WhatsApp Icon
BAZNAS dan ICMI Jajaki Kerja Sama Program Inovasi Lingkungan Hingga Riset

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) menjajaki kerja sama berbagai program strategis, mulai dari inovasi lingkungan hingga bidang riset zakat, dalam agenda audiensi di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana kolaborasi yang mencakup 13 program prioritas, mulai dari penerapan teknologi penyediaan air bersih dan pengolahan sampah karya para ilmuwan ICMI, pemberdayaan ekonomi umat, riset bersama terkait pengelolaan zakat, hingga kerja sama program pemberdayaan masyarakat.

"Ada 13 program prioritas, mulai dari BAZNAS Siaga Kemiskinan, BAZNAS Tanggap Bencana, Beasiswa Cendikia BAZNAS, Lumbung Pangan BAZNAS, Balai Ternak BAZNAS, hingga Rumah Terang BAZNAS untuk tempat yang belum berlistrik," jelas Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. yang menghadiri agenda tersebut.

Sodik menegaskan kesiapan BAZNAS RI untuk mendukung program ICMI yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan para mustahik serta sejalan dengan 13 program prioritas yang dimiliki BAZNAS RI.

Ia juga membahas peluang kolaborasi program penyediaan air bersih, pengolahan sampah berbasis teknologi ilmuwan ICMI, serta penguatan modal usaha berbasis masjid dan Mualaf Center yang berada dalam bimbingan ICMI.

"Kami juga membuka peluang sinergi dalam penggunaan teknologi pengolahan sampah maupun bantuan langsung kepada para pemulung sampah bersama ICMI," ujar Sodik Mudjahid.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang IPTEK, Agromaritim, dan Lingkungan Hidup Mohammad Jafar Hafsah menyambut baik dan mengapresiasi rencana kerja sama yang berfokus pada kolaborasi program nyata serta rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarkedua lembaga.

"Alhamdulillah dengan rencana MoU ini juga berarti hubungan kita dengan BAZNAS dalam bentuk program-program itu akan lebih baik. Dan program-program semuanya yang dikemukakan itu semua ada di ICMI, jadi tinggal kita sinergikan," tuturnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut dari pihak BAZNAS RI, yaitu Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Deputi I Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM.

Sementara itu, jajaran pengurus ICMI yang hadir meliputi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kerja Sama Antar Lembaga Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Umat Teuku Abdullah Sanny, Bendahara Umum Andi Irman, Ketua Panitia Muktamar Ismail Rumadhan, Sekretaris Panitia Muktamar Ina Marlina, serta Bendahara Panitia Muktamar Andi Ida Nursanti.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 266/HUM-BAZ/IX/2026

 

Rabu, 30 September 2026

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bangun Huntara untuk Penyintas Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun 10 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas gempa bumi yang tersebar di Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini masih terus bertambah menyesuaikan dengan kebutuhan warga setempat. 

Pembangunan huntara tersebut tersebar di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak sembilan unit, meliputi lima unit di Desa Gololijun, tiga unit di Desa Satar Kampas, dan satu unit di Desa Satar Punda Barat, serta satu unit di Kabupaten Ngada, tepatnya di Kelurahan Ite Jaya.

"Huntara ini kami bangun agar para penyintas punya tempat tinggal yang layak dan aman selama menunggu pemulihan hunian permanen," jelas Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, sejak awal terjadinya bencana, BAZNAS RI bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan tanggap darurat, mulai dari makanan, layanan kesehatan, air bersih, hingga pembangunan fasilitas penunjang bagi para penyintas.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita di NTT agar mereka dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya," ujarnya.

Selain 10 unit huntara, BAZNAS RI juga telah mendistribusikan 145.100 liter air bersih, 84.250 porsi makanan dapur umum, memberi layanan kesehatan untuk 821 pasien, mendirikan empat masjid darurat hingga tiga sekolah darurat untuk membantu penyintas gempa bumi di NTT.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 261/HUM-BAZ/IX/2026

Senin, 28 September 2026

29/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalukan bantuan sebesar Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 yang diarahkan untuk memastikan dana zakat memberikan manfaat bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. 

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman. 

Menag Nasaruddin menilai,  kebutuhan pesantren masih sangat besar sehingga diperlukan gotong royong antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, dunia usaha, pemerintah daerah, muzaki, dan masyarakat. Menag Nasaruddin berharap program tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data dan informasi pesantren dari Kementerian Agama.

Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan ikhtiar BAZNAS untuk turut serta menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan aman sehingga proses pembelajaran santri bisa berjalan lebih optimal. Program ini memprioritaskan pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren yang berada di wilayah 3T dan kawasan rawan bencana.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 337/HUM-BAZ/IX/2026

 

Rabu, 16 September 2026

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI resmi membuka Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 di 246 perguruan tinggi bagi mahasiswa aktif program D4/S1.

Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 ini dibuka di 246 perguruan tinggi yang tersebar di 35 provinsi. Sebanyak 112 perguruan tinggi merupakan kampus di bawah Kemendiktisaintek, sedangkan 134 lainnya berada di bawah Kementerian Agama, termasuk Ma’had Aly. 

Peluncuran Beasiswa Cendekia Dalam Negeri 2026 diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., di Gedung Kemendiktisaintek RI, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kolaborasi strategis dengan Kemendiktisaintek merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pemerataan dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

"Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden nomor 4 untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045," kata Sodik. 

Sodik menyampaikan, pendidikan salah satu sektor penting dalam pengentasan kemiskinan, karena itu BAZNAS menaruh perhatian besar pada pendidikan. "Untuk pendidikan kami (BAZNAS) alokasi  sebesar 27 persen," ujar Sodik.

"Kami ingin memperkuat tiga hal, yakni memperluas akses, meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta memastikan keberlanjutan kontribusi alumni. Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., mengapresiasi kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa yang terus diberikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan.

"Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Tidak ada yang lebih baik lagi. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya melalui BAZNAS," ujarnya.

Ia berharap sinergi pemerintah, BAZNAS, perguruan tinggi, dan lembaga filantropi dapat terus diperkuat sehingga akses pendidikan tinggi semakin luas dan mampu membuka peluang bagi anak bangsa untuk memperbaiki kondisi sosial, masa depan, dan kesejahteraan keluarganya.

Dalam kesempatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan perluasan akses pendidikan menjadi salah satu fokus BAZNAS melalui pengembangan program beasiswa dan pembinaan mahasiswa.

Idy menyampaikan, pada 2025, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional untuk bidang pendidikan mencapai Rp1,56 triliun dengan penerima manfaat sebanyak 2.870.976 orang. BAZNAS juga memproyeksikan potensi zakat dari ekosistem perguruan tinggi sekitar Rp220 miliar per tahun.

Idy mengatakan program tersebut telah berkembang menjadi ekosistem yang besar. Hingga kini tercatat 8.672 peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri dan 2.529 peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly.

“Alhamdulillah, dari program ini kita telah melihat dampak yang nyata. Para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS telah berkiprah di berbagai sektor, baik sektor publik, swasta, maupun sosial. Bahkan, sebagian dari mereka telah bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Idy.

Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa mulai semester 5 dengan prioritas bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM), serta Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, dan Education (SHARE). Program ini juga menyasar mahasiswa berprestasi, aktivis, dan penyandang disabilitas.

Adapun bantuan pendidikan yang diberikan, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester untuk perguruaan tinggi prioritas dan Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler. Bantuan diberikan selama empat semester.

Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan riset tugas akhir sebesar Rp3 juta per mahasiswa, pembinaan dan pengembangan diri, serta bantuan prestasi bagi mahasiswa yang mewakili kampus dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Turut hadir Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berikut alur seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri tahun 2026 

- Pendaftaran Melalui Website Pendaftaran beasiswa.baznas.go.id : 9–27 September 2026

- Seleksi Administrasi Kampus : 28 September – 4 Oktober 2026

- Pengumuman Lulus Administrasi : 4 Oktober 2026

- Wawancara oleh Tim Seleksi Kampus : 5–18 Oktober 2026

- Masa Sanggah : 19–25 Oktober 2026

- Pengumuman Akhir : 28 Oktober 2026

Sumber: 

SIARAN PERS

Nomor: 321/HUM-BAZ/IX/2026

Kamis, 10 September 2026

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih penghargaan Indonesia Most Reputable Companies Award 2026 dengan nilai 81,8 dan predikat Very Good dari Majalah SWA Group dan Business Digest di Jakarta, Kamis (10/9/2026). 

Penghargaan tersebut merupakan penghargaan kedua yang diraih BAZNAS setelah melalui proses penilaian yang ketat. Dalam penilaian tersebut, BAZNAS dinilai sangat baik dalam mengidentifikasi masalah, menyusun konsep program dan strategi, serta menghasilkan dampak dan keberlanjutan dari program yang dijalankan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., yang menerima langsung penghargaan tersebut, mengatakan capaian itu merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi BAZNAS dalam menjaga reputasi serta kepercayaan masyarakat melalui kerja-kerja terbaik dalam pengelolaan zakat.

"Ini tentu merupakan apresiasi dari luar yang patut kita syukuri. BAZNAS pada 2024 juga sempat meraih penghargaan ini, dan alhamdulillah pada 2026 kita kembali mendapatkannya. Artinya, BAZNAS mendapat kepercayaan dari publik sebagai lembaga yang bereputasi, memiliki citra positif, dan berkelanjutan dalam menjalankan manajemen perusahaan," kata Rizaludin.

Menurut Rizaludin, capaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bagi BAZNAS untuk terus menjaga reputasi dan kepercayaan yang telah diberikan publik.

"Mempertahankan reputasi tersebut tentu tidak mudah. Karena itu, kami mengajak kepada seluruh tim manajemen BAZNAS, amilin dan amilat BAZNAS, semuanya, untuk terus menjaga reputasi dan citra positif BAZNAS ini. Sekecil apa pun, harus terus kita jaga. Poinnya adalah bagaimana keberlanjutan BAZNAS sendiri," ujarnya.

Menurut Rizaludin, menjaga kepercayaan publik harus dijawab dengan pengelolaan zakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "BAZNAS harus tetap memberikan manfaat dan kebaikan untuk umat, baik kepada muzakinya maupun kepada mustahiknya," ujarnya.

Rizaludin juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang terus mempercayakan donasinya kepada BAZNAS.

"Tentu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mustahik yang mau terus bekerja sama dan berjuang bersama BAZNAS menciptakan momen-momen terbaik serta menciptakan kemandirian-kemandirian yang tentunya akan bermanfaat bagi warga dan lingkungan, serta memperkokoh dan memperkuat Indonesia," ucap Rizaludin

Rizaludin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, amil dan amilat BAZNAS yang selama ini bekerja bahu-membahu membangun citra positif dan reputasi BAZNAS.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS untuk terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat keberlanjutan pengelolaan zakat di Indonesia.

Sumber:

SIARAN PERS

Nomor: 323/HUM-BAZ/IX/2026

 

Jumat, 11 September 2026

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

Kurban BAZNAS Berdayakan 2.089 Peternak Mustahik di 15 Provinsi
Kurban BAZNAS Berdayakan 2.089 Peternak Mustahik di 15 Provinsi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Kurban Berkah Berdayakan Desa sukses berdayakan 2.089 mustahik binaan yang tersebar di 15 provinsi seluruh Indonesia, pada momentum Iduladha 1447 H/ 2026 M Hal tersebut mengemuka dalam acara Live Kurban Berkah Berdayakan Desa yang digelar di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026). Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan, program ini merupakan komitmen BAZNAS untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa. Sodik menyampaikan, sepanjang tahun 2026, BAZNAS RI menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah, dengan total penyaluran dana mencapai Rp39.221.779.338. “Pada program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 memiliki manfaat ganda, di mana BAZNAS memastikan distribusi hewan kurban tidak hanya tepat sasaran bagi mustahik memenuhi kebutuhan pangan daging, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi peternak mustahik. Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat,” jelas Sodik. Sodik mengatakan, di Indonesia saat ini terdapat kurang lebih 103 balai ternak yang tersebar di 15 provinsi. "Bagaimana kemanfaatannya? Contohnya sekarang, permintaan hewan kurban sangat tinggi, dan hewan dari balai ternak tersebut habis semua untuk memenuhi kebutuhan kurban BAZNAS," jelasnya. Lebih lanjut, Sodik mengatakan, perkembangan tren yang terus meningkat, maka ke depan jumlah peternak binaan diperkirakan akan meningkat lebih dari 2.089 mustahik dan jumlah balai ternak juga akan bertambah dari 103 titik yang ada saat ini guna memenuhi kebutuhan hewan kurban di masa mendatang. "Untuk lokasi pengembangannya akan kami kaji lebih lanjut dengan memperkuat kerja sama bersama dengan berbagai pihak, salah satunya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk ikut membantu mengentaskan kemiskinan ekstrem di ratusan kota di Indonesia. Di daerah-daerah itulah nantinya balai ternak dan program pemberdayaan lainnya akan diperkuat," kata Sodik. Sodik mengatakan, Program Balai Ternak merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mentransformasikan mustahik menjadi muzaki, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi pengembangan sektor peternakan. "Ke depan, BAZNAS akan semakin mengalokasikan dana yang lebih besar untuk kegiatan pemberdayaan dan pendayagunaan, bukan hanya sekadar berbagi bantuan konsumtif. Target kami bukan sekadar peternak bertahan hidup, tetapi naik kelas dari mustahik menjadi muzaki," ucapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI. Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Bupati Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., serta Koordinator Plumbon Alfamart Plumbon, Agustia Solihin. Sebagai informasi, Balai Ternak BAZNAS di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, secara resmi diluncurkan pada 16 Desember 2025. Hingga kini, program ini terus menunjukkan hasil positif dalam pemberdayaan peternak mustahik dan penguatan ekonomi desa. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 288/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 27 Mei 2026
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Kembali Gandeng BAZNAS RI, Shopee Barokah Salurkan Kurban Sapi Limosin
Kembali Gandeng BAZNAS RI, Shopee Barokah Salurkan Kurban Sapi Limosin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran hewan kurban dari Shopee Barokah berupa satu ekor sapi limosin dengan bobot lebih dari 1 ton. ?Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Director of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (25/6/2026). ?Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan konsistensi Shopee Barokah yang terus mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui BAZNAS RI. ?“Terima kasih kepada Shopee Barokah yang selalu konsisten untuk menyalurkan hewan kurbannya melalui BAZNAS. Ini sudah kesekian kalinya Shopee Barokah menyalurkan hewan kurban melalui BAZNAS,” ujar Sodik. ?Ia menjelaskan, hewan kurban dari Shopee Barokah nantinya akan dipotong di Kantor BAZNAS RI, kemudian dagingnya didistribusikan kepada ribuan masyarakat yang membutuhkan di beberapa wilayah di sekitar Jawa Barat dan Banten. . ?Lebih lanjut, Sodik menilai partisipasi Shopee Barokah dalam program kurban bersama BAZNAS menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat ibadah kurban agar tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. ?“Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program strategis antara BAZNAS dan Shopee Barokah. Kami melihat adanya kesamaan misi antara BAZNAS dan Shopee Barokah, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Sementara itu, Director of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, ??juga menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS yang telah membantu memfasilitasi penyaluran hewan kurban dari Shopee Barokah. “BAZNAS adalah salah satu mitra strategis pertama kami yang terus menemani Shopee Barokah sejak awal perjalanan kami. Di Hari Raya Iduladha 1447 H ini, kami juga sangat senang dapat bekerja sama kembali dengan BAZNAS dalam proses distribusi penyaluran hewan kurban untuk memastikan proses tersebut dilakukan secara amanah dan tepat sasaran dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya. Shopee Barokah juga bekerja sama dengan BAZNAS RI dalam menghadirkan akses pembelian hewan kurban secara online melalui laman Shopee Barokah di aplikasi Shopee yang memungkinkan pengguna menjalankan ibadah kurban secara lebih praktis tanpa mengurangi makna dan nilai berbagi di Hari Raya Idul Adha. Kampanye ini akan berlangsung hingga 28 Mei 2026. Lebih lanjut, Radityo juga turut menyampaikan kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen besar Shopee Barokah. “Sesuai dengan visi kami sebagai layanan one-stop service platform, kami harap Shopee Barokah dan BAZNAS dapat terus mendukung kebutuhan gaya hidup islami umat muslim di Indonesia,” tambah Radit. Sejak diluncurkan pada tahun 2019, Shopee Barokah hadir sebagai fitur khusus dari Shopee Indonesia untuk mendukung gaya hidup Islami umat Muslim melalui berbagai layanan unggulan, seperti Ziswaf hingga Kurban. Selain itu, Shopee Barokah juga terus memperkuat industri halal nasional melalui kolaborasi dengan BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) yang telah membantu ribuan UMKM memperoleh sertifikasi halal sejak 2024, dan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lagi pelaku usaha lokal ke depannya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 284/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 25 Mei 2026
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Melalui BAZNAS RI, JSIT Salurkan Sedekah Daging untuk Palestina dan Sumatra Rp853 Juta
Melalui BAZNAS RI, JSIT Salurkan Sedekah Daging untuk Palestina dan Sumatra Rp853 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima sedekah daging untuk Palestina dan penyintas bencana Sumatra dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) sebesar Rp853.100.000. Bantuan tersebut terdiri atas Rp354 juta untuk Palestina dan Rp499.100.000 untuk penyintas bencana di Sumatra. Penyerahan tersebut secara simbolis dilakukan Ketua Umum JSIT Indonesia H. Ahmad Fikri, M.Pd., NLP dan diterima langsung Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (25/5/2026). Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi keluarga besar JSIT yang mempercayakan penyaluran sedekah daging melalui BAZNAS. Ia menegaskan, bantuan tersebut akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran. Menurut Sodik, meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap isu kemanusiaan menjadi modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah situasi global dan bencana yang masih terjadi di berbagai wilayah. “Luar biasa, JSIT mengamanatkan bantuan untuk Palestina, khususnya Gaza, dan juga untuk Sumatra. Terima kasih kepada JSIT Indonesia, ini menjadi doa sekaligus amanah yang harus kami pertanggungjawabkan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum JSIT, Ahmad Fikri menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran sedekah daging dari keluarga besar JSIT. Ahmad Fikri menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari donasi para guru, siswa, dan orang tua murid di Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Ia menjelaskan, bantuan untuk Palestina sebesar Rp 354 juta disalurkan sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza yang masih menghadapi krisis kemanusiaan. "Sementara bantuan untuk Sumatra lebih besar karena kebutuhan masyarakat terdampak bencana dinilai sangat mendesak," jelasnya. Menurutnya, gerakan donasi ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan di lingkungan sekolah, khususnya bagi para siswa. “Di sekolah-sekolah kami diajarkan bagaimana peduli terhadap kemanusiaan dan mendukung kemerdekaan. Ini merupakan wujud nyata pendidikan, bukan hanya teori di ruang kelas, tetapi juga aksi nyata melalui donasi dan sedekah daging,” kata Ahmad Fikri. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 283/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 25 Mei 2026
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Serahkan Bantuan dari Masyarakat Indonesia Rp5 Miliar untuk Palestina
BAZNAS RI Serahkan Bantuan dari Masyarakat Indonesia Rp5 Miliar untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5 miliar melalui Kedutaan Besar Palestina di Indonesia. Bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Indonesia yang dihimpun BAZNAS RI untuk membantu warga Palestina terdampak konflik kemanusiaan. Secara simbolis bantuan diberikan pada “Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Membasuh Luka Palestina” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh BAZNAS Jawa Tengah, BAZNAS Kota Depok, LAZSIP, dan Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bantuan yang diserahkan merupakan bentuk solidaritas dan amanah rakyat Indonesia untuk membantu meringankan penderitaan warga Palestina. Ia menyebut, sejak konflik memanas, BAZNAS RI telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina hingga mencapai Rp150 miliar, dengan Rp36 miliar di antaranya disalurkan dalam tiga bulan terakhir. “Artinya komitmen kepedulian rakyat kita kepada Palestina dalam keadaan ekonomi yang sulit ini, masih terus berjalan. Kami bertugas adalah untuk menampung amanat-amanat tersebut, kemudian kami salurkan. Satu di antaranya adalah melalui resmi Duta Besar Pemerintahan Palestina. Di samping itu, kami juga salurkan lewat jalur-jalur yang lain,” jelas Sodik dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (21/5/2026). Sodik menambahkan, selain menyalurkan bantuan melalui jalur resmi Kedutaan Besar Palestina, BAZNAS kini tengah menyiapkan dana cadangan strategis khusus yang telah dilaporkan kepada Presiden. Dana tersebut nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur vital dan pemulihan di wilayah konflik, termasuk di Jalur Gaza. Ia juga menyebut kebutuhan konkret bagi warga Palestina saat ini masih berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak akibat dampak peperangan yang berkepanjangan. Bantuan makanan, obat-obatan, hingga sarana medis menjadi kebutuhan paling krusial bagi masyarakat di sana. “Kalau kita mengaku orang Islam, maka kita harus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita, walaupun tentu saja, Palestina bukan hanya orang Muslim saja, tapi urusan kemanusiaan yang lain. Karena Palestina sudah berada pada posisi yang dizalimi. Paham apa pun, agama apa pun, akan melakukan perlawanan terhadap sebuah bangsa yang mendapatkan kezaliman,” ujarnya. Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia melalui kerja sama dengan Kemlu, BAZNAS, dan pemerintah pusat. Kolaborasi ini difokuskan untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza yang saat ini masih terhambat oleh blokade tentara Israel. “Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa kita dalam waktu dekat akan melaksanakan salat di Masjidilaqsa insyaallah. Karena Palestina akan segera merdeka, dan kalian bisa berziarah ke Palestina kapan pun kalian mau. Dan insyaallah tidak akan ada lagi penjajahan di atas tanah Palestina. Insyaallah Palestina akan merdeka,” katanya. Direktur Timur Tengah, Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Ahrul Tsani, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS RI dalam membantu rakyat Palestina melalui jalur bantuan kemanusiaan. “Saya yakin BAZNAS komitmennya sangat kuat dan kami di Kemlu telah bekerja sama dengan BAZNAS selama ini dalam mensinergikan upaya bersama. Kami di sisi politik juga memberikan bantuan kemanusiaan baik langsung maupun tidak langsung melalui lembaga-lembaga di bawah naungan PBB, sementara BAZNAS bersama lembaga-lembaga lain di jalur bantuan kemanusiaan,” ujar Ahrul. Ia menegaskan, pemerintah siap terus bersinergi dengan BAZNAS RI dalam mendukung perjuangan dan bantuan kemanusiaan bagi Palestina. “Insyaallah kami di pemerintahan siap bersinergi dengan BAZNAS dan apresiasi kepada BAZNAS atas usahanya untuk terus menjadi terdepan di dalam membantu saudara kita di Palestina,” katanya. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.; Pimpinan BAZNAS, Dr. Drs. H. Agus Fathoni, M.Si., GRCE.; Pimpinan BAZNAS RI/Ketua Satgas MLP BAZNAS, Dr. H. Mokhamad Mahdum, S.E., MIDEC, Ak., CPA.; Pimpinan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si.; Pimpinan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM.; Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., MA.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Acara ini juga turut dihadiri Ketua BAZNAS Prov. Jateng, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si.; Perwakilan Nusantara Palestina Center (NPC), Bang Onim (Abdillah Onim); Ketua DPS LAZSIP, Dr. Muhammad Yasir, M.A.; Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali; serta Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 282/HUM-BAZ/V/2026 Jumat, 22 Mei 2026
BERITA25/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren
BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama United Nations Population Fund (UNFPA) membahas peluang kolaborasi program pencegahan berbagai risiko sosial di lingkungan madrasah dan pesantren guna membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan terlindungi dari kekerasan serta pergaulan bebas. Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara BAZNAS RI dan UNFPA di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jakarta, Senin (18/5/2026). Salah satu fokus kerja sama yang dibahas ialah program Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRR) yang akan disesuaikan dengan nilai agama dan budaya Indonesia. Hadir Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Assistant Representative UNFPA Verania Andria beserta jajarannya. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, penjajakan kerja sama ini sangat penting agar santri dan remaja di lembaga pendidikan Islam mendapatkan pemahaman kesehatan yang tepat sesuai nilai agama dan budaya Indonesia. “Kami menganggap ini sangat penting karena bagian dari kesehatan reproduksi itu adalah mencegah dari kekerasan, bagaimana memasukkan nilai-nilai budaya setempat di dalam proses tersebut. Dan juga adalah mencegah seks bebas, membangun keluarga yang dalam bahasa agama adalah keluarga sakinah,” jelas Sodik. Ia menyambut positif tawaran kerja sama tersebut dan menilai program yang diusulkan UNFPA sejalan dengan fokus utama BAZNAS di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan masyarakat dhuafa. Menurutnya, pendidikan kesehatan reproduksi menjadi langkah preventif dalam menekan risiko kekerasan seksual dan berbagai persoalan sosial di kalangan remaja. Sodik menambahkan, selain menyasar pendidikan remaja di pesantren dan madrasah, rencana kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di masyarakat kurang mampu. BAZNAS berkomitmen mendukung program tersebut melalui pendayagunaan dana zakat guna memastikan kelompok fakir miskin mendapatkan akses perlindungan kesehatan yang layak saat proses persalinan. “Insyaallah ke depan kita akan adakan MoU melanjutkan yang sudah ada. Sekali lagi untuk mencegah kekerasan seksual, untuk mencegah seks bebas, untuk reproduksi, untuk membangun keluarga sakinah dan juga untuk mencegah darurat dalam kelahiran dan kematian,” ujarnya. Sementara itu, Assistant Representative UNFPA, Verania Andria, menyambut baik inisiatif BAZNAS dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan bagi generasi muda melalui lembaga pendidikan yang aman dan bebas dari diskriminasi maupun tindakan asusila. “Kami dengan senang hati bekerja sama dengan BAZNAS untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja yang tentu saja akan diterapkan sesuai dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya Indonesia dan juga peraturan yang berlaku. Usaha bersama kita untuk mengurangi angka kematian ibu mudah-mudahan menjadi niat baik untuk masa depan Indonesia,” tutur Verania Andria. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 275/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 20 Mei 2026
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Bank Aladin Syariah Hadirkan Kemudahan Layanan Kurban Digital
BAZNAS RI Bersama Bank Aladin Syariah Hadirkan Kemudahan Layanan Kurban Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Bank Aladin Syariah meluncurkan layanan pembayaran kurban digital melalui aplikasi Aladin untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban secara praktis, aman, dan terintegrasi secara daring. Peluncuran layanan tersebut dilakukan dalam acara Launching Layanan Pembayaran Kurban dan Penyerahan Hewan Kurban di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Deputi 1 Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, H. Mohamad Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC, CFRM., Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi, Direktur Digital Banking Arief Satrio Putra, beserta jajarannya. Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengapresiasi inovasi fitur kurban di aplikasi Aladin yang memungkinkan masyarakat melakukan ibadah kurban hanya dalam hitungan detik. Kehadiran layanan digital ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memberikan kemudahan, keamanan, serta transparansi bagi umat yang ingin menunaikan kurban. “Hadirnya fitur kurban di aplikasi Aladin Syariah membuat masyarakat kini bisa berkurban hanya dalam hitungan detik. Ini insyaallah terwujud nyata untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadahnya yang dijamin keamanannya, transparansi, dan hal itu kami sampaikan terima kasih," jelas Zainut dalam sambutannya. Menurutnya, selain aspek kemudahan akses, BAZNAS menjamin bahwa pengelolaan hewan kurban akan dijalankan dengan standar kepatuhan yang ketat. Seluruh proses, mulai dari pengadaan hingga pendistribusian, dipastikan memenuhi prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan mudhohi dan memastikan bantuan sampai kepada pihak yang tepat. "Kami berkomitmen memastikan bahwa menjamin pengelolaan hewan kurban sesuai syariat dan aturan yang berlaku. Dipastikan Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya. Ia juga mengapresiasi donasi sapi kurban yang diserahkan oleh Bank Aladin Syariah dan berkomitmen untuk mengelola amanah tersebut secara profesional. Zainut berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut melalui berbagai inovasi ke depannya. “BAZNAS dan Bank Aladin Syariah bukanlah mitra baru. Kita telah berjalan berdampingan yang cukup lama dalam penguatan ekonomi umat. Kami mencatat dengan baik jejak kebaikan Bank Aladin Syariah, mulai dari penyaluran bencana sebesar Rp400 juta untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana di Sumatera pada Desember 2025 lalu. Juga dukungan melalui Pos Siaga Mudik BAZNAS,” katanya. Sementara itu, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah melalui penguatan kolaborasi dengan BAZNAS RI, khususnya dalam mempermudah akses ibadah kurban. Dalam kerja sama ini, Bank Aladin Syariah mengintegrasikan fitur pembayaran kurban ke dalam aplikasinya untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang praktis, aman, dan terintegrasi bagi para nasabah. Selain meluncurkan fitur digital, sinergi ini juga diwarnai dengan penyerahan sapi kurban secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap program kemaslahatan umat. Dia juga berharap inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat modern di perkotaan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial nyata hingga ke wilayah pedesaan. "Melalui aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat melakukan pembayaran kurban secara lebih praktis, memilih hewan kurban, hingga menyelesaikan pembayaran dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Bersama BAZNAS Republik Indonesia, kami berharap layanan ini dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas agar tercapainya kurban berkah, berdaya,” tuturnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 269/HUM-BAZ/V/2026 Kamis, 14 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Perluas Syiar Kurban Berkah Berdayakan Desa, Ajak Generasi Muda Tunaikan Kurban
BAZNAS RI Perluas Syiar Kurban Berkah Berdayakan Desa, Ajak Generasi Muda Tunaikan Kurban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar kegiatan “Semarak Kurban Berkah Berdayakan Desa” di Terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta, Rabu (13/5/2026), sebagai upaya memperluas syiar ibadah kurban sekaligus mengajak masyarakat menunaikan kurban melalui BAZNAS. Dalam kegiatan itu, BAZNAS menghadirkan layanan kesehatan gratis, demo kopi ZCoffee, konter layanan kurban BAZNAS, layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), hingga pembagian makanan olahan kurban kepada pengunjung. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menghadirkan layanan kurban yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi, seperti di Terowongan Kendal, Sudirman. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan layanan kurban kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa kurban bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga sarana membantu saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk di Palestina,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (15/5/2026). Rizaludin mengatakan, selain menghadirkan layanan informasi dan edukasi, BAZNAS juga menyediakan layanan konsultasi kurban bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai tata cara pelaksanaan kurban, pilihan hewan kurban, hingga lokasi distribusi kurban oleh BAZNAS. Sementara itu, Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS, Tri Hadian, S.T., mengatakan, kegiatan di ruang publik seperti Terowongan Kendal menjadi bagian dari strategi dakwah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ibadah kurban dan zakat. “Tempat ini sangat strategis karena banyak masyarakat yang melintas setiap hari. Jadi, syiar kurban bisa lebih mudah menjangkau masyarakat, terutama para pekerja yang mungkin selama ini telah memiliki kemampuan untuk berzakat dan berkurban, namun belum memiliki cukup waktu untuk mencari informasi terkait layanan kurban,” ujar Tri. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Salah satunya Aysil (27), pegawai swasta, yang mengaku baru mengetahui berbagai layanan kurban dan sosial BAZNAS setelah mengunjungi stan layanan di Terowongan Kendal. Ia juga merasa terbantu dengan layanan kesehatan gratis dan sajian ZCoffee yang disediakan bagi para pekerja dan pengguna transportasi umum. “Menurut aku edukasi seperti ini harus sering dilakukan karena mungkin masih banyak anak muda yang belum tahu. Tadi juga senang bisa dapat layanan kesehatan gratis, apalagi buat pekerja yang sering bawa shoulder bag kayak aku,” kata Aysil. Senada dengan hal tersebut, Widi (29), pegawai swasta, menilai kampanye kurban yang dilakukan BAZNAS di Terowongan Kendal cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, keberadaan stan layanan kurban BAZNAS di ruang publik yang menghadirkan interaksi langsung dengan masyarakat membuat informasi lebih mudah diterima, terutama oleh kalangan muda. “Eksposurnya dapat banget sih. Orang yang lalu-lalang di sini jadi lebih aware sama BAZNAS dan layanan kurbannya. Harapannya kampanye seperti ini bisa lebih diperluas lagi supaya menjangkau audiens yang lebih muda,” ujar Widi. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 270/HUM-BAZ/V/2026 Jumat, 15 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengatakan zakat bukan sekadar ritual fiskal, melainkan mesin peradaban dan fondasi utama bagi kebangkitan ilmu pengetahuan di Nusantara. Dana umat disebutnya memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan dan melestarikan kekayaan intelektual yang diwariskan oleh para pujangga besar di kepulauan ini. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara yang diselenggarakan di Universiti Malaya, Malaysia, Sabtu (16/5/2026). Acara ini mengusung tema besar mengenai upaya menyambung kembali tradisi persuratan Melayu-Indonesia dengan peradaban Islam. "Zakat adalah instrumen peradaban. Dalam sejarah Islam, dari zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz hingga ke era para ulama Nusantara, zakat bukan sekadar ritual fiskal ia adalah mesin redistribusi ilmu dan kesejahteraan, yang memungkinkan tumbuhnya madrasah, pesantren, majlis ilmu, dan karya-karya persuratan yang agung," jelasnya. Zainut mengatakan, forum ini menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa para pujangga besar seperti Syeikh Hamzah Fansuri, Syeikh Nuruddin al-Raniri, Syeikh Abdur Ra'uf al-Fansuri, Sunan Bonang, Buya Hamka, hingga Syed Muhammad Naquib al-Attas yang karya-karyanya lahir dari dukungan ekosistem keuangan Islam yang kuat. “Keberadaan dana umat melalui zakat, infak, dan wakaf terbukti menjadi pilar utama yang menopang pertumbuhan literasi serta perkembangan persuratan di Nusantara hingga saat ini,” jelasnya. Ia juga menekankan, forum ini memiliki kedudukan yang sangat strategis bagi masa depan literasi dan keilmuan. Ia menyebut kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan warisan intelektual para ulama terdahulu tetap terjaga dan tidak hilang ditelan oleh perkembangan zaman. "Ia bukan sekadar perayaan akademis. Ia adalah ikrar kolektif bahwa kita, generasi hari ini, tidak akan membiarkan tradisi keilmuan para ulama dan pujangga Nusantara tenggelam ditelan zaman," tuturnya. Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh hingga mahasiswa, yaitu Yang Mulia Kebawah Duli Paduka Baginda Tengku Ampuan Pahang Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhum Sultan Iskandar Al-Haj. Turut hadir mendampingi, Vice Chancellor Universiti Malaya Profesor Dato' Seri Ir. Dr. Noor Azuan Abu Osman, serta Timbalan Naib Canselor (Hal Ehwal Pelajar) Universiti Malaya Prof. Dr. Zamri Radzi. Selain itu, hadir pula Pengarah Program Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara Muhammad Haikal bin Amin Anwar, yang didampingi oleh para ulama, cendekiawan, akademisi, panelis dari Malaysia dan Indonesia, hingga para mahasiswa. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 271/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 18 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah untuk Palestina guna memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang ditujukan khusus bagi warga Palestina. Adapun pilihan hewan kurban dalam program tersebut, di antaranya Doka Reguler dengan berat sekitar 35 kilogram seharga Rp5,9 juta, Doka Premium dengan berat sekitar 45 kilogram seharga Rp9 juta, Sapi Al Quds dengan berat sekitar 450 kilogram dibanderol seharga Rp59 juta, serta pilihan 1/7 sapi dalam bentuk kaleng dengan berat sekitar 20 kilogram seharga Rp5,9 juta. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah konflik kemanusiaan, seperti di Palestina. “BAZNAS ingin menghadirkan solusi agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan. Lebih lanjut, Sodik menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga penyaluran hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan hewan. "Pengemasan dalam bentuk kaleng juga menjadi salah satu solusi untuk memastikan daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau penerima manfaat secara lebih luas," jelas Sodik. Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan program Kurban Berkah untuk Palestina sebagai sarana berbagi dan menunjukkan solidaritas kemanusiaan. "Dalam genggaman ponsel, masyarakat kini dapat dengan mudah menunaikan ibadah kurban untuk Palestina melalui berbagai kanal yang disediakan BAZNAS. Tidak hanya praktis, tapi juga aman dan terpercaya karena dikelola secara profesional serta sesuai dengan prinsip syariah," jelas Sodik. Sempurnakan ibadah kurban dengan bantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Setiap helai bulu hewan kurban adalah kebaikan, dan setiap suap dagingnya adalah kekuatan bagi mereka. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 272/HUM-BAZ/V/2026 Senin, 18 Mei 2026
BERITA18/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan BSI Hadirkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban, Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Nasional
BAZNAS dan BSI Hadirkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban, Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan fitur “Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji” pada aplikasi BYOND by BSI. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital sekaligus memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban dan pembayaran DAM Haji secara praktis, aman, dan transparan dalam satu genggaman. Melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam beribadah, tetapi juga ikut berkontribusi memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah Indonesia. Terlebih DAM dan kurban dibayarkan dalam nilai rupiah sehingga memperkuat mata uang nasional. Dana DAM dan kurban yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan dioptimalkan untuk mendukung program peningkatan kesejahteraan umat di seluruh Indonesia. Peluncuran kerja sama tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (11/5/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia H.M. Afief Mundzir, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan BSI. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan kurban agar semakin mudah diakses masyarakat luas melalui platform digital. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan kurban dan pembayaran DAM yang aman, transparan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beribadah. Digitalisasi ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” ujarnya. Tahun ini BAZNAS mengusung kampanye “Kurban Berkah Berdayakan Desa” dengan melibatkan peternak binaan di berbagai wilayah Indonesia sebagai penyedia hewan kurban. Program tersebut tidak hanya mempermudah masyarakat menunaikan ibadah kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan peternak lokal dan penguatan rantai ekonomi umat. Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan BYOND by BSI terus dikembangkan sebagai superapps finansial, sosial, dan spiritual yang mampu menghadirkan kemudahan layanan syariah bagi masyarakat. “Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan pembayaran DAM Haji dan kurban dengan lebih praktis, cepat, dan transparan. Nasabah juga dapat memantau prosesnya mulai dari pemilihan hewan hingga penyalurannya. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI menghadirkan layanan digital yang tidak hanya modern, tetapi juga memberikan nilai sosial dan spiritual,” jelas Anggoro. Ia optimistis kolaborasi BSI dan BAZNAS akan semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban dan memperkuat literasi keuangan sosial syariah di Indonesia. Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj RI H.M. Afief Mundzir, S.Ag., M.Si., menyampaikan transformasi digital yang dilakukan Kementerian Haji bersama BAZNAS dan BSI merupakan langkah strategis untuk memudahkan masyarakat menunaikan kurban dan DAM sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. "Kita (Indonesia) punya potensi besar yang saat ini mungkin belum tergarap secara baik dan saat inilah kemudian menjadi titik awal dan titik tonggak bersama untuk menuju peradaban besar di Republik ini melalui sektor filantropi bersama dengan BAZNAS dan BSI," ujarnya. Afief menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah memberikan pilihan kepada jemaah haji terkait pelaksanaan DAM, baik dilakukan di Arab Saudi maupun di Indonesia. "Untuk DAM yang dilaksanakan di Tanah Air, penyalurannya akan dikelola bersama BAZNAS dan BSI agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya. Adapun tata cara pembayaran DAM Haji dan kurban melalui BYOND by BSI yaitu nasabah login ke aplikasi BYOND by BSI, memilih menu “Berbagi”, kemudian klik banner “Bayar DAM”. Selanjutnya nasabah memilih jenis hewan, memasukkan nominal dan doa, melakukan konfirmasi data, memasukkan PIN, dan transaksi selesai dilakukan. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 260/HUM-BAZ/V/2026 Selasa, 12 Mei 2026
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban
Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban
Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. menilai, penyaluran bantuan dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakan ekonomi mustahik. Hal itu disampaikan Rizaludin menanggapi donasi ANGKASA Malaysia untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI untuk musim haji dan Iduladha 2026 M/1447 H. “Penyaluran bantuan dari ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’, turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Minggu (10/5/2026). Rizaludin menambahkan, data dari website Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia, mencapai Rp34,85 triliun. Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Iduladha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi. “Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizaludin. Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar. “Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia. Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah. “Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Rizaludin, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air. Di pihak lain, ANGKASA Malaysia mengapresiasi BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan berupa hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” yang merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H. Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat. “Kami telah merencanakan hal ini sejak dua bulan lalu. Kami memutuskan untuk segera menyalurkan agar dapat dimanfaatkan bagi para korban banjir. Kami mempercayakan sepenuhnya kepada BAZNAS untuk mengelola dana bantuan tersebut,” ujar Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH, MM., Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasbar. Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah, Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kab. Pasbar, Devi Irawan, Ketua BAZNAS Kab. Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing. Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa juga seharga RM7.500. Sebelumnya, ANGKASA Malaysia juga menyerahkan infak sebesar RM3.000 dari total bantuan RM18.000 untuk pengembangan koperasi karian masjid di Masjid Agung Pasaman Barat. Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, berharap bantuan infak tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, agar masjid tidak hanya berperan sebagai tempat sholat fardlu dan sholat jumat saja, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ekonomi umat. “Selama ini potensi masjid belum dimanfaatkan secara maksimal sebagaimana peran masjid di Makkah dan Madinah. Oleh karena itu, Angkasa memperkenalkan Koperasi Kariah Masjid, melalui koperasi ini, kami memberikan bimbingan mengenai cara menjalankan unit usaha di lingkungan masjid,” kata dia menjelaskan. Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh ANGKASA Malaysia melalui BAZNAS RI untuk masyarakat terdampak bencana di Pasaman Barat. Yulianto memastikan bantuan ini akan dikelola dengan transparan bagi masyarakat yang paling membutuhkan. "Insya Allah, bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Mengingat adanya kunjungan dari berbagai daerah, fasilitas ini akan sangat bermanfaat baik bagi kita sebagai tuan rumah maupun bagi para tamu yang datang," katanya. Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, memuji dedikasi perwakilan ANGKASA Malaysia yang menempuh perjalanan jauh demi mengantarkan amanah bantuan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi perjalanan jauh Bapak sekalian dari Malaysia hingga sampai ke Padang, Bukittinggi, dan akhirnya tiba di Pasaman Barat. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Koperasi Angkasa Malaysia yang telah sampai ke Kabupaten Pasaman Barat,” tutur Devi. Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 257/HUM-BAZ/V/2026 Minggu, 10 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS
Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H. Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasaman Barat, Sumatra Barat. “Saya ucapkan ribuan terima kasih karena sudah sudi menerima kami dari Malaysia. Karena kita ini serumpun, insyaallah, ibaratnya kalau dicubit paha kiri terasa di paha kanan. Begitu juga sebaliknya,” jelas Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat, Bapak H. Yulianto, S.H., M.M.; Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasaman Barat. Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager) Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, dan jajaran pimpinan serta pelaksana masing-masing. Wakil Presiden ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, menambahkan, kunjungan ini terasa begitu emosional karena sejatinya ia sedang pulang ke tanah leluhur, mengingat jati dirinya sebagai putra asli Minangkabau yang berakar di Bukittinggi. “Saya ini pun, asli saya dari Minangkabau. Ya, asli saya di Bukittinggi. Kakek saya dulu datang dari sini, Bukittinggi, pergi ke Kajang. Dan akhirnya saya bisa juga sampai ke sini. Kalau tidak ada program ini, saya tidak akan sampai. Tapi saya merasa sangat senang sekali saat melihat Danau Maninjau. Yang saya tahu cuma Danau Toba. Jadi memang indah sekali,” ujar dia. Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, menilai, penyaluran bantuan ANGKASA yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakkan ekonomi mustahik. “Penyaluran bantuan ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’ turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Rizaludin menambahkan, data dari situs web Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp34,85 triliun. ?Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Idul Adha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi. “Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizal. Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar. “Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia. Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini disebutnya akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah. “Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin. Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Sodik, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air. Sebelumnya, juga dilakukan seremoni penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat sebesar RM3.000. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasaman Barat dan BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia. Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan ini merupakan silaturahmi yang sangat bermanfaat bagi daerah, terutama karena tamu dari Malaysia tersebut merupakan sosok Datuk yang masih memiliki akar keturunan Sumatra Barat. Beliau juga berharap kolaborasi ini menjadi momentum untuk belajar lebih dalam mengenai sistem koperasi di Malaysia. “Harapan kita semuanya, silaturahmi ini sangat bermanfaat ya. Dan nanti akan kami sampaikan kepada niniak mamak, datuk kita yang ada di Pasaman Barat bahwa kita juga kedatangan pengurus daripada koperasi dari Malaysia yang beliau juga sebagai Datuk yang keturunan dari saudara kita Sumatra Barat. Dan Insya Allah nanti suatu waktu kita bisa juga berkunjung ke Malaysia dan belajar tentang koperasi, karena alhamdulillah pada saat sekarang Bapak Presiden sedang menggalakkan koperasi,” ucap dia. Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan ini. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan difokuskan untuk beberapa wilayah yang terdampak bencana, seperti Kecamatan Talamau, Ranah Batahan, dan Lembah Melintang, dengan koordinasi penuh di bawah arahan Bupati Pasaman Barat agar penyalurannya tepat sasaran. “Inilah Kabupaten Pasaman Barat, jauh-jauh dari Malaysia kemari, telah sampai ke Padang, Bukittinggi, lalu ke Kabupaten Pasaman Barat. Ada beberapa kecamatan sebenarnya yang kena bencana kemarin, ada Kecamatan Talamau, juga ada Ranah Batahan, Kecamatan Lembah Melintang juga ada. Cuman nanti bantuan ini fokusnya ke mana, tentu berkoordinasi kita dengan Bapak Bupati Kabupaten Pasaman Barat,” kata dia. Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasaman Barat dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 256/HUM-BAZ/V/2026 Sabtu, 9 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
ANGKASA Malaysia Kembali Salurkan Infak Koperasi Masjid Melalui BAZNAS
ANGKASA Malaysia Kembali Salurkan Infak Koperasi Masjid Melalui BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) kembali menyalurkan infak koperasi masjid melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat. Wakil Presiden ANGKASA sekaligus Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail mengatakan, kedatangan ANGKASA ke Pasaman Barat tidak hanya memberikan bantuan saja, tapi juga memperkenalkan konsep koperasi kariah (jemaah) masjid sebagai upaya memaksimalkan fungsi masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Menurut dia, koperasi masjid dapat membuka berbagai peluang usaha sederhana yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar masjid. “Paling tidak kita boleh buka warung kopi di masjid. Orang datang beribadah juga boleh duduk dan minum kopi. Dari situ ekonomi umat boleh berkembang,” ujar Wakil Presiden ANGKASA sekaligus Pengurus Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026). Ia disambut Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM; Sekda, Dodi Syahnan; dan jajaran Pemkab Pasbar. Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing. Penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat RM3.000 berlangsung usai shalat Jumat. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasbar dan BAZNAS Kabupaten Pasbar oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia. Secara terpisah, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kedua belah pihak. “Ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan zakat nasional,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Dia menambahkan, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi umat. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Jangan karena terlalu konservatif, kita justru meninggalkan kemaslahatan yang lebih besar,” ucap dia. Rizaludin berharap, kehadiran ANGKASA dapat meningkatkan kapasitas koperasi masjid di Indonesia, baik dari sisi tata kelola maupun skala usaha. “Kalau generate income, koperasi yang semula level income-nya segini (rendah), kalau ANGKASA sentuh, level income-nya akan naik,” ujarnya. Sebelumnya, penyaluran bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra juga disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500. Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai pengembangan koperasi yang diinisiasi BAZNAS dan ANGKASA sejalan dengan program pemerintah pusat yang saat ini mendorong penguatan koperasi di daerah. “Alhamdulillah saat sekarang Bapak Presiden Prabowo juga sedang menggalakkan koperasi merah putih. Tentunya kami sebagai pimpinan daerah akan menjalankan program-program pemerintah dengan sebaik-baiknya,” kata Yulianto. Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan ANGKASA Malaysia kepada masyarakat Pasaman Barat, terutama bagi warga yang terdampak bencana banjir. "Bantuan ini akan kami optimalkan dan koordinasikan bersama pemerintah daerah agar tepat sasaran,” ujar Devi. Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Sebagai informasi, pada Februari 2026, BAZNAS RI dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi masjid. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Acara ini dihadiri Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, dan jajaran Pimpinan BAZNAS RI 2020-2026. Turut hadir pula jajaran pengurus ANGKASA, antara lain Pengurus Besar Kanan Kumpulan Pembangunan Koperasi Tn. Hj. Nor Azmi Abd. Jalil, Pengurus Kanan Bahagian Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid Ustaz Mohd Safian Abdul Rahman, Pengurus Bahagian Antarabangsa Hjh Wan Azwati Wan Mohamed, Isteri Presiden ANGKASA Datin Seri Fauziah binti Talib, Pegawai Bahagian Antarabangsa Nur Farhana Zabha, serta Pegawai Bahagian Korporat Mohd Idzdihar Nooridzahir. Dalam acara tersebut, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengatakan, kerja sama ini bertujuan mempromosikan dan mengembangkan koperasi berbasis komunitas masjid sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. “Anggota koperasi adalah ahli kariah (jemaah atau masyarakat sekitar masjid), termasuk nonmuslim. Ini merupakan konsep baru yang sejalan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Nonmuslim juga memiliki hak sebagai anggota kariah, sebagaimana konsep bertetangga dalam Islam,” ujar Datuk Fattah. Menurut dia, ANGKASA ingin membentuk jejaring antar-masjid di seluruh dunia melalui aktivitas ekonomi, yang ke depan diharapkan menjadi konsorsium koperasi terbesar di dunia. Datuk Fattah berharap, melalui kerja sama ini masjid di Indonesia dapat berkembang dalam berbagai sektor. "Masjid harus kembali menjadi center of excellence, sebagaimana pada zaman Rasulullah SAW, di mana masjid menjadi pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan penyelesaian persoalan umat. Koperasi masjid dapat menjadi instrumen penting untuk menghidupkan kembali peran tersebut," ujarnya. Program ini telah diimplementasikan di sejumlah masjid yang tersebar di tiga wilayah, yakni Jakarta, Bogor, dan Bandung, termasuk di antaranya Masjid An-Ni’mah di Ciracas, Jakarta Timur; Masjid At-Taqwa di Jatinegara, Jakarta Timur; Masjid As-Sholihin di Cisarua, Bandung Barat; Masjid Daarul Rihlah di Rancabali, Kabupaten Bandung; serta Masjid Al-Hurriyah di Kampus IPB, Bogor. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 255/HUM-BAZ/V/2026 Sabtu, 9 Mei 2026
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS dan Kemensos RI Perkuat Kolaborasi Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
BAZNAS dan Kemensos RI Perkuat Kolaborasi Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus memperkuat kolaborasi untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS dengan Kemensos yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Menteri Sosial KH. Saifullah Yusuf, S.I.P., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., dan Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, di Gedung Kemensos, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyambut baik penguatan sinergi bersama Kemensos. Menurutnya, BAZNAS memiliki sejumlah program prioritas yang beririsan langsung dengan program-program Kemensos. "Program tersebut mulai dari bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), beasiswa pendidikan, pembangunan sekolah, layanan kesehatan, pembinaan usaha kecil, dakwah, hingga program kemanusiaan," jelas Sodik. Sodik menjelaskan, potensi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS akan diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih terukur dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan. “Program-program tersebut akan lebih terkoordinasi dan lebih terfokus sehingga tidak sebatas distribusi charity berbagi, tetapi sesuatu yang berdampak. Program Kemensos dan program BAZNAS akan kami superimpose untuk menemukan prioritas-prioritas yang nanti digarap bersama,” ujar Sodik. Lebih lanjut, Sodik mengatakan, kolaborasi dengan Kemensos juga diharapkan dapat memperkuat mobilisasi zakat, infak, dan sedekah secara nasional. "Kami juga akan mengoptimalkan UPZ di lingkungan Kemensos agar potensi zakat bisa maksimal," ujarnya. Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pelaksanaan program bersama antara Kemensos dan BAZNAS nantinya akan berpedoman pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan pemerintah dalam menjalankan intervensi sosial. “Intinya kami bersama BAZNAS ingin mendukung program strategis Bapak Presiden Prabowo dan kemudian akhirnya punya dampak yang nyata di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Saifullah menjelaskan, kolaborasi ke depan akan diperkuat untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, seperti Sekolah Rakyat, termasuk melalui pemberdayaan orang tua siswa dan bantuan RTLH bagi keluarga miskin ekstrem. “Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Anaknya lulus sekolah, keluarganya naik kelas (ekonominya). Karena itu kami membutuhkan dukungan BAZNAS untuk membantu keluarga-keluarga tertentu yang belum bisa diintervensi melalui anggaran pemerintah,” kata Saifullah. “Sebelumnya, kami telah bekerja sama dengan BAZNAS dalam relokasi 118 keluarga nelayan di Mesuji, Lampung dan 93 keluarga nelayan di Indramayu. Program tersebut sudah selesai dan terus kami dampingi dalam rangka pemberdayaan keluarga,” ujarnya. Lebih lanjut, Saifullah menegaskan, Kemensos berkomitmen dalam mengoptimalkan UPZ di lingkungan Kemensos dan mengajak seluruh staf di lingkungan kementeriannya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. "Kami juga akan mengajak masyarakat umum bila yang memiliki kelebihan rezeki bisa juga menyalurkan lewat BAZNAS dan sepenuhnya nanti dipergunakan membantu keluarga-keluarga yang paling tidak mampu yang ada di dalam DTSEN," kata Saifullah. Turut hadir Staf Khusus Menteri Ishaq Zubaedi Raqin, Tenaga Ahli Menteri Bidang Konsolidasi Program Pengentasan Kemiskinan Fajar Wahyu Hermawan, beserta jajaran BAZNAS dan Kemensos. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 252/HUM-BAZ/V/2026 Kamis, 7 Mei 2026
BERITA08/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Berikan Pelatihan Terapis Spa Syariah Bagi Mustahik
BAZNAS RI Berikan Pelatihan Terapis Spa Syariah Bagi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan pelatihan keterampilan vokasi terapis spa dan pijat syariah bagi 40 mustahik dari kalangan perempuan, sebagai upaya strategis menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Kota Tangerang, Banten, Rabu (6/5/2026). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan H.Idy Muzayyad, S.HI, M.Si., Ketua BAZNAS Kota Tangerang KH. M. Aslie Elhusyairy, S.Ag., Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo, Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik, Deden Kuswanda, serta Founder Latifa Spa Academy Verawati, S.IP. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI turut berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Tangerang dan Latifa Spa Academy dengan jaringan mitra lebih dari 30 perusahaan di bidang Spa dan Wellness. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H.Idy Muzayyad, S.HI, M.Si., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat untuk kegiatan produktif yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik. “Ini merupakan pelatihan vokasi untuk terapis spa, bekam dan pijat syariah. Kami bekerja sama dengan Latifa Spa Academy yang telah memiliki pengalaman di bidang tersebut. Harapannya, setelah pelatihan selesai, peserta dapat langsung bekerja dan meningkatkan kondisi ekonominya,” katanya. Idy menambahkan, program ini sejalan dengan tujuan pengelolaan zakat, yakni mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Setidaknya, peserta dapat menjadi munfiq yang turut berkontribusi melalui zakat, infak dan sedekah. Idy menyampaikan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada aspek syariah sebagai nilai utama. Menurutnya, pentingnya menghadirkan layanan spa, bekam dan pijat yang sesuai syariat, bukan sekadar label. “Yang ingin kami bangun bukan sekadar keterampilan, tetapi juga ekosistem usaha yang sesuai syariah dan membawa keberkahan,” ujar Idy. Idy juga menyampaikan apresiasi untuk semua pihak , khususnya BAZNAS Kota Tangerang dan mitra Latifa Spa Academy dalam pelaksanaan program pelatihan vokasi tersebut. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Tangerang H. M. Aslie Elhusyairy, S.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi program pelatihan keterampilan vokasi terapis spa dan pijat syariah. “Program ini sejalan dengan dua tugas utama kami (BAZNAS), yaitu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pelatihan ini memberikan manfaat nyata, khususnya bagi kaum perempuan,” ujar Aslie. Salah satu peserta pelatihan, Rika Dewi Yanti (34), yang merupakan Ibu Rumah Tangga, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai, kesempatan ini sangat berharga karena pelatihan serupa umumnya memerlukan biaya besar. “Saya sangat senang karena pelatihan ini gratis dan difasilitasi oleh BAZNAS. Biasanya pelatihan seperti ini berbayar dan cukup mahal, jadi ini sangat membantu kami, khususnya ibu rumah tangga seperti saya ini,” kata Rika. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perempuan. “Terima kasih BAZNAS atas program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan semakin banyak perempuan yang diberdayakan dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 251/HUM-BAZ/V/2026 Kamis, 7 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bersama Henan Asset Management Dirikan 10 Titik Sanitasi Layak dan Tempat Wudu di Tiga Provinsi
BAZNAS Bersama Henan Asset Management Dirikan 10 Titik Sanitasi Layak dan Tempat Wudu di Tiga Provinsi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) meresmikan sarana Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kecamatan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). Program ini menyasar penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat prasejahtera. Peresmian STBM di Marunda ini merupakan serangkaian program pembangunan sanitasi dan tempat wudu yang tersebar di 10 titik di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan total anggaran Rp581 juta. Peresmian ini dihadiri Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR Ajat Sudarjat, Kepala Divisi Zakat Perusahaan Argo Sayoto, Senior Vice President Henan Asset Management, Ari Citra Asmara, Ketua DPS Henan Asset Management Prof. Dr. Mohammad Baharun, S.H., M.A., anggota DPS Dr. Rofiqul Umam, S.H., M,H., Wakil Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Dr. KH. A. Nur Alam Bakhtir, M.A., Kasubbag TU Kemenag Kota Jakarta Utara Mursidih, MM, Camat Cilincing, Depika Romadi, Lurah Marunda Victor Hotma Parulian Deo, dan Ketua Masjid Jami Attausiyah M. Agus Muslim. Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menjelaskan program STBM ini bersumber dari Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang berasal dari dana CSR Henan Asset Management sebesar Rp581 juta. “Semoga dana CSR ini menjadi bagian dari ikhtiar kita semua untuk membantu masyarakat,” ujar Imdad di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Imdad melanjutkan, pendistribusian STBM ini dilakukan secara serentak di 10 titik di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Sasarannya adalah daerah yang betul-betul membutuhkan, sehingga masyarakat memiliki akses ke air bersih dan sarana untuk bersuci yang layak. “Lokasinya ada di komplek pemukiman, di pondok pesantren, musala dan lembaga pendidikan, dan kita nilai mereka sangat membutuhkan. Jadi kami mengucapkan terima kasih kepada Henan Asset yang hingga kini menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam mensuport program BAZNAS untuk kesejahteraan dan kesehatan para mustahik,” ujar Imdad. Imdad menambahkan, fokus BAZNAS adalah mendukung masyarakat kurang beruntung agar bisa mengakses air bersih, sehingga aktivitas pendidikan dan ibadah berjalan dengan baik dan lancar. “Wudunya nyaman, istinjanya nyaman, ibadahnya makin khusyuk, dan semoga masjidnya makin ramai, makin bermanfaat dan berkah,” kata Imdad. Senior Vice President Henan Asset Management, Ari Citra Asmara menegaskan komitmen perusahaan untuk menyalurkan dana CSR secara tepat guna. “Dengan bangga kami bisa hadir di sini untuk memberikan kontribusi dalam peresmian program STBM. Kami terus berkomitmen mendukung penyediaan akses air bersih bagi masyarakat,” ujar Ari. Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari nilai manfaatnya dan kontribusinya kepada masyarakat. “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi masyarakat, dan sebuah usaha tidak akan berjalan optimal jika tidak dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang berhasil. Itulah yang menjadi latar belakang kami,” ujar Ari. Ari juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang sejak lama menjadi mitra terpercaya Henan Asset Management dalam membantu menyalurkan aksi kemanfaatan bagi masyarakat. “Kami melihat BAZNAS adalah salah satu lembaga yang dapat diaudit dan sangat akuntabel. Bahkan, kami sudah bekerja sama cukup lama dengan BAZNAS dalam berbagai kegiatan lainnya. Karena itu mewakili Henan Asset, saya menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu kami menyalurkan kebaikan ini. Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi semua warga,” ujarnya. Ketua Masjid Jami Attausiyah M. Agus Muslim menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Henan Asset atas pembangunan sanitasi dan area wudu di lingkungan masjid. Menurutnya program STBM ini sangat bermanfaat bagi para pelajar dan masyarakat sekitar yang sering beraktivitas di masjid. “Sebelumnya kalau mau wudu atau menggunakan toilet itu selalu antre panjang, tetapi sejak dibangun 2 kamar kecil dan tempat wudu jadi tidak begitu antre lagi. Masyarakat senang, murid-murid juga senang,” kata Agus. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 250/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 6 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Se-Indonesia Siap Layani Masyarakat Laksanakan Ibadah Kurban 2026
BAZNAS Se-Indonesia Siap Layani Masyarakat Laksanakan Ibadah Kurban 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan BAZNAS se-Indonesia dalam melayani masyarakat menunaikan ibadah kurban Iduladha 2026 melalui penguatan layanan serta optimalisasi program kurban dan DAM. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Perencanaan Kampanye Kurban dan DAM Nasional” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (5/5/2026). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., menegaskan, momentum Iduladha harus direspons dengan kerja kolektif seluruh jajaran BAZNAS di Indonesia. Ia menekankan, pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memaksimalkan potensi kurban tahun ini. “Momentum kurban sudah di depan mata. Kami berharap seluruh BAZNAS di Indonesia dapat bergerak bersama untuk mengoptimalkan potensi kurban,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan, penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas partisipasi masyarakat. Ia menambahkan, strategi penguatan juga dilakukan melalui pendekatan fundraising by law dan fundraising by marketing, termasuk melibatkan ASN, pegawai BUMN/BUMD, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta pemanfaatan platform digital. Pada kesempatan tersebut, Ketua Kurban BAZNAS RI Mohan menyampaikan, distribusi kurban BAZNAS pada 2026 ditargetkan menjangkau hingga 6.000 setara doka, sementara program DAM diproyeksikan mencapai 10.000 setara doka. “Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, BAZNAS fokus pada kesiapan pasokan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Hingga saat ini, telah terkonsolidasi sebanyak 2.781 ekor ternak dari Balai Ternak BAZNAS dan mitra pemberdayaan peternak,” katanya. Melalui upaya ini, BAZNAS berharap pelaksanaan kurban 2026 dapat berjalan optimal, memberikan manfaat yang luas, serta memperkuat kesejahteraan peternak dan masyarakat penerima manfaat. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 247/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 6 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Sukses Berkarier di Luar Negeri, Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS Dirikan Platform Edukasi
Sukses Berkarier di Luar Negeri, Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS Dirikan Platform Edukasi
Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di Malaysia, Niko Syahputra, sukses berkarier sebagai pengajar di sekolah internasional sekaligus mendirikan platform pendidikan BrainBoost Education guna membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Niko Syahputra merupakan salah satu alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS di Malaysia yang menempuh studi di Albukhary International University dengan jurusan Elementary Education (Honours). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Niko. Ia menilai, keberhasilan tersebut mencerminkan bagaimana pengelolaan zakat melalui program pendidikan mampu menjadi katalis perubahan sosial. “Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali mencetak generasi unggul. Dari penerima manfaat (mustahik), tumbuh menjadi pribadi yang memberi manfaat dan menciptakan peluang bagi orang lain,” ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Lebih lanjut, Idy menjelaskan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. "Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas," ujarnya. Idy menegaskan, BAZNAS akan terus mengembangkan program beasiswa agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas dampak zakat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Niko Syahputra adalah salah satu bukti nyata bagaimana Beasiswa Cendekia BAZNAS mampu membentuk generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memberi dampak. Karena pada akhirnya, pendidikan terbaik bukan hanya yang mengangkat derajat diri, tetapi juga yang mampu mengangkat kehidupan banyak orang,” ujar Idy. “Bagi kami, pendidikan menjadi salah satu senjata ampuh untuk memutus rantai kemiskinan. Kami berharap keberhasilan Niko sebagai alumni penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS ini dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia, khususnya penerima beasiswa lainnya,” lanjutnya. Sementara itu, Alumni BCB, Niko Syahputra mengungkapkan, perjalanannya sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS menjadi titik awal yang membawanya hingga berada pada posisi saat ini, sekaligus membuka jalan kariernya di dunia pendidikan internasional. Niko berharap, program Beasiswa Cendekia BAZNAS terus diperluas sehingga bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan akses pendidikan. “Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa pendidikan bukan sekadar profesi, tetapi sebuah jalan pengabdian. Setiap ilmu yang dibagikan dan setiap anak yang dibimbing adalah investasi nyata untuk masa depan yang lebih baik,” kata Niko. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 246/HUM-BAZ/V/2026 Rabu, 6 Mei 2026
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rp.30 Juta pada Pembukaan BBGRM 2026
BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rp.30 Juta pada Pembukaan BBGRM 2026
BAZNAS Kulon Progo menyalurkan bantuan senilai total Rp. 30.000.000 dalam rangka pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 yang digelar di wilayah Kapanewon Galur dan Kapanewon Panjatan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan Aladin (Atap, Lantai, Dinding), serta renovasi sarana ibadah. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Buapti Kulon Progo didamping Waka IV BAZNAS Kulon Progo Dra.Hj. Widiastuti. Adapun rincian penerima bantuan sebagai berikut: 1. Tukimin, warga Dagansari, Kembangan, menerima bantuan RTLH sebesar Rp. 20.000.000 2. Sumadi, warga Wonosari, Krembangan, menerima bantuan program Aladin sebesar Rp. 5.000.000 3. Renovasi Masjid Nurrusalam mendapatkan bantuan sebesar Rp. 5.000.000.
BERITA06/05/2026 | Humas BAZNAS KP
BAZNAS RI dan Kedubes Türkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
BAZNAS RI dan Kedubes Türkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia di Kedutaan Besar Türkiye, Jakarta, Senin (4/5/2026). Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk menjalin kerja sama melalui delapan program strategis yang telah disiapkan. Ia menegaskan, hubungan antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye selama ini telah terjalin sangat erat, baik melalui Kedutaan Besar, lembaga pemerintah, maupun yayasan, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial. “Kerja sama antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujar Sodik. Sodik menambahkan, rekam jejak kemitraan tersebut telah melahirkan berbagai program konkret, di antaranya penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (T?KA) sebagai Best International Corporate Partner pada ajang BAZNAS Awards 2025 atas kontribusinya dalam mendukung program pengembangan ekonomi. Selain itu, Sodik menambahkan, kerja sama pemberdayaan ekonomi juga telah dijajaki bersama T?KA oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, di antaranya melalui pengembangan program Kafe Difabis Coffee and Tea, Pesantren Tahfiz Difabel, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Sodik menyebutkan, BAZNAS RI juga telah melakukan dialog kemanusiaan dan pengelolaan zakat bersama pihak Kedutaan Besar Türkiye, termasuk audiensi dengan Atase Agama Kedutaan Türkiye pada Februari 2025 guna memperkuat sinergi dalam peningkatan kesejahteraan umat. Dalam aspek kemanusiaan, lanjut Sodik, BAZNAS RI turut berperan aktif dalam penanganan bencana gempa di Türkiye pada 2023 dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia dan AFAD untuk menyalurkan bantuan berupa dana, logistik, selimut, serta obat-obatan, sekaligus menerjunkan tim tanggap bencana ke lokasi terdampak. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menyoroti pentingnya kesinambungan program pemberdayaan di sektor pendidikan. Ia berharap sinergi dengan pemerintah Türkiye dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi program beasiswa pendidikan dan pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB). “Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia BAZNAS,” ujar Zainut. Sementara itu, Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan seperti BAZNAS. Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama multisektor melalui lembaga resmi di bawah pemerintah Türkiye, seperti Türkiye Diyanet Vakf? (TDV), T?KA, K?z?lay, dan AFAD. Audiensi tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Wakil Ketua, Kepala Divisi Pengumpulan Luar Negeri, Kepala Bagian Humas, serta Atase Agama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 242/HUM-BAZ/V/2026 Selasa, 5 Mei 2026
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.

Lihat Daftar Rekening →