Sejahterakan Mustahik, BAZNAS RI Perkuat Strategi Pengumpulan Zakat dan Pengelolaan Muzaki
15/10/2026 | Penulis: Humas BAZNAS RI
Dok Humas BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat strategi pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) serta pengelolaan muzaki untuk meningkatkan dampak zakat dan kesejahteraan bagi mustahik.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta, dengan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.
“Kita perlu meningkatkan angka perolehan, mobilisasi, dan pengumpulan zakat, infak, sedekah, serta DSKL secara signifikan setiap tahun dengan memelihara engagement muzaki lama sekaligus membuka segmen muzaki baru melalui strategi yang unggul,” ujar Rizaludin, Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan, terdapat empat hal utama yang perlu menjadi perhatian dalam strategi pengumpulan, yakni meningkatkan perolehan dan mobilisasi pengumpulan, memelihara muzaki lama, membangun segmen muzaki baru, serta menerapkan strategi unggul dalam pengelolaan muzaki.
“Bagaimana kita meningkatkan pengumpulan secara signifikan? Bagaimana kita melakukan pemeliharaan dan pengelolaan muzaki? Bagaimana kita menambah muzaki baru dan bagaimana menjaga loyalitas muzaki lama? Itulah tugas dan fungsi pengumpulan,” katanya.
Menurutnya, potensi pengumpulan zakat masih sangat besar, terutama melalui jaringan masjid, masyarakat, komunitas, dan desa. Karena itu, BAZNAS perlu memperkuat perannya dalam mengoptimalkan potensi zakat di berbagai sektor.
“Di luar neraca, potensi kita masih banyak karena memang ada jaringan masjid-masjid, masyarakat, komunitas, dan desa yang kita miliki. Tapi tentu ke depan BAZNAS harus bisa leading di semua sektor,” ujarnya.
Ia menambahkan, rencana strategis (renstra) pengumpulan memuat sejumlah indikator kinerja utama, mulai dari target mobilisasi pengumpulan dalam neraca, peningkatan jumlah muzaki, munfik, dan donatur, baik perorangan maupun badan, hingga target pengumpulan kurban dan dana sosial keagamaan lainnya. Kepercayaan muzaki juga menjadi salah satu indikator penting dalam keberhasilan pengumpulan.
“Kepercayaan muzaki ini juga menjadi kunci dari keberhasilan pengumpulan,” katanya.
Selain meningkatkan perolehan, Rizaludin menekankan pentingnya memperluas cakupan pengumpulan zakat pada berbagai sektor. Terdapat 10 jenis zakat yang perlu dioptimalkan, mulai dari zakat fitrah, emas, uang, perniagaan, pertanian, peternakan, pertambangan, perindustrian, pendapatan, hingga rikaz.
“Ini semua sesuai dengan PMA dan juga tercantum di undang-undang bahwa kita perlu mencakup semua sektor-sektor zakat,” tuturnya.
Dalam upaya menjangkau muzaki baru, Rizaludin memaparkan konsep LIA, yaitu linkage, interest, dan ability. Konsep ini menekankan pentingnya membangun jaringan dengan calon muzaki, memahami minat mereka, serta mempertimbangkan kemampuan mereka dalam menunaikan zakat.
“Perhatikan link-nya siapa, pawangnya siapa, atau siapa orang yang bisa menaklukkan, yang didengar. Kalau kita tidak bisa, cari orang yang bisa didengarkan oleh target muzaki kita. Kalau sudah dicoba tetapi belum berhasil juga, carilah linkage-nya. Mungkin bupati, kapolres, kapolsek, ataupun yang lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, untuk menjaga loyalitas muzaki lama, Rizaludin menjelaskan konsep LAI, yaitu linkage, advokasi, dan enforcement. Strategi ini dilakukan dengan memelihara hubungan dengan muzaki, mendengarkan keluhan serta masukan mereka, dan melibatkan muzaki dalam berbagai kegiatan.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 398/HUM-BAZ/X/2026
Kamis, 15 Oktober 2026
Berita Lainnya
Menag RI: BAZNAS Lembaga Kredibel, Pengelolaan Zakat Diawasi Ketat
Sejahterakan Umat, BAZNAS RI Ajak Daerah Sukseskan 13 Program Prioritas
Perkuat Layanan Mustahik, BAZNAS Bangun Tata Kelola Berbasis Sistem
BAZNAS RI dan Kadin Indonesia Kerja Sama Optimalisasi ZIS Dunia Usaha dan Pelatihan Pekerja Migran
BAZNAS RI Dorong Literasi Filantropi Modern pada Generasi Muda
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
BAZNAS Distribusikan Air Bersih untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Parigi Moutong
BAZNAS dan ICMI Jajaki Kerja Sama Program Inovasi Lingkungan Hingga Riset
Dirjen Kemendagri: Kolaborasi BAZNAS dan Pemda Bantu Percepat Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun
BAZNAS RI Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar
Ketua MPR Apresiasi Kiprah BAZNAS Bantu Masyarakat hingga Palestina
Danantara: Kepercayaan Publik Jadi Kunci BAZNAS Gali Potensi Zakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kulon Progo.
Lihat Daftar Rekening →