulan suci ini. "Saya mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan diri selama menjalankan ibadah puasa. Diharapkan momentum ini bisa jadi ajang memperkuat kesatuan dan persatuan," ujarnya. 
11/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Dana ZIS Rp3,55 Miliar untuk 8.149 Mustahik di Ramadan 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp3.558.800.000 kepada 8.149 mustahik yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo pada Ramadan 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, di halaman depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Alfanuha, menyampaikan bahwa pendistribusian dana ZIS tahun ini dilaksanakan melalui sejumlah program unggulan daerah, yakni Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur.

Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok mustahik, mulai dari bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, dukungan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain melaksanakan program daerah, BAZNAS Kulon Progo juga bersinergi dengan BAZNAS RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar. Pada program Z-Auto, Kabupaten Kulon Progo memperoleh alokasi 100 titik layanan servis sepeda motor gratis dari target nasional sebanyak 5.000 layanan. Sebanyak 70 layanan servis diberikan langsung di lokasi kegiatan, sementara 30 layanan lainnya disalurkan melalui 15 mekanik binaan BAZNAS yang melayani para mustahik di sekitar bengkel masing-masing.

BAZNAS Kulon Progo juga melaksanakan program Z-Iftar yang dipusatkan di Kapanewon Wates sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain itu, menjelang akhir Ramadan BAZNAS berencana mendirikan Posko Mudik di wilayah Sentolo untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS turut memberikan perhatian khusus kepada para pengayuh becak. Sebanyak 75 tukang becak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp200.000. Selain bantuan tunai, BAZNAS juga menyediakan layanan servis gratis bagi 70 kendaraan, yang meliputi penggantian oli serta perbaikan ringan seperti rantai.

Alfanuha menyampaikan bahwa jumlah penyaluran dana pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Ramadan 2026, BAZNAS Kulon Progo menargetkan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kulon Progo berkomitmen untuk menjaga amanah para muzaki dengan memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan sesuai dengan prinsip “Tiga Aman”, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan hak bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal agar dapat memberikan manfaat yang luas.

Ambar juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.

05/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas KP
BAZNAS Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan kinerja pengelolaan zakat nasional tahun 2025 berdasarkan Indeks Zakat Nasional (IZN) versi 3.0 semakin meningkat baik dengan nilai 0,57 atau berada pada kategori stabil.

Capaian tersebut menegaskan peran nyata zakat dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka pada Public Expose Hasil Perhitungan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat 2026,secara daring, Selasa (3/3/2026), yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal.

Secara nasional, pengelolaan zakat sepanjang 2025 tercatat mampu mengentaskan 302.994 jiwa dari kemiskinan. Dari jumlah tersebut, 113.134 jiwa berasal dari kelompok miskin ekstrem. Angka itu memberikan kontribusi sebesar 5,84 persen terhadap total pengentasan kemiskinan nasional pada tahun yang sama.

Dari total capaian tersebut, BAZNAS RI secara langsung turut menyumbang pengentasan 18.035 jiwa dari kemiskinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (Assoc). Dr. Zainulbahar Noor., SE., MEc mengatakan, pengelolaan zakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 memiliki tujuan utama pencegahan dan pengentasan kemiskinan. Karena itu, menurutnya, pengukuran dampak menjadi bagian penting untuk memastikan fungsi tersebut berjalan efektif dan terukur.

“Melalui Indeks Zakat Nasional ini, kita tidak hanya mengukur penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sistem yang kita miliki serta dampaknya secara terukur. Setiap rupiah dana muzaki harus dapat dipertanggungjawabkan secara syariah, profesional, serta memberikan perubahan nyata secara sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa instrumen seperti IZN, lembaga zakat akan kesulitan menjelaskan secara tepat dan sederhana kepada publik mengenai peran dan dampak konkret zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Zainulbahar berharap IZN bisa semakin dikenal luas dan menjadi rujukan penting, bukan hanya di internal BAZNAS tetapi juga di kalangan pemerintah, akademisi, dan lembaga lain. Ia bahkan berharap IZN dipertimbangkan dalam penyusunan indeks pembangunan ekonomi syariah nasional.

Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, menjelaskan IZN merupakan satu-satunya instrumen resmi yang digunakan BAZNAS untuk memotret kualitas dan performa pengelolaan zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, nilai IZN disusun mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga agregasi nasional. “Nilai IZN nasional adalah hasil akumulasi dari seluruh nilai IZN kabupaten, kota, dan provinsi. Dari hasil tersebut, kita dapat melihat wilayah yang nilainya baik, sedang, maupun masih rendah sebagai gambaran kualitas pengelolaan zakat di masing-masing daerah,” kata Hasbi.

Pada 2025, Hasbi menyampaikan, partisipasi pengisian IZN mencapai 426 lembaga, menjadi capaian tertinggi sejak implementasi IZN dimulai sejak tahun 2016. "Semakin banyaknya partisipasi lembaga maka hasil pengukuran, maka semakin dapat menggambarkan kondisi sebenarnya," ujarnya.

Hasbi berharap, hasil IZN 2025 dapat menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan dan memperkuat peran zakat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia pada tahun 2026 dan selanjutnya.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 131/HUM-BAZ/III/2026

Selasa, 3 Maret 2026

 

04/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

Baznas Terima Zakat Mal Pj Bupati dan Kasam
Baznas Terima Zakat Mal Pj Bupati dan Kasam
Baznas Kabupaten Kulonprogo menerima zakat mal Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti ST MT dan H Kasam warga Kulonprogo yang merantau dan sukses menjadi pengusaha. Zakat mal H Kasam diserahkan cash oleh Ny Sumarni (adik ipar Kasam) serta Eko Haryono (putra Kasam) kepada Pj Bupati Kulonprogo Ni Made, dan selanjutnya diteruskan ke Baznas yang diterima Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat, Selasa (02/04/2024), di ruang kerja bupati. Ikut mendampingi Pj Bupati, Kabag Kesra Setda Drs Agus Hidayat MSi. Sedangkan Pj Bupati saat membayar Zakat Mal dilakukan secara transfer. Dikatakan Ny Sumarni, ia mewakili keluarga menyampaikan zakat mal kepada Pemkab Kulonprogo untuk dikelola Baznas setempat. "Tahun ini jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya, karena proyek sedang sepi. Semoga nantinya Baznas mendistribusikan kepada penerima yang berhak, dan berharap dapat bermanfaat," ucap Sumarni. Terhadap zakat mal keluarga H Kasam, Pj Bupati mengapresiasi dan berterima kasih. Ni Made menilai H Kasam sebagai teladan yang patut dicontoh masyarakat Kulonprogo, karena meski berhasil di rantau tetapi tidak melupakan daerahnya. "Semoga zakat mal tersebut bermanfaat bagi warga Kulonprogo," ujarnya. Ketua Baznas Kulonprogo Alfanuha Yushida berterima kasih karena Baznas setiap Ramadan dipercaya untuk menerima zakat mal dari Keluarga H Kasam, dan saat ini juga dari Pj Bupati Ni Made. "Nanti akan disalurkan kepada asnaf yang ada dan tentunya kita laporkan semua kegiatannya. Semoga keluarga Kasam dan Bu Pj Bupati diberi rezeki yang berkah dan manfaat serta kesehatan," kata Alfanuha.
BERITA04/04/2024 | Humas Baznas KP
Ramadan 2024, Baznas Kulonprogo Salurkan Rp 2,9 M
Ramadan 2024, Baznas Kulonprogo Salurkan Rp 2,9 M
Baznas Kabupaten Kulonprogo selama bulan Ramadan 1445 H/2024 telah menyalurkan dana sejumlah Rp 2.978.416.000 (Rp 2,9 Miliar) untuk 3.879 orang mustahik (penerima manfaat). Penyaluran tersebut mengalami peningkatan dibandingkan Ramadan 2023 yakni bantuan sebesar Rp 1,85 Miliar untuk lebih 5.000 mustahik. Pj Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti ST MT secara simbolis menyerahkan bantuan santunan dari Zakat Infak Sedekah (ZIS) tersebut untuk 100 pengayuh becak, Rabu (03/04/2024) di depan rumah dinas bupati. Pengayuh becak. mendapatkan uang @ Rp 200 ribu dan beras @ 5 kilo. "Sedangkan bantuan lainnya yang sudah disalurkan antara lain tali asih 1.667 orang kaum Rois, 332 guru ngaji TPA/TPQ, GTT/PTT di lingkungan Disdikpora dan Kemenag, 200 Pasukan Kuning, dan 1.200 Tenaga Honorer/Pegawai Tidak Tetap (PTT)/Relawan lingkup UPZ (PMI), bantuan masjid, paket sembako, santunan untuk warga binaan Rutan Kelas IIB Wates, serta yang lainnya," ungkap Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat. Dikatakan, pihaknya berterima kasih kepada muzaki baik ASN ataupun masyarakat yang telah mempercayakan ZIS ke Baznas Kulonprogo. "Untuk memberi kesempatan kepada muzaki yang akan menyetorkan ZIS-nya menjelang Idul Fitri, kantor kami pada 8 dan 9 April tetap buka melayani muzaki. Demikian pula kami juga menerima Zakat Fitrah," ujar Alfanuha. Pj Bupati Ni Made berharap santunan ini dapat membantu sebagian kalangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya menjelang Idul Fitri 1445 H. "Kepada para penerima bantuan, semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa kebaikan. Mungkin memang tidak seberapa nilainya, akan tetapi semoga dapat sedikit membantu dan meringankan beban kebutuhan hidup menjelang hari raya Idul Fitri," kata Ni Made. Ni Made juga menyampaikan terima kasih pada organisasi, perusahaan, lembaga, bahkan perorangan yang selama ini telah menyalurkan ZIS ke Baznas Kulonprogo, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Saya akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berisi tentang kepedulian terhadap sesama. Selaku pimpinan di jajaran Pemkab Kulonprogo saya sungguh merasa bangga, mari terus kita tingkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama," pungkas Ni Made.
BERITA03/04/2024 | Humas Baznas KP
Baznas KP Ikut Festival Ramadan, Kolaborasi Sejuta Cinta
Baznas KP Ikut Festival Ramadan, Kolaborasi Sejuta Cinta
Baznas Kabupaten Kulon Progo ikut berpartisipasi membangun kolaborasi sejuta cinta dalam "Festival Ramadan". Kolaborasi ini selain melibatkan Baznas KP juga UPZ Kankemenag, Dharma Wanita Persatuan, Lazismu, Lazisnu, dan Agen Sedekah Kulonprogo. Festival Ramadan tersebut terwujud dalam bentuk santunan berupa paket sembako, di Aula PLHUT kantor setempat, Jumat (22/03/2024). Acara digelar secara serentak secara nasional dari Kemenag RI dan diikuti oleh Kanwil Kemenag Provinsi, serta Kankemenag Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dalam Festival Ramadan ini dibagikan sekitar 1,5 juta paket seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Kulonprogo berjumlah 3.048 paket yang berasal dari Baznas 1.000 paket, DWP 48, serta UPZ Kankemenag, Lazisnu, Lazismu, dan Agen Sedekah masing-masing 500 paket. Selain itu juga dilakukan sosialisasi dan penyerahan sertifikat produk halal. Kepala Kankemenag Kulonprogo HM Wahib Jamil SAg MPd menyampaikan terima kasih atas terbangunnya kolaborasi tersebut. "Terima kasih kepada semua yang telah berkolaborasi dalam agenda Festival Ramadan ini. Mari kita tumbuhkan kebersamaan dengan rasa cinta kasih. Karena sesungguhnya bahagia itu ketika kita bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Semoga hal ini menjadi pancingan bagi datangnya rejeki yang lain," ujar Jamil. Wakil Menteri Agama H Saiful Ahmad Dasuki dalam sambutan melalui zoom meeting mengungkapkan bahwa Festival Ramadan ini sebagai langkah nyata ukhuwah dalam tata kelola zakat agar lebih bermanfaat bagi seluruh bangsa. "Potensi zakat di Indonesia sebesar Rp 327 triliun. Sedang yang mampu dikelola sampai saat ini baru Rp 40 triliun. Festival Ramadan ini adalah momentum istimewa menuju Indonesia emas 2045," katanya. Menurut Saiful, tata kelola zakat ini bisa terwujud dengan baik dan kolaborasi secara penuh tanggung jawab. "Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri agar berdampak signifikan bagi seluruh rakyat Indonesia," tegas Wamen. Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Komarudin Amin mengungkapkan bahwa Festival Ramadan tersebut adalah wujud sinergi dalam menghadapi masalah sosial. Solidaritas itu penting dalam memperkuat nilai kebaikan agar berdampak positif.
BERITA22/03/2024 | Humas Baznas KP
BAZNAS bersama Bappenas, Kemenag, BWI dorong Peran Zakat dan Wakaf untuk Pembangunan Nasional
BAZNAS bersama Bappenas, Kemenag, BWI dorong Peran Zakat dan Wakaf untuk Pembangunan Nasional
SIARAN PERS Nomor: 130/HUM-BAZ/III/2024 Rabu, 20 Maret 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendorong peran zakat dan wakaf untuk pembangunan nasional pada acara Zakat Wakaf Impact Forum 2024. Hal tersebut ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program dan Basis Data Perencanaan Pembangunan, serta penandatanganan Piagam Komitmen Kolaborasi Zakat Wakaf Impact Forum antara pemerintah dan lembaga amil zakat, serta antarlembaga amil zakat dalam melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa yang diwakili Sekretaris Utama Bappenas RI Teni Widuriyanti SE. MA., Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) Kemenag RI Prof. Dr. Abu Rokhmad, dan Ketua BWI Prof Muhammad Nuh, di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (20/3/2024). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 bahwa BAZNAS adalah lembaga yang dipercaya untuk melakukan pengelolaan zakat secara nasional. "Kita tahu bahwa apa yang ditugaskan kepada BAZNAS adalah dalam rangka untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat, sesuai dengan undang-undang," kata Kiai Noor. Kiai Noor menyebutkan dari potensi zakat di Indonesia sebesar Rp327 Triliun, BAZNAS baru dapat menargetkan pengumpulan sebesar Rp41 Triliun di tahun 2024 untuk seluruh BAZNAS dan LAZ se-Indonesia. Pihaknya berharap Zakat Wakaf Impact yang diinisiasi Bappenas ini dapat mendorong capaian-capaian dari potensi zakat ini. "Potensi zakat kita yang Rp327 Triliun itu sampai dengan sekarang ini targetnya kami baru bisa mengumpulkan Rp41 Triliun, target di tahun 2024, masih jauh sekali, maka harapannya forum ini dapat menggali potensi-potensi zakat tersebut," tambahnya. Demi menggali potensi pengumpulan zakat di Indonesia tersebut, lanjut Kiai Noor, pihaknya telah mempermudah syarat dan mekanisme pengajuan izin Lembaga Amil Zakat (LAZ). Bahkan, di bawah kepemimpinan Kiai Noor terdapat 140 LAZ baru yang terdaftar di BAZNAS sehingga total saat ini terdapat 169 LAZ yang terdaftar di BAZNAS yang tersebar di provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia . "169 LAZ baru ini juga dalam rangka supaya masyarakat bisa menggali potensi besar itu, karena kalau dilakukan oleh BAZNAS sendiri tidak akan terjangkau," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa yang diwakili Sekretaris Utama Bappenas RI Teni Widuriyanti SE. MA. mengatakan, Zakat Wakat Impact Forum 2024 memiliki tujuan utama untuk memperkuat komitmen bersama antara Kementerian PPN/Bappenas, Kemenag, BAZNAS, BWI, Lembaga Amil Zakat (LAZ) serta para pemangku kepentingan Zakat dan Wakaf untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam program pembangunan guna mewujudkan visi Indonesia emas 2045. "Zakat Wakaf Impact Forum ini menjadi sarana pertukaran ide, gagasan, informasi dan pengalaman praktik program yang sejalan dengan pembangunan Indonesia, " kata Teni. Forum ini juga memunculkan gagasan perihal pemanfaatan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sebagai basis data penyaluran zakat dan wakaf. “Dengan memanfaatkan data Regsosek, program zakat dan wakaf bisa lebih tepat sasaran serta terbangun sinergi antara pemerintah dan lembaga amil zakat, dan antarlembaga amil zakat dalam melaksanakan program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya. Teni berharap, Zakat Wakaf Impact Forum ini dapat memperkuat kolaborasi seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan zakat, infak, sedekah dan wakaf untuk memberikan dampak dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dia juga menambahkan, “Potensi dari Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf itu sangat besar sebetulnya dan sampai hari ini belum optimal bisa kita kolaborasikan sebagai salah satu sumber sebetulnya selain kewajiban kita juga, tetapi sangat potensial untuk mendukung pembiayaan pembangunan kita.” "Mudah-mudahan melalui acara pada siang hari ini kita siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk bersama-sama melakukan kontribusi kita kepada pembangunan melalui zakat, infak, sedekah dan wakaf ini secara kolaboratif,” pungkas Teni.
BERITA21/03/2024 | Humas Baznas RI
Di Hadapan Presiden Jokowi, BAZNAS Berikan Bantuan kepada Para Mustahik
Di Hadapan Presiden Jokowi, BAZNAS Berikan Bantuan kepada Para Mustahik
SIARAN PERS Nomor: 106/HUM-BAZ/III/2024 Rabu, 13 Maret 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyerahkan bantuan program nasional kepada para mustahik dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Nikmat Berzakat: Tentramnya Muzaki Bahagianya Mustahik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Program nasional yang diserahkan yaitu Rumah Sehat BAZNAS, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Beasiswa Cendekia BAZNAS, Santripreneur, dan BAZNAS Tanggap Bencana. BAZNAS RI berupaya memberikan dukungan nyata bagi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, serta penanggulangan dampak bencana. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan, program-program tersebut menjadi bukti nyata dari komitmen BAZNAS RI menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara efektif dan efisien, serta kesungguhan dalam memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Semua bantuan yang kami serahkan hari ini merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat dan amanah yang diberikan kepada kami, dan kami bertekad untuk menjalankannya dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, program ini juga sesuai dengan arahan Presiden RI yang menetapkan target nasional angka kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada tahun 2024. Maka, lanjutnya, seluruh program penyaluran zakat di Indonesia diarahkan pada pencapaian target tersebut. “Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia yang telah memberikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS RI. Semoga Allah SWT senantiasa melipatgandakan kebaikan dan memberkahi setiap langkah kita dalam berbuat kebaikan bagi sesama,” harapnya. "InsyaAllah kami akan terus konsisten dan menegakkan prinsip dalam pengelolaan zakat dengan 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," tambahnya. Sementara itu, seorang penerima bantuan Santripreneur BAZNAS 2023, Safiq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI. Katanya, bimbingan, pelatihan, hingga bantuan modal yang diberikan BAZNAS sangat bermanfaat bagi penerima manfaat. “Alhamdulillah saya menjadi salah satu penerima manfaat yang diberikan amanah oleh BAZNAS. Dalam bantuan yang diberikan ini saya gunakan untuk pengembangan usaha teh herbal dan mini market di area pondok pesantren,” katanya. Safiq berharap BAZNAS bisa terus melanjutkan program-program kemanusiaan untuk menekan angka kemiskinan. Sebab, menurutnya, porgram-program yang diusung BAZNAS sangat bermanfaat bagi rakyat kecil yang tengah berusaha menjadi pengusaha. “Harapan nya, karena program ini baik BAZNAS bisa terus melanjutkan program ini hingga lahir pengusaha-pengusaha santri yang baru sehingga pesantren dapat mandiri secara ekonomi,” katanya. Hal senada disampaikan Diana Zanuba, mahasiswa UIN Jakarta yang menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS ini berharap, program-program BAZNAS, khususnya di bidang pendidikan bisa diteruskan dan diperbanyak kuota beasiswanya. “Harapannya, tetap dijalankan programnya, karena sangat membantu mahasiswa dan juga kuotanya diperbanyak. Karena di UIN sendiri satu angkatan hanya 10 orang (yang menerima beasiswa) jadi kalau bisa diperbanyak lagi kuotanya,” kata Diana. Penyerahan Zakat Istana ini diikuti oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian Lembaga, serta Kepala Daerah. Kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah dalam tajuk Zakat Istana ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
BERITA13/03/2024 | Humas Baznas RI
Apresiasi Para Penggerak Zakat, BAZNAS Awards 2024 Digelar di Jakarta
Apresiasi Para Penggerak Zakat, BAZNAS Awards 2024 Digelar di Jakarta
SIARAN PERS Nomor: 83/HUM-BAZ/II/2024 Kamis, 29 Februari 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar BAZNAS Awards 2024, sebagai bentuk apresiasi kepada para penggerak zakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Acara bergengsi ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT BAZNAS RI ke-23 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (29/2/2024). Turut hadir Presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Duta Besar Arab Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Wa As Shadaqat Mesir Prof. Dr. Sahr Nasr, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Anwar Iskandar, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI, perwakilan BAZNAS se-Indonesia, serta para penerima penghargaan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan, BAZNAS Awards merupakan agenda tahunan BAZNAS untuk memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah berperan dalam membangun tata kelola zakat di Indonesia. "Dari tahun ke tahun, ada lompatan-lompatan besar pengelolaan zakat di Indonesia. Tahun lalu di 2023, zakat di Indonesia mulai menjalankan peran penting yaitu menjalin aliansi strategis secara lintas negara dalam membela kemanusiaan di Gaza dan Palestina," kata Kiai Noor. ?Pada BAZNAS Awards 2024 ini, kata Kiai Noor, BAZNAS memberikan 395 penghargaan kepada Tokoh dan Lembaga, Kepala Daerah, Mitra dan Donatur, serta BAZNAS daerah dan LAZ yang telah berperan aktif dalam membesarkan peran zakat di Indonesia dan konteks global. Kiai Noor juga berharap, dengan apresiasi dari BAZNAS Awards 2024 ini, tumbuh semangat dan peran yang lebih besar lagi dari berbagai pihak dalam mewujudkan zakat sebagai suatu maslahat bagi kaum muslimin, bangsa Indonesia, serta kemanusiaan di dunia. Tidak hanya itu, Kiai Noor juga menjelaskan, “Alhamdulillah setiap tahun tidak kurang kenaikan Zakat Infak Seekah (ZIS) itu 30 persen. Tahun kemarin Alhamulillah sudah mengumpulkan Rp33 miliar yang sudah dicapai BAZNAS dan LAZ se-Indonesia, kita targetkan tahun ini 41 triliun untuk BAZNAS dan LAZ se-Indonesia." Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Agama RI, yang memberikan kesemptan kepada BAZNAS untuk mengembangkan diri dan terus bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang lain. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur di seluruh Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aktivitas zakat di Indonesia. Adapun beberapa kategori penghargaan yang disematkan dalam BAZNAS Awards 2024 antara lain kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat, Kategori Muzaki Pendukung Zakat, Kategori Perusahaan Pendukung Zakat, kategori BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan Kategori LAZ. Pemenang dipilih melalui proses seleksi yang ketat berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia. Untuk tahun ini, ada 389 pihak yang menerima anugerah BAZNAS Awards 2024 dengan berbagai kategori.
BERITA29/02/2024 | Humas Baznas RI
Kerja Sama dengan Bayt Zakat, BAZNAS RI Salurkan 500 Ribu Dolar AS Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Kerja Sama dengan Bayt Zakat, BAZNAS RI Salurkan 500 Ribu Dolar AS Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
SIARAN PERS Nomor: 82/HUM-BAZ/II/2024 Selasa, 27 Februari 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama dengan lembaga filantropi asal Mesir, Bayt Zakat dalam menyalurkan dana dari masyarakat Indonesia sebesar 500 ribu dolar AS atau setara Rp7.827.850.000, untuk pembelian lima unit ambulans dan logistik yang akan dikirim ke Palestina. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan antara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Prof. Dr. Sahr Nasr, di Gedung Masyikhah Azhar, Kairo, baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, BAZNAS RI juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Bayt Zakat senilai 500 ribu dolar AS dalam bentuk barang dan kebutuhan pokok pengungsi seperti pakaian, makanan, dan lain sebagainya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan, penandatanganan kerja sama bukan hanya sekadar kemitraan, tetapi juga janji untuk bersama-sama membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina. “Kerja sama ini bertujuan untuk memaksimalkan upaya kami dalam menanggapi kebutuhan penting dan mendesak bagi rakyat Palestina, memastikan bahwa bantuan kami sampai kepada mereka yang paling membutuhkannya,” ujar Kiai Noor di Mesir. Kiai Noor menyampaikan, dana bantuan kemanusiaan sebesar 500 ribu dolar AS khusus digunakan untuk kebutuhan pembelian lima unit ambulans dan logistik. Selain itu, lanjutnya, BAZNAS bersama Bayt Zakat Mesir juga akan mengirim 30 truk, yang secara simbolis diawali dengan pelepasan 2 truk bantuan. “Momen ini mencerminkan semangat solidaritas dan kepedulian yang menjadi inti dari misi BAZNAS memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Ini mencerminkan komitmen kami meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” katanya. Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Prof. Dr. Sahr Nasr mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada semua, terutama BAZNAS RI yang telah berkontribusi untuk membuat usaha penyaluran bantuan kemanusiaan menjadi kenyataan. “Dukungan dan komitmen Anda yang tak kenal lelah telah membuat kami dapat memperluas jangkauan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan banyak individu dan komunitas di Palestina,” katanya. “Saat kita menyaksikan keberangkatan truk-truk ini membawa harapan dan bantuan, mari kita tetap teguh dalam komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan mulia ini. Mari kita tetap kokoh dalam komitmen kita untuk melayani umat manusia dan menyebarkan kasih sayang dan kebaikan ke seluruh penjuru dunia,” tambahnya. Hadir dalam penandatanganan kerja sama dengan Bayt Zakat antara lain Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan, Plt. Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati, serta Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE.
BERITA28/02/2024 | Humas Baznas RI
BAZNAS Bersama ERC Mesir Kirim Bantuan Selimut untuk Warga Palestina
BAZNAS Bersama ERC Mesir Kirim Bantuan Selimut untuk Warga Palestina
SIARAN PERS Nomor: 81/HUM-BAZ/II/2024 Selasa, 27 Februari 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa satu truk selimut bagi warga Palestina. Pelepasan bantuan tersebut diselenggarakan di kawasan Nasr, Kairo, Minggu (25/2/2024). Tutut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, serta CEO Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir Dr. Ramy. "Pengiriman satu truk selimut ini menandai langkah awal serangkaian penyaluran bantuan kemanusiaan BAZNAS melalui ERC Mesir. Bantuan ini juga merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan bantuan mendesak bagi warga Palestina yang sedang menghadapi musim dingin," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. Dalam waktu dekat, kata Kiai Noor, BAZNAS bersama ERC juga akan mengirimkan berbagai bantuan berupa makanan pokok, beras, kurma, gula, hingga pakaian anak-anak. Selain itu, tambah Kiai Noor, BAZNAS juga akan memberikan dukungan khusus untuk kebutuhan Dapur Umum di Khan Yunis. Ini mencakup upaya menyediakan bahan makanan dan kebutuhan dasar lainnya untuk memastikan bahwa kebutuhan makanan warga Palestina terpenuhi. "Untuk bulan Ramadhan mendatang, BAZNAS juga rencananya akan mengadakan iftar jamai (buka bersama) di kamp penungsi. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ucapnya. Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri atas BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, LAZ, UPZ, Majelis Ulama Indonesia, organisasi masyarakat, Komunitas, mitra perusahaan, mitra platform digital, lembaga kemanusiaan, organisasi profesi, kampus, sekolah, dan komunitas lainnya, yang telah mempercayakan infaknya melalui BAZNAS RI. Sementara itu, CEO Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir Dr. Ramy menyampaikan apresiasi kepada BANZAS serta seluruh masyarakat Indonesia yang tiada hentinya memberikan solidaritas dan bantuan bagi Palestina. "Kami percaya bahwa kerja sama penyaluran bantuan ini dapat membantu meredakan penderitaan masyarakat Palestina. Semoga upaya ini membawa berkah dan harapan bagi saudara-saudara kita di sana," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Dr. Ramy juga berharap, adanya pengiriman 500 tenda dari Indonesia yang telah disesuaikan dengan spesifikasi, di mana setiap tenda dapat menampung hingga 5 keluarga. Hal ini diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi keluarga-keluarga yang mengalami kesulitan di Palestina. Pelepasan bantuan ini juga dihadiri oleh tim kemanusiaan BAZNAS RI yang terdiri atas Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan, Plt. Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati, serta Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE.
BERITA27/02/2024 | Humas Baznas RI
Baznas Kulon Progo Ikuti Pelatihan Simba
Baznas Kulon Progo Ikuti Pelatihan Simba
Baznas Kabupaten Kulon Progo bersama Baznas se-DIY mengikuti Pelatihan Sistem Manajemen Informasi Baznas ( Simba), di HOM Premiere Jogja, 22 dan 23 Februari 2024. Pelatihan dibuka Ketua Baznas DIY Dra Hj Puji Astuti MSi. Dikatakan, Simba merupakan roh dari Baznas, kalau menguasai Simba dengan baik, maka pengelolaan Baznas pasti baik. Selain ketertiban, juga masalah keterbukaan. "Semua bidang harus terlibat, bidang 1 menginput dan lainnya demikian pula. Sehingga manajemen menjadi smakin baik. Laporan Baznas sudah lumayan bagus, audit syariah dan KAP mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (KAP). Meski demikian ada catatan-catatan," kata Puji Astuti. Sedangkan Ketua Panitia Nursyahbani Purnama SE MSi CT CCA menuturkan Simba sudah mendapat HAKI dan berlaku 50 tahun ke depan. "Saat ini sesuai Perbaznas No 1 Tahun 2023, ada perbedaan dengan aturan yang lama. Semua sudah bisa menyesuaikan dengan Simba The Next Generation," ujar Nursyahbani sambil menambahkan bahwa Simba merupakan bentuk transparansi, akuntabilitas/pertanggungjawaban kepada stake holder.
BERITA22/02/2024 | Humas Baznas KP
Baznas Kulon Progo Terima Penghargaan dari Kanwil Kemenag DIY
Baznas Kulon Progo Terima Penghargaan dari Kanwil Kemenag DIY
Baznas Kabupaten Kulon Progo mendapat penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY untuk Peringkat 1 Penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) Tahun 2023. Lembaga Pengelola Zakat Tingkat Kabupaten/ Kota. Penyerahan diterima Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat yang diadakan Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, Rabu (31/01/2024), di Ros-In Hotel JlRingroad Selatan Druwo Sewon Bantul. Ketua Baznas Kulon Progo Alfanuha Yushida menyatakan terima kasih atas penghargaan tersebut. "Kami juga berterima kasih kepada semua muzaki yang telah menyalurkan ZIS DSKL ke Baznas Kulon Progo," ujar Alfan. Diakui Alfan, tren kenaikan ZIS memang terjadi setiap tahunnya. Jika tahun 2020 pengumpulan mencapai Rp 9.789.046.421; tahun 2021 Rp 10.903.975.360; tahun 2022 :Rp 12.256.969.722, dan tahun 2023 Rp 13.430.149.831. "Meski tahun ini kita belum bisa meraih target Rp 15 Miliar, namun perolehan pertahun meningkat," ujar Alfan sembari menambahkan, untuk merealisasikan target 2024, pihaknya selain mengandalkan ASN, juga sudah membidik pengusaha dan pekerja swasta serta masyarakat.
BERITA02/02/2024 | Humas Baznas KP
314 Paket sembako ditasyarufkan pada Milad Baznas ke-23
314 Paket sembako ditasyarufkan pada Milad Baznas ke-23
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabuapten Kulon Progo mentasyarufkan 314 paket sembako dalam pengajian Milad Baznas ke-23 yang di selenggarakan pada tanggal 17 Januari 2024 bertempat di Aula KUA Kap. Wates Secara simbolis, paket bantuan berupa sembako tersebut diserahkan oleh Ketua Baznas Kulon Progo, perwakilan dari setda Kulon Progo dan Kepala Kantor Kemenag Kulon Progo kepada yang berhak menerima. Paket sembako tersebut dibagikan kepada warga fakir miskin sekitar kantro Baznas Kulon Progo dan juga warga fakir miskin se-Kulon Progo dengan jumlah 88 Kalurahan/ Kelurahan masing-masing 3 orang penerima. Ketua Baznas Kulon Progo H. Alfanuha Yushida, M.P.Mat dalam sambutannya menyatakan, penyaluran bantuan berupa 314 paket sembako tersebut merupakan bagian dari tugas BAZNAS dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. “BAZNAS Kabupaten Kulon Progo ikut menyemarakkan Milad BAZNAS ke-23. Partisipasi BAZNAS diwujudkan dalam bentuk bantuan paket sembako sebanyak 314 paket,” ujar Alfanuha Yushida dalam mengakhiri sambutannya.
BERITA17/01/2024 | Humas Baznas KP
Infak kemanusiaan untuk Palestina
Infak kemanusiaan untuk Palestina
Jakarta; Rabu 13 Desember 2023, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp.250 juta melalui BAZNAS RI, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di negara itu. Penyaluran infak kemanusiaan untuk Palestina diserahkan oleh Asda 1 Setda Kabupaten Kulon Progo didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, H. Agus Nuryanto, S.M. dan pelaksana Bidang IV Edi Kurniawan, S.Th.I., M.M. Infak kemanusiaan untuk Palestina diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA di Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kulon Progo dan OPD yang telah infak kemanusiaan untuk Palestina melaui Baznas Kulon Progo, dan kami masih terus membuka penggalangan bantuan kemanusiaan untuk Palestina hingga akhir Desember yang nantinya akan kembali disalurkan melalui BAZNAS RI.
BERITA14/12/2023 | Humas Baznas KP
5 Orang Menerima Bantuan RTLH dari Baznas KP.
5 Orang Menerima Bantuan RTLH dari Baznas KP.
Selasa 28 November 2023 Baznas Kulon Progo menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak huni senilai 100 Juta Rupiah kepada 5 orang penerima diantaranya: 1. Sunari joko Carito, Bonorejo, Gulurejo, Lendah 2. Sardi, Candikulon, karangwuluh, Temon 3. Jarwanto, Dlaban, Sentolo 4. suratman, Gondangan, Sidomulyo, Pengasih 5. Dariyono, Gadingan, Wates Penyerahan dilakukan oleh waka II Sugiyanta, S.Pd.I
BERITA28/11/2023 | Humas Baznas KP
Baznas KP Ikuti Rakorda Baznas Se-DIY
Baznas KP Ikuti Rakorda Baznas Se-DIY
Baznas Kabupaten Kulon Progo mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-DIY di Hotel New Saphir Yogyakarta, 1 dan 2 November. Rabu (01/11/2023) Rakorda yang dihadiri Sekda DIY Benny Suharsono, Ketua Baznas DIY Dra Hj Puji Astuti MSi beserta Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota se-DIY, dan Wakil Ketua Baznas RI Saidah Sakwan ini dibuka Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Ahmad via zoom. Rabu (01/11/2023) Wakil Ketua Baznas RI Saidah Sakwan MA menyampaikan materi tentang Integrasi pengelolaan zakat, yang aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI, Risalah Rakornas, serta Implementasi Program Pengumpulan Bersama Baznas se-DIY. Kemudian Kamis (02/11/2023) diisi H Rizaludin Kurniawan SAg MSi dengan materi Strategi Pengumpulan Retail dan Markom, disusul Resti tentang SOP dan Hasbi. Ditandaskan oleh Saidah, apa yang menjadi target masing-masing daerah itu sudah final, karena sudah disahkan oleh Kementerian Agama, sehingga tidak bisa diubah. "Daerah harus pandai-pandai dalam pengumpulannya agar target bisa tercapai dan juga ketika pendistribusian harus benar-benar tepat sasaran dengan Asnafnya," ujarnya. Sedang Rizaludin menuturkan bahwa dalam pengumpulan adalah super team, tidak hanya bidang pengumpulan saja, tetapi semua dalam satu team. "Karena itu penguatan SDM adalah penting, diantaranya diperbanyak relawan, bisa muda maupun tua," kata Rizal.
BERITA06/11/2023 | Humas Baznas KP
Rp 1.162.500.000 untuk Siabazku dan GTT/PTT
Rp 1.162.500.000 untuk Siabazku dan GTT/PTT
Baznas Kulon Progo salurkan bantuan Rp 1.162.500.000 yang meliputi bantuan Siabazku sejumlah Rp 966.000.000 diberikan kepada 1860 siswa dari keluarga dhuafa/kurang mampu dilingkungan Disdikpora Kulon Progo, dengan rincian Rp. 750.000.000 untuk 1500 siswa jenjang SD dan Rp. 216. 000.000 untuk 360 siswa jenjang SMP. Sedangkan untuk bantuan GTT/PTT sejumlah Rp. 196.500.000 diberikan kepada 655 GTT/PTT dengan rincian Rp. 49.800.000 untuk 166 GTT/PTT jenjang PAUD dan PNF, Rp. 126.000.000 untuk 420 GTT/PTT Jenjang SD dan Rp. 20.700.000 untuk 69 GTT/PTT Jenjang smp. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh PJ Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti, ST., MT di dampingi Waka II Baznas Kulon Progo di Ruang Rapat Sadewa Dikpora Unit 1, Selasa 31 Oktober 2023. Waka II Baznas Kulon Progo Sugyanta, S.Pd.I menuturkan, melalui program "Kulon Progo Cerdas", BAZNAS Kulon Progo memberikan bantuan Siabazku bagi siswa dhuafa/kurang mampu dan program "Kulon Progo Peduli" untuk GTT/PTT.
BERITA31/10/2023 | Humas Baznas KP
Baznas, Kemenag, Rutan Wisuda 38 Santri MD At Taqwa
Baznas, Kemenag, Rutan Wisuda 38 Santri MD At Taqwa
Dalam rangka memperingati Hari Santri dan sebagai bentuk apresiasi terhadap warga binaan pemasyarakatan yang memiliki semangat dalam belajar dan menghafal Alquran, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wates menggelar Wisuda Santri Madrasah Diniyah At-Taqwa, di Aula Rutan tersebut, Jumat (27/10/2023). Hadir Kepala Kankemenag HM Wahib Jamil SAg MPd, Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, keluarga santri yang diwisuda, dan Santri Nurul Haromain. Kepala Rutan Kelas IIB Wates Erik Murdiyanto menjelaskan santri yang diwisuda sebanyak 38 orang, terdiri 10 orang khatam Alquran, 14 orang khatam Iqra, 5 orang hafalan Juz 30, 3 orang hafalan 20 Surat, serta 6 orang hafalan 15 Surat. "Kegiatan wisuda santri ini dalam perwujudan Back to Basic Pemasyarakatan di Bidang Pelayanan Tahanan yaitu Layanan Kepribadian sekaligus ikut memeriahkan Hari Santri yang jatuh pada 22 oktober," ucapnya. Madrasah Diniyah At-Taqwa ini, kata Erik, merupakan program pembinaan rohani yang diadakan di Rutan Wates dengan bekerjasama dengan Kantor Kemenag, Pondok Pesantren Nurul Haromain, dan Baznas kabupaten Kulon Progo. Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai santri belajar membaca Iqra, hafalan Alquran dan tentang agama, dengan tenaga pengajar langsung dari Pondok Pesantren Nurul Haromain. "Dukungan dan peran dari Petugas Pemasyarakatan sangat penting sebagai salah satu bentuk upaya mempersiapkan narapidana menjadi warga binaan yang baik dan mempunyai kesiapan untuk berbaur kembali dengan masyarakat," pungkas Erik. Ditambahkan Ketua Baznas Kulon Progo Alfanuha Yushida, Madrasah Diniyah di Rutan kerjasama Rutan, Kemenag, dan Baznas. Rutan sudah mengisikan soft skill kepada warga binaan, ini sudah bisa dipraktikkan untuk menjadi imam tarawih, dan lainnya. Dan yang terpenting adalah membaca Alquran harus sepanjang hidup. "Dalam Kaji Dampak Zakat (KDZ) salah satu fungsi zakat adalah pemberdayaan, diantaranya soft skill, kognitif, hafalan dan perilaku juga bagus. Makmur dunia akhirat harus pintar, teruslah belajar di manapun berada, sehingga kehidupannya menjadi lebih baik," ujar Alfan.
BERITA27/10/2023 | Humas Baznas KP
720 Paket sembako untuk Fakir Udzur (Lansia)
720 Paket sembako untuk Fakir Udzur (Lansia)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo bagikan sembako 720 paket untuk fakir Udzur (Lansia). penyaluran dilakukan oleh 12 UPZ Kapanewon. kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka ikut menyemarakkan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Kulon Progo.
BERITA18/10/2023 | Humas Baznas KP
Dua Perusahaan di Kulon Progo Terima Baznas Award
Dua Perusahaan di Kulon Progo Terima Baznas Award
Dua perusahaan di Kabupaten Kulon Progo yakni PT Sung Chang Indonesia dan Ayam Goreng Bu Hartin Resto mendapatkan penghargaan Baznas Award sebagai pengumpul Zakat Infak Sedekah (ZIS) dengan tingkat perolehan infak tertinggi. Perusahaan diharapkan mengoptimakan ZIS-nya secara maksimal agar dapat dikembalikan lagi kepada perusahaan ketika karyawannya membutuhkan dan juga masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kulon Progo Triyono SIP MSi menyatakan itu saat menyerahkan penghargaan Baznas Award kepada PT Sung Chang Indonesia dan Ayam Goreng Bu Hartin Resto sebagai Pengumpul ZIS dengan perolehan infak tertinggi, di Gedung Balai Agung Kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (17/10/2023). Hadir Asda 1 Setda Drs Jazil Ambar Was'an, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Drs Nur Wahyudi MM, perusahaan, serta lainnya. Sekda menyambut positif atas kegiatan Baznas Kulon Progo yang memberikan penghargaan kepada pihak yang aktif dan baik dalam pengelolaan ZIS. Ini juga merupakan bukti bahwa Baznas mengapresiasi lembaga, perusahaan atau organisasi dalam pengumpulan dana untuk kesejahteraan sosial. "Kegiatan penghargaan ini sebagai upaya untuk menggugah para pengusaha atau perusahaan dan pihak swasta lainnya untuk aktif ber-Zakat Infak dan Sedekah. Berharap ini mendorong optimalisasi pengelolaan zakat di masing-masing lembaga, perusahaan, swasta dan organisasi. Karena perintah Zakat sedemikian ditekankan untuk kita laksanakan dalam kehidupan ini, berarti banyak hikmah yang amat penting bagi diri kita sebagai umat muslim," ujar Triyono Dikatakan Kadinas Nakertrans Kulon Progo Nur Wahyudi, saat ini sudah bermunculan hotel-hotel, dan di Kawasan Industri banyak perusahaan. "Sehingga ke depan diharapkan ZIS-nya akan terkumpul lebih banyak dan ketika teman-teman dari perusahaan membutuhkan untuk keperluan terhadap karyawannya seperti bedah rumah atau lainnya, Baznas harus siap menerimanya. Ketika kita memberi maka akan menerima. Kami minta Baznas juga diperbanyak melakukan sosialisasi di perusahaan-perusahaan," ucap Nur Wahyudi. Ditambahkan Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, Baznas bertugas menghubungkan orang-orang yang mampu dan membutuhkan. Dalam melaksanakan penyaluran dana ZIS, Baznas berpegang pada ketentuan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. "Bersedekah itu mengurangi, tetapi ada unsur berkah yang tidak dihitung secara matematis, merupakan kepuasan bagi orang yang melakukannya," ujar Alfanuha.
BERITA18/10/2023 | Humas Baznas KP
Baznas Kulon Progo Bantu Air Bersih 17 Satuan Pendidikan 
Baznas Kulon Progo Bantu Air Bersih 17 Satuan Pendidikan 
Pemkab Kulonprogo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Baznas, dan Paguyuban Pegawai Kristiani memberikan bantuan air bersih kepada 20 satuan pendidikan yakni 12 SD dan 8 SMP. Droping air dilakukan dua kali yakni 9 Oktober dan November mendatang. Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo Arif Prastowo SSos MSi menyatakan ada puluhan sekolah atau hampir 50 yang kekurangan air bersih terutama di wilayah Kapanewon Pengasih, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, Kokap, sebagian Sentolo. "Terbanyak kebutuhan air bersih ini untuk keperluan ibadah seperti wudhu, juga tanaman, dan lainnya," terang Arif di sela-sela droping air bersih di SD N Pergiwatu Wetan Kalurahan Srikayangan Kapanewon Lendah, Senin (09/10/2023). Hadir Staf Ahli Bupati, Baznas, BPBD, Bagian Kesra Setda, Lurah dan Panewu, Tagana, serta lainnya. Ketua Baznas Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat menyatakan, Baznas dalam kegiatan ini membantu 17 satuan pendidikan. "Air merupakan salah satu kebutuhan pokok. Diharapkan permasalahan rutin ini (kekurangan air) bisa dicarikan solusi, sehingga bisa diselesaikan secara permanen, " ujarnya. Hal senada juga dikemukakan Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan dan SDM Setda Kulonprogo Bambang Sutrisno SSos MSi. Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu pemenuhan kebutuhan jangka pendek dan memperlancar proses kegiatan belajar mengajar (KBM). "Harapannya seluruh yang sudah punya pompa bisa dioptimalkan, atau diganti agar bisa menjangkau ke atas," ucapnya. Kepala SD N Pergiwatu Wetan Suhartini SPdJas mengatakan, bulan September kemarin sudah kekurangan air untuk kegiatan sekolah termasuk terutama menunjang ibadah, air untuk wudhu dan lainnya. "Sebenarnya sudah ada pompa, tapi ketika dinyalakan air tidak bisa naik, setelah dicek memang dalam. Sedangkan ketika musim penghujan sumur penuh dengan air, bahkan gedung sempat pula kebanjiran," kata Suhartini yang meminta pula bantuan jetpump untuk menaikkan air.
BERITA09/10/2023 | Humas Baznas KP
Upgrading Pemegang Sertifikat Kompetensi
Upgrading Pemegang Sertifikat Kompetensi
Tiga Pimpinan Baznas Kabupaten Kulon Progo terdiri Sugiyanta SPdI, H Agus Nuryanto SM, dan Dra Hj Rr Widiastuti serta dua pelaksana Alex Kurniawan dan Edi Kurniawan SThI MM, sertifikat kompetensinya telah habis masa berlakunya (lima tahun). Kelima pimpinan dan pelaksana tersebut melakukan upgrading pemegang sertifikat kompetensi LSP Baznas yang diadakan dengan virtual meeting via zoom pada 3 Oktober 2023. Sertifikat kompetensi ini berlaku lima tahun. Sehingga setiap lima tahun harus upgrading. Sebab ada banyak perkembangan yang harus disimak oleh para pimpinan dan pelaksana serta dilaksanakan penyesuaian di masing-masing Baznas. "Untuk Baznas Kulon Progo dari 12 anggota (5 pimpinan dan 7 pelaksana), 4 pimpinan dan 6 pelaksana sudah mempunyai sertifikat kompetensi. Sedang dua orang dijadwalkan tahun 2024 mendatang akan mengikuti uji kompetensi," kata Widiastuti Wakil Ketua Bidang IV Baznas Kulon Progo.
BERITA04/10/2023 | Humas Baznas KP
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →